Jump to content

Tips Taklukkan Wawancara Kerja Dari CEO Amazon Andy Jassy


congek

Recommended Posts

  • Verified Account

147173512_AndyJassy.thumb.jpg.c304bd73268a2f537b76c2ec5866bcda.jpg

Wawancara kerja menjadi tahapan yang paling penting bagi perusahaan untuk mengevaluasi calon karyawan. Bagi pelamar, di proses wawancara kerja ini mereka harus menunjukkan yang terbaik agar lolos.

CEO Amazon Andy Jassy membagikan tips untuk menaklukkan wawancara kerja. Siapa pun ingin membuat kesan baik dalam wawancara. Andy Jassy memiliki pengalaman mewawancarai ribuan pelamar mengatakan bahwa hal pertama yang harus dilakukan adalah menjadi diri sendiri.  

Menurutnya, pelamar yang berpura-pura dalam wawancara kerja dan berhasil mendapatkan pekerjaan akan terus melanjutkan kebohongannya. Alhasil, rekan kerjanya tidak mengetahui sifat asli dirinya dan tidak menghargai tindakan tersebut.

Jassy berkata, “Kamu tidak akan bahagia. Jadilah dirimu apa adanya dan lihat apakah ada yang cocok.”

Hal kedua yang juga harus diperhatikan adalah sesegera mungkin menjawab pertanyaan dari pewawancara. Umumnya, dibandingkan menjawab pertanyaan secara langsung, pelamar suka menghabiskan 5-10 menit untuk pemanasan. Akhirnya, mereka tidak bisa menemukan jawaban yang tepat.

Amazon Buka Lowongan Pekerjaan Secara Global

Sebelumnya, Amazon berencana memperkerjakan 55 ribu orang secara global dengan berbagai posisi.

Pria berusia 53 tahun itu mengatakan Amazon mencari orang-orang yang bersemangat melayani pelanggan. Mereka harus memikirkan pelanggan dan membangun pengalaman yang diinginkan.

Lebih lanjut, perusahaan juga mencari orang yang mampu menciptakan sesuatu dan kreatif. Kedua hal tersebut tidak hanya dibuktikan dengan pencapaian di masa lalu, tetapi juga ditunjukkan dari cara mereka menjawab berbagai pertanyaan terbuka.

“Kami menyukai orang-orang yang strategis dan bisa melihat sebuah gambaran yang besar, serta menyukai sesuatu yang detail,” jelas Jassy.

Menjadi penting bagi pekerja untuk peduli dengan tujuan tim dan perusahaan. Artinya, mereka bisa menempatkan tujuan tersebut di atas tujuan pribadi.

Jassy mengungkapkan bahwa gelar sarjana yang dimiliki pelamar bukan menjadi penentu kesuksesan dalam berkarier. Amazon menyambut semua orang dari berbagai latar belakang pendidikan untuk bergabung bersama perusahaan.

Link to comment
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By satpam
      Jack Dorsey, pada Senin malam waktu Indonesia (29/11/2021), mengumumkan mundur dari jabatan CEO Twitter. Ia akan digantikan oleh Parag Agrawal yang tadinya menjabat sebagai chief tecnology officer (CTO).
      Twitter mengatakan pengunduran diri Dorsey segera berlaku, tetapi ia masih duduk di dewan direksi perusahaan sampai pertemuan pemegang saham pada 2022 mendatang.
      "Saya telah memutuskan untuk meninggalkan Twitter karena saya yakin perusahaan ini sudah siap untuk meninggalkan para pendirinya. Saya sangat percaya pada Parag. Ini saatnya dia memimpin," kata Dorsey seperti dikutip dari The Guardian.
      Agrawal sendiri telah bekerja di Twitter selama 10 tahun. Ia menjabat sebagai CTO sejak 2017 lalu.
      Sementara dalam emailnya kepada para pegawai Twitter, Senin, Dorsey mengatakan setelah 16 tahun bersama perusahaan media sosial yang turut didirikannya itu, sekarang saatnya untuk pergi.
      "Banyak orang membahas soal pentingnya sebuah perusahaan dipimpin oleh pendirinya. Saya sendiri sangat yakin bahwa hal itu akan sangat mengekang dan merupakan penyebab kegagalan," tulis Dorsey.
      "Saya sudah bekerja keras untuk memastikan bahwa perusahaan ini bisa lepas dari para pendirinya," imbuh dia.
      Dorsey adalah satu dari empat orang yang mendirikan Twitter pada 2006. Ia adalah orang yang mengunggah cuitan pertama yang berbunyi, "Just setting up my twttr." Ia meninggalkan Twitter pada 2008, sebelum kembali ditunjuk sebagai CEO pada 2015 lalu.
      Ia mendirikan perusahaan pembayaran digital bernama Square pada 2009 dan sampai sekarang masih menjabat sebagai CEO di perusahaan tersebut.
      Dorsey adalah satu dari empat orang yang mendirikan Twitter pada 2006. Ia adalah orang yang mengunggah cuitan pertama yang berbunyi, "Just setting up my twttr." Ia meninggalkan Twitter pada 2008, sebelum kembali ditunjuk sebagai CEO pada 2015 lalu.
      Ia mendirikan perusahaan pembayaran digital bernama Square pada 2009 dan sampai sekarang masih menjabat sebagai CEO di perusahaan tersebut.
    • By Forzaken_DT
      Jack Dorsey yang tak lain adalah CEO dari Twitter memanfaatkan browser mesin pencarian untuk berselancar di internet. Namun yang dipakai bukanlah Google, melainkan DuckDuckGo. Hah, apa itu?
      Fakta itu ia beberkan dalam cuitan di akun Twitter miliknya @jack. Hal ini juga berbanding terbalik sebagian masyarakat yang lebih memilih Google dalam mencari informasi di dunia maya.
      "Saya suka @DuckDuckGo sebagai mesin pencari default untuk saat ini. Aplikasi ini bahkan lebih baik," kicaunya.
      Pendiri media sosial berlogo burung ini diketahui memasang DuckDuckGo sebagai mesin pencari informasi default di ponselnya. Melihat cuitan bos Twitter tersebut, DuckDuckGo langsung meresponnya dengan nada bahagia.
      Lalu, siapa DuckDuckGo? Diketahui, DuckDuckGo merupakan mesin pencari yang didirikan pada 2008. Tempat kelahirannya sama dengan Google, yakni berasal dari Amerika Serikat juga.
      DuckDuckGo hadir sebagai mesin pencari yang memprioritaskan privasi penggunanya. Mereka mengklaim tidak menjual data penggunanya.
      Ini bukan pertama kalinya Dorsey 'menyenggol' sejumlah perusahaan teknologi. Sebelumnya, pria 43 tahun itu pernah memposting tweet yang mengejek perubahaan Facebook.
      "Twitter ... from TWITTER," tulisnya.
      Tweet tersebut meledek Facebook yang melakukan perubahaan di sejumlah layanan, seperti menempelkan embel-embel Facebook pada layanan WhatsApp dan Instagram.
    • By patricia
      Perusahaan teknologi, Amazon.com Inc (Amazon), menambah portofolio produknya. Kali ini perusahaan mengakuisisi sebuah startup home router bernama Eero.
      Amazon pada Senin (11/2) mengumumkan telah mendatangani kesepakatan pembelian Eero. Akuisisi ini diharapkan dapat membantu konsumen terhubung dengan lebih baik ke perangkat smart home.
      Sayangnya, nilai akuisisi tidak diumumkan. Eero melalui akun Twitter resminya, @geteero, telah mengumumkan akuisisi tersebut.
      "Dengan bergabung bersama keluarga Amazon, kami senang bisa belajar dari dan bekerja sama dengan tim yang mendefinisikan masa depan rumah, mempercepat misi kami, dan membawa sistem Eero kepada pelanggan di seluruh dunia," tulis Eero.
      Eero merupakan startup yang memproduksi home router. Perusahaan ini didirikan pada 2014 dan memiliki kantor pusat di San Francisco, Amerika Serikat (AS).
      Amazon Siapkan Layanan Streaming Gim

      Terlepas dari akuisisi, Amazon pada awal tahun ini dikabarkan akan lebih serius berbisnis di ranah gim. Menurut laporan dari The Information, perusahaan yang dipimpin Jeff Bezos itu akan membuat sebuah layanan streaming gim dengan konsep mirip Netflix.
      Dikutip dari Business Insider, layanan ini akan menawarkan sejumlah judul gim yang dapat diakses secara streaming. Artinya, pengguna tidak perlu membeli dan mengunduh judul gim yang tersedia.
      Amazon pun disebut sudah membicarakan rencana ini dengan sejumlah publisher gim. Kendati demikian, layanan ini tidak dapat dinikmati dalam waktu dekat, sebab paling cepat baru dirilis pada 2020.
      Hingga kini, Amazon masih menolak berkomentar mengenai laporan tersebut. Namun berdasarkan temuan The Verge, Amazon diketahui sedang membuka lowongan pekerjaan yang berhubungan dengan bidang gim.
      Menurut sejumlah analis, rencana ini masuk akal mengingat Amazon merupakan perusahaan yang memiliki infrastruktur cloud computing mumpuni. Selain Amazon, Sony sebenarnya juga memiiki layanan serupa yang diberi nama PlayStation Now.
      Layanan semacam ini memang menarik mengingat pemain tidak lagi perlu membeli satu gim secara penuh, karena seluruhnya dapat diakses melalui cloud.
    • By c0d1ng
      CEO LeEco, Jia Yueting, telah memutuskan mengundurkan diri (resign). Langkah ini ditempuh terhitung setelah satu bulan LeEco membatalkan tawaran USD2 miliar untuk membeli produsen TV Amerika Serikat, Vizio.
      Resign-nya Jia Yueting diumumkan di bursa saham, seperti dilaporkan Reuters. Meski resign, Jia akan mempertahankan posisinya sebagai pimpinan di perusahaan yang menaungi LeEco, Leshi Internet Information & Technology Corp.
      Posisi CEO LeEco akan digantikan oleh Liang Jun, mantan eksekutif Lenovo yang telah bekerja di LeEco selama lima tahun.  Menurutnya, pergantian CEO ini akan memberi dampak yang baik bagi perusahaan karena pemimpin memiliki waktu sepenuhnya untuk LeEco.
      “Ini akan membuka gerbang bagi tim yang kuat yang dapat mengelola perusahaan dengan lebih baik,” katanya.
      Sebagai bagian dari perubahan kepemimpinan, LeEco juga menggantikan CFO Yang Lijie dengan CFO China Zhang Wei. Perubahan kepemimpinan ini kemungkinan merupakan upaya perusahaan untuk memulihkan bisnisnya.
      Tak hanya perubahan struktur kepemimpinan, China Business Journal melaporkan bahwa pada awal pekan ini LeEco tengah mempersiapkan PHK dengan jumlah besar pada beberapa unit bisnisnya. Anak perusahaan AS LeEco kabarnya akan melakukan PHK karyawan hingga 30%.
      LeEco belakangan dikabarkan memiliki banyak masalah. Hal tersebut mencuat karena menyusutnya pertumbuhan perusahaan secara agresif.
    • Guest bitcoinnews
      By Guest bitcoinnews
      Meskipun pendapatan Twitter tak begitu baik di kuartal terakhir, Co-Founder dan CEO Twitter, Jack Dorsey, terus percaya pada perusahaan. Selama rentang waktu dua hari, ia membeli 425,000 saham harga hampir USD7 juta.
      Dorsey membeli lebih banyak saham tentu sikap simbolis, yang dimaksudkan untuk menunjukkan investor bahwa masih ada potensi di sebuah perusahaan yang telah diserang oleh kritikus. Sejak datang kembali untuk menjalankan perusahaan yang ia dirikan, Dorsey berjanji bahwa itu akan dirampingkan dan mendirikan prioritas baru.
      Namun, saham Twitter belum benar-benar naik di bawah kepemipinannya, bahkan saat timnya telah meluncurkan produk dan fitur baru. Tetapi, pendapatan kuartal keempat hasilnya tidak begitu baik untuk perusahaan karena melihat pertumbuhan pengguna yang biasa saja.
      Di sisi lain, pada 2015, Dorsey mengumumkan ia akan memberikan sepertiga saham untuk kolam ekuitas karyawan Twitter dengan maksud menginvestasikan kembali tepat kepada orangnya.
×
×
  • Create New...