Jump to content

Recommended Posts

761651662_manfaatsex.thumb.jpg.d48b1f77f68d406550880c8e4cc0bee4.jpg

Hubungan seks adalah bagian yang mewarnai kehidupan dari banyak pasangan di dunia.

Aktivitas ini dipercaya mampu membawa segudang manfaat, tak hanya soal pernyataan cinta dan kasih sayang.

Ya, berhubungan seksual dipercaya mampu mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan beragam manfaat lainnya.

Berikut ini ada tujuh manfaat yang bisa diperoleh dari berhubungan seks demi hidup lebih sehat.

1. Mengurangi rasa cemas

Gairah seksual terbukti dapat menurunkan kadar hormon kortisol yang mungkin menjelaskan mengapa seks bisa terasa begitu menenangkan.

"Kami tahu bahwa orang yang melakukan hubungan seks umumnya memiliki kecemasan dan stres yang lebih sedikit," kata pendiri MiddlesexMD, Barb Depree, MD.

Alasan lain mengapa seks dapat mengurangi stres, kecemasan, serta meningkatkan suasana hati secara keseluruhan adalah karena seks melepaskan endorfin.

Endorfin adalah senyawa kimia yang memberikan perasaan senang, motivasi, dan energi.

Selain seks, ada banyak aktivitas yang melepaskan endorfin antara lain olahraga, tertawa, dan makan sesuatu yang enak.

2. Meningkatkan keintiman

Berhubungan seks adalah bagian normal dari hubungan yang sehat karena meningkatkan oksitosin.

Oksitosin dijuluki hormon cinta karena dikaitkan dengan perasaan percaya dan empati yang merupakan kunci untuk membangun hubungan intim.

Baca juga: 9 Hal Penting yang Perlu Diketahui Sebelum Hubungan Intim Pertama Kali

Jika kita memiliki hubungan intim dan merasa lebih terhubung dengan pasangan, kemungkinan besar keinginan untuk berhubungan seks alias libido juga bisa meningkat.

3. Membakar kalori

Seks memang tidak akan menggantikan rutinitas olahraga, tetapi berhubungan meningkatkan detak jantung dan membakar lebih banyak kalori.

Berdasarkan sebuah studi pada tahun 2013, pasangan heteroseksual berusia awal 20-an membakar antara 69-100 kalori selama berhubungan seksual.

Jumlah tersebut kira-kira setara dengan berlari selama 10 menit di atas treadmill.

Kita bisa membakar lebih banyak kalori, tergantung pada intensitas dan durasinya.

4. Membuat kualitas tidur lebih baik

Depree mengungkapkan, seks secara umum membantu melepaskan oksitosin yang secara langsung berdampak pada otak untuk mendorong relaksasi, dan menenangkan.

Sementara itu, menurut International Society for Sexual Medicine, orgasme juga meningkatkan kadar prolaktin.

Prolaktin adalah hormon yang terkait dengan perasaan mengantuk dan rileks. Artinya, berhubungan seks dapat membuat kita lebih mudah tidur di malam hari.

5. Meningkatkan imun tubuh

Wanita yang aktif secara seksual memiliki tingkat antibodi lebih tinggi. Di mana, terdapat imunoglobulin A dalam air liur.

Sebaliknya, kekurangan imunoglobin A dapat meningkatkan risiko penyakit pernapasan tertentu, seperti pneumonia, bronkitis, infeksi lain pada sinus, telinga, dan mata.

Baca juga: 5 Jawaban Pertanyaan tentang Berhubungan Intim di Masa Kehamilan

6. Mencegah hipertensi dan penyakit jantung

Berhubungan seks dapat melepaskan bahan kimia yang menurunkan stres dan kecemasan. Keduanya berkaitan dengan tekanan darah tinggi (hipertensi).

Tekanan darah tinggi dapat memengaruhi jantung dalam jangka panjang.

Itulah alasan mengapa, berhubungan seks dapat mengendalikan tekanan darah yang terjadinya mencegah penyakit jantung.

7. Meredakan nyeri

Seks melepaskan endorfin, yang menurut beberapa penelitian dapat membantu mengatasi rasa nyeri akibat menstruasi dan saat melahirkan.

Namun, jika seks justru menyebabkan kesakitan, ada cara untuk mengelolanya.

Kondisi seperti endometriosis, vulvodynia, atau menopause dapat membuat seks menyakitkan bagi wanita, tetapi seringkali dapat dikelola dengan terapi fisik dan seksual.

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By jambore
      Senam ranjang, bermain panas, bergulat seksi, olahraga kasur ataupun sexy time. Apapun istilah yang kamu gunakan, berhubungan seks sebenarnya memiliki fakta-fakta mengejutkan yang belum pernah kamu ketahui sebelumnya.
      Fakta yang terkuak ini mungkin bisa membuatmu tercengang. Check it out!
      Selain jari dan vibrator, lilin adalah objek yang paling sering digunakan dalam masturbasi wanita... Ya, LILIN Manusia itu bukan satu-satunya spesies yang memberi dan menerima seks oral karena secara alamiah, cheetah, beruang kutub, hyena dan kambing juga melakukannya, gak perlu dibayangkan lah ya Berbicara tentang hewan, hampir semua mamalia selain manusia ternyata memiliki tulang di penis mereka Pria rata-rata memiliki 11 ereksi sehari, bisa saja cowok di sebelahmu sedang mengalaminya sekarang, tapi jangan dilihat juga sih Sebuah survei di tahun 2013 mengungkapkan 12 negara yang paling puas secara seksual di dunia, yang mana Swiss berada di peringkat teratas. Ups, ada satu dari tiga kemungkinan kakek dan nenekmu masih berhubungan seks Hampir 1.000 orang meninggal setiap tahun dari asfiksia autoerotik, kondisi di mana orang mencekik dirinya sendiri untuk kenikmatan erotis Pria biasanya bermasturbasi 12 kali dalam sebulan, yaitu sekitar tiga hari sekali, sedangkan wanita rata-rata mengaku hanya melakukannya sekali sebulan (atau yang mereka akui cuma segitu) Pria gemuk bertahan jauh lebih lama di tempat tidur, karena rata-rata lama hubungan seksual dengan seorang pria gemuk adalah 7 menit 18 detik, sedangkan pria kurus secara umum selama 1 menit 48 detik Ternyata 70 persen pria akan menolak berhubungan seks dengan wanita yang sedang menstruasi Orang Mesir kuno meyakini kotoran buaya bisa digunakan sebagai alat kontrasepsi, waduh geli juga ya Setiap satu sendok teh air mani memiliki tujuh kalori, jadi untuk kaum hawa, ada alternatif camilan rendah kalori kalau memang gak merasa jijik karena punya pasangan sahmu Orgasme seorang pria rata-rata berlangsung selama enam detik, sedang perempuan berlangsung 20 detik Hanya 30 persen wanita mencapai orgasme melalui seks penetratif, yang berarti, lebih banyak perempuan tidak bisa orgasme melalui berhubungan seks langsung There you have it. Apa pendapatmu? Siap melanjutkan malam penuh gairah dengan pasangan?
    • By MariaAngeline
      Pembicaraan mengenai sex masih tabu di kalangan masyarakat Indonesia, namun di zaman sekarang ini rasanya pendidikan sex perlu diperkenalkan lebih dini kepada anak. Sex education yang mendidik tentu tidak akan mencederai apa yang seharusnya dijaga dan dipertahankan, bukan malah mengarahkan untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan norma agama, sosial, dan kesusilaan. Sebagai orangtua, kita perlu mewaspadai hal-hal yang sekiranya dapat mempengaruhi pergaulan anak-anak, tidak hanya itu bahan bacaan seperti buku pun patut menjadi perhatian.

      Buku berjudul “Saatnya Aku Belajar Pacaran” karya Toge Aprilianto yang akhir-akhir ini menuai kontroversi di dunia maya, adalah salah satu contoh sumber media yang perlu diwaspadai. Isinya yang seolah mengajak anak remaja berhubungan intim banyak menuai kecaman. Bebagai media kini semakin terbuka dalam mempengaruhi pemahaman anak mengenai pendidikan sex yang akhirnya banyak menyimpang. Disinilah sebagai orangtua kita perlu mengetahui dan memahami kapan sex education diperkenalkan kepada anak dengan tepat sesuai usianya.
      Usia 5 tahun ke bawah
      Pertama, mungkin kita akan merasa kebingungan bagaimana caranya menyampaikan pendidikan seks pada seorang balita yang berusia 5 tahun, kenyataannya mungkin Anda bisa melewati tahap ini dengan mudah. Pada rentang usia ini, Anda bisa memulai pendidikan seks dengan memperkenalkan organ tubuh dan fungsinya masing-maisng. Tidak perlu merasa bingung dan ragu saat Anda harus memperkenalkan alat kelaminnya, waktu yang tepat akan menghilangkan ketidaknyamanan Anda saat memperkenalkan organ vitalnya. Seperti saat anak sedang dimandikan atau saat Anda memakaikan pakaiannya. Dalam hal ini Anda tidak perlu membahasnya hingga terlalu detail atau mengajarkannya dalam keadaan yang serius, cara ini diharapkan bisa menghindari penyebutan yang dianggap tidak sopan dengan menyebut alat kelamin yang dimilikinya saat berada di lingkungan sosial masyarakat.
      Selain memperkenalkan organ vitalnya, Anda juga bisa mengajarkan mengenai jenis kelamin antara perempuan dan laki-laki dan apa perbedaannya. Mengajarkan anak tentang hak dan kewajibannya untuk menjaga milik pribadinya juga sangatlah penting, termasuk alat vitalnya. Beritahukan bahwa mereka tidak boleh menunjukkan alat kelaminnya secara sembarang tempat dan orang yang bukan muhrimnya. Hal ini untuk menghindari pelecehan seksual yang banyak mengincar anak-anak di sekitar kita.
      Jika anak mencoba menolak dicium atau dipeluk orang lain, hargai keputusannya. Mereka memiliki hak untuk menolak segala macam bentuk kasih sayang dari orang lain yang mungkin membuatnya merasa tidak nyaman, jangan memaksakan mereka untuk melakukannya meskipun hanya sebagai bentuk penghargaan. Hal ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mereka belajar penolakan.
      Usia 6-9 tahun
      Pada usia ini, orangtua perlu memperhatikan banyak hal. Setiap anak baik perempuan maupun laki-laki memiliki minat berbeda terhadap seks, ada yang masa bodoh tidak ingin tahu, merasa terganggu dengan pembicaraan sex, bahkan ada anak yang bisa memberikan respon sangat tertarik pada materi sex. Sebagai orangtua kita perlu pintar dalam menyikapinya sebelum memberikan sex education lebih detail jangan sampai mereka merasa terpojokkan, malu, atau bahkan menjadi terlalu liar dalam menyikapinya.
      Pada kasus pencabulan anak yang sering terjadi, kebanyakan dari mereka merasa tidak sadar bahwa dirinya mengalami pencabulan. Yang dipahami anak adalah mereka merasa disayangi karena mungkin pelaku meracuni pikiran mereka dengan pemahaman yang sesat apalagi diberikan imbalan sesuatu yang disukainya. Faktor ketidaktahuan dan ketidakberdayaan mereka telah dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan seksual secara sengaja. Oleh karena itu, Anda bisa mengajarkan anak mengenai apa saja yang harus dilakukan untuk melindungi dirinya sendiri dari kejahatan seksual. Seperti mengajarkan mereka untuk menolak membuka pakaian, diraba alat vitalnya oleh teman, saudara atau orang yang dikenalinya meskipun diberikan imbalan. Mereka juga harus diberitahu cara merespon jika mereka dipaksa melakukan sesuatu atau diintimidasi oleh orang dewasa saat mereka mencoba melakukan penolakan yang membuatnya tidak nyaman. Dekati sang anak agar mereka selalu berusaha terbuka kepada orangtuanya.
