Jump to content

Report

  • Optionally enter a message with your report.

    ×   Pasted as rich text.   Restore formatting

      Only 75 emoji are allowed.

    ×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

    ×   Your previous content has been restored.   Clear editor

    ×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

    Loading...
  • Similar Content

    • By Pornku
      Masturbasi sebenarnya merupakan aktivitas seksual yang umum dan aman untuk dilakukan. Masturbasi bahkan bisa memberikan beragam manfaat bagi kesehatan. Di sisi lain, aktivitas ini kerap dikaitkan dengan gangguan produksi sperma hingga gangguan kejiwaan. Benarkah demikian?
      Masturbasi atau onani adalah tindakan memberikan rangsangan seksual pada diri sendiri dengan cara menyentuh, meraba, atau memijat organ kelamin. Tujuannya adalah untuk mencapai orgasme atau klimaks, layaknya berhubungan intim dengan pasangan.
      Pria biasanya melakukan masturbasi dengan menyentuh dan memijat penisnya, sedangkan wanita melakukan masturbasi dengan menyentuh dan memainkan area sensitif, seperti klitoris, vagina, dan puting payudara.
      Berbagai riset menyebutkan bahwa sekitar 70–90% pria dan wanita pernah melakukan masturbasi dan sekitar 25% rutin melakukannya setiap minggu. Hal ini menunjukkan bahwa masturbasi merupakan aktivitas seksual yang umum dilakukan.
      Manfaat Masturbasi bagi Kesehatan
      Walau penelitian mengenai manfaat masturbasi bagi kesehatan masih sangat terbatas, tetapi aktivitas seksual ini terbukti mampu membuat tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks.
      Ada beberapa manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari melakukan masturbasi, antara lain:
      1. Meredakan stres dan memperbaiki suasana hati
      Orgasme melalui masturbasi atau berhubungan intim bisa menjadi salah satu cara untuk melepas stres. Saat mencapai orgasme, tubuh akan melepaskan hormon dopamin dan endorfin yang bisa menimbulkan perasaan senang, nyaman, dan rileks.
      2. Mengurangi nyeri
      Selain mengatasi stres dan memperbaiki suasana hati, masturbasi juga bisa bermanfaat untuk mengurangi nyeri. Ketika mencapai orgasme, tubuh akan menghasilkan hormon serotonin, dopamin, dan endorfin.
      Selain bisa menimbulkan rasa tenang dan nyaman, hormon tersebut juga bisa meredakan rasa nyeri.
      3. Memperbaiki kualitas tidur
      Keluhan susah tidur atau insomnia bisa disebabkan oleh banyak hal, termasuk stres dan rasa cemas berlebihan.
      Apabila merasa susah tidur, Anda bisa mencoba masturbasi guna mencapai orgasme. Ketika mencapai klimaks, tubuh akan merasa lebih nyaman dan tenang, sehingga Anda lebih mudah tertidur.
      4. Meningkatkan gairah seksual
      Tak hanya bisa dilakukan sebagai cara mencapai orgasme secara mandiri, masturbasi juga bisa dilakukan debagai salah satu teknik foreplay. Dengan melakukan masturbasi, Anda dan pasangan bisa merasa lebih bergairah saat berhubungan intim.
      Tak hanya itu, masturbasi juga bisa dilakukan bersama pasangan ketika Anda atau pasangan sedang bosan dengan seks penetrasi.
      5. Mengatasi ejakulasi dini
      Pria yang mengalami keluhan ejakulasi dini bisa mencoba lebih sering masturbasi untuk mengatasi keluhan tersebut.
      Saat sedang melakukan masturbasi, cobalah cara stop-squeeze, yaitu dengan menahan ejakulasi saat akan mencapai orgasme. Coba rangsang penis dan tahan saat akan ejakulasi. Ulangi hingga 3–4 kali.
      Pada kasus tertentu, masturbasi juga bisa bermanfaat untuk mengatasi masalah seksual, seperti disfungsi seksual. Selain itu, masturbasi pun bisa dicoba sebagai salah satu cara mendapatkan orgasme bagi wanita.
      6. Menurunkan risiko terjadinya kanker prostat
      Ada riset yang menyebutkan bahwa ejakulasi secara rutin, baik melalui masturbasi atau hubungan seks, bisa menurunkan risiko terjadinya kanker prostat.
      Riset tersebut menyebutkan bahwa pria yang rutin ejakulasi setidaknya 21 kali dalam 1 bulan berisiko lebih rendah untuk terkena kanker prostat.
      Meski bermanfaat, masturbasi tidak disarankan untuk dilakukan terlalu sering karena bisa membuat Anda mengalami kecanduan masturbasi.
      7. Meredakan keluhan saat hamil
      Perubahan hormon selama kehamilan menyebabkan beberapa wanita hamil merasakan gairah seksual yang meningkat, tetapi takut atau tidak nyaman untuk berhubungan intim dengan pasangannya.
      Oleh karena itu, masturbasi saat hamil dapat bisa menjadi alternatif aman untuk melepaskan ketegangan seksual selama kehamilan.
      Aktivitas seksual ini juga dapat meringankan gejala kehamilan, seperti nyeri punggung bawah. Meski demikian, selama dan beberapa saat setelah orgasme, sebagian wanita hamil umumnya akan merasakan kram ringan.
      Risiko Masturbasi yang Perlu Diketahui
      Walau dapat memberikan beberapa manfaat, masturbasi juga bisa berisiko, terutama jika dilakukan terlalu sering, kasar, atau dengan cara yang salah. Berikut ini adalah beberapa risiko masturbasi yang penting Anda ketahui:
      Luka pada organ intim
      Pada pria, masturbasi yang dilakukan terlalu sering atau kencang bisa menyebabkan penis mengalami cedera atau terluka. Sedangkan pada wanita, masturbasi terlalu sering atau kasar bisa menyebabkan vagina atau klitoris terluka, bengkak, dan iritasi.
      Penularan penyakit menular seksual
      Meski tergolong aman, masturbasi tetap berisiko menimbulkan dampak negatif, termasuk risiko terkena penyakit menular seksual. Hal ini bisa terjadi ketika seseorang melakukan masturbasi setelah ia menyentuh kelamin, air mani, atau cairan vagina dari penderita penyakit tersebut.
      Selain itu, penyakit menular seksual juga bisa menular melalui pemakaian sex toys, seperti vibrator atau dildo, yang digunakan bergantian dengan orang lain.
      Kecanduan masturbasi
      Masturbasi yang dilakukan sesekali untuk melepas hasrat seksual adalah hal yang normal dilakukan. Namun, masturbasi terkadang bisa menimbulkan ketergantungan atau adiksi.
      Seseorang bisa dikatakan mengalami kecanduan masturbasi bila kesulitan atau bahkan tidak bisa berhenti melakukannya setiap hari dan terlalu banyak menghabiskan waktu untuk masturbasi hingga mengganggu aktivitas dan interaksi dengan orang lain.
      Selain itu, terlalu sering melakukan aktivitas masturbasi juga dapat menimbulkan masalah lain, seperti sulit mencapai orgasme saat berhubungan intim.
      Tips agar Masturbasi Tetap Aman dan Sehat
      Agar tetap nyaman dan aman saat masturbasi, Anda disarankan untuk mengikuti beberapa tips berikut ini: Cuci tangan sebelum menyentuh organ intim dan setelah orgasme. Gunakan pelumas sesuai kebutuhan, misalnya untuk kondisi vagina kering atau penis yang kurang sensitif. Coba gunakan sex toys saat masturbasi, tapi pastikan alat yang digunakan bersih dan tidak digunakan bergantian dengan orang lain. Masturbasi adalah aktivitas seksual yang normal dan alami untuk dilakukan. Selain bisa membuat Anda mencapai orgasme saat sedang jauh dari pasangan, aktivitas ini juga bisa membuat hubungan intim Anda dan pasangan semakin bergairah.
      Namun, Anda perlu waspada bila masturbasi membuat Anda sulit mencapai orgasme saat berhubungan intim dengan pasangan, menimbulkan kecanduan, atau merasakan keluhan tertentu setelah masturbasi, seperti nyeri atau perdarahan di organ intim.
      Apabila masalah yang timbul karena masturbasi sudah mengganggu kehidupan Anda sehari-hari, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan.
    • By iiee
      Studi terbaru dari Tallin University Estonia menyebut aplikasi percakapan Whatsapp lebih berbahaya dalam menyebarkan hoaks terkait covid-19. Meski demikian platform media sosial lain juga punya peran besar terkait persebaran hoaks itu.
      Studi dari Tallin University mengambil tempat di Jerman dan Israel. Studi mengungkap hoaks yang menyebar di Whatsapp grup saat ini lebih berbahaya ketimbang aplikasi lainnya.
      Pasalnya, identitas penyebar hoaks di Whatsapp lebih jelas ketimbang yang disebarkan melalui platform media sosial. Sehingga banyak dari pesan berantai hoaks diterima dan disebarkan begitu saja oleh masyarakat.
      Studi juga menyebut penyebaran hoaks itu berupa pesan berantai. Menariknya pesan berantai itu didapatkan dari platform media sosial lain seperti Facebook, Twitter atau Instagram.
      Selain itu studi ini juga menjelaskan sejumlah platform media sosial seperti Facebook, Twitter, Youtube, dan aplikasi percakapan Whatsapp sudah membuat kebijakan untuk melawan hoaks. Namun kebijakan yang mereka ambil berlaku mirip di semua negara sehingga kurang spesifik.
    • By peter_hutomo
      Daging sapi banyak digunakan dalam berbagai resep makanan.
      Daging sapi sebaiknya digunakan setidaknya dua hari setelah dibeli untuk menjaga kualitasnya.
      Daging sapi yang sudah berlendir atau lengket dan memiliki bau yang tak sedap bisa menjadi pertanda daging sudah busuk.
      Bakteri Patogen
      Bakteri sangat mudah hidup pada daging sapi, terlebih bila terkena atau berkontak dengan udara disekitar.
      Bakteri patogen berkembang biak dalam daging sapi yang telah busuk karena pendinginan yang kurang atau tidak cukup.
      Bakteri seperti Escherichia coli O157: H7, Salmonella, Staphylococcus aureus, dan Campylobacter jejuni berpotensi tumbuh pada daging sapi dalam suhu ruangan yang bisa menyebabkan keracunan makanan.
      Keracunan makanan menyebabkan diare dan muntah-muntah, dan dalam kasus ekstrim bisa membahayakan jiwa.
      Bakteri Pembusukan
       
      Bakteri juga tetap dapat berkembang biak pada daging sapi yang didinginkan atau dibekukan pada waktu yang sangat lama.
      Pendingin atau kulkas harus dijaga pada suhu 40 derajat Fahrenheit, setara dengan 1-5 derajat Celcius atau kurang setiap saat.
      Daging busuk dapat menjadi tempat hidup bakteri yang disebut Listeria monocytogenes dan menyebabkan berbagai macam penyakit yang gejala awalnya seperti flu.
      Bakteri tersebut dapat menyebabkan meningitis, ensefalitis, dan septikemia, serta memicu infeksi intrauterine atau leher rahim pada wanita hamil.
      Menurut US Food and Drug Administration (BPOM nya amerika), bakteri pada daging busuk mungkin tidak menunjukkan gejala pada orang yang sehat.
      Kelompok yang paling rentan terhadap bakteri ini adalah pasien kanker, orang tua, dan wanita hamil.
      Tingkat kematian akibat penyakit Listeria monocytogenes adalah sekitar 70 persen dengan kurang dari 500 kematian per tahun di Amerika Serikat.
      Saran
      Daging sapi busuk memiliki ciri-ciri lengket saat disentuh dan memiliki warna yang tidak menarik.
      Bagaimanapun juga, mengkonsumsi daging segar akan lebih aman. Cara terbaik agar daging tetap awet adalah dengan mendinginkan pada suhu yang direkomendasikan serta segera mengkonsumsinya segera setelah dibeli.
    • By Tania
      Masyarakat Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan keripik singkong. Camilan bertekstur renyah ini menjadi salah satu camilan favorit, karena memiliki cita rasa gurih yang khas, dan harganya pun relatif terjangkau.
      Namun sayangnya, tidak banyak yang mengetahui bahwa keripik singkong juga dapat memicu timbulnya penyakit berbahaya jika terlalu banyak dikonsumsi. Untuk mengetahui lebih lanjut.
      Mengandung karsinogen
      Keripik singkong memang bukan camilan biasa. Makanan ini harus diolah dengan tepat untuk mencegah munculnya zat-zat kimia yang berbahaya seperti karsinogen. Pasalnya, zat kimia ini akan berubah menjadi racun ketika dipanaskan. Sementara untuk mengolah keripik singkong, Anda harus menggorengnya di dalam minyak panas. Oleh karena itu, batasi konsumsi keripik singkong untuk mencegah penyakit berbahaya.
      Kandungan garam yang tinggi
      Selain harganya yang murah, keripik singkong kerap menjadi camilan favorit karena rasanya yang gurih dan bertektur renyah. Tapi perlu Anda ketahui bahwa rasa gurih tersebut ternyata berasal dari taburan garam yang dicampurkan pada proses pengolahan. Nah, jika mengonsumsi garam terlalu banyak juga sebetulnya tidak baik untuk kesehatan tubuh karena dapat memicu timbulnya penyakit ginjal dan darah tinggi. Kadar garam yang dianjurkan dalam sehari adalah 2,3 gram, sementara keripik singkong memiliki kandungan 180 gram.
      Mengandung Lemak Trans dan Tak Jenuh
      Seperti yang telah disampaikan sebelumnya. Untuk menghasilkan keripik singkong yang renyah, pada saat proses pembuatan singkong akan digoreng dalam minyak yang panas. Proses inilah yang membuat camilan tersebut mengandung lemak trans dan lemak jenuh. Jadi jika terlalu banyak dikonsumsi, keripik singkong sejatinya akan membuat kadar kolesterol meningkat secara drastis. Di sisi lain, lemak trans dan lemak jenuh juga dapat memicu penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
      Kandungan nutrisinya menurun
      Meski singkong memiliki kandungan nutrisi dan karbohirat yang cukup tinggi, namun karena proses pengolahannya yang digoreng dengan minyak panas, kandungan nutrisi itu cenderung menurun. Jika Anda terus mengonsumsi makanan tersebut, tentu asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tidak akan tercukupi. Dampaknya akan menyebabkan Anda kekurangan nutrisi, serta meningkatkan risiko berbagai penyakit.
    • By paimin
      SELFIE sudah barang tentu dilakukan banyak perempuan. Tak hanya untuk memastikan apakah tampilan wajah sudah cantik, tapi selfie juga bisa dijadikan sebagai cara untuk Anda menginformasikan lokasi atau kebersamaan Anda dengan teman-teman pada obrolan singkat bersama sang kekasih. 

      Namun, kasus yang satu ini mungkin akan menjadi pembelajaran bagi Anda untuk tidak asal selfie. Pasalnya, secara tidak sengaja, perempuan ini mengabadikan momen paling menyeramkan dan rasanya akan menjadi trauma tersendiri dalam hidupnya. 

      Adalah Katrina Paraiso. Perempuan asal Filipina yang kini menetap di Jepang tersebut pada awalnya mungkin tidak menyangka hal ini bisa terjadi. Namun, secara tiba-tiba muncul sebuah hal aneh dalam foto selfienya dan itu membuat dia ketakutan! 

      Kisah dimulai saat Katrina ingin mengabadikan momen dirinya di dalam kamar. Hal yang tak biasanya adalah dia mengambil selfie pada jam 12 malam! Mungkin, Anda yang penasaran bisa mengikuti hal yang dilakukan Katrina ini. Nah, pada awalnya dia nampak biasa saja berfoto di closet kamar mandinya. 

      Namun, setelah Katrina merasa puas dengan hasil fotonya, dia ingin mengeditnya agar tampak lebih menarik. Saat pengeditan ini lah terlihat hal aneh. Di filter pertama belum nampak, namun saat masuk ke filter berikutnya, muncul sesosok perempuan kecil di belakang tubuhnya. Wajahnya lemas dan menatap ke arahnya juga. 

      Agar merasa yakin, Katrina mengganti mode warna lain. Hal ini dia lakukan untuk memastikan penampakan itu hanya ilusi kamera dan efek warna. Tapi, yang terjadi setelahnya adalah sosok tersebut masih ada di seluruh hasil editan dengan beberapa filter lainnya. Katrina pun kaget dan takut untuk melihat ponselnya sendiri. 
      Sementara itu, untuk membuktikan bahwa Katrina sudah mengalami kejadian mistis, dia memberanikan diri untuk membagikan foto tersebut ke akun Facebooknya. Sontak, setelah dipublish, postingan itu menjadi viral! Banyak netizen yang merasa ketakutan dan tidak ingin melihat hantu perempuan itu. 

      Kemudian, Profesor Adam Reyes of Misteryo yang terkenal bisa melihat makhluk halus pun ikut mengomentari foto Katrina. Menurut Adam, sosok perempuan kecil itu sedang meminta bantuan pada Katrina dan dia meminta bantuan untuk bisa bertemu kembali dengan orang yang dia cintai.
      Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/jangan-selfie-tengah-malam-2KtU


×
×
  • Create New...