Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Game MOBA Made in Indonesia Meluncur
      Bukan hanya diproduksi menjadi film, Semesta Satria Dewa juga akan diadopsi ke dunia eSports lewat game bernama "Battle of Satria Dewa" yang digarap oleh BANG Idea Indonesia dengan bekerja sama dengan salah satu pengembang game, Semisoft dan perusahaan animasi, Lumine.
      • 0 replies
    • China Sudah Dilanda Flu Burung Padahal Virus Korona Belum Selesai
      Pemerintah China benar-benar dibuat pusing saat ini. Di saat virus korona yang mewabah di Provinsi Wuhan belum selesai ditangani, virus flu burung atau H5N1 muncul di Provinsi Hunan Selatan. Hal itu dikonfirmasi Kementerian Pertanian dan Pedesaan China pada Sabtu 1 Februari 2020.

      Kasus flu burung ini terjadi di salah satu peternakan yang ada di Kota Shaoyang, Provinsi Hunan Selatan. Sejauh ini dari 7.850 ayam yang ada di peternakan tersebut, 4.500 di antaranya mati karena flu burung.
      • 0 replies
    • WNI Akan Diobservasi 14 Hari di Natuna Sebelum Kembali ke Rumah
      Pemulangan WNI dari Wuhan

      Menteri Kesehatan (Menkes) dr Terawan Agus Putranto mengatakan, 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China, harus menjalani masa observasi selama 14 hari di kompleks militer di Pulau Natuna, Riau.
      • 0 replies
Sign in to follow this  
peter_hutomo

Pembeber rahasia intelijen Amerika Serika gabung dengan Twitter

Recommended Posts

Edward_Snowden.thumb.jpg.b93b6a353a9ec3d
Edward Snowden.

Edward Snowden, yang selama ini dikenal sebagai pembocor rahasia intelijen Amerika Serikat (AS), akhirnya bergabung menjadi pengguna media sosial Twitter dengan mengambil alih akun @Snowden pada Selasa (29/8).

Snowden tampaknya telah mendapatkan bantuan dari Twitter untuk memperoleh akun tersebut dan akun itu juga sudah diverifikasi.

Dalam waktu kurang dari sejam, akun @Snowden mendapatkan lebih dari 80.000 pengikut. Dia hanya mengikuti satu akun, yaitu @NSAgov yang merupakan akun resmi badan intelijen Amerika Serikat, National Security Agency (NSA).

Kicauan pertama yang dilontarkan Snowden adalah, “Dapatkah Anda mendengar saya sekarang?” yang kemudian disambut oleh banyak retweet.

Pemerintah AS menganggap Snowden sebagai peretas dan pengkhianat langsung. Negara menggugatnya atas tuduhan spionase. Saat ini dia mendapatkan suaka politik di Rusia setelah kabur dari AS menuju Hong Kong.

Negara asalnya menolak mengampuni Snowden. Menurut AS, Snowden harus pulang ke negaranya dan diadili karena telah melakukan tindakan yang mengancam keamanan dalam negeri.

Kendati demikian, tindakan Snowden ini berujung pada keputusan Kongres AS awal tahun ini yang melarang pengumpulan data pribadi besar-besaran oleh pemerintah. Pemerintah AS pada Juli lalu mengatakan bahwa NSA akan berhenti mengakses rekaman 29 November dan menghancurkan seluruh data penyadapan secepatnya.

Snowden mendapatkan nominasi Nobel Perdamaian dalam dua tahun berturut-turut serta meraih berbagai penghargaan internasional karena mendukung kebebasan berbicara dan kemerdekaan sipil.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Forzaken_DT
      Jack Dorsey yang tak lain adalah CEO dari Twitter memanfaatkan browser mesin pencarian untuk berselancar di internet. Namun yang dipakai bukanlah Google, melainkan DuckDuckGo. Hah, apa itu?
      Fakta itu ia beberkan dalam cuitan di akun Twitter miliknya @jack. Hal ini juga berbanding terbalik sebagian masyarakat yang lebih memilih Google dalam mencari informasi di dunia maya.
      "Saya suka @DuckDuckGo sebagai mesin pencari default untuk saat ini. Aplikasi ini bahkan lebih baik," kicaunya.
      Pendiri media sosial berlogo burung ini diketahui memasang DuckDuckGo sebagai mesin pencari informasi default di ponselnya. Melihat cuitan bos Twitter tersebut, DuckDuckGo langsung meresponnya dengan nada bahagia.
      Lalu, siapa DuckDuckGo? Diketahui, DuckDuckGo merupakan mesin pencari yang didirikan pada 2008. Tempat kelahirannya sama dengan Google, yakni berasal dari Amerika Serikat juga.
      DuckDuckGo hadir sebagai mesin pencari yang memprioritaskan privasi penggunanya. Mereka mengklaim tidak menjual data penggunanya.
      Ini bukan pertama kalinya Dorsey 'menyenggol' sejumlah perusahaan teknologi. Sebelumnya, pria 43 tahun itu pernah memposting tweet yang mengejek perubahaan Facebook.
      "Twitter ... from TWITTER," tulisnya.
      Tweet tersebut meledek Facebook yang melakukan perubahaan di sejumlah layanan, seperti menempelkan embel-embel Facebook pada layanan WhatsApp dan Instagram.
    • By VOAIndonesia
      Usai KTT NATO di London, pemerintah Inggris semakin mendukung sikap pemerintah AS terhadap teknologi seluler produsen ponsel China Huawei. Meski demikian banyak negara Eropa kini tetap gunakan produk Huawei yang dicurigai AS digunakan memata-matai warga. Salah satunya adalah Serbia.
       
