Jump to content

Kematian Wartawan Udin yang Kasusnya Tak Pernah Terungkap Tuntas


merahputih

Recommended Posts

1576914911_wartawanudin.png.6c99a0ca372f4053fff23fa7fec80fa0.png

Udin bergegas pulang malam itu menggunakan Honda Tiger 2000 berwarna merah hati selepas merampungkan pekerjaan. Jam menunjukkan pukul 21.30, kalender mencatat tanggal 13 Agustus 1996. Raut wajahnya nampak tegang dan gelisah.

Tidak nyana nasib buruk memang menimpanya malam itu. Ia diserang pria tak dikenal tak lama setelah menginjakkan kaki di rumah. Ia dipukul, kepala dihantam, dan perut disodok besi. Udin terluka parah tak sadarkan diri.

Ia dibawa ke RSU Jebugan Bantul sebelum akhirnya dipindahkan ke RS Bethesda Yogyakarta untuk menjalani perawatan intensif.

Tiga hari kemudian, Jumat 16 Agustus 1996, tepat hari ini 25 tahun yang lalu, pihak RS Bethesda memberi kabar: Operasi tak mampu menghentikan pendarahan hebat di kepala. Nyawa Udin tak tertolong. Ia meninggal dunia pukul 16.50.

Meninggalnya Udin adalah bukti betapa brutalnya rezim Orde Baru yang tak menghargai nyawa manusia. Udin tewas tanpa tahu siapa yang membunuhnya dan apa motif di belakangnya.

Melawan Tiran

“Mas Udin selalu bilang, kalau memang ada kesalahan, ya, harus diberitakan sesuai fakta. Memang begitu kerjanya wartawan,” kata Marsiyem, istri Udin, kepada Rappler Indonesia pada 2015 silam.

Udin, yang punya nama lengkap Fuad Muhammad Syafruddin, adalah wartawan surat kabar harian asal Yogyakarta, Bernas. Semasa bekerja sebagai wartawan, Udin sudah banyak menulis laporan yang membikin telinga penguasa panas.

Sebelum meninggal, Udin disibukkan dengan peliputan pemilihan Bupati Bantul untuk masa jabatan 1996-2001. Ia mengikuti tiap perkembangan peristiwa dengan saksama. Pemilihan saat itu dianggap alot dan rumit. Pasalnya, terdapat tiga calon yang maju dan semuanya berlatar belakang militer.

Satu calon yang mencolok ialah sang petahana, Sri Roso Sudarmo. Keikutsertaan Sri Roso sebetulnya cukup mengejutkan. Pasalnya, menurut Danrem 072/Pamungkas Kolonel (Inf.) Abdul Rahman Gaffar, Sri Roso bakal dipindahtugaskan ke daerah lain. Entah mengapa yang terjadi justru sebaliknya.

Masuknya kembali Sri Roso ke gelanggang memicu Udin membongkar borok pemerintahan. Selama memegang kendali kekuasaan, Sri Roso dianggap tidak kompeten dan penuh praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme).

Maka, jadilan laporan-laporan yang sarat kritik macam “Tiga Kolonel Ramaikan Bursa Calon Bupati Bantul,” “Soal Pencalonan Bupati Bantul: Banyak ‘Invisible Hand’ Pengaruhi Pencalonan,” “Di Desa Karangtengah Imogiri, Dana IDT Hanya Diberikan Separo,” hingga “Isak Tangis Warnai Pengosongan Parangtritis.”

udin.thumb.jpg.1c00ccca5d873508ac04dae0a4929601.jpg

Tak cuma menyerang Suroso, laporan Udin juga menampar Orde Baru yang kala itu telah berada di senja kala kekuasaan.

Laporan paling bikin gempar adalah soal surat kaleng yang menuturkan ada calon bupati yang diduga kuat bakal memberikan dana sebesar satu miliar rupiah kepada Yayasan Dharmais milik Soeharto. Walaupun tidak dijelaskan siapa calon yang dimaksud, belakangan jelas bahwa sosok tersebut adalah Sri Roso. Hal ini dibuktikan dengan penemuan “surat pernyataan” bersegel yang ditulis dan ditandatangani oleh Sri Roso. Surat tersebut menjelaskan bahwa Sri Roso setuju “membantu” pendanaan Yayasan Dharmais apabila terpilih sebagai Bupati Bantul periode 1996-2001.

Udin bukannya tak khawatir dengan semua laporan yang ditulisnya. Ia sadar sedang melawan tiran. Berkali-kali ia sadar tengah diikuti orang tak dikenal yang mengawasi gerak-geriknya. Namun rasa takut tak menghentikan niatnya untuk menulis dan menyebarkan kebenaran kepada publik.

Keberanian itu pula yang menuntunnya pada laporan terakhir tentang dugaan kasus korupsi pembangunan jalan. Tulisan yang kelak diberi judul “Proyek Jalan 2 Km, Hanya Digarap 1,2 Km” tersebut terbit sehari sebelum Udin meninggal. Isi laporannya: memblejeti kejanggalan proyek peningkatan jalan di ruas Tamantirto-Pengkolan, Kasihan, Bantul.

Yang Ditangkap adalah Tumbal

Kasus Udin menemui jalan buntu. Polisi tak bekerja maksimal dalam mengusut tuntas pembunuhan tersebut.

Beberapa rekan Udin akhirnya membuat tim investigasi pencari fakta. Berdasarkan penyelidikan, tim menyimpulkan bahwa tewasnya Udin tak bisa dilepaskan dari berita-berita yang ia tulis. Laporan Udin dipandang memancing kemarahan penguasa.

Dalang di balik pembunuhan Udin mengerucut pada satu nama: Sri Roso.

Tentu Sri Roso menolak hasil penyelidikan itu. Sepekan setelah kematian Udin, Sri Roso menggelar konferensi pers dan menyatakan sama sekali tak terlibat dalam pembunuhan.

Pernyataan Sri Roso juga dipertegas kepolisian. Diwakili Kapolres Bantul, Letkol Pol Ade Subardan, polisi mengatakan kasus Udin tak punya dalang dan pembunuhnya akan ditangkap dalam kurun waktu tiga hari.

Polisi memang menangkap “pelaku” pembunuhan Udin. Ia bernama Dwi Sumaji alias Iwik yang bekerja sebagai sopir di perusahaan iklan. Masalahnya, Iwik bukanlah pelaku sebenarnya. Ia hanya tumbal. Dalam persidangan tertanggal 5 Agustus 1997, Iwik dipaksa mengaku bahwa ia membunuh Udin.

Iwik terpaksa mengaku di bawah ancaman dan pengaruh alkohol yang disuplai Serma Pol Edy Wuryanto alias Franki, Kanitserse Polres Bantul. Iwik dijadikan tumbal untuk melindungi kepentingan bisnis, politik, serta nama baik Sri Roso.

Pada November 1997, pengadilan akhirnya memvonis bebas Iwik. Majelis hakim berpendapat tidak ada bukti yang menguatkan Iwik adalah pelaku pembunuhan.

Penangkapan Iwik adalah satu dari sekian keganjilan pengusutan kasus Udin. Sebelumnya, muncul pengakuan Tri Sumaryani yang menyatakan diiming-imingi sejumlah uang oleh “oknum tertentu” jika bersedia berkata pada publik dan persidangan bahwa ia berselingkuh dengan Udin. Perselingkuhan tersebut, menurut Tri Sumaryani, membikin suaminya murka dan akhirnya membunuh Udin.

Belum lagi masalah barang bukti yang dihilangkan. Lagi-lagi yang bertanggung jawab ialah Edy Wuryanto. Edy melarung sampel darah serta mengambil buku catatan milik Udin. Alasannya, kata Edy, demi “kepentingan penyelidikan dan penyidikan.”

Tindakan Edy digugat oleh istri Udin. Pada April 1997, Majelis hakim menyatakan Edy bersalah dan dianggap melakukan tindakan melanggar hukum. Namun ketika itu Edy hanya dimutasi ke Mabes Polri, alih-alih dijerat hukuman. Pada 2003, aa dihukum 10 bulan atas kasus menggelapkan barang bukti.

Belum ada tanda-tanda kasus Udin bakal diselesaikan secara tuntas kendati telah berlalu dua dekade. Aparat masih belum bisa mengungkap siapa dalang yang membunuh Udin dan apa motif yang melatarinya. Sri Roso memang dicokok polisi, namun bukan karena terlibat dalam pembunuhan melainkan gara-gara kasus suap kepada Yayasan Dharmais.

Orde Baru sudah tumbang dan tergantikan oleh reformasi. Sayang, kebebasan pers masih punya pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan. Dan kasus Udin mengingatkan kita akan hal itu.

Link to comment
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By eunike_grace
      Musisi Jerinx SID menilai pandemi corona atau Covid-19 merupakan sebuah konspirasi.
      Menurutnya, letak konspirasi tersebut ada pada angka kasus Covid-19 yang terlapor hingga saat ini.
      Jerinx mengatakan, angka-angka tersebut bukanlah jumlah yang sebenarnya.
      "Konspirasinya adalah banyaknya angka yang tidak sebenarnya, permainan-permainan angka jumlah korban," kata Jerinx dalam acara Sapa Indonesia Malam yang dipandu oleh Aiman di Kompas TV, Rabu (6/5/2020).
      Jerinx menyebutkan, alat tes Covid-19 yang ada saat ini tidak terjamin keabsahannya.
      Menurutnya, para ilmuwan di negara-negara maju seperti Amerika dan Eropa pun masih belum sepakat mengatakan kevalidan alat tes tersebut.
      Jerinx juga mengatakan, banyak orang yang hasil swab test-nya positif namun menjadi negatif setelah diperiksa kembali.
      Namun, menurut Jerinx, hal ini jarang diungkap oleh media mainstream.
      "Swab test dan rapid test itu hasilnya tidak valid," kata Jerinx.
      "Itu banyak menimbulkan kesimpangsiuran informasi tapi media selalu dengan gampangnya membawa narasi jika swab test itu hasilnya sudah 100 persen."
      "Sedangkan ilmuwan-ilmuwan di negara maju, yang jauh lebih pintar daripada ilmuwan di Indonesia, mereka aja belum satu suara, tapi kenapa Indonesia begitu takut sama WHO?" tambahnya.
      Sementara itu, Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra, membantah pernyataan Jerinx tersebut.
      Menurut Hermawan, sejauh ini para peneliti melaporkan hasil dari swab tenggorokan melalui realtime PCR memiliki keakuratan 96 persen.
      "Sejauh ini, para peneliti untuk swab tenggorokan melalui realtime PCR itu menganggap 96 persen hasilnya valid," kata Hermawan dalam acara yang sama.
      "Agak berbeda dengan rapid test, kalau rapid test itu memang false negatifnya tinggi itu sekitar 36 persen efektivitasnya," tambah dia.
      Kendati demikian, Hermawan mengatakan rapid test penting untuk melakukan penelusuran awal.
      "Tapi, rapid test penting untuk mitigasi penelusuran awal untuk lebih private dalam rangka pendeteksian mereka dengan Covid positif," terangnya.
      Jerinx Sempat Imbau Masyarakat untuk Tidak Tes Covid-19
      Sebelumnya, Jerinx sempat mengunggah tulisan di akun Instagram pribadinya pada Senin (4/5/2020).
      Dalam unggahannya, ia mengimbau masyarakat supaya jangan pernah mau untuk dites Covid-19.
      Jerinx pun berpesan pada masyarakat supaya lebih fokus menyembuhkan penyakitnya dengan cara biasa.
      Jerinx menilai, semakin banyak yang mau untuk melakukan tes Covid-19 maka sama saja memuluskan Bill Gates dalam memonopoli dunia.
      Ketua Satgas Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. dr. Zubairi Djoerban, Sp. PD., menanggapi perihal unggahan musisi Jerinx SID yang mengatakan agar jangan pernah mau melakukan tes Covid-19.
      Menurut Zubairi, pernyataan Jerinx tersebut tidaklah tepat.
      Ia mengatakan, tes Covid-19 justru semestinya dilakukan sebanyak mungkin untuk memutus rantai penularan.
      Zubairi menerangkan, dengan dilakukannya tes Covid-19 maka pasien positif akan ditemukan.
      Dengan begitu, pasien tersebut dapat segera diisolasi sehingga tidak menularkan virus yang dibawanya.
      "Kemudian dilakukan telusur kontak, teman-teman (pasien) yang positif itu juga diperiksa, yang positif kemudian diisolasi atau dikarantina," kata Zubairi.
      "Dengan cara itu, penularan akan sangat berkurang dan berhenti," tambahnya.
      Sementara itu, mengenai fokus menyembuhkan penyakit sesuai dengan penyakit yang diderita, menurut Zubairi ada benarnya.
      Namun, menolak untuk dites adalah hal yang keliru.
      "Tentu fokus pada penyakitnya ketika kita sakit itu benar tapi tidak tes itu keliru," tegasnya.
      Zubairi menyebutkan, pasien yang diminta untuk melakukan tes Covid-19 harus bersedia mengikutinya.
      Menurut Zubairi, dalam situasi wabah seperti saat ini, Indonesia harus belajar dari negara-negara lain.
      Zubairi menyebutkan, negara-negara yang melakukan tes Covid-19 secara masif terbukti dapat menyelesaikan pandemi ini dengan cepat.
      "Jadi menjawabnya adalah jika belajar dari negara lain maka negara-negara yang amat cepat mengerjakan tes sebanyak mungkin itu berhasil mengatasi masalah covid-19 ini dengan cepat," kata Zubairi.
      "Contohnya adalah Korea Selatan, contohnya juga di China, contohnya juga di Jerman," tambahnya.
      Zubairi menambahkan, meskipun Jerman memiliki angka kasus positif yang terbilang sangat tinggi, namun negara tersebut memiliki angka kematian yang lebih rendah dari negara-negara sekitarnya.

      "Dibandingkan dengan Belanda, Inggris, Spanyol, Itali, maka kematian di Jerman itu amat rendah," terangnya.
      Sementara itu, Zubair juga menanggapi pernyataan Jerinx yang menyebutkan semakin banyak pihak yang melakukan tes Covid-19 maka dianggap semakin memuluskan Bill Gates memonopoli dunia.
      Seperti yang diketahui, Jerinx juga sempat menyinggung pandemi Covid-19 ini sebagai konspirasi global.
      "Ya menurut saya sekarang yang ilmiah saja," kata Zubairi.
      "Kalau konspirasi global itu kan konspirasinya siapa?"
      "Kalau konspirasinya China, kenyataannya China yang kena banyak, yang meninggal banyak."
      "Kalau yang bikin orang Amerika, Amerika sekarang paling banyak terinfeksi lebih dari 1 juta, yang meninggal juga tadi banyak sekali, jadi tidak sesuai dengan konspirasi global," tambahnya.
      Lebih lanjut, Zubairi mengimbau agar masyarakat lebih berfokus pada bagaimana mengatasi Covid-19 di Indonesia.
      "Misalnya konspirasi oleh Amerika, ya saat ini jumlah di Amerika itu sudah sejuta lebih dengan angka kematian 69 ribu lebih, kalau konspirasinya oleh China, China itu jumlah pasiennya 82 ribu lebih, yang meninggal 4.633," kata Zubairi.
      "Jadi menurut saya, tidak sesuai dengan teori konspirasi, namun sekali lagi yang lebih penting kita fokus saja ke Indonesia," sambungnya.
      Menurut Zubairi, untuk mengatasi Covid-19 di Indonesia, saat ini yang perlu dilakukan adalah mengisolasi pasien positif, mengobati pasien positif Covid-19 yang sakit, dan disiplin untuk tinggal di rumah serta tidak berpergian.
      Zubairi mengaku mengkhawatirkan situasi di Jakarta yang saat ini mulai tampak ramai.
      "Saya terus terang agak khawatir sekarang ini, seminggu terakhir ini jalan-jalan di Jakarta makin penuh mobil kendaraan," kata Zubairi.
      "Itu tanda-tanda buruk untuk keberhasilan program penanggulangan Covid," sambungnya.
    • By peter_hutomo
      Semua orang senang mendengar teori konspirasi. Anda bisa menghabiskan banyak waktu untuk membaca tentang teori dan bertanya-tanya apakah ada kebenaran bagi mereka. Daftar ini adalah 10 teori konspirasi teratas.
      1. 9/11 dibuat oleh Pemerintah AS  

      Banyak teori konspirasi telah dipresentasikan mengenai serangan 11 September 2001, banyak dari mereka mengklaim bahwa Presiden George W. Bush dan / atau individu di pemerintahannya mengetahui tentang serangan tersebut sebelumnya dan dengan sengaja membiarkan mereka terjadi karena serangan tersebut akan menghasilkan dukungan publik untuk Militerisasi, perluasan negara kepolisian, dan kebijakan luar negeri dan luar negeri lainnya yang mengganggu yang dengannya mereka akan diuntungkan.
      Para pendukung menunjuk Proyek untuk New American Century, sebuah kelompok pemikir konservatif yang berpendapat untuk meningkatkan kepemimpinan global Amerika, yang mantan anggotanya termasuk mantan Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld, Wakil Presiden Dick Cheney dan beberapa tokoh pemerintahan Bush lainnya. Sebuah laporan tahun 1990 dari kelompok tersebut menyatakan bahwa "beberapa peristiwa bencana dan katalisator - seperti Pearl Harbor baru" diperlukan untuk mengimbangi opini publik yang menguntungkan mereka.
      2. UFO Dipulihkan di Roswell  

      Insiden UFO Roswell melibatkan pemulihan bahan-bahan di dekat Roswell, New Mexico, AS, pada bulan Juli 1947, yang sejak saat itu menjadi subyek spekulasi, rumor, pertanyaan dan penelitian yang intens. Ada banyak pandangan berbeda tentang apa yang sebenarnya terjadi, dan perdebatan sengit tentang bukti apa yang bisa dipercaya. Militer Amerika Serikat mempertahankan bahwa apa yang dipulihkan adalah balon penelitian rahasia yang telah jatuh.
      Pada awal 1990-an, peneliti UFO seperti Friedman, William Moore, Karl Pflock, dan tim Kevin Randle dan Don Schmitt telah mewawancarai beberapa ratus orang [11] yang telah, atau mengaku memiliki, sebuah hubungan dengan kejadian di Roswell Pada tahun 1947. Selain itu, ratusan dokumen diperoleh melalui permintaan Freedom of Information Act, seperti beberapa yang tampaknya bocor oleh orang dalam, seperti dokumen "Majestic 12" yang dipersengketakan. Kesimpulan mereka adalah bahwa setidaknya satu pesawat alien jatuh di sekitar Roswell, alien itu, beberapa mungkin masih hidup, ditemukan kembali, dan bahwa penyembunyian besar-besaran pengetahuan tentang kejadian tersebut telah terjadi.
      3. Pembunuhan John F. Kennedy 

      Pembunuhan John F. Kennedy, Presiden Amerika Serikat yang ke tiga puluh lima, berlangsung pada hari Jumat, 22 November 1963, di Dallas, Texas, AS pada pukul 12:30 CST (18:30 UTC). Kennedy terluka parah akibat tembakan saat menaiki istrinya dengan Jacqueline dalam sebuah iring-iringan mobil presiden melalui Dealey Plaza. Investigasi resmi oleh Komisi Warren dilakukan selama periode sepuluh bulan, dan laporannya diterbitkan pada bulan September 1964. Komisi berkesimpulan bahwa pembunuhan tersebut dilakukan semata-mata oleh Lee Harvey Oswald, seorang karyawan dari Texas School Book Depository di Dealey Plaza.
      Sejumlah teori konspirasi ada sehubungan dengan pembunuhan Presiden AS John F. Kennedy. Teori semacam itu mulai dihasilkan segera setelah kematiannya, dan terus diusulkan hari ini. Banyak dari teori ini mengusulkan sebuah konspirasi kriminal yang melibatkan pihak-pihak seperti Federal Reserve, Central Intelligence Agency (CIA), direktur KSM, Mafia, Federal Bureau of Investigation (FBI) J. Edgar Hoover, Wakil Presiden Lyndon B. Johnson, Richard Nixon, Fidel Castro, George HW Bush, kelompok pengasingan Kuba yang menentang pemerintah Castro dan kepentingan militer dan / atau pemerintah Amerika Serikat.
      4. Pemanasan Global adalah Penipuan  

      Saran konspirasi untuk mempromosikan teori pemanasan global diajukan dalam sebuah film dokumenter 1990 The Greenhouse Conspiracy yang disiarkan oleh Channel Four di Inggris pada tanggal 12 Agustus 1990, sebagai bagian dari seri Equinox, yang menegaskan bahwa para ilmuwan mengkritik pemanasan global. Teori ditolak pendanaannya.
      William Gray, phD (pelopor dalam ilmu peramalan topan) telah membuat daftar 15 alasan untuk histeria pemanasan global. Daftar tersebut mencakup kebutuhan untuk menemukan musuh setelah berakhirnya Perang Dingin, dan keinginan di antara para ilmuwan, pemimpin pemerintah dan pemerhati lingkungan untuk menemukan sebab politik yang memungkinkan mereka untuk 'mengatur, mempropagalkan, memaksa penyesuaian dan menerapkan pengaruh politik .Pemerintahan dunia besar bisa memimpin (dan mengendalikan) kita ke dunia yang lebih baik! ' Pada artikel ini, Gray juga mengutip penguasaan Al Gore kepada wakil presiden sebagai awal masalahnya dengan pendanaan federal. Menurutnya, Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional berhenti memberinya hibah penelitian, begitu pula NASA.
      5. Putri Diana Dibunuh oleh Keluarga Kerajaan 

      Pada tahun 1997, Putri Diana (Putri Wales) dan Dodi Fayed (putra Mohamed Fayed, pemilik Hotel Ritz dan Harrods) terbunuh dalam sebuah kecelakaan mobil saat berusaha melepaskan diri dari fotografer pers di Paris. Skandal seputar hubungan mereka (Dodi adalah seorang Muslim sementara Diana adalah ibu dari pemimpin masa depan Gereja Inggris) telah menyebabkan banyak orang berspekulasi bahwa mereka benar-benar terbunuh untuk mencegah skandal lebih lanjut ke takhta Inggris.
      Jajak pendapat menunjukkan bahwa sekitar seperempat publik Inggris, dan mayoritas orang di beberapa negara Arab, percaya bahwa ada rencana pembunuhan Diana, Putri Wales. Motivasi yang telah maju untuk sebuah konspirasi semacam itu mencakup saran bahwa Diana bermaksud menikahi Dodi Fayed, bahwa dia bermaksud untuk masuk Islam, bahwa dia hamil, dan bahwa dia akan mengunjungi tanah suci tersebut. Organisasi yang menurut teori konspirasi bertanggung jawab atas kematiannya termasuk Intelijen Prancis, Keluarga Kerajaan Inggris, pers, dinas intelijen Inggris MI5 atau MI6, CIA, Mossad, Freemason, atau IRA.
      6. Dominasi Dunia Yahudi  

      Teori ini, dalam sejarah baru-baru ini, terutama terbentang dari buklet Protokol Para Sesepuh Sion, yang secara luas dianggap sebagai awal dari literatur teori konspirasi kontemporer. Protokol dianggap oleh beberapa orang sebagai pemalsuan sastra anti-Yahudi yang bermaksud menggambarkan plot Yahudi untuk mencapai dominasi dunia. Sejumlah investigasi independen telah berulang kali membuktikannya sebagai plagiarisme dan tipuan, namun banyak investigasi independen telah menunjukkannya sebagai dokumen faktual.
        
      Teks tersebut dipopulerkan oleh mereka yang menentang gerakan revolusioner Rusia, dan disebarluaskan lebih lanjut setelah revolusi tahun 1905, yang dikenal di seluruh dunia setelah Revolusi 1917 Oktober. Itu beredar luas di Barat pada tahun 1920 dan sesudahnya. Depresi Besar dan bangkitnya Nazisme merupakan perkembangan penting dalam sejarah Protokol.
      7. Apollo Moon Landing Hoax  

      Tuduhan tipuan Apollo Moon Landing adalah klaim bahwa beberapa atau semua elemen pendaratan Apollo Moon dipalsukan oleh NASA dan mungkin anggota organisasi lain yang terlibat. Beberapa kelompok dan individu telah mengembangkan narasi sejarah alternatif yang cenderung, dalam berbagai tingkat, untuk menyatakan bahwa Astronot Apollo tidak mendarat di bulan, dan bahwa NASA menciptakan dan terus melanggengkan tipuan ini.
      Pendukung hoax bulan mencurahkan sebagian besar usaha mereka untuk memeriksa foto NASA. Mereka menunjukkan berbagai isu dengan foto dan film yang konon diambil di Bulan. Pakar dalam fotografi (bahkan yang tidak terkait dengan NASA) menanggapi bahwa anomali tersebut, walaupun kadang-kadang berlawanan dengan intuisi, sebenarnya adalah apa yang orang harapkan dari pendaratan Bulan Nyata, dan bertentangan dengan apa yang akan terjadi dengan citra studio atau dimanipulasi. Pendukung Hoax juga menyatakan bahwa whistleblower mungkin telah sengaja memanipulasi foto NASA dengan harapan dapat mengekspos NASA.
      8. Pearl Harbor Diizinkan untuk Terjadi 

      Teori ini menyatakan bahwa Presiden Roosevelt (FDR) memprovokasi serangan tersebut, mengetahuinya terlebih dahulu dan menutupi kegagalannya untuk memperingatkan komandan Hawaii. FDR membutuhkan serangan tersebut untuk menghisap Hitler untuk mengumumkan perang, karena publik dan Kongres sangat menentang memasuki perang di Eropa.Itu adalah backdoor untuk perang.
      Para ahli teori percaya bahwa AS diperingatkan oleh, setidaknya, pemerintah Inggris, Belanda, Australia, Peru, Korea dan Uni Soviet bahwa serangan mendadak terhadap Pearl Harbor akan segera terjadi. Semua kode bahasa Jepang yang penting rusak. FDR dan Marshall dan yang lainnya tahu bahwa serangan itu akan datang, mengizinkannya dan menutupi pengetahuan mereka.
      9. Rahasia Ketiga Fatima  

      Tiga Rahasia Fatima dikatakan tiga nubuat yang diberikan oleh penampakan Perawan Maria yang Terberkati kepada tiga gembala muda Portugis, Lucia Santos dan sepupunya Jacinta dan Francisco Marto. Dari bulan Mei sampai Oktober 1917, ketiga anak tersebut mengaku telah menyaksikan penampakan Maria ini, yang sekarang populer disebut Our Lady of Fatima.
      Pada tanggal 13 Juli Perawan Maria dikatakan telah mempercayakan tiga rahasia - dalam bentuk nubuatan - kepada para visioner muda. Dua dari rahasia tersebut terungkap pada tahun 1941 dalam sebuah dokumen yang ditulis oleh Lucia untuk membantu kanonisasi sepupunya, sementara yang ketiga tetap merahasiakannya, walaupun uskup Leiria memerintahkan Lucia untuk menuliskannya dan mempresentasikannya kepada Paus. .
      Seorang pastor Katolik yang rupanya telah melihat teks asli "rahasia ketiga" Fatima mempersoalkan interpretasi resmi dari rahasia yang dikeluarkan oleh Vatikan. Selanjutnya, dia telah meminta orang-orang kunci di Vatikan tentang teks tersebut dan tidak mendapat tanggapan. Sementara komentar sang Imam agak radikal, mereka bukan tanpa pamrih, karena dia telah melihat rahasia itu dengan matanya sendiri. Selain itu, sementara 2 rahasia pertama cukup jelas dan jelas, membuat beberapa orang bertanya mengapa yang ketiga diminta untuk diperiksa oleh tim ahli karena kompleksitasnya.
      10. Percobaan Philadelphia  

      Percobaan di Philadelphia adalah eksperimen militer angkatan laut yang diduga terjadi di Philadelphia Naval Shipyard di Philadelphia, Pennsylvania, sekitar tanggal 28 Oktober 1943, di mana kapal perusak AS mengawal USS Eldridge akan dianggap tidak terlihat oleh pengamat manusia untuk periode singkat waktu. Hal ini juga disebut sebagai Project Rainbow.  
      Ceritanya secara luas dianggap sebagai tipuan. Angkatan Laut AS telah menyatakan bahwa eksperimen tersebut tidak pernah terjadi, dan selanjutnya, rincian ceritanya bertentangan dengan fakta yang disebutkan tentang Eldridge. Ini tetap menyebabkan efek riak yang signifikan di banyak lingkaran teori konspirasi, dan elemen Percobaan Philadelphia ditampilkan dalam banyak teori konspirasi pemerintah lainnya.
      Menurut beberapa laporan, percobaan dilakukan oleh Dr. Franklin Reno (atau Rinehart) sebagai aplikasi militer dari Unified Field Theory. Teorinya, secara singkat, mendalilkan sifat kekuatan yang saling terkait yang terdiri dari radiasi elektromagnetik dan gravitasi. Melalui penerapan teori secara khusus, diperkirakan mungkin, dengan peralatan khusus dan energi yang cukup, untuk membengkokkan cahaya di sekitar objek sedemikian rupa sehingga membuatnya pada dasarnya tidak terlihat oleh pengamat.  
      Angkatan Laut menganggap penerapan teori ini sebagai nilai militer yang jelas (terutama saat Amerika Serikat terlibat dalam Perang Dunia II saat itu) dan keduanya menyetujui dan mensponsori eksperimen tersebut. Pengawal kapal induk angkatan laut, USS Eldridge, dilengkapi peralatan yang dibutuhkan di pangkalan-pangkalan militer di Philadelphia.
    • By peter_hutomo
      Ketika seorang legenda rock wafat karena satu dan lain hal, apalagi mereka yang berhasil mengguncang dunia dengan karya-karya mereka, sudah menjadi hal umum munculnya teori konspirasi seputar kematian yang bermunculan dari para idola maupun pengamat.
      Tak jarang teori-teori tersebut membuat banyak orang terheran tetang keberan yang terjadi, bahkan tak sedikit yang percaya akan berbagai teori konspirasi yang bermunculan.
      Vokalis band rock terbesar di awal 90an misalnya, Kurt Cobain dari band Nirvana, yang ditemukan mengakhiri nyawanya sendiri 5 April 1994 silam di kediamannya. Sebuah pistol dan surat ditemukan di TKP, dalam surat tersebut Cobain menulis "The fact is I can't fool you. The worst crime I can think of would be to rip people off by faking it."
      Sebagai seorang bintang yang kini telah dianggap sebagai legenda musik, teori konspirasi tentang kematian pun banyak bermunculan.
      1. Kurt Cobain Masih Hidup dan Tinggal di Perancis
      Teori konspirasi teranyar yang muncul ke permukaan adalah Kurt Cobain masih hidup dan tinggal di Nice, Selatan Perancis.
      Seorang penggemar mengunggah foto orang yang mirip dengan Cobain ke Twitter, ia meyakini bahwa itu adalah vokalis Nirvana.
      Pria misterius itu memiliki rambut pirang sebahu dan janggut, mirip sekali dengan Kurt Cobain. Orang dalam foto mengenakan kacamata hitam berbingkai bulat yang juga sering digunakan oleh legenda rock & roll itu.
      2. Pesan Kematian Kurt Cobain Telah Dipalsukan

      Surat yang ditinggalkan oleh suami dari Courtney Love tersebut penuh dengan pertanyaan, dan menimbulkan teori-teori konspirasi dari banyak pihak. Tulisan tangan Cobain menjadi hal utama yang membuat orang bingung, karena dikatakan itu berubah menjelang akhir surat.
      Satu teori mengatakan bahwa Cobain mulai menulisnya dengan tangan kiri dan menyelesaikannya dengan tangan kanan, sementara teori lain megatakan bahwa ia mulai menulis pesan yang tulus kepada istrinya, tetapi berubah pikiran ditengah penulisannya.
      Teori bahkan mengatakan bahwa Cobain memulai surat itu, kemudian orang lain yang menyelesaikan surat setelah membunuhnya agar kematiannya terlihat seperti bunuh diri.
      3. Pembunuh Kurt Cobain Menutupi Kejahatan dengan Heroin

      Otopsi dilakukan setelah kematian pada tubuh Kurt Cobain, dikatakan dalam tubuhnya ditemukan dosis tinggi dari heroin.
      Seorang penyelidik swasta mengatakan pada 2012 bahwa tidak mungkin Cobain dapat menyuntikkan dirinya sendiri dengan dosis obat mematikan tiga kali lipat, menurunkan lengan bajunya, membersihkannya, lalu mengambil pistol dan mengahiri hidupnya. Dia akan langsung lumpuh setelah melakukannya, tambah sang penyelidik.
      Keterangan itu membuat beberapa orang percaya bahwa Kurt Cobain meninggal karena overdosis dan ditembak oleh orang lain setelahnya, atau orang lain menyuntiknya dengan obat.
      4. Kurt Cobain Telah Merencanakan Kematiannya

      Satu teori konspirasi menyatakan bahwa Kurt Cobain memalsukan kematiannya karena ia benci menjadi terkenal. Seorang penggemar memberikan apa yang ia percaya bahwa Cobain masih hidup, karena mayat yang ditemukan di kediamannya belum pernah dibuktikan itu benar-benar sang vokalis dari band Nirvana.
      Mereka yang percaya teori tersebut mengatakan bahwa hanya ada satu foto dari tubuh Cobain, tidak ada sidik jari pada senjata, dan media dilarang untuk menghadiri pemakamannya. Apa bukti untuk teori konspirasi ini? Mereka pun percaya jawaban untuk itu terdapat pada nama Kurt Cobain, Courtney Love, dan anaknya Francis Bean Cobain.
      Dalam sebuah unggahan di Reddit mereka menuliskan ketiga nama tersebut dengan beberapa huruf yang ditulis kapital. Jika tulisan berhuruf kapital tersebut disatukan akan terbaca "KURT IS ALIVE."
      5. Kurt Cobain Diculik Alien

       
      Teori konspirasi yang paling liar garis miring aneh yakni ketika dikatakan bahwa Kurt Cobain diculik oleh Alien. Mereka yang membuat teori ini percaya bahwa Cobain memiliki penggemar dari luar bumi dan tidak terima sang idola hanya untuk di bumi.
      Seorang perempuan di Seattle, Terra Prime, mengaku sering mengunjungi planet lain lalu bertemu dan berbincang dengan Cobain di sana. Ia mengatakan,"para alien mengijinkan Cobain untuk pulang ke Seattle dari waktu ke waktu, untuk memberinya inspirasi dalam menulis lagu."
      Cobain berkata padanya bahwa faksi alien lain juga menculik Elvis Presley, keduanya telah saling berbicara bahkan manggung bareng.
      6. Elvis Presley Memalsukan Kematiannya

      Sebuah teori konspirasi aneh mengklaim bahwa Elvis Presley memalsukan kematiannya sendiri untuk berpartisipasi dalam operasi rahasia FBI. Melansir Dialy Star, Elvis Presley khawatir akan nyawanya setelah berusaha menjatuhkan organisasi kriminal bernama The Fraternity.
      Elvis Presley tewas di kamar mandi rumahnya pada 16 Agustus 1977, meskipun penggemar legenda rock and roll telah lama percaya bahwa dia masih hidup.
      Film dokumenter yang mengeksplorasi teori tersebut baru-baru ini muncul kembali di YouTube, dengan pembawa acara Bill Bixby mengklaim memiliki dokumen FBI yang berkaitan dengan Operation Fountain Pen. Penyelidik FBI dikatakan telah mendaftarkan Elvis dalam pertempuran melawan sindikat kejahatan mematikan.
      Film dokumenter lain, The Elvis Files, yang difilmkan pada tahun 1990, juga menampilkan seorang pria bernama Luc Dionne, yang mengklaim telah bekerja untuk pemerintah Kanada.
      Dionne mengklaim dokumen-dokumen antara tahun 1976 hingga 1982, berisi tulisan tangan dari Elvis Presley. Ia pun percaya bahwa Elvis Presley meneruskan keterlibatannya dalam operasi tersebut beberapa tahun setelah kabar kematiannya.
      Orang lain yang menguatkan teori konspirasi ini adalah ahli tulisan tangan, Paul Weast. Melansir Mirror Weast Mengatakan, "Tulisan tangan ini dibandingkan dengan tulisan tangan yang dikenal dari Elvis Presley sangat cocok, sangat mirip."
    • By posrahasia2015
      Banyak orang menganggap "Teori Konspirasi" hanyalah omong kosong orang-orang di warung kopi yang tak punya bukti dan cuma mengandalkan prasangka. Tapi, mengapa "teori" itu selalu muncul, terutama bila terkait pada kasus-kasus pemerintah yang tak pernah selesai. Di Indonesia kita mengenal soal Supersemar yang misterius karena tak pernah ada surat aslinya. Di dunia berkembang perbincangan soal kelompok Illuminati, Zionis, dan sebagainya.
      "Teori Konspirasi" tetap hidup tampaknya karena banyak "teori" yang semula cuma dugaan belaka tapi ternyata belakangan terbukti benar. Media Inggris, Independent, Rabu, 6 Mei 2015, mengumpulkan beberapa "teori konspirasi" yang ternyata benar itu dan faktanya memang menakutkan.
      1. Eksperimen Sifilis Tuskegee
      Eksperimen Amerika Serikat ini berlangsung selama 1932-1972 yang mengorbankan 400 lelaki Afro-Amerika tanpa mereka tahu atau sadar. Orang-orang itu hanya diberi tahu bahwa mereka punya "darah kotor" ketimbang dijelaskan bahwa mereka memiliki penyakit menular karena hubungan badan atau sedang diteliti untuk penyakit itu. Studi itu ditujukan untuk meneliti apakah penyakit itu berdampak beda antara lelaki kulit hitam dan kulit putih. Hingga studi berakhir hanya 74 orang dari partisipannya yang hidup.
      2. Projek MK-ULTA
      Wired melaporkan bahwa program CIA ini mengerahkan agen-agennya memberi manusia, yang tak sadar tujuannya, obat-obat sebagai cara untuk mengendalikan pikiran. Mereka juga memakai terapi kejut listrik, hipnotis, persuasi sublim dan teknik isolasi. Program ini disebut dalam buku The Men who Stare at Goats, yang kemudian diangkat ke film dengan bintang George Clooney. MK adalah nama proyek yang mengacu pada Divisi Teknis CIA yang mengawasi proyek dan ULTRA adalah istilah CIA untuk proyek intelijen paling rahasia.
      3. Operasi Penjepit Kertas
      Ini adalah rencana rahasia untuk membawa ilmuwan Nazi ke Amerika untuk bekerja pada CIA di akhir Perang Dunia II. Operasi ini dibongkar oleh wartawan Annie Jacobsen dalam bukunya, Operation Paperclip: The Secret Intelligence Program that Brought Nazi Scientists to America. Menurut Ynet, situs berita Israel, para ilmuwan itu membantu Amerika mengembangkan senjata kimia dan bekerja bersama ilmuwan Amerika untuk mengembangkan LSD (Lysergic Acid Diethylamide), sejenis narkotika.
      4. Pengakuan Nayirah
      Pada 1990 seorang gadis 15 tahun yang dikenal sebagai "Nayirah" memberi bukti kepada Kongres Amerika Serikat yang memicu dukungan untuk Perang Teluk pertama. Gadis itu mengklaim bahwa tentara Irak telah memindahkan bayi-bayi dari inkubator dan membiarkan mereka mati. Tapi, faktanya belakangan ditolak oleh Amnesty International. Setelah perang, New York Times melaporkan bahwa "Nayirah" sebenarnya anak duta besar Kuwait dan pengakuannya diatur oleh perusahaan public relation Hill & Knowlton.
      5. Liverpool
      Pada 15 April 1989, 96 penggemar Liverpool meninggal dalam kebakaran dan ratusan lainnya cedera ketika menonton semifinal Piala FA (Football Association) di stadion Hillsborough. Pada 2011 seorang pensiunan hakim mengklaim para keluarga yang meninggal harus membuang jauh-jauh "teori konspirasi" soal apa yang terjadi dalam kecelakaan itu. Pada 2012 sebuah penyelidikan menunjukkan bagaimana polisi membuat "langkah-langkah yang diperlukan" agar tak disalahkan atas tragedi itu. Hingga kini penyelidikan masih berlanjut dan bukti-bukti baru tentang usaha untuk menutup-nutupi itu bermunculan.
      6. Pelarangan Alkohol
      Media Amerika, Slate, melaporkan, pemerintah Amerika Serikat sengaja meracuni alkohol di masa Undang-undang Pelarangan Minuman Keras (Prohibition Act) dalam usaha untuk memberdayakan larangan minum-minuman keras pada 1920-an. Sekitar 700 orang meninggal karena perbuatan itu.
      7. Operasi Northwoods
      Operation Northwoods adalah sekumpulan proposal tindakan terhadap Kuba yang dirancang Departemen Pertahanan dan Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat pada 1962. Ini adalah rencana Perang Dingin oleh pemerintah Amerika Serikat untuk membuat serangan palsu di Amerika yang dirancang untuk mengkambinghitamkan Kuba dan mengail dukungan untuk perang terhadap negara komunis di Amerika Latin itu. Catatan menunjukkan bahwa itu tak pernah berhasil diwujudkan.
    • By posrahasia2015
      Woodrow Wilson
      Tahun 1914, Presiden Amerika, Woodrow Wilson, menandatangani keputusan yang kemudian hari sangat disesalinya, yaitu mengizinkan Federal Reserve (The Fed- bank sentral AS) untuk menjadi satu-satunya lembaga yang berhak mencetak uang dolar amerika. Sebuah ketidaklaziman yang dilakukan Negara sehebat Amerika. Sebab, The Fed bukanlah pemerintah dan bukan pula dimiliki oleh bangsa Amerika asli. Lembaga ini adalah perusahaan swasta murni milik miliuner Yahudi dari klan Rothschild (bapak pembangunan Yahudi). Dengan jatuhnya akad tersebut, jadilah The Fed sebagai pengendali keuangan Amerika. Bahkan, sebagian besar cadangan devisa Negara-negara di dunia menjadikan dolar Amerika sebagai ukuran kekayaan menggantikan simpanan emas.
      Wilson pun menyesal setengah mati telah terbujuk oleh scenario para miliuner zionis Yahudi. Ia mengatakan“ Saya adalah orang yang paling tidak bahagia. Saya telah menghancurkan Negara saya. Sebuah bangsa industri yang besar ini dikontrol oleh sistem kredit. Sistem kredit kita terkonsentrasi. Pertumbuhan bangsa ini dan seluruh aktivitas kita berada di tangan segelintir orang. Kita telah menjadi pemerintah yang paling diatur, dikontrol, dan didominasi di dunia modern. Kita tidak lagi pemerintah yang memiliki pandangan yang bebas, pemerintah yang diakui, yang dipilih oleh suara mayoritas, melainkan pemerintah yang dikontrol oleh opini dan paksaan sekelompok kecil orang yang mendominasi.”
      Quote:Penyesalan Wilson itu bukannya tanpa alasan. Sejarah membuktikan bahwa The Fed bentukan Rothschild telah melakukan praktik suap dalam bentuk sokongan dana-dana kampanye dan dana-dana operasional pemerintah berkuasa. Amerika terikat utang budi sangat besar kepada The Fed.
      Keinginan untuk lepas dari jerat Yahudi

      John F. Kennedy
      Amerika bukannya tidak berjuang untuk bisa lepas dari kontrol Yahudi pada tata pemerintahan dan ekonomi mereka. Seorang John F. Kennedy pernah bertekad dan mengumumkan secara terbuka mengeliminir hak The Fed dan bermaksud mengembalikan hak pencetakan uang kepada negara. Sayangnya, belum sempat mewujudkannya, ia ditembak mati.
      Banyak orang menduga bahwa motif pembunuhan itu juga terkait erat dengan tekad mulia presiden paling popular di Amerika ini. Alasan JFK memerintahkan untuk mencetak uang Amerika sendiri adalah agar rakyat tidak lagi harus membayar bunga (pajak illegal) kepada The Federal Reserve atas penggunaan uang kertas cetakan The Fed yang dikuasai oleh Rothschild. Keputusan ini akan merugikan Rotschild triliunan dolar dalam setahun. Hal ini dikarenakan hilangnya pemasukan dari pajak yang dibayar oleh rakyat amerika untuk membayar bunga pinjaman uang dolar.
      Para presiden, politisi, dan ekonom AS sebelumnya juga sudah banyak memperingatkan bahaya penyerahan hak cetak dolar dan hak pendistribusiannya kepada banker swasta. Namun, suara-suara itu lenyap oleh kekuatan zionis. Pada 1937, parlemen Amerika mengajukan tuntutan impeachment (tuduhan) terhadap anggota-anggota dari Dewan Federal Reserve. Mereka, agen-agen Federal Reserve dan para manajer dari Depkeu AS, dituduh telah melakukan kejahatan luar biasa dan penyalahgunaan wewenang , termasuk pencurian lebih dari US$ 80 juta pertahun selama 5 tahun. Namun, impeachment ini kandas di tengah jalan akibat kuatnya para pelobi Zionis di tubuh Gedung Putih dan Kongres Amerika.
      Ada dugaan bahwa penembakan kepada Presiden Ronald Reagan juga terkait dengan keinginannya untuk mereformasi sistem pencetakan dolar Amerika. Faktanya setelah kasus penembakan yang gagal membunuhnya itu, tidak terdengar lagi keinginan untuk melanjutkan reformasi keuangan itu. Karena kuatnya pengaruh Yahudi dalam sistem pengendalian dolar amerika (dunia), membuat Henry Ford mengatakan , “Barangkali ada bagusnya rakyat tidak mengetahui asal-usul uang. Sebab, jika mereka mengetahuinya, saya yakin esok pagi akan timbul revolusi.”
×
×
  • Create New...