      Usia 9-12 tahun
      Pada usia ini Anda perlu banyak memberikan informasi detail mengenai perubahan-perubahan yang akan terjadi pada bagian tubuh mereka saat masa puber yang cenderung berbeda pada tiap individu dan jenis kelamin. Jika laki-laki, beritahu bagaimana cara menyikapi mimpi basah sebagai bagian dari tandanya dia telah baligh. Atau jika perempuan beritahu bagaimana caranya menyikapi masa menstruasi sebagai bagian normal dari tahapan perkembangan invidu khususnya pada wanita.
      Memperkenalkan bagaimana cara menjaga kesehatan alat kelamin juga sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit kelamin di kemudian hari, tekankan bahwa jika mereka mengikuti peraturan tersebut mereka tidak perlu merasa banyak khawatir.
      Usia 12 tahun ke atas
      Berbagai data survei menyebutkan bahwa hampir setengahnya remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seksual sebelum terikat pernikahan. Ini artinya, telah banyak remaja yang sudah terjerat seks bebas tanpa pengawasan dan penanggulangan pendidikan seks dini khususnya dari orangtua. Perlu diketahui bahwa dorongan atau gairah seksual pada masa puber meningkat sangat signifikan, oleh sebab itu orangtua seharusnya sudah mengajarkan seperti apa sistem reproduksi dan bagaimana cara kerjanya pada masa ini.
      Memberikan pemahaman tentang arti cinta dan pacaran sangat mempengaruhi pemikiran sang anak dalam menyikapi pergaulan seks bebas yang terjadi di sekitarnya. Tanamkan pemahaman khususnya pada anak perempuan, bahwa jika ada laki-laki yang mengajaknya berhubungan di luar nikah bahkan sampai melakukan pemaksaan dan marah saat dia menolaknya bukan berarti dia tidak mencintainya. Justru jika hal tersebut terjadi, itu tandanya mereka tidak mencintai anak Anda dan hanya ingin menjadikan dia sebagai pelampias nafsunya saja. Sampaikan bahwa ada banyak konsekuensi yang akan dihadapinya jika mereka melanggar prinsip melakukan hubungan seksual di luar pernikahan, baik dari sisi biologis, psikologis maupun sosial. Orangtua selalu dituntut untuk melakukan komunikasi dua arah untuk menghindari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan.
      Hindari mengeluarkan kata-kata menghakimi agar anak-anak tidak merasa takut dan enggan untuk berbagi cerita dengan orangtuanya. Jika orangtua merasa berat untuk membicarakan bahasan tentang seks dengan anak, mungkin Anda bisa meminta bantuan kepada psikologi untuk memberikan pendidikan seks yang tepat.
    • By MariaAngeline
      Pembicaraan mengenai sex masih tabu di kalangan masyarakat Indonesia, namun di zaman sekarang ini rasanya pendidikan sex perlu diperkenalkan lebih dini kepada anak. Sex education yang mendidik tentu tidak akan mencederai apa yang seharusnya dijaga dan dipertahankan, bukan malah mengarahkan untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan norma agama, sosial, dan kesusilaan. Sebagai orangtua, kita perlu mewaspadai hal-hal yang sekiranya dapat mempengaruhi pergaulan anak-anak, tidak hanya itu bahan bacaan seperti buku pun patut menjadi perhatian.

      Buku berjudul “Saatnya Aku Belajar Pacaran” karya Toge Aprilianto yang akhir-akhir ini menuai kontroversi di dunia maya, adalah salah satu contoh sumber media yang perlu diwaspadai. Isinya yang seolah mengajak anak remaja berhubungan intim banyak menuai kecaman. Bebagai media kini semakin terbuka dalam mempengaruhi pemahaman anak mengenai pendidikan sex yang akhirnya banyak menyimpang. Disinilah sebagai orangtua kita perlu mengetahui dan memahami kapan sex education diperkenalkan kepada anak dengan tepat sesuai usianya.
      Usia 5 tahun ke bawah
      Pertama, mungkin kita akan merasa kebingungan bagaimana caranya menyampaikan pendidikan seks pada seorang balita yang berusia 5 tahun, kenyataannya mungkin Anda bisa melewati tahap ini dengan mudah. Pada rentang usia ini, Anda bisa memulai pendidikan seks dengan memperkenalkan organ tubuh dan fungsinya masing-maisng. Tidak perlu merasa bingung dan ragu saat Anda harus memperkenalkan alat kelaminnya, waktu yang tepat akan menghilangkan ketidaknyamanan Anda saat memperkenalkan organ vitalnya. Seperti saat anak sedang dimandikan atau saat Anda memakaikan pakaiannya. Dalam hal ini Anda tidak perlu membahasnya hingga terlalu detail atau mengajarkannya dalam keadaan yang serius, cara ini diharapkan bisa menghindari penyebutan yang dianggap tidak sopan dengan menyebut alat kelamin yang dimilikinya saat berada di lingkungan sosial masyarakat.
      Selain memperkenalkan organ vitalnya, Anda juga bisa mengajarkan mengenai jenis kelamin antara perempuan dan laki-laki dan apa perbedaannya. Mengajarkan anak tentang hak dan kewajibannya untuk menjaga milik pribadinya juga sangatlah penting, termasuk alat vitalnya. Beritahukan bahwa mereka tidak boleh menunjukkan alat kelaminnya secara sembarang tempat dan orang yang bukan muhrimnya. Hal ini untuk menghindari pelecehan seksual yang banyak mengincar anak-anak di sekitar kita.
      Jika anak mencoba menolak dicium atau dipeluk orang lain, hargai keputusannya. Mereka memiliki hak untuk menolak segala macam bentuk kasih sayang dari orang lain yang mungkin membuatnya merasa tidak nyaman, jangan memaksakan mereka untuk melakukannya meskipun hanya sebagai bentuk penghargaan. Hal ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mereka belajar penolakan.
      Usia 6-9 tahun
      Pada usia ini, orangtua perlu memperhatikan banyak hal. Setiap anak baik perempuan maupun laki-laki memiliki minat berbeda terhadap seks, ada yang masa bodoh tidak ingin tahu, merasa terganggu dengan pembicaraan sex, bahkan ada anak yang bisa memberikan respon sangat tertarik pada materi sex. Sebagai orangtua kita perlu pintar dalam menyikapinya sebelum memberikan sex education lebih detail jangan sampai mereka merasa terpojokkan, malu, atau bahkan menjadi terlalu liar dalam menyikapinya.
      Pada kasus pencabulan anak yang sering terjadi, kebanyakan dari mereka merasa tidak sadar bahwa dirinya mengalami pencabulan. Yang dipahami anak adalah mereka merasa disayangi karena mungkin pelaku meracuni pikiran mereka dengan pemahaman yang sesat apalagi diberikan imbalan sesuatu yang disukainya. Faktor ketidaktahuan dan ketidakberdayaan mereka telah dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan seksual secara sengaja. Oleh karena itu, Anda bisa mengajarkan anak mengenai apa saja yang harus dilakukan untuk melindungi dirinya sendiri dari kejahatan seksual. Seperti mengajarkan mereka untuk menolak membuka pakaian, diraba alat vitalnya oleh teman, saudara atau orang yang dikenalinya meskipun diberikan imbalan. Mereka juga harus diberitahu cara merespon jika mereka dipaksa melakukan sesuatu atau diintimidasi oleh orang dewasa saat mereka mencoba melakukan penolakan yang membuatnya tidak nyaman. Dekati sang anak agar mereka selalu berusaha terbuka kepada orangtuanya.
      Usia 9-12 tahun
      Pada usia ini Anda perlu banyak memberikan informasi detail mengenai perubahan-perubahan yang akan terjadi pada bagian tubuh mereka saat masa puber yang cenderung berbeda pada tiap individu dan jenis kelamin. Jika laki-laki, beritahu bagaimana cara menyikapi mimpi basah sebagai bagian dari tandanya dia telah baligh. Atau jika perempuan beritahu bagaimana caranya menyikapi masa menstruasi sebagai bagian normal dari tahapan perkembangan invidu khususnya pada wanita.
      Memperkenalkan bagaimana cara menjaga kesehatan alat kelamin juga sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit kelamin di kemudian hari, tekankan bahwa jika mereka mengikuti peraturan tersebut mereka tidak perlu merasa banyak khawatir.
      Usia 12 tahun ke atas
      Berbagai data survei menyebutkan bahwa hampir setengahnya remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seksual sebelum terikat pernikahan. Ini artinya, telah banyak remaja yang sudah terjerat seks bebas tanpa pengawasan dan penanggulangan pendidikan seks dini khususnya dari orangtua. Perlu diketahui bahwa dorongan atau gairah seksual pada masa puber meningkat sangat signifikan, oleh sebab itu orangtua seharusnya sudah mengajarkan seperti apa sistem reproduksi dan bagaimana cara kerjanya pada masa ini.
      Memberikan pemahaman tentang arti cinta dan pacaran sangat mempengaruhi pemikiran sang anak dalam menyikapi pergaulan seks bebas yang terjadi di sekitarnya. Tanamkan pemahaman khususnya pada anak perempuan, bahwa jika ada laki-laki yang mengajaknya berhubungan di luar nikah bahkan sampai melakukan pemaksaan dan marah saat dia menolaknya bukan berarti dia tidak mencintainya. Justru jika hal tersebut terjadi, itu tandanya mereka tidak mencintai anak Anda dan hanya ingin menjadikan dia sebagai pelampias nafsunya saja. Sampaikan bahwa ada banyak konsekuensi yang akan dihadapinya jika mereka melanggar prinsip melakukan hubungan seksual di luar pernikahan, baik dari sisi biologis, psikologis maupun sosial. Orangtua selalu dituntut untuk melakukan komunikasi dua arah untuk menghindari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan.
      Hindari mengeluarkan kata-kata menghakimi agar anak-anak tidak merasa takut dan enggan untuk berbagi cerita dengan orangtuanya. Jika orangtua merasa berat untuk membicarakan bahasan tentang seks dengan anak, mungkin Anda bisa meminta bantuan kepada psikologi untuk memberikan pendidikan seks yang tepat.
    • By dugelo
      BDSM merupakan singkatan dari Bondage and Discipline, Sadism and Masochism (perbudakan, disiplin, sadis, dan masokis). Istilah ini adalah sebuah praktik seksual yang melibatkan rasa sakit dan kekerasan saat bercinta serta melukai diri sendiri atau pasangan untuk mencapai kepuasan.
      BDSM mungkin terdengar berbahaya, namun jika Anda merasa tertantang untuk melakukannya, simak tujuh tips aman ketika melakukan seks BDSM dengan pasangan seperti ini:
      Belajar kata "Tidak"
      BDSM pada dasarnya membutuhkan dua peran utama, yaitu Tuan dan Budak. Budak merupakan seseorang yang 'disiksa', sehingga sebaiknya Anda mempelajari bagaimana berkata "Tidak" jika memang kekerasan yang diinginkan pasangan terlalu menyakiti Anda.
      Jangan takut tidak setuju
      Aktifitas seksual selama BDSM biasanya telah disetujui oleh kedua pasangan, namun Anda juga bisa tidak setuju dan menolak perjanjian yang membuat seks menjadi tidak nyaman.
      Evaluasi diri
      Jika Anda berperan menjadi 'Tuan', maka Anda harus sering mengevaluasi diri sendiri. Bisa saja kekerasan yang Anda lakukan terhadap pasangan yang bertindak sebagai 'Budak' terlalu berlebihan dan menghancurkan suasana bercinta Anda.
      Mengobrol saat seks
      Ungkapkan apa yang sedang Anda rasakan ketika bercinta ala BDSM. Katakan apakahAnda puas, senang, atau malah kesakitan. Mengobrol di sini tidak akan menganggu aktifitas seksual yang sedang Anda lakukan, sebaliknya Anda dan pasangan pun akan semakin bersemangat untuk bercinta.
      Mengobrol setelah seks
      Ada baiknya untuk mengobrol dengan pasangan setelah melakukan seks BDSM. Dengan demikian, Anda dan pasangan akan saling mengerti dan tidak melebihi batas ketika melakukan seks BDSM selanjutnya.
      Jangan mengejar orgasme semata
      Seks BDSM memang menegangkan sekaligus menyenangkan bagi Anda yang menyukainya. Namun ingat jangan kecewa terhadap pasangan jika si dia tidak bisa orgasme. Hal yang terpenting dari hubungan seks adalah 'perjalanan' dan bukan 'hasil' yang dicapai.
      Jangan ragu-ragu
      Jika Anda memang ingin melakukan seks BDSM, jangan ragu dan lakukan saja sesuai cara Anda dan pasangan. Ragu-ragu hanya akan memperburuk suasana dan membuat seks menjadi tidak asyik.
      Apakah Anda merasa tertantang dan berani melakukan seks BDSM dengan pasangan?
    • By womanthings
      Tak harus bicara banyak untuk bisa menggodanya dan menginginkanmu di ranjang. Ada banyak hal seksi lain yang bisa kamu lakukan tanpa harus mengeluarkan kata-kata. Ini akan sangat efektif apalagi jika kamu memang tak suka mengekspresikan keinginanmu dalam kata-kata atau malu mengatakan jika kamu ingin bercinta dengannya.

      Body language memegang peran penting meningkatkan ketertarikan secara fisik dan ini yang perlu kamu lakukan.
      Membelai rambut
      Sisir rambutmu ringan dengan jari sesekali di depannya, atau sisihkan rambutmu di belakang telinga saat di sampingnya. Tapi lakukan seakan kamu tak sengaja melakukannya, cara ini bisa mengirimkan sinyal padanya bahwa kamu terlihat lebih menarik saat ini. Lakukan secara natural.
      Miringkan kepala
      Selagi kamu menyibakkan rambut, miringkan kepalamu sedikit untuk memperlihatkan lehermu. Ini adalah tanda keterbukaan dan rasa tertarik. Pria akan tertarik ketika melihat lehermu yang terbuka dan ini adalah sinyal bahwa kamu tertarik padanya. Kamu juga bisa melengkapinya dengan aksesoris seperti anting-anting kecil yang menarik perhatian.
      Permainkan bibir
      Kamu bisa menggodanya dengan memainkan bibirmu, entah itu menggigit bibir bawahmu atau sesekali membasahi bibirmu dengan menjilatnya kecil. Jangan melakukannya secara berlebihan, terlihat aneh jadinya. Kamu juga bisa memakai lipstik merah atau warna cerah untuk membuatnya tertarik melihat bibirmu.
      Sentuh tangannya
      Saat sedang duduk nonton TV, duduklah di sampingnya dan perlahan sentuh tangan atau lingkarkan lenganmu di lengannya. Sandarkan kepalamu di bahunya dan sesekali sentuh lembut kulit tangannya. Cara ini bisa membuatnya nyaman namun juga sekaligus bisa menjadi cara mengajaknya untuk "berbuat lebih".
      Eye contact
      Kontak mata dengan mendekatkan wajahmu bisa membuatnya merasa diinginkan, sehingga ia pun menginginkanmu balik. Sentuh wajahnya dan cium lembut pipinya saat kamu memandang lurus ke matanya.
      Pakai celana dalam dan kaos saja
      Karena memakai bra saat tidur tidak baik, lepaskan bramu saat akan tidur. Dan karena memakai baju tak begitu sehat saat tidur, kamu bisa melepaskan celana panjangmu dan pergilah tidur hanya dengan celana dalam. Pastikan ia melihatnya saat kamu naik ke ranjang. Lakukan secara alami, karena itu makin seksi.
      Gampang kok membuatnya menginginkanmu di ranjang. Terkadang mencium wangi sabun saat kamu baru mandi di dekatnya saja bisa membuatnya menginginkanmu. Tak percaya? Coba lakukan deh.
×
×
  • Create New...