Jump to content

Recommended Posts

Dubsmash-app-problems2.thumb.jpg.86fd4f0

Ketika Jonas Drueppel, Roland Grenke dan Daniel Taschik, menciptakan aplikasi mobile yang memungkinkan penggunanya merekam video dari diri sendiri dan kemudian disinkornisasikan ke video klip, mereka sudah memiliki firasat bagus pada aplikasi buatannya tersebut.

Ketiga pengembang asal Berlin, Jerman, ini harus percaya diri karena dua aplikasi sebelumnya yang mereka buat gagal menaklukkan App Store. Maka ketika firasat baik datang, Dubsmash pun melengang.

Dan firasat itu benar, hanya tujuh hari setelah resmi meluncurkan Dubsmash pada 19 November 2014, aplikasi mereka telah mencapai nomor satu di negara asalnya Jerman. Sebuah keberhasilan yang direplikasi di 29 negara, termasuk Inggris, Perancis dan Belanda.

"Pada awal fase purwarupa Dubsmash di bulan Oktober, kami sudah mendapat umpan balik yang sangat positif yang membuat kita merasa bahwa kita menemukan sesuatu yang berharga untuk banyak orang," kata  Roland Grenke, dalam sebuah wawancara dengan Techcrunch.

"Indikator (kesuksesan) yang kuat pertama itu adalah berhasil mencapai posisi nomor satu di Jerman dalam waktu seminggu setelah rilis resmi. Mengulangi situasi ini di pasar yang berbeda menegaskan bahwa Dubsmash bisa sukses secara internasional. "

Meskipun sukses tampaknya terjadi dalam waktu singkat bagi Dubsmash, itu sebenarnya upaya ketiga tim di aplikasi sejak memulai perusahaan pada pertengahan 2013 silam.

Perusahaan Mobile Motion GmbH dibangun setelah tiga pendiri bertemu di hackathon di Berlin tahun sebelumnya. Sebelum Dubsmash mereka mencoba membuat Starlize, sebuah aplikasi yang memungkinkan membuat video musik pribadi.

"(Itu) mirip dengan Dubsmash dalam arti bahwa hal itu juga digunakan User-Generated video dan suara eksternal. Tapi kami memiliki perasaan bahwa itu terlalu rumit bagi sebagian besar pengguna, "jelas Grenke.

Pelajaran lain yang diperoleh dari kegagalan Starlize ini adalah bahwa orang-orang lebih suka untuk berbagi secara pribadi, sebagian besar menyenangkan mengirim video yang berbeda bolak-balik sebagai bagian dari percakapan.

Selain itu pembuatan video harus super mudah dan cepat,  serta mudah diputar dan penekanan pada video pendek. Dan akhirnya munculah Dubsmash ini.

"Kami menguji dengan teman-teman keluarga terdekat, Dubsmash dibangun dengan  umpan balik mereka, lalu pergi ke tempat umum seperti pertemuaan para pengembang di Berlin untuk memperluas kelompok tester kami.

Kami menciptakan beberapa tahapan pembangunan dalam periode waktu yang singkat dan saya pikir tim produksi kami melakukan pekerjaan yang mengagumkan dari iterasi begitu cepat dan mendapatkan ke titik di mana Dubsmash berangkat," serita Grenke.

8993b21e-c0a3-4692-968d-e9ffd448125e_34.
Aktor Hugh Jackman juga 'bermain' meme video Dubsmash di akun Instagramnya.

Masalah Hak Cipta

Ketika aplikasi ini melonjak, Dubsmash sadar ada potensi masalah hak cipta  yang jelas melekat dalam Dubsmash, karena mayoritas suara yang diunggah berasal dari konten tanpa izin, yaitu TV dan suara film klip.

Sejauh ini, bagaimana pun, ini tidak menjadi masalah, kata Grenke. Mereka akan menurunkan suara yang diunggah ketika pemilik lisensi mengeluhkannya.

Dia juga percaya bahwa merek - dan karena itu pemegang hak cipta - akhirnya akan tertarik untuk bekerja secara langsung dengan aplikasi, menyediakan satu rute potensial untuk monetisasi.

"Kami memiliki banyak ide tentang bagaimana untuk membangun produk  dan kami akan memperbaiki aplikasi secara terus menerus," kata Grenke.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By peter_hutomo
      Aturan validasi IMEI sudah ditandatangani tiga kementerian. Lantas apa efek bagi pengguna dan pedagang?
      Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan penandatanganan Peraturan Menteri dari tiga kementerian ini sebagai langkah awal implementasi validasi IMEI. Di mana setelah diterbitkan, masing-masing tim dari tiga kementerian akan melakukan konsolidasi dan sosialisasi terhadap aturan tersebut dalam enam bulan ke depan.
      Rudiantara pun memastikan tidak ada dampak aturan IMEI bagi masyarakat. Karenanya dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan nasib ponsel yang digunakan sekarang.
      "Tidak ada perubahan di sisi pelanggan sekarang. Setelah enam bulan baru ada, itu pun hanya user yang membawa ponsel dari luar," ujarnya di kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat (18/10/2019).
      Hal tersebut kemudian ditekankan lagi oleh Menteri Perdagangan (Menperin) Airlangga Hartarto. Dikatakannya sistem yang digunakan untuk validasi IMEI tidak akan mengganggu pengguna ponsel di Tanah Air.
      "Pengguna ponsel (sekarang) aman, nggak ada yang terganggu. Baik yang dibeli dari dalam maupun luar negeri," ujar Airlangga di kesempatan yang sama.
      Bicara pedagang, baik Menperin maupun Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menjamin tidak akan terganggu. Mereka diberikan waktu enam bulan untuk menghabiskan stok ponsel black market yang dijualnya.
      "Kami sudah baik kasih enam bulan habiskan sisa-sisa barang, asalkan tidak ketahuan. Salahnya sendiri masukin (ponsel) nggak bayar (pajak). Kalau ketahuan ya nasibnya tidak baik," kata Enggar.
      "Jadi kami tidak melarang impor, asalkan sesuai aturan," pungkasnya.
    • By news
      Aplikasi Bukalapak saat ini terpantau tidak ada di toko aplikasi ponsel Android, yakni Play Store. Apa alasannya?
      Kabarnya, aplikasi Bukalapak sudah tidak ada di Play Store sejak Rabu malam dan sampai saat ini, masih belum muncul kembali. Netizen pun cukup ramai membicarakannya karena penasaran.
      "Sampai saat ini @bukalapak masih belum muncul juga di playstore. Ada apa mas @achmadzaky?" tanya seorang netizen di Twitter.
      "Mau download aplikasi Bukalapak malah gini hasilnya di Playstore. Ada yang tau kenapa? @bukalapak @achmadzaky. Hallo Pak, ini kenapa begini ya?"
      Tim Ngobas sendiri sudah coba melakukan pencarian terkait aplikasi BukaLapak di Play Store pada Kamis (19/9/2019) pagi, dan ternyata kegalauan netizen benar adanya. Aplikasi Bukalapak mendadak lenyap dari toko aplikasi Google tersebut
      Ada beberapa kemungkinan aplikasi hilang dari Play Store. Misalnya karena dianggap melanggar aturan Play Store atau hal lainnya. Di sisi lain, aplikasi Bukalapak masih tersedia di App Store milik Apple.
      Adapun website Bukalapak juga masih dapat diakses dan bisa digunakan seperti biasa. Ngobas sedang berupaya menghubungi pihak Bukalapak untuk konfirmasi.
    • By Tania
      Produsen ponsel pintar seperti Apple, Samsung, dan LG berencana untuk membuat ponsel agar bisa menggantikan fungsi kunci mobil. Kunci ini tak hanya bisa digunakan untuk membuka kunci mobil, tapi juga bisa digunakan untuk menyalakan mesin, dan membagikan akses kunci mobil kepada perangkat pintar lainnya.
      Inisiatif ini diumumkan oleh konsorsium teknologi dimana tiga perusahaan tadi menjadi anggota. Konsorsium Car Connectivity Consortium (CCC) itu akan merilis spesifikasi kunci digital versi 1.0 pada 2019.
      Meski demikian, teknologi kunci digital ini diklaim aman. CCC menyebut akan memastikan tingkat keamanan tertinggi pada teknologi Near Field Communication (NFC) yang digunakan.
      Elemen pengaman ini menggunakan cip fisik yang biasa digunakan pada alat pembayaran digital berbasis gelombang NFC. Konsorsium ini tengah mengembangkan kunci digital versi 2.0 yang bisa dibangun dengan cara lebih sederhana dan lebih murah.
      Saat ini teknologi NFC jamak digunakan untuk pembayaran. Pembayaran bisa digunakan tanpa menyentuhkan dua perangkat, tapi cukup melayangkan perangkat beberapa sentimeter dari alat pembaca.
      Nantinya, kunci digital ini akan tersedia di mobil-mobil BMW, Honda, dan Toyota yang juga tergabung dalam konsorsium CCC. Sementara itu, pemanufaktur mobil lain seperti Volvo juga sudah memperkenalkan layanan kunci digital.
      Kunci digital Volvo ini diaktifkan dengan aplikasi khusus untuk membuka dan mengunci mobil, menyalakan mesin. Tapi aplikasi itu belum bisa digunakan untuk mengendarai mobil. Tesla juga sudah menggunakan teknologi serupa untuk mobil listrik mereka.

      Konsorsiun CCC terdiri lebih dari 70 anggota. Anggota ini menguasai lebih dari 70 persen pangsa pasar otomotif dunia dan menguasai lebih dari 60 persen pangsa pasar smartphone dunia.
    • Guest news
      By Guest news
      Para pakar memperingatkan, menghabiskan waktu terlalu banyak di ponsel dan dunia maya akan mengikis kehidupan keluarga dan kehidupan sosial yang nyata. Apple menanggapi peringatan itu dengan memperkenalkan fitur terbaru iPhone yang bisa membantu para pengguna mendapatkan kembali kehidupan mereka.
       
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy