Jump to content
Sign in to follow this  
c0d1ng

Ada robot kecoa, mirip banget kecoa

Recommended Posts

robot_kecoa.thumb.jpg.8071ae747db447c60a

Ilmuwan mengembangkan robot yang terinspirasi dari gerakan kecoak. Robot kecil tersebut diklaim dapat memanjat rintangan seperti hewan serangga sungguhan.

Ilmuwan dari University of California membuat robot kecoak ini memiliki bagian bundar, khas kecoak sungguhan. Pada sebuah pengujian, robot ini dapat bergerak memanjat di antara beberapa objek vertikal.

Pengembangan robot terbaru ini diharapkan dapat digunakan untuk operasi penyelamatan atau pencarian maupun memonitor lingkungan. "Sebagian besar studi robot memecahkan masalah hambatan dengan menghindari (hambatan-hambatan itu)," kata Chen Li, penulis utama dalam studi robot kecoak ini.

Ia mengatakan, sebagian besar robot menggunakan sensor untuk memetakan lingkungan dan algoritma yang merencanakan sebuah jalur untuk menghindari hambatan. Khusus robot kecoak ini, sistem dapat membaca objek-objek yang ada di sekitarnya, sehingga gerakan robot menyesuaikan dengan bentuk objek hambatan.

Robot kecoak ini membawa teknologi baru tanpa perlu mengandalkan sensor atau motor tambahan. Meskipun demikian, robot ini dianggap belum mencapai kesempurnaan karena masih bergerak dengan lambat.

Namun, dengan bagian tempurung yang dilekatkan pada badan robot, menjadikannya lebih mudah untuk memanjat dengan mengandalkan enam kaki robot. "Robot kami dapat melintasi rumput tanpa menambahkan sensor umpan balik atau perubahan kontrol motor berkat shell (tempurung) bulat tipis," kata Li.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By peter_hutomo
      Saat sedang berkencan, terutama kencan buta, biasanya suasana canggung di antara pria dan wanita yang satu sama lain tidak saling mengenal ini memang tidak terhindarkan.
      Tapi sepertinya suasana canggung saat berkencan ini bisa diminimalisir oleh masyarakat Jepang. Pasalnya, Jepang sebagai negara dengan teknologi canggih telah menghadirkan sebuah “bantuan” agar saat berkencan suasana yang ada bisa lebih cair dan nyaman, alih-alih canggung dan kaku.
      “Bantuan” tersebut hadir dalam bentuk robot. Ya, Di Jepang ada robot yang disediakan sebagai asisten saat acara berkencan, tepatnya pada gelaran acara pesta speed-dating.
      Ialah Cyber Agent, perusaan manufaktur teknologi dan media yang diketahui menyediakan robot cupid satu ini. Dalam teknisnya, robot cupid tersebut akan diletakkan di atas meja tepat di depan pasangan pria dan wanita yang sedang berkencan. Di mana masing-masing pihak akan merespon pertanyaan atau pernyataan yang dilontarkan robot cupid tersebut.
      Robot cupid sebelumnya telah “diisi” oleh profil biodata masing-masing peserta kencan, yang kemudian berkembang menjadi 45 buah pertanyaan. Pendek kata, sang robot cupid inilah akan memberikan pertanyaan, merespon dan berbicara di saat peserta kencan alias sang pria dan wanita hanya duduk terdiam sehingga akhirnya timbul suasana canggung karena tidak tahu hendak membicarakan apa.
      Hal-hal yang ditanyakan oleh peserta kepada robot cupid contohnya simpel saja. Misalnya seperti hobi. Dalam video yang dirilis, terlihat sang pria bertanya pada robot apa hobi sang wanita pasangan kencannya tersebut, kemudian dijawab oleh robot cupid wanita bahwa sang teman kencan hobi bermain piano sehingga baru-baru ini memulai untuk mengambil kelas piano.
      Setiap percakapan antara robot dengan robot ini disebutkan biasanya berjalan selama tiga menit. Para peserta kencan memiliki pilihan (yang bisa ditentukan sebelumnya) apakah mereka mau berkomunikasi, mengobrol langsung (manusia dengan manusia) setelahnya atau tidak.
      Well, tampaknya robot anti-canggung dalam berkencan ini bisa jadi alternatif solusi yang menarik. Mengingat akhirnya, melalui acara pesta speed-dating yang diikuti oleh 28 peserta itu ada empat pasangan yang memutuskan untuk jadian dan banyak di antaranya yang memberikan pujian terhadap “bantuan” yang diberikan oleh robot cupid tersebut. Demikian seperti dilansir Soranews.
    • Guest news
      By Guest news
      Burung liar di sekitar bandara bisa menabrak pesawat terbang atau tersedot mesin jet sehingga membahayakan keselamatan penerbangan. Otoritas bandara sering memakai anjing atau bunyi keras untuk menghalau kawanan burung, namun menurut perusahaan Belanda, burung robot produksinya jauh lebih efektif.
       
    • By Aladin
      Artificial intellegence (AI) atau kecerdasan buatan belakangan ini santer dikembangkan di bidang teknologi. Saking canggihnya, menurut seorang pakar, manusia bisa saja nantinya menikah dengan robot.
      Pakar AI Dr. David Levy percaya bahwa dalam waktu 30 tahun mendatang atau lebih, manusia sebenarnya bisa saja menikahi robot. Hal ini diungkapkan Levy pada acara di London.
      "Kami dipaksa untuk merenungkan apa hubungan manusia-robot akan menjadi seperti satu atau dua generasi dari sekarang. Cinta dan seks dengan robot menjadi lebih umum, kita harus berhadapan dengan kemungkinan nyata pernikahan dengan robot," katanya.
      Ketika robot yang cukup mirip dengan manusia cukup menarik secara sosial, ke titik di mana mereka bisa bertindak sebagai rekan kita, mengapa tidak memperpanjang persahabatan ke pernikahan jika tidak ada pihak yang menentang ide itu?" tambahnya.
      Sebagaimana diketahui, ada perusahaan yang sudah mengembangkan robot untuk seks. Belum lagi robot sekarang sudah bisa mengambil alih pekerjaan yang biasa manusia lakukan, misalnya pekerjaan di pabrik-pabrik.
    • Guest News
      By Guest News
      Anda penggemar pizza? Di masa depan, pizza buatan manusia bisa jadi langka. Reporter VOA Patsy Widakuswara, melaporkan berbagai perusahaan pizza Amerika kini mempekerjakan robot, sebagai pembuat pizza mereka. Berikut selengkapnya.
       
    • By anonymous_content
      Sekarang peradaban manusia sudah punya teman baru, yakni robot. Sudah sejak lama robot telah bekerja di pabrik untuk mengemas barang-barang sehari-hari, menebak karakter Anda dari pola aktivitas di sosial media, bahkan sesegera mungkin robot akan menggantikan manusia dalam hal pekerjaan.
      Namun pernahkah kalian terpikir berasal dari kata apakah 'robot' itu berasal?
      Beberapa sumber menyatakan bahwa robot berasal dari kata dalam bahasa Ceko, "Robotnik," yang berarti budak. "Robotnik" sendiri berasal dari bahasa Slavia "rabota" yang berarti perbudakan.
      Dalam perbendaharaan kata bahasa Inggris, kata 'robot' pertama kali muncul dalam terjemahan drama teater asal Ceko arahan Karel Capek pada tahun 1920. Drama teater bergenre fiksi ilmiah ini berjudul "RUR," yang merupakan kependekan dari "Rossum's Universal Robots." Dalam drama tersebut, Capek mendeskripsikan sebuah pabrik yang menjual pekerja yang terlihat dan berperilaku layaknya manusia, namun tak memiliki jiwa.
      Dalam salah satu potongan percakapan dalam drama tersebut yang diucapkan Harry Dormin, sang protagonis, disebutkan bahwa "Robot bukanlah manusia. Mereka secara mekanis lebih sempurna dari manusia, punya intelejensia yang lebih berkembang, namun tak memiliki jiwa."
      Dalam kisah drama klasik ini, para robot yang cerdas ini memberontak dan akhirnya melawan para pemiliknya yakni manusia. Konsep 'pemberontakan robot' ini sangat mendarah daging dalam budaya pop dunia, hingga dalam berbagai medium tema ini terus diangkat hingga sekarang. Berbagai buku dan film mengangkat tema serupa, seperti "Frankenstein," "Do Androids Dream of Electric Sheep," "i, Robot," serta "2001: A Space Odyssey."
      Hal ini menyiratkan bahwa istilah 'robot' sebenarnya lahir dari kisah 'gelap.' Yakni sebuah pemberontakan dari kreasi manusia, yang muak atas dominasi dan perlakuan yang menunjukkan perbudakan. Istilah yang sebenarnya lahir dari bidang seni ini akhirnya dipakai secara luas untuk hal yang nyata, karena akhirnya seni tersebut akhirnya bisa direalisasikan.
      Apakah robot yang ada sekarang memang kita jadikan budak? Semoga apapun tujuan manusia dalam membuat robot, mereka tak sampai akan melawan dan memberontak layaknya dalam kisah fiksi ilmiah.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy