Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
Sign in to follow this  
dugelo

Ciri ciri cewek yang gak pernah pacaran

Recommended Posts

Banyak hal yang menjadi alasan seorang cewek belum pernah berpacaran. Bisa saja karena ia belum mau berkomitmen, terlalu sibuk, dilarang oleh orang tua, dan berbagai alasan lainnya. Namun bagaimanapun, jika seorang cowok mencari cewek yang belum pernah berpacaran untuk dijadikan pasangan hidup, ada beberapa tanda yang dapat dikenali. Apa saja?

1. Kurang bersosialisasi

Tidak semua cewek yang tidak pernah pacaran berarti kurang bersosialisasi. Bisa saja alasan mereka tidak berpacaran justru karena mempunyai banyak teman yang menyenangkan. Bisa pula karena mereka sibuk dengan kegiatan-kegiatan di berbagai tempat yang membuatnya belum mau berpacaran. Akan tetapi, tentu saja. Siapapun yang kurang bergaul dan kurang bersosialisasi, kemungkinannya untuk mengenal banyak orang lebih kecil. Karena lebih jarang bertemu banyak orang, sudah tentu ia pun susah menemukan cowok yang ia idamkan.

2. Tidak mengikuti fashion

Bukan berarti cewek yang cuek berarti belum pernah pacaran lho, ya. Style berpakaian adalah hak setiap orang. Kalau seorang cewek memilih bergaya pakaian berantakan, itu haknya. Akan tetapi, cewek yang tidak pernah pacaran sangat mungkin tidak mengikuti trend. Untuk apa? Ia tidak mempunyai seseorang yang mesti ia buat terpesona, bukan?

3. Tidak peka

Seorang cewek yang belum pernah berpacaran, biasanya susah untuk membedakan hubungan yang lebih dari pertemanan. Ia akan susah menangkap kode-kode yang disebarkan seorang cowok yang mungkin sedang berusaha mendekatinya. Bisa jadi ia malah takut dengan kode-kode yang disebarkan oleh si cowok tersebut.

4. Tidak tahu kapan harus bersifat romantis

Seorang cewek yang tidak tahu kapan harus bersifat romantis di depan cowok, bisa jadi ia belum pernah pacaran. Ia akan menyamakan saja sikapnya terhadap semua orang. Ia tidak terlalu memahami bagaimana harus membalas sikap romantis seorang cowok yang mendekatinya.

5. Kurang memahami etika di hadapan cowok

Kalau cewek belum pernah pacaran, ia cenderung tidak menutup-nutup siapa dirinya sebenarnya. Ia akan memesan makanan yang banyak di hadapan cowok. Ia akan bersendawa dan kentut di depan cowok. Padahal jika seorang cewek menyukai seorang cowok, biasanya ia akan sedikit menjaga image. Sebenarnya tidak ada salahnya bersikap apa adanya, akan tetapi terkadang sifat yang amat cuek iini membuat cowok ilang feeling.

6. Kurang percaya diri

Ini juga salah penanda seorang cewek belum pernah berpacaran. Kurang percaya diri di hadapan seorang cowok membuatnya tidak berani menyampaikan isi hatinya. Dan hal tersebut bisa berdampak ke depannya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By belumada
      Cinta dalam diam - Dalam rasa cinta terpendam yang belum tersampaikan kepada yang dituju
       
