Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Game MOBA Made in Indonesia Meluncur
      Bukan hanya diproduksi menjadi film, Semesta Satria Dewa juga akan diadopsi ke dunia eSports lewat game bernama "Battle of Satria Dewa" yang digarap oleh BANG Idea Indonesia dengan bekerja sama dengan salah satu pengembang game, Semisoft dan perusahaan animasi, Lumine.
      • 0 replies
    • China Sudah Dilanda Flu Burung Padahal Virus Korona Belum Selesai
      Pemerintah China benar-benar dibuat pusing saat ini. Di saat virus korona yang mewabah di Provinsi Wuhan belum selesai ditangani, virus flu burung atau H5N1 muncul di Provinsi Hunan Selatan. Hal itu dikonfirmasi Kementerian Pertanian dan Pedesaan China pada Sabtu 1 Februari 2020.

      Kasus flu burung ini terjadi di salah satu peternakan yang ada di Kota Shaoyang, Provinsi Hunan Selatan. Sejauh ini dari 7.850 ayam yang ada di peternakan tersebut, 4.500 di antaranya mati karena flu burung.
      • 0 replies
    • WNI Akan Diobservasi 14 Hari di Natuna Sebelum Kembali ke Rumah
      Pemulangan WNI dari Wuhan

      Menteri Kesehatan (Menkes) dr Terawan Agus Putranto mengatakan, 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China, harus menjalani masa observasi selama 14 hari di kompleks militer di Pulau Natuna, Riau.
      • 0 replies
Sign in to follow this  
c0d1ng

NeoKylin sistem operasi yang mirip banget sama Windows XP

Recommended Posts

Pengguna sistem operasi Windows milik Microsoft di negara Tiongkok memang sangat dominan. Banyak dari perkantoran dan pengguna umum biasa yang menggunakan sistem operasi Windows. Dengan tujuan untuk mengurangi ketergantungan teknologi luar negeri, maka pemerintah Tiongkok membuat sistem operasi buatan negaranya sendiri yang bernama NeoKylin.

Sistem operasi dekstop NeoKylin ini tampilannya sangat mirip dengan tampilan sistem operasi milik Microsoft yang legendaris, yakni Windows XP. OS NeoKylin ini merupakan salah satu proyek pemerintah Tiongkok untuk mengurangi ketergantungannya pada Microsoft.

neokylin-desktop.thumb.jpg.2a5d567a0a27d

Program ini dijalankan oleh pemerintah Tiongkok pertama kali pada tahun 2013 dengan menggandeng Canonical sebagai pengembang sistem operasi dekstop berbasis ubuntu. Sebelumnya mereka juga telah memiliki proyek pertama yang bernama Kylin, namun proyek tersebut kurang diminati.

Nah, proyek pemerintah Tiongkok yang kedua, NeoKylin, sukses dan kini menjadi sistem operasi non Windows yang populer di Tiongkok. Sistem operasi yang dibuat oleh China Standard Software ini jika dilihat sangat mirip dengan Windows XP terlebih lagi pada tampilan start menunya.

Tak hanya tampilan sistem operasinya saja yang mirip, NeoKylin juga telah dijejali dengan software yang mirip dengan Microsoft Office, namun software pada NeoKylin ini merupakan modifikasi dari OpenOffice.

Sistem operasi NeoKylin ini tak hanya digunakan oleh pemerintah Tiongkok saja, namun juga warga biasa juga telah mengusung sistem operasi NeoKylin. Kepopuleran NeoKylin ini juga ditunjukan dengan angka 40% dari produk PC Dell yang dijual di negara tersebut telah menjalankan sistem operasi NeoKylin.

“Sistem operasi NeoKylin tersedia di Dell laptop Latitude, desktop komersial Dell OptiPlex , dan Dell Precision workstation”, kata juru bicara Dell yang dilansir dari Quartz. Namun belum diketahui, apakah versi yang digunakan oleh perangkat Dell memiliki tampilan yang sama dengan Windows XP milik Microsoft. 

Pemerintah Tiongkok memang gencar mencanangkan membuat sistem operasi buatan sendiri untuk mengurangi pasokan teknologi dari luar negeri. Selain untuk segi keamanan negara, membuat sistem operasi buatan sendiri juga menstimulasi perkembangan teknologi Tiongkok.

Jadi bukan hal yang aneh jika pemerintah Tiongkok membuat tandingan dari Windows XP, mengingat pengguna windows XP di tahun 2014 lalu mencapai 27%. Dengan angka yang cukup besar itu, pemerintah Tiongkok yakin secara berangsur, pengguna Windows XP di negaranya semakin berkurang.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By theblue
      Pemerintah China benar-benar dibuat pusing saat ini. Di saat virus korona yang mewabah di Provinsi Wuhan belum selesai ditangani, virus flu burung atau H5N1 muncul di Provinsi Hunan Selatan. Hal itu dikonfirmasi Kementerian Pertanian dan Pedesaan China pada Sabtu 1 Februari 2020.
      Kasus flu burung ini terjadi di salah satu peternakan yang ada di Kota Shaoyang, Provinsi Hunan Selatan. Sejauh ini dari 7.850 ayam yang ada di peternakan tersebut, 4.500 di antaranya mati karena flu burung.
      Akibat insiden di atas, pihak berwenang pun memusnahkan 17.828 unggas, sebagai langkah antisipasi agar virus tersebut tidak menular. Ini bukan yang pertama China diserang virus H5N1.
      Terakhir kali China dilanda virus yang menular dari unggas ke manusia itu terjadi pada 2013. Akibat kasus di atas, pemerintah China mengalami kerugian hingga USD6,5 miliar atau setara Rp88,9 triliun.
      Sebenarnya bukan China negara pertama yang dilanda virus flu burung akhir-akhir ini. Pada awal pekan ini, pemerintah India memusnahkan ayam dan telur yang diduga mengandung virus flu burung. Karena itu, pemerintah China sedang dibuat pusing saat ini.

      Sebab, virus korona yang telah menyebabkan 300 orang meninggal dunia dan sekira 14.000 orang terjangkit belum berhasil mereka tuntaskan hingga saat ini. Terbaru, jumlah korban meninggal dunia bukan saja dari China.
      Ada satu korban meninggal dunia di Filipina yang teridentifikasi meninggal karena virus korona. Hanya saja, pria tersebut merupakan warga negara China yang sedang berlibur di Manila, Filipina, sejak 21 Januari 2020.
      flu burung.jfif
    • By jokers
      Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengimbau para nelayan Natuna untuk tidak cemas atas keberadaan kapal ikan asing dan Coast Goard China.
      "Tetap melaut saja, di sini kan ada kapal perang, bisa infokan kepada kami," kata dia, melansir Antara, Jumat, 4 Januari 2020.
      Yudo meminta nelayan untuk menjadi mata dan telinga aparat keamanan, khususnya Angkatan Laut. "Mungkin dengan kondisi laut kita yang luas, itu tidak bisa dijangkau oleh KRI kita saat ini, kan jumlahnya terbatas," ungkapnya.
      Ia juga meyakinkan masyarakat dan nelayan untuk terus berkoordinasi dengan TNI maupun Bakamla yang berada di laut Natuna.
      "Tidak usah resah, karena jauh di 130 mil, nelayan kita kecil-kecil, tidak sampai di sana," jelas Yudo.
      Pangkogabwilhan I berharap nelayan Natuna bisa mendominasi di area tangkap yang selalu menjadi sengketa pihak asing.
      "Saya justru berharap, nelayan kita bisa melaut hingga ZEE sana, karena akan semakin menegaskan ini lo, laut kami, kami berhak menangkap ikan di sini," kata dia.
      Terkait adanya gangguan, nelayan Indonesia diusir oleh kapal asing, menurutnya sampai saat ini belum ada laporan secara resmi masuk ke TNI. "Namun justru kita yang mengusir mereka, jadi nelayan kita jangan takut," tegasnya.
      Ketua Nelayan Lubuk Lumbang, Kelurahan Bandarsyah, Herman, sebelumnya menyebut sebagian nelayan merasa khawatir, karena mereka beranggapan akan ada ancaman di laut.
      "Saya memaklumi itu, bisa saja kapal asing dendam sama nelayan saya, namun jangan khawatir, saya terus berkoordinasi dengan aparat kita kok, aman itu," ujarnya, Rabu, 1 Januari 2020.
      Ia membenarkan berita tentang nelayan yang diusir kapal asing saat sedang memancing.
      "Nelayan saya kalau di laut tidak berani tidur, jika pun sedang istirahat, mereka harus bergantian, kalau tidak kami bisa ketabrak," kata Herman.
      Ia berharap kapal pengawas Indonesia hadir mengawasi nelayan Natuna seperti yang dilakukan kapal pengawas negara asing terhadap nelayan mereka.
      "Kalau coast guard mereka melakukan itu, kenapa kita tidak? kita lakukan hal yang sama agar nelayan kami juga aman melaut," jelasnya.
    • By eka
      Pemerintah menetapkan pemenang konsorsium proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk Bandara Komodo, Labuan Bajo. Adapun para pemenangnya yakni PT Cardig Aero Service (CAS) dan Changi Airports International Pte Ltd. (CAI),dan Changi Airports MENA Pte Ltd.
      Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengatakan penetapan pemenang konsorsium ini sudah berdasarkan proses pemilihan yang dilakukan bersama tim ahli. Dari beberapa yang mengajukan, maka terpilihlah tiga perusahaan asal Singapura tersebut.
      "Kita menetapkan konsorsium untuk ketiganya. Investasinya sebanyak Rp 1,2 triliun. Di mana ini akan dilakukan biaya operasional sebanyak Rp 5.7 triliun selama 25 tahun. Selain itu juga ada jaminan Rp 5 miliar dari investor," kata Mehub Budi, dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Kamis (26/12).
      Menhub Budi menjelaskan, pemenang konsorsium ini nantinya akan bertugas merancang, membangun dan membiayai pembangunan fasilitas sisi udara yang meliputi perpanjangan dan perkerasan landas pacu, penambahan apron, stopway dan RESA.
      Sedangkan pembangunan fasilitas sisi darat akan meliputi perluasan terminal penumpang domestik, pembangunan terminal penumpang internasional, kantor dan gedung, dan fasilitas pendukung lainnya.
      Kemudian tugas lainnya yakni meliputi pengoperasikan Bandara Komodo, Labuan Bajo selama masa kerjasama 25 tahun, memelihara seluruh infrastruktur dan fasilitas Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo dan menyerahkan seluruh infrastruktur dan fasilitas Bandar Udara Komodo – Labuan Bajo pada saat masa kerjasama berakhir kepada PJPK.
      "Yang dilakukan di Labuan Bajo untuk dapat badan usaha yang memiliki kompetensi yang lebih ada dari sekarang meningkatkan kinerja babdarnaya dan dalam waktu tidak lama penumpangnya meningkat pesat jadi 4 juta dan yang pentingg konetivitas nasional dan internasional membuat turis jadi lebih banyak," jelas dia.
    • By DragonJebol
      Apple meminta pengadilan federal AS untuk terus memantau dua mantan karyawannya yang berasal dari China karena tuduhan mencuri rahasia dagang Apple. Apple "sangat khawatir" karena keduanya dapat melarikan diri ke China sebelum menyelesaikan pengadilan mereka, seperti dikutip Macrumors.
      Menurut Reuters, jaksa mengatakan bahwa Xiaolang Zhang dan Jizhong Chen harus dipantau lokasinya karena mereka berisiko melarikan diri. Zhang didakwa atas pencurian rahasia dagang pada Juli 2018 setelah dia mencoba mencuri data tentang proyek mobil yang dimiliki Apple.
      Sebelum ditangkap, Zhang bekerja sebagai tim komputer Apple. Ia merancang dan menguji papan sirkuit untuk menganalisis data sensor pada Apple Car.
      Zhang memiliki "akses luas ke database internal yang aman dan rahasia". Setelah Zhang mengumumkan rencananya untuk meninggalkan Apple dan berpindah ke XMotors yang berbasis di China, Apple melakukan penyelidikan karena perilaku Zhang yang mencurigakan.
      Tepat sebelum pergi, Zhang mengakses konten sensitif yang mencakup prototipe, persyaratan daya, persyaratan tegangan rendah, sistem baterai, dan hal lainnya yang bersifat rahasia. Kemudian, Zhang ditangkap di bandara pada Juli 2018 saat berusaha pergi ke China.
      Dalam insiden lain, Apple menangkap Jizhong Chen, karyawan Apple. Jizhong Chen diketahui mengambil foto "di ruang kerja yang sensitif". Setelah melakukan penyelidikan, pejabat keamanan Apple menemukan bahwa komputer pribadi Chen berisi "ribuan" file yang terkait dengan Apple Car, termasuk buku petunjuk, skema, foto, dan diagram.
      Sebelum ditangkap, Chen sempat melamar untuk suatu posisi di perusahaan kendaraan yang berbasis di China. Chen ditangkap karena pencurian rahasia dagang Apple. Ia tertangkap tepat satu hari sebelum ia terbang ke China.
      Baru-baru ini juga ditemukan bahwa Chen mempunyai file rahasia dari program rudal Patriot milik Raytheon, perusahaan tempat ia bekerja sebelumnya.
      Kedua pria tersebut dipantau secara elektronik setelah dibebaskan dengan jaminan sebelum persidangan mereka. Sekarang Zhang dan Chen berusaha untuk menghentikan pemantauan yang dilakukan terhadap mereka.
      Pengacara Zhang dan Chen mengatakan, sejauh ini mereka tidak melanggar aturan pra-persidangan dan belum terbukti bahwa mereka benar-benar memberikan kekayaan intelektual Apple kepada pihak ketiga.
      Pengacara juga mengatakan, Zhang dan Chen berhak pergi ke China untuk mengunjungi kerabat mereka, tetapi bukan untuk menghindari tuntutan. Zhang dan Chen sama-sama akan menghadapi hukuman penjara selama beberapa tahun dan denda yang besar jika memang terbukti bersalah.
    • By Ricky_06
      Pemerintah China sebelumnya telah memblokir Wikipedia dalam bahasa China di negaranya. Dilansir dari laman Android Pit, Kamis (16/5/2019) kali ini pemerintah China telah memperluas batasannya untuk memblokir Wikipedia sepenuhnya dan dalam semua bahasa.
      Peneliti sensor online telah menemukan bahwa China telah memblokir Wikipedia dalam semua bahasa di wilayahnya, berbeda dengan blokade yang ada sebelumnya yang hanya menghambat akses ke versi China. Ketika ditanya tentang tindakan ini, Wikimedia Foundation menjawab bahwa tidak ada informasi sama sekali tentang tindakan ini.
      "Pada akhir April, Wikimedia Foundation menetapkan bahwa Wikipedia tidak lagi dapat diakses di China. Setelah menganalisis laporan lalu lintas internal kami, kami dapat mengonfirmasi bahwa Wikipedia saat ini diblokir di semua versi bahasa," kata Wikimedia Foundation.
      Wikipedia juga diblokir di Turki pada 2017. Kemudian, Wikipedia juga kabarnya mengalami gangguan di Venezuela. Sementara itu di China, blokir semaca itu juga mencakup halaman seperti Google, Facebook, dan LinkedIn.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy