Jump to content
berita_semua

Hutan Indonesia yang kebakar tapi kenapa perusahaan Malaysia ikut bayar?

Recommended Posts

kebakaran_1.thumb.jpg.d57ad86221895fba6c

Tak mau kalah dengan langkah Polri atas penindakan tegas terhadap oknum pembakar hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) juga bertindak memeriksa beberapa perusahaan yang terancam dikenai sanksi penarikan izin usaha.

Menteri Siti Nurbaya mengatakan, ada 14 perusahaan yang sedang diproses, sembilan diantaranya terancam dijerat pasal perdata. Oknum yang diincar adalah sekelas direksi dan pemilik perusahaan.

"Enggak pakai pengadilan, langsung (ditetapkan), sudah ketahuan, enggak sampai sebulan (lama proses), rencana minggu ini dikeluarin (nama-nama perusahaan yang diperiksa)," ungkap Siti di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2015).

Siti melanjutkan, diantara perusahaan yang diperiksa juga ada yang berasal dari Malaysia. Untuk yang dari Singapura, pihaknya masih menunggu proses lanjutan sebelum akhirnya ditetapkan terlibat.

"Ada dari Malaysia, sudah ketahuan, Singapura masih cari. Di Riau 29 sedang teliti, masa enggak ada dari Singapura? Tapi harus ada berita acara, tanda tangan dan lainnya," ungkapnya.

kebakaran_2.thumb.jpg.7d0165d48ac0adab87

Perbedaan dengan hukuman yang diberikan kepolisian, lanjut Siti, hukuman dari pihaknya bersifat administratif, yang dikenakan langsung ke perusahaan terkait. Perusahaan yang melanggar berpotensi terkena sanksi pembekuan usaha hingga paling berat pencabutan izin usaha atau blacklist.

"Ada UU-nya, yang kelihatannya paling banyak duluan mungkin sanksi pembekuan, tapi kalau izin lingkungannyaa menurut UU boleh dicabut menteri, kalau dicabut kalau usahanya perkebunan itu tidak bisa operasi juga," tegasnya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By news
      Penegakan hukum diharapkan bisa mengatasi masalah yang berulang ini
       
    • By ega
      Kata-kata seorang pria Malaysia soal ojek online viral di media sosial. Pria yang kabarnya bos sebuah perusahaan taksi di Malaysia itu menyebut bahwa ojek online hanya untuk di negara miskin seperti di Indonesia.
      Ucapan pria Malaysia itu mendapat respons dari persatuan para pengemudi ojek online di Indonesia. Mereka berencana akan melakukan unjuk rasa mengepung Kedubes Malaysia di kawasan Kuningan, Jakarta, pada 3 September mendatang.

      "Jika tidak ada klarifikasi dari Dubes Malaysia di Jakarta dan permohonan maaf dari bos taksi di Malaysia dalam video yang merendahkan martabat kami, maka kami driver ojek online se-Indonesia akan kepung Kedubes Malaysia di Jakarta dan konjen-konjen Malaysia di seluruh NKRI," kata Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/9).
      Igun menjelaskan, ucapan pria Malaysia itu dianggap meresahkan karena merendahkan profesi ojek online.
      "Ucapan dia juga menghina rakyat Indonesia," ujar Igun.
       
    • By kotawa
      Dalam info hoax atau rekayasa yang sedang disebarkan lewat WA, dikatakan ada 100 anak Malaysia yang diculik dan mayatnya ditemukan di Thailand tanpa organ tubuh. Banyak teman Muslim sibuk menyebarkan, sambil mengatakan "Siapa tahu benar". Dipercayai begitu saja dan disebarkan.
      Kemarin saya minta bukti, dan teman berikan foto. Setelah saya cek, asal foto mayat anak itu berasal dari berita perang di Suriah, tgl 24 September 2013. Ratusan orang, termasuk banyak anak, menjadi korban serangan gas kimia Sarin dalam perang Suriah. Jadi info yg disebarkan tadi ttg anak Malaysia yang diculik dan dibunuh adalah 100% rekayasa dan Hoax.
      Kalau mau pakai otak dan akal yg diberikan oleh Allah SWT, 100 anak Malaysia yang diculik dan dibunuh akan menjadi BERITA NOMOR SATU di seluruh dunia. Jadi kl tidak bisa ditemukan di halaman depan situs berita formal, maka jelas itu sebuah rekayasa. Jangan disebarkan karena hanya membodohi orang Muslim yang lain.
      Wassalamu’alaikum wr.wb.,
      Ini info rekayasa yang sedang disebarkan
       
    • By berita_semua
      Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan terdapat minat investasi dari investor Malaysia sebesar US$575 juta atau setara dengan Rp7,8 triliun (asumsi kurs APBN Rp13.500 per dolar AS).
      Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan minat investasi tersebut berasal dari acara 1st Indonesia Malaysia Investment Forum yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, belum lama ini. Ia menjelaskan bahwa minat investasi yang disampaikan oleh pengusaha Malaysia tergolong serius. 
      Ia merinci, nilai minat investasi tersebut diperoleh dari beberapa sektor yakni sektor telekomunikasi, jasa angkutan udara dan perdagangan, infrastruktur, ketenagalistrikan, properti, kawasan industri, pengolahan makanan serta daur sampah ulang sampah elektronik.
      "Minat investasi di bidang infrastruktur dan kawasan industri merupakan sektor prioritas dan memiliki nilai yang signifikan," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (1/5).
      Menurut Franky, sebagai salah satu negara prioritas pemasaran investasi, tim pemasaran BKPM (Marketing Officer) akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Malaysia untuk mengawal minat investasi yang disampaikan. 
      "Koordinasi dilakukan dengan KBRI Kuala Lumpur dan kementerian teknis terkait," jelasnya.
      Lebih lanjut Franky menjelaskan bahwa kegiatan Indonesia-Malaysia Investment Forum merupakan inisiatif bersama KBRI Kuala Lumpur dan BKPM. 
      "Ini sangat positif untuk menjaring minat investasi. Selama ini, meskipun negara terdekat, namun dari sisi pemasaran Malaysia tidak banyak disentuh," ungkapnya.
      Di sela acara yang diselenggarakan oleh KBRI Malaysia dan BKPM, Franky mengaku mengadakan one on one meeting dengan beberapa investor Malaysia yang bergerak di sektor telekomunikasi US$10 juta dan jasa angkutan udara dan perdagangan US$60 juta.
      Setelah acara investor forum tersebut KBRI Malaysia dan Kantor Perwakilan BKPM Singapura yang menangani kawasan ASEAN juga menggelar "Investment Clinic" untuk menjaring detail minat investasi. Tercatat 38 investor mengikuti kegiatan tersebut. 
      Franky menjelaskan, dari Investment Clinic ini diperoleh minat investasi dari berbagai sektor diantaranya, infrastruktur sebesar US$287,5 juta, industri proses makanan sebesar US$10 juta, industri daur ulang sampah elektronik sebesar US$10 juta, kawasan industri pariwisata US$100 juta, ketenagalistrikan US$27,5 juta, serta sektor properti sebesar US$70 juta. 
      Direktur IIPC Singapura Ricky Kusmayadi mengatakan bahwa dari hasil Klinik Investasi ini menunjukan bahwa minat investor malaysia ke Indonesia cukup tinggi dan mereka sangat menyambut baik percepatan dan perbaikan perizinan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia.
      Untuk diketahui, pada tahun lalu Malaysia tercatat sebagai peringkat kedua teratas sebagai asal negara investasi atau dalam enam tahun terakhir periode 2010-2015 tercatat di peringkat kelima dengan nilai investasi US$7,2 miliar.
      BKPM mencatat, dalam periode triwulan pertama tahun 2016, realisasi investasi dari Malaysia berada di peringkat 9 asal negara investasi. Realisasi investasi yang masuk dari Malaysia tercatat US$101 juta dengan jumlah proyek 207 dan menyerap tenaga kerja 10.467.
    • By safitri_bianka

      Sebuah riset yang dilakukan oleh Organization for Economic Coooperation and Development menyebut bahwa orang-orang di seluruh dunia rata-rata mengkonsumsi 34 kilogram daging per orang selama satu tahun. Daging yang dimaksud adalah daging babi, sapi, unggas dan daging domba. 
      Tentunya, angka tersebut tidak menyebar dengan merata di seluruh dunia. Beberapa negara merupakan 'karnivora' yang mengkonsumsi daging lebih banyak dibanding negara lain. Sedangkan, ada juga negara lain yang warganya hanya mengkonsumsi daging tidak lebih dari 12 tangkup burger per tahun.
      Harga daging yang terbilang mahal, membuat orang-orang di negara berkembang sedikit mengkonsumsi daging. Seperti halnya dengan aturan tradisi di India, yang kebanyakan adalah warga Hindu, yang membuat masyarakatnya memilih menjadi vegetarian. 
      Dari riset tersebut, diketahui Amerika Serikat dan Australia adalah pelahap daging paling banyak di dunia. Rata-rata, dalam satu tahun, kedua negara itu mengonsumsi sekitar 90 kilogram daging per orang.
      Tentu saja, angka itu jauh dari jumlah konsumsi warga Indonesia yakni sebesar 10,69 kilogram per orang per tahun. 
      Data dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balibangkes) Kementerian Kesehatan tentang diet total di Indonesia pada 2015, menyebutkan total konsumsi daging, unggas, dan ikan-ikanan masyarakat Indonesia ialah sebanyak 123 gram per hari. Konsumsi yang paling tinggi dari makanan sumber protein ini adalah ikan dan kerang sebanyak 78,4 gram, daging dan unggas 42,8 gram, dan sejumlah kecil jeroan 2,1 gram.
      Jumlah konsumsi itu masih jauh lebih sedikit daripada negara tetangga seperti Filipina, Vietnam, dan Malaysia yang masing-masing mengonsumsi daging sebesar 28,58 kg/tahun; 51,26 kg/tahun, dan 53,01 kg/tahun. 
      Adapun, dari daftar negara yang disurvei, India dan Bangladesh menempati posisi buncit dengan jumlah konsumsi daging sebanyak 3,25 kg dan 3,24 kg per tahun. 
      Berikut daftar negara pelahap daging terbanyak sepanjang 2015, seperti dikutip dari Techinsider. 
      1. Australia = 90,2 kilogram
      2. Amerika = 90,04 kilogram
      3. Argentina = 86,5 kilogram
      4. Israel = 86 kilogram
      5. Brazil = 78,04 kilogram
      6. Uruguay = 75,7 kilogram
      7. New Zealand = 72,79 kilogram
      8. Chili = 69,8 kilogram
      9. Kanada = 69,01 kilogram
      10.European Union = 64,81 kilogram
      11.Rusia = 60,84 kilogram
      12.Arab Saudi = 53,85 kilogram
      13.Malaysia = 53,01 kilogram
      14.Korea = 51,48 kilogram
      15.Vietnam = 51,26 kilogram
      16.China = 49,85 kilogram
      17.Afrika Selatan = 48,38 kilogram
      18.Kazakhstan = 46,69 kilogram
      19.Meksiko = 46,65 kilogram
      20.Ukraina = 46,21 kilogram
      21.Peru = 45,29 kilogram
      22.Kolombia = 39,04 kilogram
      23.Jepang = 35,67 kilogram
      24.Iran = 29,22 kilogram
      25.Filipina = 28,58 kilogram
      26.Turki = 28,32 kilogram
      27.Paraguay = 27,73 kilogram
      28.Mesir = 23,44 kilogram
      29.Thailand = 19,92 kilogram
      30.Algeria = 16,89 kilogram
      31.Sudan = 14,45 kilogram
      32.Haiti = 13,39 kilogram
      33.Pakistan = 12,54 kilogram
      34.Indonesia = 10,69 kilogram
      35.Ghana = 10,23 kilogram
      36.Zambia = 7,80 kilogram
      37.Nigeria = 6,54 kilogram
      38.Mozambik = 6,35 kilogram
      39.Tanzania = 6,25 kilogram
      40.Ethiopia = 4,16 kilogram
      41.India = 3,25 kilogram
      42.Bangladesh = 3,24 kilogram

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy