Jump to content

Recommended Posts

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By belumada
      Cinta dalam diam - Dalam rasa cinta terpendam yang belum tersampaikan kepada yang dituju
       
    • By cinta_segiempat
      Saat indahnya cahaya rembulan , dan bintang bersinar di gelapnya malam, Kulihat impian bersamamu. Ketika sunyinya malam disambut indahnya senang di pagi ini, Kurasakan indahnya pesonamu.
      Tapi aku takut, semua harapan, dan impian bersamamu, hanyalah sebatas mimpi, dan harapanku tiada tercapai. Andai semua itu nyata, kurasakan betapa sempurnanya hidup ini jika kau ada di sisiku.
      Terlihat bayang-bayang atap rumah di dalam mata anak remaja itu, terbangun, tersadarkan, di atas sandaran empuk di ruangan itu. Tampak kebingungan, dan keheranan dalam wajahnya.
      “Alhamdulillah, rupanya kamu telah siuman”
      “Anda siapa? saya di mana? kenapa saya ada di sini?”
      “Saya pak Ahmad, kamu sudah 4 hari tidak sadarkan diri, nama kamu siapa nak?”
      “Nama? nama saya?”
      Pesisir paling selatan Pulau Kalimantan, menjadi saksi kecelakaan besar, meledak dan tenggelamnya sebuah kapal. Tiada seorangpun yang selamat selain remaja ini, kedua orangtuanya juga tidak selamat dalam kecelakaan itu. Perjodohan keluarga yang mengantarkannya ke Kalimantan, namun, amnesia menimpanya, hilang seluruh ingatannya, termasuk amanat dari orang tuanya, amanat berupa restu dari seorang kiai di Banyuwangi, untuk menikahi Neng Nadhil putri dari kiai Yusuf, seorang pemuka agama di Kalimantan.
      “Iya, nama, kamu tidak tahu siapa namamu?
      “Nama? Siapa nama saya? saya tidak tahu siapa nama saya”
      “(Rupanya anak ini hilang ingatan) Baiklah saya panggil kamu Taufiq, Kahlil Taufiq”. Pak Ahmad memilih nama itu, setelah tampak tertulis nama Kahlil Gibran pada kalung di leher remaja itu, mungkin remaja ini sangat menggemari ‘Kahlil Gibran’, Sang legenda maestro cinta.
      ***
      Hari ini indah berteman sinar mentari. berawal dari mimpi tuk menjalani hari
      Dengan senyum keindahan bermula meniti esok dalam doa, dan cinta…..
      Sebulan lamanya Taufiq menjalani kehidupan barunya bersama laut, pantai, dan karang, bersama seorang saudagar nelayan. Taufiq adalah anak yang rajin, ulet, dan cerdas, belum lagi pribadinya yang religius, karena dulu dia memang hidup di lingkungan pesantren. Kehidupan Taufiq yang penuh kekosongan berubah, Pak Ahmad yang sudah menganggap dia sebagai anak sendiri, untuk menyekolahkannya kembali, di sebuah universitas di sana.
      “Taufiq, besok kamu ikut tes di kota, kamu sudah bapak daftarkan untuk melanjutkan sekolahmu”
      “Baik pak”
      “Di sana nanti kamu pasti akan bertemu yang namanya wanita, setelah kamu melihat wanita kamu akan mengidap rasa, yang namanya cinta, saya hanya menyarankan, kamu jangan mudah jatuh cinta, sebab dibalik rasa cinta pasti ada sakit hati”
      “Hahaha, bapak bisa saja”
      ***
      Meskipun ingatan Taufiq hilang, namun naluri kecerdasan Taufiq tidak ikut hanyut terseret ombak dalam kecelakaan itu, terbukti dia masuk dengan peringkat dua teratas, Taufiq berhasil lolos tes.