    • By BisaJadi
      Tak dimungkuri, banyak dari kita yang menjadikan media sosial (Twitter atau Facebook) sebagai tempat berkeluh kesah, mengabadikan momen berharga, tempat curhat, dan hal lainnya.
      Twitter dan Facebook bahkan memiliki kekuatan untuk menyebarkan suatu berita secara real time dan sangat cepat.
      Belakangan warganet sedang membicarakan dua sahabat kecil yang kembali bertemu setelah dipisahkan selama 12 tahun. Mereka adalah Brianna dan Heidi, dua bocah perempuan yang saling bertemu di Honolulu, Hawaii saat makan malam di kapal pesiar pada 2006 lalu.
      Sebenarnya Brianna dan Heidi hanya bertemu sekali saja pada saat itu. Namun pertemuan singkat itu membuat keduanya akrab kemudian berteman dan bersahabat.
      Sebab menurut pengakuan Brianna seperti yang dilansir Brilio.net dari laman Buzzfeed, di kapal pesiar tersebut memang jarang ada anak kecil yang ikut sehingga cewek asal Mississippi, Amerika Serikat ini langsung merasa menemukan teman ketika melihat Heidi pada saat itu.
      Nah, 12 tahun berlalu, Brianna tak sengaja melihat foto kenangan mereka saat sedang membuka foto-foto dan video masa kecilnya. Ia kemudian berpikir untuk menemukan kembali sahabat masa kecilnya tersebut lewat Twitter.
      Sambil mengunggah foto, ia mem-posting cerita singkat dan berharap bisa menemukan Heidi lewat media sosial Twitter.
      Selang 12 Jam

      Tak disangka, usahanya tersebut terbukti efektif. Hanya selang 12 jam setelah cuitannya dibuat, seseorang dengan akun Twitter @heii_tree yang pemiliknya adalah Heidi membalas postingan itu.
      Ia juga mengunggah fotonya saat ini sambil membawa foto masa kecil untuk membuktikan bahwa cewek yang dimaksud Brianna adalah benar dia.
      "Aku dengar ada yang mencariku," tulis Heidi.
      Tentu saja ini menjadi momen yang tak disangka-sangka. Sejak pertemuannya di Twitter, keduanya pun langsung banyak mengobrol tentang apa yang mereka lalui setelah terakhir bertemu 12 tahun lalu.
    • By dugelo
      Facebook dan Twitter menghapus ratusan akun fake news yang diyakini terkait dengan Rusia dan Iran. Akun-akun itu menyebarkan kampanye disinformasi untuk memengaruhi pemilu AS.
      Facebook mengumumkan hari Selasa (21/8) telah menghapus sekitar 650 laman, grup dan akun setelah menemukan tanda-tanda perilaku pengguna yang tidak autentik di FB dan Instagram.
      Perusahaan media sosial itu mengatakan, beberapa akun diidentifikasi sebagai bagian dari dinas intelijen militer Rusia, sementara sejumlah kegiatan mencurigakan lain berasal dari Iran.
      "Rusia dan Iran menggunakan taktik yang sama ketika datang untuk menciptakan jaringan akun menyesatkan, kata CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg. Dia menambahkan, "perusahaannya bekerja sama dengan penegak hukum AS dalam penyelidikan."
      Juga Twitter mengatakan telah memblokir 284 akun, sebagian besar berasal dari Iran, karena telah mencoba melakukan "manipulasi terkoordinasi".
      Ancaman dunia maya
      Sebelumnya, perusahaan FireEye yang bergerak di bidang keamanan internet mengatakan, mereka memberikan tip pada Facebook dan Twitter tentang adanya upaya Iran, yang dimulai dalam beberapa tahun terakhir dan berlanjut hingga bulan ini.
      "Penting untuk dicatat bahwa aktivitas itu tampaknya tidak dirancang secara spesifik untuk memengaruhi pemilu AS, karena kegiatannya meluas jauh melampaui publik dan politik di AS," kata FireEye. Tapi FireEye memperingatkan, kemungkinan lainnya tidak tertutup.
      Facebook menyatakan, salah satu kelompok yang ditargetkan dalam pembersihan itu adalah "Liberty Front Press," yang telah punya sekitar 155.000 follower di Facebook dan Instagram. Kelompok tersebut dilaporkan terkait dengan media pemerintah Iran, jika ditelusuri dari pendaftaran situs web, alamat IP dan akun administratornya.
      Menurut FireEye, konten dari Iran terutama berusaha mempromosikan propaganda Iran "dengan tema-tema anti Arab Saudi, anti Israel dan pro Palestina."
      Facebook dan Twitter secara signifikan meningkatkan pengawasan platform mereka - terutama menjelang pemilihan paruh waktu di AS bulan November mendatang.
    • Guest News
      By Guest News
      Peneliti di Universitas Washington, AS meluncurkan prototipe telepon seluler tanpa baterai memakai teknologi yang bisa diintegrasikan ke produk ponsel yang ada di pasaran. Kelompok peneliti ini memanfaatkan tenaga dari gelombang elektromagnetik yang ada di sekitar kita.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy