Jump to content
  1. fuufuu

    fuufuu

  • Similar Content

    • By Males
      Kalium atau potasium merupakan salah satu jenis mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Ada beragam manfaat kalium bagi kesehatan tubuh. Salah satunya adalah melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Asupan kalium bisa diperoleh dengan mengonsumsi beberapa jenis sayuran dan buah-buahan.
      Manfaat kalium selalu dikaitkan dengan perannya sebagai salah satu jenis elektrolit di dalam tubuh. Elektrolit berperan penting dalam mengatur cairan tubuh, menghantar sinyal listrik pada saraf, dan mengatur kontraksi otot.
      Oleh karena itu, kecukupan elektrolit (yang salah satunya adalah kalium) sangat penting karena dapat memengaruhi fungsi organ dan kinerja tubuh.
      Manfaat Kalium bagi Kesehatan Tubuh
      Tidak hanya itu, kalium juga memiliki beberapa manfaat penting bagi kesehatan, di antaranya:
      1. Menurunkan tekanan darah
      Kalium membantu meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah, sehingga mampu menurunkan tekanan darah. Selain itu, makanan yang mengandung kalium dapat membantu mengurangi kadar garam berlebih dalam tubuh dengan cara mengeluarkannya melalui urine.
      2. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah
      Asupan kalium yang cukup dapat mencegah penyakit pada pembuluh darah, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. Kalium juga mampu mencegah aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah arteri.
      Selain itu, manfaat kalium dalam menjaga kesehatan saraf dan kekuatan otot juga akan memelihara kemampuan jantung dalam memompa darah dengan cukup. Beberapa studi bahkan menyebutkan bahwa kalium juga bermanfaat untuk mengurangi risiko munculnya gangguan irama jantung (aritmia).
      3. Memelihara fungsi saraf
      Sistem saraf menghubungkan otak dan tubuh. Otak mengirim pesan ke organ dan bagian tubuh tertentu melalui rangsangan atau impuls listrik. Karena kinerja saraf inilah, tubuh mampu mengatur kontraksi otot dan detak jantung, serta menerima rangsangan dan merasakan nyeri (fungsi sensorik).
      Jika kadar kalium dalam darah berkurang, hal ini dapat memengaruhi kemampuan otak dalam menghasilkan impuls saraf.
      Beberapa studi menunjukkan bahwa kekurangan kalium dalam jangka panjang dapat menimbulkan gangguan saraf dan otak, seperti sering kesemutan, mudah lupa atau pikun, serta kelemahan otot.
      4. Mencegah batu ginjal
      Kalium mampu mengikat kalsium dalam urine, sehingga mencegah terbentuknya endapan mineral kalsium yang dapat menjadi batu ginjal. Menurut sebuah studi, orang yang asupan kalium hariannya tercukupi memiliki risiko terkena batu ginjal lebih rendah dibandingkan orang yang kekurangan kalium.
      5. Menjaga kepadatan tulang
      Kalium berperan untuk menjaga kalsium agar tidak terbuang melalui urine. Selain itu, kalium juga dapat meningkatkan penyerapan kalsium pada tulang, sehingga tulang tidak kehilangan kepadatannya (osteoporosis) dan tidak mudah patah.
      6. Mencegah kram otot
      Kram otot adalah kondisi saat otot berkontraksi secara tiba-tiba dan tidak terkendali. Kondisi ini bisa terjadi akibat tubuh kekurangan kalium. Di dalam sel otot, kalium membantu menyampaikan sinyal dari otak yang merangsang kontraksi otot, sekaligus membantu mengakhiri kontraksi tersebut.
      Ketika kadar kalium dalam darah rendah, otak tidak dapat menyampaikan sinyal secara efektif, sehingga otot terus berkontraksi dan menimbulkan kram.
      Jenis Makanan Mengandung Kalium
      Orang dewasa membutuhkan kalium sebanyak 4.500-4.700 mg kalium per hari. Namun, tubuh tidak mampu memproduksi kalium sendiri, sehingga asupan kalium harus diperoleh dari makanan.
      Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak kalium adalah:
      Sayuran, seperti kentang, ubi, brokoli, bayam, dan jamur. Buah, termasuk pisang, apel, tomat, melon, jeruk, dan labu. Kacang-kacangan, seperti kacang merah, kacang polong, almond, dan kedelai. Susu dan olahannya, seperti yoghurt dan keju. Daging. Ikan. Nasi merah. Teh. Selain melalui makanan, kalium juga bisa diperoleh dari suplemen. Akan tetapi, konsumsi suplemen kalium harus berdasarkan anjuran dokter untuk menghindari kelebihan kalium (hiperkalemia) yang juga berbahaya.
      Selain itu, jika Anda menderita penyakit tertentu, seperti gangguan ginjal, diabetes, atau gangguan irama jantung, sebaiknya jangan mengonsumsi makanan yang tinggi kalium dan suplemen kalium terlalu banyak.
      Konsultasikanlah dengan dokter terkait seberapa banyak asupan kalium yang dianjurkan sesuai kondisi Anda dan apakah Anda perlu mengonsumsi suplemen kalium untuk memenuhi kebutuhan kalium tersebut.
    • By peter_hutomo
      Apakah selama ini Anda tidak terlalu memikirkan usus Anda?
      Untuk diketahui, usus menjadi tempat hidup koloni bakteri dari berbagai jenis. Sebagian bakteri merupakan bakteri baik, sedangkan sebagian lain merupakan bakteri jahat.
      Setiap hari terjadi pertempuran antara bakteri baik dan jahat di dalam perut.
      Dalam banyak kesempatan, sayangnya, bakteri jahat memenangkan pertempuran sehingga sistem kekebalan tubuh dan kesehatan secara umum bisa terganggu.
      Bila mikrobioma usus tidak seimbang, banyak gangguan kesehatan dan ketidaknyamanan yang bisa terjadi.
      Tubuh mungkin terasa kehabisan energi, kulit kusam, sering mengalami pilek dan flu, susah konsentrasi, metabolisme terganggu dan sejumlah kondisi lainnya.
      Sebagian ilmuwan bahkan mengatakan usus yang tidak sehat akhirnya dapat menyebabkan penyakit jantung, obesitas, asma dan bahkan kanker.
      Kabar baiknya, terdapat banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengembalikan keseimbangan microbioma.
      Tentu saja, mengonsumsi makanan bersih yang sarat dengan buah segar, sayuran, lemak sehat dan protein adalah cara memulai yang tepat.
      Mengelola stres, cukup tidur dan menjalani gaya hidup aktif adalah cara lain untuk menjaga tubuh tetap sehat.
      Namun bahkan ketika kita melakukan semua hal dengan benar, tubuh masih memerlukan bantuan untuk memulihkan keseimbangan.
      Di sinilah probiotik memiliki peran. Probiotik adalah bakteri hidup dan ragi yang dapat membantu memulihkan koloni bakteri baik di sistem pencernaan.
      Apa itu Probiotik?
      Probiotik adalah bakteri hidup dan ragi yang baik untuk kesehatan, terutama sistem pencernaan.
      Bakteri biasanya dianggap sebagai kuman yang menyebabkan penyakit. Tapi tidak semua bakteri menyebabkan penyakit. Tubuh pada dasarnya dipenuhi bakteri baik dan jahat.
      Probiotik sering disebut sebagai bakteri “baik” atau “bermanfaat” karena membantu menjaga kesehatan usus.
      Anda bisa menemukan probiotik dalam suplemen dan beberapa makanan, seperti yogurt. Dokter sering menyarankan mengkonsumsi probiotik untuk membantu masalah pencernaan.
      Cara Kerja Probiotik
      Terdapat beberapa cara probiotik dapat membuat Anda tetap sehat.
      Bila tubuh kehilangan bakteri “baik”, misalnya setelah minum antibiotik, asupan probiotik dapat membantu menggantikannya.
      Asupan probiotik juga membantu menyeimbangkan bakteri “baik” dan “buruk” untuk menjaga agar tubuh tetap bekerja sebagaimana mestinya.
      Probiotik membantu pula menjaga kesehatan usus sehingga sistem kekebalan tubuh dapat melawan patogen dan menjaga tubuh agar tetap sehat.
      Manfaat Probiotik
      Probiotik membantu transportasi makanan melalui usus dengan mempengaruhi saraf yang mengendalikan gerakan usus.
      Beberapa masalah kesehatan yang bisa dirawat menggunakan probiotik antara lain:
      Irritable bowel syndrome Inflammatory bowel disease (IBD) Diare karena infeksi (disebabkan oleh virus, bakteri, atau parasit) Diare terkait penggunaan antibiotik Terdapat juga beberapa penelitian yang menunjukkan probiotik berguna untuk masalah kesehatan lain seperti:
      Masalah kulit, seperti eksim Kesehatan kemih dan vagina Mencegah alergi dan pilek Masalah kesehatan mulut Tanda Tubuh Memerlukan Lebih Banyak Probiotik
      Berikut adalah beberapa kondisi dimana tubuh kemungkinan besar memerlukan asupan probiotik.
      1. Minum atau telah minum antibiotik dalam lima tahun terakhir
      Antibiotik dapat membantu tubuh menyembuhkan diri saat menderita infeksi.
      Tapi tahukah Anda selain membunuh kuman, antibiotik juga menghancurkan semua bakteri baik di usus?
      Konsumsi antibiotik dalam jangka panjang membuat sistem pencernaan menderita dan kekurangan bakteri baik.
      Obat lain yang juga merampok bakteri baik dari usus termasuk pil KB, obat penghilang rasa sakit, dan obat antiinflamasi.
      2. Mengalami keracunan makanan
      Saat mengalami keracunan makanan, derita yang terjadi akan sulit dilupakan, selain juga meninggalkan dampak pada usus.
      Keracunan makanan menghancurkan bakteri sehat sementara bakteri jahat semakin berkembang biak.
      Jika Anda tidak mengisi kembali usus dengan bakteri baik setelah keracunan makanan, kemungkinan kesehatan akan terganggu.
      3. Mengalami gangguan sistem pencernaan
      Usus yang sering terganggu yang ditandai sakit perut, konstipasi, diare atau intoleransi makanan merupakan tanda-tanda yang tidak boleh dibiarkan.
      Gejala tersebut bisa menjadi pertanda tubuh tidak memiliki cukup bakteri sehat di perut sehingga memerlukan probiotik.
      4. Mengalami masalah kulit
      Kulit kering kronis, eksim, atau bahkan kulit kusam dan tidak bercahaya bisa jadi pertanda Anda tidak memiliki cukup bakteri sehat di perut.
      5. Sering sakit
      Apakah Anda merasa setelah sembuh dari flu hanya akan mengalami flu lagi pada minggu berikutnya?
      Hal ini merupakan indikasi sistem kekebalan tubuh terganggu dan usus berada dalam kondisi tidak sehat.
      6. Tubuh mengalami masalah jamur
      Setiap jenis masalah dengan jamur adalah pertanda tubuh tidak memiliki cukup bakteri baik di jalur pencernaan.
      7. Mengalami depresi
      Sembilan puluh lima persen serotonin (hormon bahagia) diproduksi di perut. Jika usus tidak bahagia dan penuh bakteri jahat, tubuh tidak akan memiliki cukup serotonin.
      Setelah kondisi usus kembali normal, mood akan membaik dan pandangan hidup jadi lebih positif.
      Cara Mendapatkan Lebih Banyak Probiotik
      Sumber makanan probiotik teratas meliputi:
      Keju tidak dipasteurisasi Mentega susu Minyak ikan cod fermentasi Kefir Kombucha Miso Kimchi Sauerkraut Acar Tempe Cuka sari apel (apple cider vinegar) Yogurt Tips Memilih Suplemen Probiotik Terbaik
      Tidak semua orang suka dan bisa menjangkau berbagai makanan yang disebutkan dalam daftar di atas.
      Jika hal ini yang terjadi, Anda harus mempertimbangkan untuk mengkonsumsi suplemen probiotik.
      Saat hendak berbelanja suplemen probiotik berkualitas, Anda harus sangat berhati-hati.
      Banyak probiotik hanya mengandung filler (pengisi) dan bakteri mati yang sama sekali tidak bermanfaat untuk usus.
      Suplemen probiotik terbaik adalah yang mencakup jumlah strain bakteri paling beragam.
      Berbagai jenis bakteri probiotik memiliki fungsi yang berbeda dan terkonsentrasi di berbagai lokasi di saluran pencernaan.
      Suplemen probiotik yang mengandung banyak strain bakteri umumnya lebih efektif daripada yang mengandung sedikit strain.
    • By qbonk
      Belimbing adalah buah tropis yang memiliki rasa menyegarkan. Dibalik rasa dan bentuknya yang unik, ternyata banyak manfaat buah belimbing yang bisa didapatkan tubuh. Apa saja khasiat buah belimbing yang bisa diperoleh?
      Berikut adalah beberapa manfaat belimbing yang harus Anda tahu, antara lain:
      Anfi-inflamasi
      Manfaat buah belimbing yang pertama adalah mengurangi risiko terkena peradangan dari radikal bebas. Hal ini karena belimbing mengandung zat antioksidan flavonoid. Selain itu, khasiat buah belimbing lainnya adalah kemampuannya untuk membantu proses pengeluaran racun dalam tubuh berkat kandungan vitamin C nya.
      Alhasil, Anda pun akan lebih baik dalam melawan peradangan yang bisa memengaruhi kesehatan pembuluh darah, tulang, atau bahkan di tingkat sel dan jaringan tubuh.
      2. Sehat untuk jantung
      Manfaat buah belimbing yang tidak disangka adalah kemampuannya menjaga kesehatan jantung. Kandungan kalium dan natrium pada belimbing dipercaya membantu menjaga tekanan darah tetap normal.
      Selain itu, fungsi otot tubuh layaknya otot pada jantung juga akan didukung oleh kandungan natrium dan juga magnesium. Alhasil, jantung akan semakin terjaga kesehatannya.
      3. Anti-kanker
      Karena kandungan antioksidan yang tinggi, manfaat belimbing yang bisa didapatkan tubuh adalah melawan berbagai  macam radikal bebas dan zat karsinogenik pada tubuh. Rutin mengonsumsi belimbing juga diyakini akan menurunkan risiko terkena kanker usus besar dengan signifikan.
      4. Kesehatan kulit
      Tidak hanya mampu mengeluarkan racun, kandungan antioksidan pada belimbing juga dipercaya bisa berimbas pada kulit. Efek positifnya, kulit menjadi lebih sehat, lebih lembap dan mencegah munculnya jerawat hingga keriput.
      5. Membantu produksi ASI
      Bagi ibu yang kesulitan memberikan ASI pada anaknya, tak ada salahnya untuk mengonsumsi buah belimbing. Manfaat buah belimbing ternyata dapat membantu ibu memproduksi ASI setelah melalui proses persalinan. Sejumlah gizi baik yang ada di dalam belimbing di antaranya: kalori, karbohidrat, mineral, kalsium dan zat besi.
      6. Menurunkan kolesterol
      Manfaat belimbing yang satu ini sangat berguna bagi Anda yang didiagnosis memiliki kadar kolesterol dalam tubuh tinggi. Khasiat belimbing ini dipercaya dapat menjadi efek penurun kolesterol, karena bisa meningkatkan pembuangan kolesterol, asam empedu dan lipid melalui kotoran. Selain itu, serat pada buah belimbing membantu menurunkan kadar kolesterol total dalam tubuh.
      7. Menjaga kadar gula darah
      Kandungan serat dengan jumlah tinggi dalam buah belimbing membantu penyerapan glukosa dan memperlambat difusi glukosa ke dalam aliran darah. Hal ini membantu mengendalikan kadar glukosa dalam darah.
      Perlu diketahui, makanan tinggi indeks glikemik (GI) seperti nasi putih dan roti, jika dikonsumsi akan mudah menyebabkan gula darah dan kadar insulin melonjak tinggi bagi penderita diabetes. Dengan makan buah belimbing, kandungan insulin dan gula darah akan lebih lambat diserap ke dalam aliran darah.
      8. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
      Mengonsumsi buah belimbing baik dalam bentuk jus atau smoothie bisa membantu menghilangkan lemak melalui kotoran, dengan demikian hal ini menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
      9. Mengatasi maag
      Khasiat buah belimbing lainnya bisa digunakan untuk meringankan masalah perut seperti maag. Selain itu, ekstrak daun dan buah belimbing diketahui memiliki sifat anti-ulkus karena mengandung terpenoid, flavonoid dan lendir.
      Kandungan lendir dalam buah belimbing menyediakan lapisan pada mukosa gastrointestinal, sehingga membantu menghindari kerusakan akibat gastritis (kondisi ketika lapisan lambung mengalami iritasi).
      Sementara itu, kandungan serat pada buah belimbing dapat merangsang gerak peristaltik tubuh dan dapat mencegah terkena asam lambung. Manfaat belimbing lanjutannya adalah  melancarkan masalah pencernaan seperti mencegah sembelit.
      10. Membantu penurunan berat badan
      Bagi Anda yang sedang menjalankan program penurunan berat badan, sepertinya Anda harus memasukan belimbing dalam daftar asupan yang harus dikonsumsi. Satu buah belimbing berukuran sedang terdapat 9 gram karbohidrat dan 3 gram serat makanan.
      Setelah Anda melihat banyaknya kandungan nutrisi dan manfaat belimbing bagi kesehatan tubuh, Anda juga harus tahu bahwa ada kandungan dalam buah belimbing yang harus diwaspadai yaitu kandungan asam oksalat dan karamboxin. Penderita gagal ginjal kronis harus membatasi mengonsumsi buah belimbing.
    • By Brenda_Christie
      Berbagai penelitian memang telah membuktikan bahwa latihan aerobik seperti berlari, berjalan ataupun berenang bisa menurunkan lemak perut dalam jumlah besar. Pun meningkatkan kesehatan secara signifikan.
      Namun, tak perlu heran juga jika rutin berlari hanya meningkatkan daya tahan tanpa membuat lemak perut berkurang. Pasalnya, penelitian telah menunjukkan bahwa berlari saja tidak cukup. Walaupun berat badan bisa menurun dengan rutin berlari, bukan berarti lemak perut ikut menurun.
      Menurut ahli, penyebabnya adalah kebiasaan dan sejumlah faktor biologis. Mari menyelisik.
      Pertama-tama, soal kebiasaan Anda berlari. Menukil Greatist, lemak perut tak kunjung pergi jika Anda berlari dengan kecepatan yang itu-itu saja, meski dilakukan rutin setiap hari dengan waktu yang semakin lama.
      Sebabnya, berlari untuk menghilangkan lemak perut itu perlu memperhatikan intensitas dan diselingi variasi seperti angkat beban.
      Satu studi oleh peneliti dari University of Tampa menemukan bahwa berlari di atas treadmill selama 45 menit dengan kecepatan yang konsisten tanpa upaya maksimal seperti lari cepat, memang bisa membantu menurunkan berat badan, tetapi hanya di awal.
      Studi itu menjelaskan, dalam seminggu metabolisme tubuh kita belajar beradaptasi, sehingga berlari dengan kecepatan stabil membuatnya tak perlu lagi bekerja keras membakar lemak. Alhasil, cuma sedikit kalori yang dibakar.
      Selain itu faktanya, kebanyakan orang tidak cukup berlari untuk menurunkan berat badan.
      Sebuah penelitian di Journal of American Medical Association pernah memantau kebiasaan olahraga lebih dari 34.000 perempuan dan menyimpulkan bahwa dibutuhkan waktu sekitar satu jam sehari dengan olahraga sedang (3 mil per jam berjalan) untuk mempertahankan berat badan--bukan menurunkan.
      Pop Sugar menulis, untuk menurunkan setidaknya setengah kilogram berat badan dalam seminggu--dan mungkin lebih sedikit lemak perut, Anda perlu memangkas 500 kalori tiap hari. Jumlah kalori itu bisa dihilangkan dengan berlari sekurangnya 45 menit sehari, dan wajib dikombinasikan dengan pola makan yang tepat.
      Masalahnya, mengira-ngira saja tak cukup memastikan apakah Anda telah membakar kalori dengan baik. Sementara itu, alat pelacak kalori belum tentu efektif.
      Pun jika Anda menambah porsi berlari, boleh jadi Anda malah lari berlebihan. Penting diketahui, lari berlebih justru menghambat penurunan lemak perut.
      Shape menerangkan, ketika Anda berlari hormon kortisol dilepas. Tak semua kortisol buruk. Akan tetapi, stres kronis dan kortisol kronis dapat menyebabkan resistensi insulin yang memaksa tubuh Anda untuk tetap menyimpan lemak perut.
      Studi yang diterbitkan dalam jurnal Hormone Research menemukan bahwa lari jarak jauh seperti dilakukan para pelari dengan ketahanan tinggi macam pelari maraton, bisa menyebabkan peningkatan kortisol berkelanjutan.
      Dalam waktu lama, peningkatan kortisol itu berkontribusi terhadap peradangan dan pemulihan lebih lambat, merusak jaringan otot, membangun lemak, dan merusak fungsi kekebalan tubuh.
      Penyebab lain, adalah kebiasaan makan dan tidur Anda yang buruk. Sejumlah ahli dalam Prevention mengatakan, kurang serat, jarang mengonsumsi diet seimbang, atau tidak membatasi lemak jenuh bisa meningkatkan akumulasi lemak dalam perut. Begitu pula jika Anda sering kurang tidur.
      Penyebab selanjutnya, terkait dengan genetika dan penuaan.
      "Tubuh Anda mulai menghasilkan lebih banyak insulin seiring bertambahnya usia, karena otot dan sel-sel lemak tidak lagi merespons dengan benar," ujar Louis Aronne, MD, Direktur Klinik Obesitas di Cornell, AS. “Insulin meningkatkan penyimpanan lemak, terutama di sekitar perut Anda,” jelasnya.
      Karenanya, lanjut dia, Anda butuh diet tinggi protein agar terlindung dari resistensi insulin. Ia menyarankan Anda mengonsumsi protein organik atau lebih sehat seperti alpukat dan ikan.
      Selain itu, penuaan juga bisa membuat kulit perut mengendur.
      Tim Church, seorang profesor di LSU's Pennington Biomedical Research Center menjelaskan, kulit perut kita pada dasarnya sangat tebal. Namun, ketika kita bertambah usia, kulit itu mulai kehilangan elastisitas dan kemampuannya untuk mengecil kembali.
      Orang berusia 40-an ke atas, sekalipun gaya hidupnya baik dan tubuhnya langsing ataupun berotot, pasti ada kulit yang kendur di bagian bawahnya. "Satu-satunya cara untuk menyingkirkan kelebihan kulit itu adalah memotongnya," ujar Church pada Vice.
      Meski begitu, banyak juga orang muda dengan gen tertentu yang perutnya besar padahal tubuhnya langsing. Pun orang-orang yang tidak memperlihatkan lemak perut sama sekali, walaupun pola makan dan gaya hidupnya buruk.
      Church bilang, DNA seperti itu banyak dimiliki orang Asia. Namun, bukan berarti dengan perbedaan tadi Anda jadi lebih sehat. Sebab mereka yang jarang lari dan makan buruk, akan menumpukan beban di perut atau usus. "Ada banyak kasus diabetes pada orang-orang keturunan Asia dengan berat normal,"pungkas Church.
    • By Ghizaakbar
      Orang tua khususnya ibu pasti selalu menginginkan yang terbaik untuk anaknya, apalagi
      ketika masih bayi. Semua kebutuhan bayi haruslah terpenuhi dengan baik dan benar. Salah
      satunya untuk perawatan rambut bayi agar memiliki rambut yang indah dan sehat. Bayi
      biasanya membutuhkan minyak rambut bayi yang aman dan berkualitas baik untuk si kecil.
      Selain itu, tentunya ibu menginginkan si kecil memiliki rambut yang hitam dan tebal. Namun,
      dalam melakukan perawatan untuk bayi, ibu harus benar-benar teliti untuk memilih produk
      untuk si kecil.
      Karena pada dasarnya kulit bayi masih sangat sensitif dan tidak dapat terkena sesuatu yang
      membuatnya tidak nyaman. Mungkin kebanyakan orang tua melakukan perawatan secara
      tradisional, tetapi apakah cara tersebut aman? Dalam memilih sesuatu untuk perawatan
      rambut si kecil, Ibu harus benar-benar selektif memilih produk seperti minyak rambut bayi
      yang aman dan baik untuk digunakan si kecil sepanjang hari. Karena sekarang ini sudah
      semakin banyak adanya produk perawatan untuk bayi yang lengkap dan juga menawarkan
      berbagai macam kandungan yang baik untuk si kecil. Tetapi sebagai orang tua yang pintar
      dan selektif sudah seharusnya lebih pintar dalam memilih produk perawatan bayi yang
      aman. Itu dilakukan untuk menghindari adanya iritasi pada kulit bayi yang masih sensitif.
      Untuk itu, beberapa tips juga sangat diperlukan dalam memilih produk perawatan untuk si
      kecil khususnya perawatan rambutnya. Berikut ini ada beberapa tips yang Ibu butuhkan
      dalam memilih produk minyak rambut bayi yang aman:
       Ibu perlu lebih selektif dalam memilih produk minyak rambut dengan kandungan
      tertentu. Karena tidak semua minyak rambut memiliki kandungan yang sama,
      bahkan ada yang memiliki kandungan yang sedikit tidak aman untuk digunakan si
      kecil.
       Pilihlah produk perawatan minyak rambut yang memiliki kandungan alami. Salah
      satunya yaitu mengandung ekstrak lidah buaya atau aloe vera, seledri, dan minyak
      kemiri yang sangat bagus dan aman untuk si kecil.
       Jangan memilih kandungan minyak rambut yang memiliki bahan kimia, hal ini bisa
      membuat kulit bayi menjadi iritasi. Karena kandungan kimia akan membuat kulit
      kepala bayi tidak sehat.
      Nah, demikian beberapa tips tentang memilih produk perawatan seperti minyak rambut
      bayi yang bagus dan aman. Bagi para Ibu di rumah bisa mengikuti tips di atas sebagai
      antisipasi perawatan terbaik untuk si kecil. Ada pula rekomendasi produk perawatan rambut
      si kecil yang aman yaitu menggunakan produk dari Zwitsal. Karena kandungan minyak
      rambut yang terdapat di Zwitsal ini mengandung bahan alami seperti yang sudah disebutkan
      di atas tadi. Jadi, untuk perawatan rambut bayi yang sehat dan aman, Ibu tidak perlu ragu
      lagi untuk memilih Zwitsal sebagai produk terpercaya.
×
×
  • Create New...