      Namun ada yang membuat terkejut dalam hatinya, melihat nama di peringkat pertama, nama seorang wanita, teringat nasehat dari pak Ahmad.
      “Siapa dia? Lia Resty? Seorang wanita?”
      Memang benar nasehat pak Ahmad, wanita memang memalingkan, merubah, dan magic, dicarinya siapa pemilik nama itu, hingga ia dapati seorang gadis bermata indah, pemilik nama itu. Sekali lagi, nasehat pak Ahmad memang benar. Memang benar.
      “Assalamualaikum, kamu Lia Resty?”
      “Iya, ada apa?”
      “Selamat ya, kamu peringkat satu, namaku Taufiq”
      “Oh, iya, terimakasih, panggil saja aku Lia”
      Untuk ketiga kalinya, memang benar, nasehat pak Ahmad memang benar, setelah kamu melihat wanita kamu akan mengidap rasa, yang namanya cinta. Kehidupan Taufiq yang penuh kekosongan sontak berubah, di saat seorang wanita hadir dalam hidupnya, membuat kisah cinta dimulai. Tiada yang tahu bahwa wanita ini bisa menghiasi hidupnya yang baru. Kisah cinta mereka terus berjalan hingga mereka tuntas menyelesaikan sekolah mereka.
      Aku memujamu dalam kisahku walau sesaat dulu kau tak pernah ada Aku mengabdikanmu dalam ceritaku walau dahulu kau hanya semu.
      Pemilik sepasang mata yang teduh, membuat jantungnya berdetak lebih cepat. Dan terus mengumumkan rasa syukur atas ciptaan indah Sang Maha Kuasa. Taufiq jatuh cinta pertama kali. Hingga sebait janji dengan Tuhannya diucapkan, bahwa Taufiq mencintai Lia.
      Aku tak tahu siapa yang ada dalam hatiku, aku tak mau terburu-buru, biarlah Allah yang akan menjadi pembimbing bagi hamba seperti aku dalam menemukan sang bidadari, andai bisa, kamulah bidadari itu, tapi aku tidak tahu, karena semua telah diukir dalam kanvas takdir, lauhulmahfudz.
      ***
      Pagi itu, langit biru yang terang sontak berubah gelap, saat kendaraan yang dikendarai Taufiq menabrak sebuah pohon, saat ia menghindari penyeberang jalan. Kecelakaan yang kedua kalinya ini membuat Hanif kembali tak sadarkan diri selama 4 hari.
      “Taufiq, kamu sudah sadar?” tanya Lia dengan khawatir
      “Taufiq? Aku bukan Taufiq, Aku Rahman, maaf, kamu siapa?”
      “Taufiq, ini aku Lia” air mata Lia mulai menghiasi matanya.
      Di saat kisah cinta yang baru saja dimulai, ingatan Taufiq kembali hadir. Kembalinya ingatan Taufiq harus dibayar mahal dengan hilangnya memori kisah hidup barunya itu. Namun dia masih teringat dengan sosok wanita dengan mata itu, dia melihat air mata Lia, teringat janji yang ia lantunkan kepada Tuhannya, bahwa ia mencintai wanita itu. Keadaan ini membuat Taufiq berada dalam suasana yang sangat membingungkan. Pilihan antara harus menjalani amanat dan perintah dari orangtuanya untuk menikahi Neng Nadhil dan menjalani hari-hari indah saat bersama Lia dan keluarga barunya.
      Pilihan diantara Restu dan Janji.
      ***
      Tiada yang tahu taqdir tuhan, setelah lulus meneruskan sekolah, Lia harus pergi untuk kembali ke daerah asalnya. Menambah rasa sakit dalam hatinya, terbuktilah nasehat pak Ahmad dulu.
      “Taufiq, maaf maksudku, Rahman, aku pamit pergi, terimakasih atas kenangan yang kau berikan, bukan maksudku meninggalkan dirimu karena sakit hatiku, namun aku harus kembali ke asalku”
      “Sepenuh maaf dariku, kedatanganku ke Kalimantan ini, atas perjodohan dari keluargaku yang harus aku wujudkan, Lia maaf”
      Bayangan tentang Lia pun belum juga dapat hilang dari benak Taufiq, entah kenapa air mata yang meleleh dari kelopak mata gadis itu membuat Taufiq membeku dalam ketakutan. Air mata Lia membuat Taufiq sadar bahwa Lia mencintainya.
      Namun Lia harus pergi meninggalkan dirinya, membawa rasa sakit dalam hati, membawanya pergi untuk selamanya.
      Hati kecil yang tengah sepi selalu berbisik dalam takut, membuat hatiku gulana memilih Restu atau Janji.
      ***
      Tiba saatnya ia bertemu dengan jodohnya, ia berangkat menuju Banjarmasin untuk bertemu dengan bidadarinya, bidadari yang telah dipilih dan direstui oleh keluarganya. Berbekal keyakinan dalam hati, tawakkal, dan kepasrahan, serta berserah diri kepada Sang Pemilik Jagad Raya, Taufiq menuju ke rumah Kiai Yusuf, ayah dari Neng Nadhil, wanita yang dijodohkan keluarganya.
      Disinilah kepasrahan Taufiq dalam teka-teki cintanya memuncak, teka-teki Di Dalam Restu dan Janji, siapa bidadari yang akan mendampingi hidupnya kelak.
      Bergetar hati Taufiq saat pandangannya beradu dengan calon bidadarinya yang akan menjadi pelengkap separuh imannya. Bibirnya membisu bahagia, hatinya tak berhenti bertasbih. Seakan mimpi, pandangan Taufiq masih terpaku pada sosok anggun nan bersinar wajahnya.
      “Kamu? Kamu bidadari milikku?”
      Air mata yang kembali menetes dari wajah cantik itu membuat ingatannya serontak mundur mencari nama gadis bermata indah “NadhilLia Resty Jasmiena”.
      Gadis yang dicintainya, ternyata gadis yang dijodohkan keluarganya. Neng Nadhil adalah Lia, NadhilLia Resty Jasmiena.
      Dan kini Taufiq mendapatkan Restu dalam Janji, Janji dalam Restu. Di dalam Restu dan Janji, Kaulah bidadari itu.
      ***
      “Saat Kucoba menepis bayangmu aku tak bisa, kamu adalah kenangan terindah bersama waktu. Dan biarlah aku bermain bersama rindu ini, rindu yang akan kubawa ke surga nanti. Lalu kupersembahkan kepadamu, sebagai mahkota berbalut permata”
      “Cinta yang agung adalah ketika kau menitihkan air mata dan masih peduli dengannya, adalah ketika dia tak memperdulikanmu, namun kau masih menunggunya dengan setia, adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kau masih bisa tersenyum, sembari berkata “Aku turut bahagia untukmu”. (Kahlil Gibran)
      “Apabila cintamu tak berhasil, bebaskan dirimu, biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi, ingatlah bahwa kau akan menemukan cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati, maka kamu tidak perlu mati bersamanya. Orang yang kuat bukan mereka yang selalu menang, melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh” (Kahlil Gibran)
    • By cinta_segiempat
      Kemarau ini sudah terlalu panjang, walau kalender musim sudah puas kita pasang untuk berganti. Kamu, dalam hatimu dan segala perasaan yang telah bercampur pengalaman di setiap musim berganti adalah satu wujud kesetiaan yang teramat panjang untuk aku ceritakan.
      Tapi lelaki mana yang bisa menolak sebuah kesetiaan? Lelaki mana yang tidak mau mendapatkan itu dari wanitanya?
      Lima tahun telah berlalu, sejak kali terakhir hujan menemukan langkahmu. Selanjutnya adalah kemarau yang berkepanjangan. Dan kamu masih setia; untuk percaya hujan akan kembali datang dan melepas segala gerah, segala kering, segala haus, segala kerinduan akan kesejukan yang kamu sudah mulai lupa seperti apa rasa dan wujudnya.
      Sedang hujan, aku tahu dia lupa di mana dan kapan waktu yang tepat melakukan perjumpaan denganmu. Tapi doa dan harapmu, tidak satu orangpun ragu.
      Terkadang aku lelah, menjadi saksi sejarah hidupmu. Hanya hujan yang kamu tunggu. Bukankah kemarau ini telah berkali mencoba membakarmu? Tapi yang lembut dalam hatimu itu selalu menyediakan sumber air yang tidak pernah habis mencipta harapan akan datangnya hujan.
      Sudah berapa kali aku memintamu segera pindah, mungkin di lain tempat hujan telah turun. Tapi kamu selalu menolak, katamu sebuah penantian panjang adalah laku hidup jika ingin mendapatkan siraman hujan. Tapi apa harus selama ini?
      Aku kalah, tentu saja oleh sabarmu. Berkali aku kibarkan bendera tanda menyerah, lalu kamu diam-diam memapahku kembali berdiri, untuk kemudian percaya hujan tidak akan lama lagi. Tapi hujan seperti apa yang kamu tunggu? Kalender sudah berganti, dan hujan di hatimu tidak juga hadir menemani.
      Ketika akhirnya segala doa dan harapmu dalam setiap rapal mantra dan keyakinan laku hidupmu memberikan sebuah kabar bahwa hujan akan segera datang, aku hanya bisa diam.
      Bukan sebab aku tidak percaya, lebih dari itu aku sangat berterima kasih, tanpamu mungkin aku sudah lebih dahulu hilang dan kering bersama kemarau yang tidak berkesudahan ini.
      "September selalu memulai hujan, percayalah hujan akan turun untuk aku juga untuk kamu," begitu ucapmu. Aku diam, dalam diam aku berdoa mensyukuri tiap hari dalam putaran tahun yang telah berganti musim berulang kali.
      Beruntungnya aku memiliki kamu yang setia menanti ketika hujan turun dan janji suci siap untuk diikrar dan diamini sebagai wujud segala angan menjadi ingin dalam ikatan suci.
      Terima kasih, telah bersamaku melewati kemarau panjang, kemarau yang tidak berkesudahan, yang darimu aku percaya lima purnama tersisa akan bisa kita lewati dan hujan akan segera menghampiri. Terima kasih untukmu yang percaya bahwa akan ada sebuah kalimat suci yang akan menyatukan dua hati dalam satu lindungan restu Tuhan.
      Terima kasih untukmu yang telah mengajari aku bagaimana menjalani proses hidup yang singkat demi kehidupan yang lebih panjang. Terima kasih, telah setia menunggu hujan untukku.
      Seperti yakinmu, melewati purnama kelima untuk sampai pada bulan September hujan akan datang. Ketika itu, percayalah aku benar ingin menjadi hujan untuk segala kemarau di hidupmu.
      Saat hujan datang, percayalah akan ada aku di sisimu, yang selalu menenangkan kekeringan hidupmu, dan mengecup keningmu sebelum kamu terlelap bersama hujan. Seperti segala doa dan harap yang menahun telah kamu tanamkan untukku, saat menunggu hujan.
      Wanti, begitu aku memanggilmu saat menunggu hujan.
    • By MariaAngeline
      Hati wanita mana yang tidak hancur ketika putus cinta atau patah hati karena mengetahui bahwa gebetan ternyata tidak memiliki perasaan yang sama.
      Bukan hanya hati yang rasanya remuk redam, tapi fisik kita ternyata juga akan merespon perasaan sakit hati ini dengan menunjukkan beberapa perubahan. Mulai dari sakit perut hingga jerawatan, inilah berbagai respon tubuh atas perasaan sakit hati karena cinta seperti yang disebutkan dalam laman www.womenhealthsmag.com.
      #1 Sakit Di Sekujur Tubuh. 
      Hormon stress dan pikiran negatif berkomplot untuk membuatmu merasakan sakit di sekujur tubuh saat merasakan sakit hati karena cinta. Pertama-tama, pikiran negatif akan memicu hormon stress meningkat. Setelah itu, kamu bisa merasa pusing dan sakit di seluruh tubuh karena aliran darah meningkat.
      #2 Sakit Perut. 
      Sistem syaraf Anda tertekan saat stres karena patah hati, pada akhirnya tekanan ini akan berpengaruh secara langsung pada sistem pencernaan. Kamu bisa merasakan sakit perut ataupun mual.
      #3 Menurunnya Sistem Kekebalan Tubuh. 
      Kekecewaan karena patah hati dapat mengganggu kekebalan tubuh yang berpengaruh terhadap kerusakan sel. Virus menjadi lebih mudah masuk sehingga Anda cepat sakit seperti flu dan meriang.
      #4 Terganggunya Kesehatan Kulit. 
      Saat patah hati, hormon kortisol yang erat kaitannya dengan stres akan meningkat. Ketika hormon ini meningkat, maka berpengaruh juga pada kesehatan kulit yang akan semakin banyak memproduksi minyak di dalam kulit. Tak heran, ketika stres karena putus cinta banyak wanita yang malah menjadi jerawatan dan timbul komedo.
      #5 Rambut Rusak. 
      Jika kamu merasakan patah hati yang begitu dalam maka pertumbuhan rambut menjadi terganggu. Hal tersebut disebut sebagai fase telogen effluvium, di mana rambut berhenti tumbuh atau mulai rontok.
      Nah, itulah beberapa reaksi fisik yang timbul karena patah hati. Karena akibat yang cukup beragam dan bisa cukup berbahaya jika tak segera ditangani inilah, patah hati sebaiknya segera di atasi agar tidak menyiksa batin dan fisik.
      Melakukan meditasi dengan menghirup napas dalam-dalam lalu mengeluarkannya secara perlahan, bisa menjadi jalan untuk membuat hati dan pikiran lebih tenang. Selain itu, mendengarkan musik-musik bertempo cepat dan berkumpul dengan banyak teman yang suka berkelakar juga dapat membantu tubuh melepaskan endorphin.
      Gary Lewandowski, Ph.D, seorang profesor psikologi di Monmouth University, New Jersey, mengatakan bahwa saat patah hati, Anda tidak boleh menutup diri dan mengunci diri di dalam kamar. Sebab, mengasingkan diri sendiri hanya akan membuat semuanya bertambah buruk.
    • By berita_semua
      Berbicara mengenai perasaan cinta, mungkin saja kita semua gak pernah tahu akan misteri sebuah cinta. Ia bisa saja datang tiba-tiba tanpa permisi. Atau, ia juga bisa saja pergi tiba-tiba tanpa pamit terlebih dulu. Karena cinta, seseorang bisa sangat bahagia. Tapi, bisa pula ia menjadi sangat kecewa, menderita hingga hilang arah. Cinta juga sering kali membuat seseorang gak lagi peduli dengan apa dan siapa yang ada di sekitarnya.
      Memang, jatuh cinta adalah suatu perasaan yang luar biasa. Jatuh cinta juga merupakan salah satu perasaan yang nggak bisa dihentikan kedatangannya atau dipaksa untuk datang. Pada dasarnya, jatuh cinta juga bukan merupakan suatu perasaan yang bisa dipaksakan agar orang yang kita cinta juga memberikan cinta yang sama dengan apa yang kita rasakan. Dalam suatu hubungan percintaan, sangat disarankan agar hubungan dilandasi cinta dari dua insan yang menjalankan hubungan.
      Jangan sampai, dalam sebuah hubungan hanya satu orang yang memiliki cinta untuk pasangan sementara satu orang lain menyimpan cinta untuk orang lain di luar sana. Kita pun perlu tahu bahwa orang yang kita cintai juga memberikan atau senggaknya merasakan cinta yang sama dengan kita. Buat kamu yang sedang menjalankan suatu hubungan, tanyakan lagi apakah ia yang kamu cintai juga mencintai kamu? Karena sebenarnya, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa orang yang sedang kamu cinta justru nggak mencintai kamu. Apa saja tanda bahwa si dia sebenarnya nggak mencintai kamu? Berikut beberapa tanda tersebut.
      Ia selalu sibuk dan gak ada waktu untuk kamu. Kamu hanya mengenalnya dan ia juga hanya mengenalmu. Ia nggak memperkenalkan kamu ke keluarganya. Ia pun sepertinya gak ada niat buat berkenalan dengan keluarga kamu. Ia sama sekali nggak terbuka dan selalu berusaha menyembunyikan kehidupannya padamu. Ada banyak rahasia di antara kalian berdua. Ketika hendak bertemu denganmu, ia selalu merencanakan pertemuan. Ia bahkan gak ada waktu untuk menemuimu kapan saja saat kamu membutuhkannya. Ia akan banyak bicara lewat tulisan baik di pesan telepon dan pesan media sosial. Ia bahkan gak pernah mau berbicara secara langsung dengan kamu. Dengan tulisan, ia akan sangat banyak bicara dan mengeluarkan kata-kata serta merangkai puisi indah. Tapi, saat bertemu ia justru sangat pendiam dan cuek. Ia gak pernah membicarakan masa depan hubungan kalian berdua. Ketika kamu bertanya padanya akan kelanjutan hubungan kalian, ia justru tersinggung dan akan memarahi kamu. Kalau kamu merasakan hal ini, coba tanyakan lagi pada diri sendiri benarkah ia juga mencintai kamu seperti kamu mencintainya? Ia masih sering membicarakan mantan kekasihnya yang sudah lama berpisah dengannya. Atau, ia justru akan membicarakan wanita lain dan saat membicarakan wanita tersebut, wajahnya terlihat begitu bahagia serta penuh cinta. Yakin, dia juga mencintai kamu? Si dia sangat menghindari segala aktivitas di depan umum yang memperlihatkan bahwa kalian sedang menjalin hubungan. Mungkin, beberapa orang memang bukan tipe orang yang suka menunjukkan hubungan di depan umum. Tapi, kalau untuk memegang tanganmu saja di depan umum ia enggan, cinta mungkin perlu untuk ditanyakan dan dipertimbangkan lagi. Seringkali, ia membatalkan segala rencana yang telah kalian buat. Ia juga sering nggak hadir di acara yang sangat penting buat kamu atau juga buat keluarga kamu. Sesibuk apapun ia, ia yang mencintaimu gak akan pernah melewatkan acara penting yang kamu gelar. Ia juga gak akan pernah mengabaikanmu. Ketika kamu bersamanya, kamu sama sekali nggak pernah merasa nyaman. Jangankan nyaman, kamu mungkin saja akan merasa sangat kesal karena sikapnya yang gak pernah peduli dan mencintai kamu. So jendral, kalau pasangan kamu atau orang yang kamu cintai menunjukkan tanda-tanda di atas, cobalah untuk bertanya pada diri sendiri lagi benarkah ia juga mencintai kamu? Kalau pun ia memang nggak mencintai kamu, cobalah untuk bersabar dan temukan kembali cinta yang benar-benar tulus serta sungguh-sungguh untukmu. Percaya atau nggak, kamu wajib bahagia dengan cinta yang nyata. Cinta dari kamu dan darinya. Bukan cinta yang hanya kamu berikan untuknya sementara ia gak memberikan sedikit pun cintanya untukmu.

×
×
  • Create New...