    • By peter_hutomo
      Saat sedang berkencan, terutama kencan buta, biasanya suasana canggung di antara pria dan wanita yang satu sama lain tidak saling mengenal ini memang tidak terhindarkan.
      Tapi sepertinya suasana canggung saat berkencan ini bisa diminimalisir oleh masyarakat Jepang. Pasalnya, Jepang sebagai negara dengan teknologi canggih telah menghadirkan sebuah “bantuan” agar saat berkencan suasana yang ada bisa lebih cair dan nyaman, alih-alih canggung dan kaku.
      “Bantuan” tersebut hadir dalam bentuk robot. Ya, Di Jepang ada robot yang disediakan sebagai asisten saat acara berkencan, tepatnya pada gelaran acara pesta speed-dating.
      Ialah Cyber Agent, perusaan manufaktur teknologi dan media yang diketahui menyediakan robot cupid satu ini. Dalam teknisnya, robot cupid tersebut akan diletakkan di atas meja tepat di depan pasangan pria dan wanita yang sedang berkencan. Di mana masing-masing pihak akan merespon pertanyaan atau pernyataan yang dilontarkan robot cupid tersebut.
      Robot cupid sebelumnya telah “diisi” oleh profil biodata masing-masing peserta kencan, yang kemudian berkembang menjadi 45 buah pertanyaan. Pendek kata, sang robot cupid inilah akan memberikan pertanyaan, merespon dan berbicara di saat peserta kencan alias sang pria dan wanita hanya duduk terdiam sehingga akhirnya timbul suasana canggung karena tidak tahu hendak membicarakan apa.
      Hal-hal yang ditanyakan oleh peserta kepada robot cupid contohnya simpel saja. Misalnya seperti hobi. Dalam video yang dirilis, terlihat sang pria bertanya pada robot apa hobi sang wanita pasangan kencannya tersebut, kemudian dijawab oleh robot cupid wanita bahwa sang teman kencan hobi bermain piano sehingga baru-baru ini memulai untuk mengambil kelas piano.
      Setiap percakapan antara robot dengan robot ini disebutkan biasanya berjalan selama tiga menit. Para peserta kencan memiliki pilihan (yang bisa ditentukan sebelumnya) apakah mereka mau berkomunikasi, mengobrol langsung (manusia dengan manusia) setelahnya atau tidak.
      Well, tampaknya robot anti-canggung dalam berkencan ini bisa jadi alternatif solusi yang menarik. Mengingat akhirnya, melalui acara pesta speed-dating yang diikuti oleh 28 peserta itu ada empat pasangan yang memutuskan untuk jadian dan banyak di antaranya yang memberikan pujian terhadap “bantuan” yang diberikan oleh robot cupid tersebut. Demikian seperti dilansir Soranews.
    • By patricia
      Cewek itu identik dengan, apa-apa pakai perasaan. Nggak sengaja melakukan kesalahan, nangis sendiri. Pacar nggak ngasih kabar sehari, baper. Bahkan melihat abang ojek yang kehujanan saja iba dan ingin menawarkan payung. Nggak ada salahnya sih merespons sesuatu dengan perasaan. Asalkan nggak berlebihan dan buat diri sendiri kesusahan.
      Karena apa-apa yang pakai perasaan ini pun yang sering bikin cewek terlihat konyol dan ngeselin di waktu yang bersamaan. Apalagi saat dia lagi khawatir akan suatu hal. Entah karena menyangkut masa depan atau sesederhana pesannya yang belum kamu balas seharian. Kayak hal-hal di bawah ini nih. Hal-hal yang sebenarnya sepele dan bisa diselesaikan dengan santai, tapi kalau sudah dialami cewek, pasti jadinya sedikit lebay.
      1. Kalau pas khawatir gini, cewek biasanya ngirim pesan membabi buta dalam sekali waktu. Inbox-mu langsung penuh karena ulah cewekmu
       
