Jump to content

Trik Negosiasi Kenaikan Gaji saat Pandemi


purwa_weheb

Recommended Posts

  • Premium Account

1362878107_NegosiasiGaji.thumb.jpg.e68707c184dd58f942c74ae12f54715c.jpg

Pandemi Covid-19 membuat banyak karyawan semakin stres untuk bisa mengharapkan lebih banyak hal dari tempat kerja, termasuk kenaikan gaji.

Tetapi menurut sebuah survei terbaru dari agen kepegawaian Robert Half menunjukkan, 86 persen manajer senior lebih memungkinkan untuk menegosiasikan gaji kepada karyawan baru.

“Meskipun dia terkejut dengan angka ini, dia menyadari bahwa banyak pemimpin perusahaan yang khawatir akan kehilangan talenta terbaik mereka di tengah Covid-19 ini,” ujar Paul McDonald, Direktur Eksekutif Senior Robert half.

Faktanya, 88 persen dari 2.800 manajer senior AS yang disurvei mengatakan, mereka khawatir tentang kemampuan perusahaan untuk mempertahankan dan menarik staf yang berharga. Sementara 47 persen mengatakan mereka sangat khawatir.

“Para profesional yang memiliki keterampilan yang sesuai dengan permintaan mengetahui bahwa mereka masih memiliki pilihan dan pemberi kerja menyadari mereka perlu untuk menawarkan gaji yang kompetitif untuk menarik dan mengamankan kandidat terbaik,” ujarnya.

McDonald, bersama dengan pelatih karir Ariel Lopez menawarkan 4 tips bernegosiasi untuk mendapatkan lebih banyak fasilitas selama pandemi:

1. Riset gaji sektor Anda bekerja

Anda perlu untuk mempersenjatai diri dengan data yang benar yang membuktikan bahwa uang yang diminta berada dalam kisaran posisi industri. Selain itu Anda dapat menggunakan panduan gaji online untuk mengetahiu tren gaji untuk posisi, keterampilan, pengalaman dan lokasi bekerja.

Bernegosiasilah dengan cerdas, jangan muncul dengan angka yang aneh karena menurut Sebagian besar perusahaan akan menjadi lebih konservatif

2.  Selalu beri angka kisaran

Anda harus selalu memasuki negosiasi gaji dengan memberikan kisaran berapa banyak yang ingin Anda hasilkan, bukan angka pastinya. Dengan memberikan rentang yang jelas maka akan lebih banyak fleksibilitas tentang berapa banyak yang mungkin ditawarkan oleh pemberi kerja.

3. Minta jadwal khusus saat negosiasi

Jika atasan Anda saat ini memberitahukan bahwa tidak dapat menaikkan gaji karena alasan anggaran, maka dapat menanyakan kapan waktu yang tepat untuk menjadwalkan percakapan lanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Anda dapat membahaslah poin-poin konkret yang membuktikan mengapa bermanfaat bagi perusahaan sehingga pantas mendapatkan lebih banyak uang.

Bicarakanlah semua yang telah dicapai dan lakukan sejak Anda bekerja. Dengan merinci pencapaian dan tanggung jawab yang diperoleh maka akan memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana operasi bisnis akan menderita jika Anda pergi.

Sehingga pada akhirnya, ketika Anda membuat kasus bisnis untuk nilai di perusahaan, organisasi tersebut akan menyadari bahwa lebih mudah untuk mempertahankan Anda daripada mempekerjakan, melatih dan membayar gaji penuh orang lain untuk menggantikan Anda.

4. Bersikaplah terbuka saat bernegosiasi 

Jika pemberi kerja tidak dapat menawarkan lebih banyak gaji, maka Anda juga harus mempertimbangkan untuk menegosiasikan tunjangan lain di luar gaji yang akan meningkatkan pengalaman kerja saat ini.

Negosiasi dapat berupa kompensasi dalma hal gaji pokok dan bonus, tetapi juga dapat mencakup manfaat dan tunjangan non moneter. Meskipun masuk ke dalam aktegori non moneter, tetapi mereka benar-benar berubah menjadi pengeluaran untuk organisasi Anda.

Link to comment
Share on other sites

  • 5 months later...

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By ega
      Lebih dari 5000 pesawat komersial di seluruh dunia dalam kondisi menganggur.
      Pandemi telah membawa keruntuhan bisnis perjalanan udara, sekitar seperempat jet komersial di dunia akhirnya menganggur - mangkal di bandara dan hanggar, sementara para pemiliknya sudah memutuskan apa yang harus mereka lakukan.
      Sebagian dari pesawat itu tidak akan kembali mengudara.
      "Para pemilik tidak ingin membayar biaya parkir, dan penyimpangan untuk pesawat mereka," kata James Cobbold, direktur Willis Leaser, perusahaan penyewaan mesin global.
      "Mereka membutuhkannya untuk dioperasikan, atau dengan cara di luar pembukuan, yang berarti menjual suku cadangannya ke pedagang dengan cara dibongkar."
      Rob Morris, adalah kepala konsultan global di Ascend by Cirium, sebuah perusahaan penerbangan dan analisis data. Ia mengatakan terdapat 5.467 pesawat jet penumpang komersial di tempat penyimpanan pada bulan Juli, setara dengan seperempat dari jumlah global.
      Rasio penyimpanan pesawat ini turun 35% dari jumlah global pada akhir Februari 2021, dan secara signifikan turun 64% dibandingkan pada saat pandemi berlangsung di akhir Akhir 2020.
      Namun demikian, masih ada jumlah besar pesawat yang terparkir di hanggar, dan di landasan terbang di seluruh dunia.
      Kondisinya sangat bervariasi, ada yang masih lengkap, sampai benar-benar dipreteli, dan bagian-bagiannya yang tersebar di landasan.
      Salah satu lokasi tersebut ada di Bandara Cotswold dekat Cirencester di Gloucestershire, dan garasi Air Salvage International, sebuah perusahaan khusus untuk pembongkaran pesawat.

      Puluhan pesawat terparkir di Bandara Cotswold - sebagian sudah tak akan mengudara.
      Bradley Gregory, direktur manajer di Skyline Aero, pemasok suku cadang pesawat, dan bagian dari grup Air Salvage International, menjelaskan ada tiga skenario utama saat sebuah pesawat dalam kondisi tak layak terbang dan dikirim ke fasilitas mereka.
      Skenario paling ringan adalah mempertahankan kondisinya tetap layak terbang, dengan melakukan pemeriksaan pra-terbang yang dibutuhkan agar bisa kembali mengudara.
      Skenario kedua, memasukkan pesawat ke tempat penyimpanan dengan jangka-panjang, di mana mesinnya dicopot, dan perawatan dengan intensitas yang dikurangi dari sebelumnya.
      Skenario terakhir adalah pembongkaran atau "part out" di mana pesawat dibawa ke fasilitas untuk dibongkar. Mesinnya, dan suku cadang lainnya dicopot agar bisa digunakan untuk pesawat lain, atau didaur ulang.
      "Sekitar 75-80% pesawat terbang tiba dalam 12 bulan terakhir, masuk ke dalam tempat penyimpangan, tanpa rencana yang segera dari pemiliknya," jelas Gregory.
      Saat ini, terdapat 29 pesawat di tempat penyimpanan; 14 menunggu pembongkaran, dan enam dalam proses pembongkaran dan menunggu untuk dibuang.
      Secara global, pada 2020, sebanyak 449 pesawat dikirim untuk dibongkar. Jumlahnya lebih sedikit dari 2019, yaitu 508 pesawat, menurut Cirium.

      Dalam sejumlah kasus lebih dari 1.000 suku cadang dari sebuah pesawat masih bisa digunakan kembali.
      Perhatian lebih mengacu tahap akhir masa pakai jet penumpang, karena industri ini berusaha untuk lebih ramah lingkungan dan keberlanjutan, dalam menghadapi meningkatnya pemanasan global.
      "Banyak suku cadang yang bisa digunakan kembali, tergantung dari jenis dan model pesawatnya," kata Gregory.
      "Jumlah suku cadang yang dicopot ada sekitar 200 dari model lama dengan komponen yang kurang diinginkan, hingga 1.200 komponen pada model yang lebih baru, terkadang jumlahnya lebih dari itu."
      Selain mesin, komponen yang masih berguna lainnya termasuk instrumen roda pesawat, rem, instrumen penerbangan di kokpit, dan bahkan ban.
      "Ratusan suku cadang dari sebuah pesawat bisa didapatkan melalui kunjungan bengkel reparasi, dan selama mereka memiliki sertifikat ulang, dan tidak rusak dalam reparasi, ini bisa digunakan pada pesawat lainnya," katanya.
      Asosiasi Daur Ulang Armada Pesawat (AFRA) juga mengambil peran di dalam hal ini. Sejumlah perusahaan besar, termasuk mereka yang terlibat dalam pembongkaran diaudit oleh asosiasi. Mereka dipantau dengan ketat untuk memastikan mengikuti praktik manajemen yang baik.
      Di tengah tingginya jumlah dan suku cadang yang bisa didaur ulang, dan digunakan kembali, tantangan lainnya masih tetap ada.

      Bagian dalam kabin sulit untuk didaur ulang dan kebanyakan dibuang.
      "Hal yang benar-benar tak bisa didaur ulang secara fisik saat ini adalah bagian dalam kabin, karena ini terbuat dari campuran plastik," jelas Cobbold.
      "Jadi, jika kita harus membongkar badan pesawat atau bagian-bagiannya, dan bagian dalam kabin tidak termasuk, ini menjadi material yang akan bermuara ke tempat pembuangan sampah," katanya kepada saya.
      Mike Corne of eCube Solutions, perusahaan lain yang menangani pesawat akhir masa pakai, mengatakan daur ulang pesawat kemungkinan akan jadi lebih menantang karena pesawat model baru menggunakan bahan komposit, di mana ini sulit untuk diproses.
      "Saat ini tak ada cara yang hemat biaya untuk mendaur ulang serat karbon," jelasnya.
      Dia mengatakan akan banyak biaya yang dikeluarkan untuk investasi menemukan cara mendaur ulang material seperti itu, dan mungkin, di masa depan, serat karbon akan bisa digunakan kembali.
      Morris dari Cirium memperkirakan bahwa jumlah pesawat yang terparkir di tempat penyimpanan akan meningkat dari 5.467 unit di bulan Juli menjadi 6.120 unit di akhir tahun.

      Perusahaan maskapai penerbangan masih menanti kepastian adanya peningkatan permintaan dari pasar di tengah pandemi.
      Gregory dari Skyline Aero baru-baru ini menerima permintaan untuk membongkar tiga pesawat, hal yang menunjukkan permintaan pasar untuk penerbangan masih lemah.
      "Permintaan mulai meningkat, tapi tidak serta merta meningkatkan banyak daya tarik yang saya kira banyak diharapkan," jelasnya.
      Jika lebih banyak pesawat dialokasikan untuk dibongkar maka industri daur ulang akan siap bekerja.
      "Pada saat ini kami bisa mendaur ulang antara 92-99% sebuah pesawat, melalui proses daur ulang alami atau perputaran ekonomi," kata Cobbold.
      "Saya tidak berpikir orang-orang di luar industri penerbangan memahami seberapa tinggi itu, dan seberapa kreatif sektor yang berhubungan akhir masa pakai dengan industri penerbangan."
    • By keenion
      Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto meminta seluruh pihak tetap kompak dalam menghadapi pandemi Covid-19. Sebab saat ini varian virus delta semakin meresahkan dan dibutuhkan kerja sama seluruh pihak.
      "Kita harus sangat-sangat waspada dan untuk itu kita harus sangat kompak, untuk itu kita harus meninggalkan perasaan perbedaan pandangan, kita harus tinggalan perbedaan-perbedaan, kita jangan menghujat siapa pun, mengkritik dengan baik, tapi tolong kita harus mencapai atau membangun suatu ketenangan, kekompakan," katanya dalam diskusi virtual, Jumat (9/7/2021).
      Dia pun optimis Indonesia bisa menghadapi pandemi Covid-19 saat ini. Prabowo juga meminta masyarakat agar tidak panik. Kuncinya yaitu mengurangi mobilitas.
      "Kita optimis, jangan panik, bahaya ini bisa kita atasi. Tapi tentunya kita harus disiplin salah satunya mengurangi mobilitas yang tidak perlu sekali," jelasnya.
      Patuhi Aturan
      Prabowo juga meminta agar masyarakat patuh aturan pemerintah. Serta berperan untuk menangani pandemi saat ini.
      "Jadi benar-benar harus patuh pemerintah, ambil peran serta dan menyampaikan masalah dengan baik, jangan mencari masalah lagi menghadapi tantangan dan kesulitan," tutupnya. 
    • By black_zombie
      Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengungkap besaran gaji dari pilot Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang sebesar Rp3,7 juta per bulan. Sementara Co-Pilot sebesar Rp 20 juta.
      "Kemudian gaji pramugari sebesar Rp3,6 juta hingga Rp3,9 juta," kata Agus, Rabu (31/10). Agus memastikan, angka itu merupakan besaran gaji yang dilaporkan Lion Air kepada instansinya. 
      Pilot yang menerbangkan pesawat Lion Air JT-610 berasal dari India bernama Bhavye Suneja. Pihak Lion Air mengklaim Bhavye berpengalaman dengan jam terbang 6.000 jam.
      BPJS Ketenagakerjaan, kata dia, akan membayar besaran uang manfaat sesuai dengan slip gaji yang dilaporkan perusahaan. Artinya, sesuai dengan ketentuan, uang kematian diberikan senilai 48 x Rp3 juta, yakni sebesar Rp177 juta.
      Agus tak menutup kemungkinan ada praktik perusahaan memainkan angka upah karyawan dalam pelaporan ke BPJS Ketenagakerjaan. Praktik ini kerap dilakukan, kata Agus, untuk menekan beban keuangan perusahaan. Agus pun tak menampik, jika laporan gaji sebagaimana aslinya, tentu besaran uang manfaat akan lebih dari angka tersebut.
      "Karena perusahaan menanggung beban biaya premi dari setiap pegawai. Besarannya 5,7 persen dari upah yang diterima setiap bulan," ujarnya menegaskan.
      Agus mengatakan pihaknya sudah meminta Lion Air melakukan perbaikan data terkait upah yang diterima oleh setiap karyawannya. Secara bertahap, hal ini dilakukan pihak Lion Air. Namun, belum semua data diperbaiki.
      Sebelumnya, Pesawat dengan nomor penerbangan JT-610 milik Lion Air jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10). 
      Pesawat tersebut terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Banten pukul 06.10 WIB untuk menuju Pangkal Pinang. Namun pada pukul 06.33 WIB, pesawat dilaporkan hilang kontak.
      Pesawat sempat meminta kembali ke landasan sebelum akhirnya hilang dari radar. Pesawat diketahui membawa total 189 orang yang terdiri atas 178 penumpang dewasa, satu anak, dan dua bayi, serta delapan awak kabin. 
    • By BincangEdukasi
      Migrain memang bisa datang kapan saja. Bahkan seringkali datang tiba-tiba di saat yang tidak terduga. Lebih menyebalkannya lagi, tak jarang migrain kumat saat kita sedang berada di kantor. Padahal, pekerjaan sedang banyak-banyaknya! Apakah kamu pernah mengalaminya? Ternyata, ada sejumlah alasan yang menyebabkan migrain timbul saat kamu sedang berada di kantor. Ini dia penyebabnya.
      Kondisi Lalu Lintas
      Banyak orang yang harus melalui perjalanan panjang dari rumah untuk tiba di kantor. Berbagai kendala di perjalanan bisa menjadi pemicu migrain dan sakit kepala. Misalnya kemacetan di perjalanan, mabuk perjalanan, hingga perubahan pola cahaya yang diterima oleh matamu selama perjalanan. Coba saja menyetir ke arah matahari terbit atau terbenam, cahaya yang menusuk matamu dapat memicu migrain.
      Pencahayaan buruk
      Nggak semua kantor memerhatikan pencahayaan ruang kerja dengan baik. Cahaya yang terlalu terang atau gelap akan membuatmu mudah mengalami migrain saat sedang bekerja. Apalagi jika pekerjaanmu mengharuskan kamu terus menerus menatap layar komputer di dalam ruangan dengan pencahayaan buruk.
      Stres tingkat tinggi
      Omelan si Bos, deadline pekerjaan, tuntutan untuk mencapai target, atau mempersiapkan presentasi, adalah kecemasan yang wajar dan sering terjadi. Namun bagi orang yang tidak bisa mengendalikan kecemasannya, maka bisa memengaruhi kondisi fisiknya juga. Migrain adalah salah satu penyakit yang bisa muncul karena stress.
      Ketegangan mata
      Terlalu lama menatap layar komputer bisa menyebabkan ketegangan saraf-saraf mata dan akhirnya kamu jadi mengalami migrain. Untuk memastikannya, coba cek ke dokter mata apakah migrain yang kamu alami berasal dari mata. Biasanya dokter akan menyarankan kamu menggunakan kacamata khusus sebagai terapi untuk mata. Mata yang kering juga bisa membutmu pusing. Jadi pastikan untuk berkedip setiap beberapa detik agar matamu tetap lembap dan berpalinglah dari layar komputer setiap 20 menit.
      Posisi duduk salah
      Perhatikan posisi dudukmu. Pastikan kursimu memiliki bantalan yang bisa menunjang tulang belakang (punggung), jika tidak ada, kamu bisa menambahkan bantalan tersendiri. Saat mengetik, posisikan tanganmu di bagian penyangga lengan kursi. Jika kamu sering menerima telepon, lebih baik gunakan headset agar tulang lehermu tidak terasa pegal dan lakukan stretching ringan setiap beberapa jam sekali.
      Bau yang kuat
      Entah itu bau asap rokok, parfume, ataupun cairan pembersih ruangan, jika bau tersebut terlalu kuat, maka bisa menimbulkan migrain. Hati-hati ya!
      Suara berisik
      Rekan kerja menyetel musik atau berbincang terlalu keras, bisa membuatmu terganggu dan sakit kepala. Sebab, kamu harus berkonsentrasi sementarab suasana di sekitarmu sangat berisik. Jika hal ini membuatmu terganggu, lebih baik gunakan headset dan nyalakan musik yang tenang untuk menetralisir kebisingan.
      Hidup teratur
      Aturlah rutinitas hidup Anda. Misalnya, usahakan makan di jam-jam yang sama. Tidak terlalu cepat atau terlambat. Jika kamu tipe orang yang bekerja di pagi hari, maka usahkan tidur malam tepat waktu dan tiba di kantor pada jam yang sama setiap hari. Hindari bekerja lembur karena akan ‘merusak’ jam biologismu. Jika migrain sudah tak terhindarkan, redakan dengan bodrex Migra. Kandungan paracetamol, propifenazon, dan kofein di dalam bodrex Migra dapat redakan sakit kepala berdenyut-denyut dengan segera.
    • By BincangEdukasi
      Asosiasi Pilot Garuda (APG) mengatakan jika maskapai Garuda Indonesia masih membutuhkan banyak pilot baru untuk mengimbangi penambahan jumlah armada pesawat yang mulai berdatangan. Saat ini Garuda Indonesia bahkan masih menyewa tenaga pilot asing sebab tak bisa dipenuhi oleh para pilot lokal. Gaji pilot Garuda Indonesia dari dalam negeri tentu saja kalah besar dibanding para pilot asing tersebut.
      Maskapai Garuda Indonesia biasanya membuka lowongan pilot untuk menerbangkan armada Boeing 737-300 / 400/500, Boeing 737-800 NG, Airbus 330-200 / 300,  Bombardier CRJ NextGen 1000, Boeing 747- 400 dan ATR 72-600. Beberapa poin yang dipersyaratkan adalah : umur maksimal 55 tahun, minimal memiliki 3000 jam terbang, memegang lisensi ICAO CPL valid / IR atau ATPL (Untuk First Officer), memegang First Class Medical Certificate, fasih berbahasa Inggris dan ICAO ELP 4. Para kandidat pilot cukup mengirimkan CV mereka ke email dengan alamat pilot.recruitment@garuda-indonesia.com.
      Gaji pilot Garuda Indonesia untuk First officer (FO) per bulan bisa mencapai Rp.40 jutaan. Namun sebelumnya para pilot baru tersebut harus mengikuti training terlebih dahulu selama 3 hingga 6 bulan untuk mencapai lisensi penerbang pesawat komersiil dan rating yang dibutuhkan untuk menerbangkan pesawat yang dimiliki Garuda. Garuda Indonesia sendiri memiliki beberapa tipe pesawat yaitu : 2 Boeing B747-400 Widebody Airliners, 7 Boeing B777-300ER Widebody Airliners, 11 Airbus A330-300 Widebody Airliners, 10 Airbus A330-200 Widebody Airliners, 80 Boeing B737-800NG Airliners, 5 Boeing B737-400/300 Airliners, 15 Bombardier CRJ1000 Regional Jets, 9 ATR72-600 EFIS Regional Turboprop, 3 Boeing B777-300ER Widebody Airliners, 6 Boeing B777-200LR Widebody Airliners, 7 Airbus A330-200/-300 Widebody Airliners, 16 ATR72-600 Regional Turboprops dan 30 Airbus A350XWB Widebody Airliners.
      Gaji pilot Garuda Indonesia senior untuk gaji pokok kurang lebih Rp.47 Jutaan per bulan. Penghasilan lain sekaligus akan diperoleh yakni uang terbang (Flight Allowance) yang didasarkan per jam terbang yang mana dalam sebulan dapat mencapai Rp.10 Juta bila melakukan 60 jam terbang. Pendapatan lain antara lain yaitu THR, TTT, BIT, Insentif dimana nominalnya dapat mencapai  3,5 kali gaji /tahun atau kurang lebih Rp.13,9 juta/ bulan. Dengan begitu gaji pilot Garuda Indonesia setiap bulan take home pay sekitar Rp.71 juta. Itu masih disediakan beberapa benefit non cash meliputi : Medical Allowance, Lost of Flying Licence, Personal Accident Assurance,  Iuran Pensiun, BPJS, Kesehatan Pensiun, Penghargaan Masa Kerja 20 tahun serta Penghargaan Pensiun.
×
×
  • Create New...