      Kalau dipukul rata, cewek itu selalu khawatir saat pesannya belum juga berbalas dalam hitungan jam saja. Segala pikiran positif sampai negatif, bercokol di kepala. Seperti saat kamu tak sengaja ketiduran. Cewekmu yang bertanya tentang rencana nanti malam ini langsung memborbardir dengan chat atau pesan. Bangun-bangun, kamu kaget melihat ada puluhan pesan masuk yang asalnya dari cewekmu semua.
      2. Update status di sosial media secara berlebihan. Padahal aslinya nggak ada yang perlu dikhawatirkan
      Saat ini, media sosial memang menjadi satu hal yang berpengaruh dalam kehidupan millenials. Contohnya saat cewekmu mulai khawatir berlebihan tentang omongan orang, ujung-ujungnya dia akan menumpahkan segala isi hati di media sosial. Mulai dari update status yang galau-galau sampai mengunggah kutipan yang bernada nggak terima. Padahal omongan orang yang dia dengarkan itu belum tentu benar. Tapi yang namanya cewek, pasti keburu dibawa perasaan.
      3. Kadang pas khawatir, cewek suka gigitin bibir bawahnya. Mimik mukanya yang cemas campur gemas ini yang membuatmu ingin tertawa tapi nggak tega
      Ketika menunggu pengumuman beasiswa masternya, cewekmu khawatir luar biasa. Harap-harap cemas akan kelangsungan hidupnya dua tahun ke depan ini memang wajar. Saking khawatirnya, dia sampai nggak sadar gigitin bibir bawahnya ketika beberapa menit sebelum pengumuman keluar. Wajahnya yang cemas campur gemas ini buatmu ingin tertawa dan ngunyel-nguyel pipinya tapi nggak tega.
      4. Konsentrasinya jadi berantakan. Kamu ngajak ngomong apa, dia jawabnya apa. Duh, Yang~
      Saat lagi khawatir, porsi konsentrasi cewekmu ini menurun drastis. Bisa dilihat dari caranya menanggapi semua omonganmu. Bahkan dia sampai nggak fokus menjawab hal-hal yang kamu tanyakan. Seperti saat kamu tanya mau dianter jam berapa, dia malah menjawab pakai sambel dua sendok saja. Geregetan sih iya, tapi kalau kamu marah, jelas nggak tega.
      5. Bahkan dia sampai lupa makan dan minum saking khawatirnya. Tapi saat diingetkan makan dulu, eh dia nyolot dan nggak sengaja bentak kamu
      Selain hilang konsentrasi, emosinya juga mudah tersulut saat khawatir. Pernah suatu kali kamu coba mengingatkan cewekmu untuk makan dan minum dulu sambil menunggu pengumuman. Tapi resposnya malah kamu yang disewotin karena dikira nggak pengertian. Lah, mengingatkan untuk makan bukannya bentuk perhatian ya? Kamu serba salah deh jadinya.
      6. Kalau khawatirnya sudah parah, sampai nangis sesenggukan. Awalnya lucu mirip anak kecil, tapi lama-lama kamu pun merasa bersalah
      Kalau cewekmu termasuk yang sensitif, melankolis dan gampang nangis, pasti pernah mengalami hal lucu sekaligus ngeselin ini. Saking khawatirnya, cewekmu malah nangis sendiri. Saat ditanya alasannya, dia menjawab takut nanti yang dikhawatirkan hasilnya nggak sesuai harapan. Saat momen ini terjadi, kamu nggak bisa melakukan banyak hal selain bantu menenangkan dan meredakan tangisnya. Sebab kalau kamu marahin, tangisnya akan makin menjadi.
      Menghadapi cewek yang khawatir seperti ini memang tricky. Nggak bisa kalau hanya didiemin. Apalagi kalau sampai dimarahin dan bilang mirip anak kecil. Jalan satu-satunya biar kamu nggak ikutan depresi ya cukup nikmatin momen-momen seperti ini. Toh nggak setiap hari dia khawatir dan melakukan hal-hal lucu bin ngeselin kayak gini. Anggap saja sebagai latihan pas nanti beneran jadi suami.
    • By Jesica_pendong
      Kata orang cowok berpikir menggunakan logika sedangkan cewek lebih mementingkan perasaan. Hal itu ada benarnya juga lho! Nah, dari sekian banyak hal yang dilakukan selama pacaran, ini dia hal-hal yang biasanya membuat cewek "gemes" tapi nggak berani bilang. Intip Yuk!
      1. Curhat ke Lawan Jenis
      Mungkin menurut kalian para cowok, curhat ke lawan jenis itu udah biasa. Tapi bagi cewek, itu merupakan sesuatu yang mengancam hubungan kalian. Kenapa? karena cewek pasti berpikir "Kita dulu juga temen" dan apalagi biasanya kalian curhat tentang keburukan cewek kalian. Emang kalian mau kalau cewek kalian juga mengumbar keburukan kalian di depan teman lawan jenisnya? nggak kan?
      "Selingkuh itu diawali dengan curhat ke lawan jenis"
      2. Main Game Sampai Lupa Waktu
      Yang ini untuk para cowok gamers, coba deh membagi waktu antara game dengan pasangan kalian. Kami cewek mengerti kalau kalian melakukan ini untuk refreshing, tapi setelah beraktivitas penuh seharian, sebenarnya kami hanya ingin berbagi kisah kami di hari itu. Cuma apa yang bisa kami lakukan kalau baru mau ngomong tapi kalian terlalu asyik main game?
      3. Mengkritik Masakan Pasangan
      Kami para cewek mengakui kalau dalam beberapa hal kalian para cowok "terlalu" jujur. Apalagi kalau sedang mencicipi makanan kami, pasti kalian langsung nyeplos aja kalau makanan kami lagi enggak kurang enak. Kalian tahu nggak sih kami belajar masak mati-matian untuk kalian, jadi seenggaknya kalian mengkritiki kami dengan kata-kata yang lebih halus. Misalnya :
      Kami senang lho kalau kalian memberi masukan. Walaupun artinya kalian mendingan nggak usah masak lagi karena makanannya nggak layak makan.
      4. Lupa Tanggal Jadian
      Para cewek biasanya nggak menuntut kalian untuk mengucapkan monthsary, tapi menurut kebanyakan cewek mempertahankan suatu hubungan sampai 1 tahun itu butuh banyak perjuangan dan pengorbanan lho, jadi menurut kami sah-sah aja kalau anniversary itu dirayakan. Nggak usah muluk-muluk cukup mengucapkan "Happy Anniversary sayang" aja sudah bisa membuat hari kami jadi indah lho karena kami jadi tahu kalau kalian care terhadap hal-hal kecil dalam hubungan kalian.
      5. Keluar Rumah Malam-Malam
      Sebenarnya hal ini bukan membuat kami gemas, tapi khawatir. Mungkin kalian berpikirnya biasa-biasa saja, tapi kami para cewek khawatir, takut terjadi apa-apa dengan kalian dijalan. Apalagi untuk pasangan LDR, bukankan menjadi resah bila ada bahaya yang bisa datang kapan saja di jalanan?
      Nah, itu dia 5 hal yang biasa di mata cowok tapi sebenarnya bikin resah cewek. Ingat ya guys, bukan kami tidak menuntut kalian untuk memanjakan kami, tapi tolong jangan lakukan hal-hal yang membuat kami khawatir karena sejatinya kami tak ingin mengekang, tapi terlalu takut kehilangan
    • By cinta_segiempat
      Saat indahnya cahaya rembulan , dan bintang bersinar di gelapnya malam, Kulihat impian bersamamu. Ketika sunyinya malam disambut indahnya senang di pagi ini, Kurasakan indahnya pesonamu.
      Tapi aku takut, semua harapan, dan impian bersamamu, hanyalah sebatas mimpi, dan harapanku tiada tercapai. Andai semua itu nyata, kurasakan betapa sempurnanya hidup ini jika kau ada di sisiku.
      Terlihat bayang-bayang atap rumah di dalam mata anak remaja itu, terbangun, tersadarkan, di atas sandaran empuk di ruangan itu. Tampak kebingungan, dan keheranan dalam wajahnya.
      “Alhamdulillah, rupanya kamu telah siuman”
      “Anda siapa? saya di mana? kenapa saya ada di sini?”
      “Saya pak Ahmad, kamu sudah 4 hari tidak sadarkan diri, nama kamu siapa nak?”
      “Nama? nama saya?”
      Pesisir paling selatan Pulau Kalimantan, menjadi saksi kecelakaan besar, meledak dan tenggelamnya sebuah kapal. Tiada seorangpun yang selamat selain remaja ini, kedua orangtuanya juga tidak selamat dalam kecelakaan itu. Perjodohan keluarga yang mengantarkannya ke Kalimantan, namun, amnesia menimpanya, hilang seluruh ingatannya, termasuk amanat dari orang tuanya, amanat berupa restu dari seorang kiai di Banyuwangi, untuk menikahi Neng Nadhil putri dari kiai Yusuf, seorang pemuka agama di Kalimantan.
      “Iya, nama, kamu tidak tahu siapa namamu?
      “Nama? Siapa nama saya? saya tidak tahu siapa nama saya”
      “(Rupanya anak ini hilang ingatan) Baiklah saya panggil kamu Taufiq, Kahlil Taufiq”. Pak Ahmad memilih nama itu, setelah tampak tertulis nama Kahlil Gibran pada kalung di leher remaja itu, mungkin remaja ini sangat menggemari ‘Kahlil Gibran’, Sang legenda maestro cinta.
      ***
      Hari ini indah berteman sinar mentari. berawal dari mimpi tuk menjalani hari
      Dengan senyum keindahan bermula meniti esok dalam doa, dan cinta…..
      Sebulan lamanya Taufiq menjalani kehidupan barunya bersama laut, pantai, dan karang, bersama seorang saudagar nelayan. Taufiq adalah anak yang rajin, ulet, dan cerdas, belum lagi pribadinya yang religius, karena dulu dia memang hidup di lingkungan pesantren. Kehidupan Taufiq yang penuh kekosongan berubah, Pak Ahmad yang sudah menganggap dia sebagai anak sendiri, untuk menyekolahkannya kembali, di sebuah universitas di sana.
      “Taufiq, besok kamu ikut tes di kota, kamu sudah bapak daftarkan untuk melanjutkan sekolahmu”
      “Baik pak”
      “Di sana nanti kamu pasti akan bertemu yang namanya wanita, setelah kamu melihat wanita kamu akan mengidap rasa, yang namanya cinta, saya hanya menyarankan, kamu jangan mudah jatuh cinta, sebab dibalik rasa cinta pasti ada sakit hati”
      “Hahaha, bapak bisa saja”
      ***
      Meskipun ingatan Taufiq hilang, namun naluri kecerdasan Taufiq tidak ikut hanyut terseret ombak dalam kecelakaan itu, terbukti dia masuk dengan peringkat dua teratas, Taufiq berhasil lolos tes.
      Namun ada yang membuat terkejut dalam hatinya, melihat nama di peringkat pertama, nama seorang wanita, teringat nasehat dari pak Ahmad.
      “Siapa dia? Lia Resty? Seorang wanita?”
      Memang benar nasehat pak Ahmad, wanita memang memalingkan, merubah, dan magic, dicarinya siapa pemilik nama itu, hingga ia dapati seorang gadis bermata indah, pemilik nama itu. Sekali lagi, nasehat pak Ahmad memang benar. Memang benar.
      “Assalamualaikum, kamu Lia Resty?”
      “Iya, ada apa?”
      “Selamat ya, kamu peringkat satu, namaku Taufiq”
      “Oh, iya, terimakasih, panggil saja aku Lia”
      Untuk ketiga kalinya, memang benar, nasehat pak Ahmad memang benar, setelah kamu melihat wanita kamu akan mengidap rasa, yang namanya cinta. Kehidupan Taufiq yang penuh kekosongan sontak berubah, di saat seorang wanita hadir dalam hidupnya, membuat kisah cinta dimulai. Tiada yang tahu bahwa wanita ini bisa menghiasi hidupnya yang baru. Kisah cinta mereka terus berjalan hingga mereka tuntas menyelesaikan sekolah mereka.
      Aku memujamu dalam kisahku walau sesaat dulu kau tak pernah ada Aku mengabdikanmu dalam ceritaku walau dahulu kau hanya semu.
      Pemilik sepasang mata yang teduh, membuat jantungnya berdetak lebih cepat. Dan terus mengumumkan rasa syukur atas ciptaan indah Sang Maha Kuasa. Taufiq jatuh cinta pertama kali. Hingga sebait janji dengan Tuhannya diucapkan, bahwa Taufiq mencintai Lia.
      Aku tak tahu siapa yang ada dalam hatiku, aku tak mau terburu-buru, biarlah Allah yang akan menjadi pembimbing bagi hamba seperti aku dalam menemukan sang bidadari, andai bisa, kamulah bidadari itu, tapi aku tidak tahu, karena semua telah diukir dalam kanvas takdir, lauhulmahfudz.
      ***
      Pagi itu, langit biru yang terang sontak berubah gelap, saat kendaraan yang dikendarai Taufiq menabrak sebuah pohon, saat ia menghindari penyeberang jalan. Kecelakaan yang kedua kalinya ini membuat Hanif kembali tak sadarkan diri selama 4 hari.
      “Taufiq, kamu sudah sadar?” tanya Lia dengan khawatir
      “Taufiq? Aku bukan Taufiq, Aku Rahman, maaf, kamu siapa?”
      “Taufiq, ini aku Lia” air mata Lia mulai menghiasi matanya.
      Di saat kisah cinta yang baru saja dimulai, ingatan Taufiq kembali hadir. Kembalinya ingatan Taufiq harus dibayar mahal dengan hilangnya memori kisah hidup barunya itu. Namun dia masih teringat dengan sosok wanita dengan mata itu, dia melihat air mata Lia, teringat janji yang ia lantunkan kepada Tuhannya, bahwa ia mencintai wanita itu. Keadaan ini membuat Taufiq berada dalam suasana yang sangat membingungkan. Pilihan antara harus menjalani amanat dan perintah dari orangtuanya untuk menikahi Neng Nadhil dan menjalani hari-hari indah saat bersama Lia dan keluarga barunya.
      Pilihan diantara Restu dan Janji.
      ***
      Tiada yang tahu taqdir tuhan, setelah lulus meneruskan sekolah, Lia harus pergi untuk kembali ke daerah asalnya. Menambah rasa sakit dalam hatinya, terbuktilah nasehat pak Ahmad dulu.
      “Taufiq, maaf maksudku, Rahman, aku pamit pergi, terimakasih atas kenangan yang kau berikan, bukan maksudku meninggalkan dirimu karena sakit hatiku, namun aku harus kembali ke asalku”
      “Sepenuh maaf dariku, kedatanganku ke Kalimantan ini, atas perjodohan dari keluargaku yang harus aku wujudkan, Lia maaf”
      Bayangan tentang Lia pun belum juga dapat hilang dari benak Taufiq, entah kenapa air mata yang meleleh dari kelopak mata gadis itu membuat Taufiq membeku dalam ketakutan. Air mata Lia membuat Taufiq sadar bahwa Lia mencintainya.
      Namun Lia harus pergi meninggalkan dirinya, membawa rasa sakit dalam hati, membawanya pergi untuk selamanya.
      Hati kecil yang tengah sepi selalu berbisik dalam takut, membuat hatiku gulana memilih Restu atau Janji.
      ***
      Tiba saatnya ia bertemu dengan jodohnya, ia berangkat menuju Banjarmasin untuk bertemu dengan bidadarinya, bidadari yang telah dipilih dan direstui oleh keluarganya. Berbekal keyakinan dalam hati, tawakkal, dan kepasrahan, serta berserah diri kepada Sang Pemilik Jagad Raya, Taufiq menuju ke rumah Kiai Yusuf, ayah dari Neng Nadhil, wanita yang dijodohkan keluarganya.
      Disinilah kepasrahan Taufiq dalam teka-teki cintanya memuncak, teka-teki Di Dalam Restu dan Janji, siapa bidadari yang akan mendampingi hidupnya kelak.
      Bergetar hati Taufiq saat pandangannya beradu dengan calon bidadarinya yang akan menjadi pelengkap separuh imannya. Bibirnya membisu bahagia, hatinya tak berhenti bertasbih. Seakan mimpi, pandangan Taufiq masih terpaku pada sosok anggun nan bersinar wajahnya.
      “Kamu? Kamu bidadari milikku?”
      Air mata yang kembali menetes dari wajah cantik itu membuat ingatannya serontak mundur mencari nama gadis bermata indah “NadhilLia Resty Jasmiena”.
      Gadis yang dicintainya, ternyata gadis yang dijodohkan keluarganya. Neng Nadhil adalah Lia, NadhilLia Resty Jasmiena.
      Dan kini Taufiq mendapatkan Restu dalam Janji, Janji dalam Restu. Di dalam Restu dan Janji, Kaulah bidadari itu.
      ***
      “Saat Kucoba menepis bayangmu aku tak bisa, kamu adalah kenangan terindah bersama waktu. Dan biarlah aku bermain bersama rindu ini, rindu yang akan kubawa ke surga nanti. Lalu kupersembahkan kepadamu, sebagai mahkota berbalut permata”
      “Cinta yang agung adalah ketika kau menitihkan air mata dan masih peduli dengannya, adalah ketika dia tak memperdulikanmu, namun kau masih menunggunya dengan setia, adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kau masih bisa tersenyum, sembari berkata “Aku turut bahagia untukmu”. (Kahlil Gibran)
      “Apabila cintamu tak berhasil, bebaskan dirimu, biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi, ingatlah bahwa kau akan menemukan cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati, maka kamu tidak perlu mati bersamanya. Orang yang kuat bukan mereka yang selalu menang, melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh” (Kahlil Gibran)
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy