Jump to content
  1. BisaJadi

    BisaJadi

  • Similar Content

    • By BincangEdukasi
      Habis makan ngantuk mungkin dialami oleh hampir setiap orang. Meski umumnya tidak berbahaya, fenomena ini terkadang bisa mengganggu aktivitas dan menurunkan konsentrasi Anda. Oleh karena itu, ketahui penyebab ngantuk setelah makan agar hal tersebut dapat Anda hindari.
      Rasa kantuk yang muncul sehabis makan dapat disebabkan oleh banyak faktor, antara lain konsumsi makanan atau minuman tertentu dan gaya hidup atau kebiasaan yang sering dilakukan. Untuk mencegah kondisi yang kerap mengganggu keseharian ini, Anda perlu mengetahui penyebabnya terlebih dahulu.
      Beragam Faktor yang Menyebabkan Habis Makan Ngantuk
      Ada beragam faktor yang diketahui dapat memicu rasa kantuk setelah makan, antara lain:
      1. Pengaruh hormon selama proses pencernaan
      Makanan dan minuman yang Anda konsumsi akan dicerna oleh lambung dan usus. Saat proses pencernaan berlangsung, tubuh akan melepaskan hormon tertentu seperti serotonin dan melatonin. Peningkatan kedua hormon tersebut bisa menimbulkan rasa kantuk setelah Anda makan.
      2. Perubahan aliran darah di otak
      Selain faktor hormonal, perubahan aliran darah pada otak yang terjadi setelah makan juga kerap disebut sebagai penyebab munculnya fenomena habis makan ngantuk.
      Setelah makan, aliran darah akan lebih banyak dialihkan ke saluran pencernaan agar tubuh dapat mengolah dan menyerap energi serta nutrisi dari makanan atau minuman yang dikonsumsi.
      Ketika hal tersebut terjadi, aliran darah pada otak akan sedikit berkurang dan menyebabkan Anda sering menguap dan mengantuk guna mencukupi kebutuhan oksigen di otak. Hal ini normal terjadi dan biasanya hanya berlangsung dalam waktu singkat. Meski demikian, teori ini masih perlu diteliti lebih lanjut.
      3. Kurang tidur
      Ketika kurang tidur, tubuh akan terasa lelah dan rasa lapar mudah muncul. Hal ini bisa membuat Anda lebih banyak makan atau ngemil, sehingga rasa kantuk yang dirasakan akan semakin terasa.
      Oleh karena itu, untuk mencegah hal tersebut, cobalah untuk mencukupi waktu tidur setiap malamnya setidaknya 7–9 jam, kurangi atau hentikan kebiasaan begadang, olahraga secara rutin, dan hindari stres.
      4. Kurang olahraga
      Olahraga berpengaruh terhadap kekuatan dan daya tahan tubuh, serta efisiensi kerja sistem kardiovaskular. Jika Anda jarang berolahraga, tubuh akan mudah merasa lelah. Hal ini jugalah yang menjadi salah satu pemicu munculnya rasa kantuk setelah makan.
      Agar lebih bugar, Anda bisa mencoba lebih banyak meluangkan waktu untuk berolahraga, misalnya berjalan di sekitar halaman rumah, naik-turun tangga, atau yoga. Apa pun pilihan olahraganya, lakukan secara rutin dan teratur minimal 15 menit setiap harinya.
      5. Gangguan kesehatan
      Kondisi atau gangguan kesehatan tertentu dapat membuat Anda mudah lelah, termasuk lebih mudah mengantuk setelah beraktivitas dan setelah makan atau bahkan mengantuk sepanjang waktu.
      Beberapa gangguan kesehatan tertentu yang dapat menyebabkan rasa kantuk setelah makan, di antaranya diabetes, anemia, hipotiroidisme, intoleransi makanan, dan gangguan pernapasan saat tidur (sleep apnea).
      Oleh karena itu, segera konsultasikan ke dokter bila Anda sering mengantuk, karena bisa saja menjadi pertanda adanya masalah kesehatan yang perlu diobati.
      Selain beberapa penyebab di atas, ada juga beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan Anda sering ngantuk setelah makan, misalnya kebiasaan melewatkan sarapan, kekurangan asupan zat besi, kurang minum air putih, dan sering mengonsumsi makanan cepat saji.
      Makanan dan Minuman yang Memicu Rasa Kantuk
      Meski semua makanan dicerna dengan cara yang sama, namun tidak semua makanan memengaruhi tubuh dengan cara yang sama. Pasalnya, ada beberapa jenis makanan yang justru membuat Anda lebih mudah mengantuk setelah mengonsumsinya.
      Jenis makanan tersebut umumnya mengandung protein tinggi, seperti telur, bayam, tahu, keju, kedelai, dan ikan yang mengandung asam amino triptofan. Asam amino triptofan digunakan oleh tubuh untuk memproduksi serotonin yang berperan besar terhadap rasa kantuk.
      Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, beberapa jenis makanan maupun minuman berikut juga bisa menimbulkan rasa kantuk setelah makan:
      Pisang
      Pisang dianggap bisa membuat kantuk karena kandungan kalium dan magnesiumnya yang dapat melemaskan otot, sehingga tubuh akan terasa lebih rileks dan memicu rasa kantuk.
      Buah ceri
      Buah ceri merupakan sumber alami melatonin yang sangat tinggi sehingga dapat membuat Anda mudah mengantuk. Jika ingin mengonsumsi buah ceri, sebaiknya konsumsi setelah makan malam dan sebisa mungkin hindari mengonsumsinya pada siang hari.
      Minuman berenergi
      Mungkin banyak yang berpikir bahwa minuman berenergi dapat membuat Anda lebih berenergi dan tetap terjaga, padahal kenyataannya sebagian besar minuman berenergi dibuat dari kafein, asam amino esensial, dan kadar gula yang tinggi.
      Pada awalnya, minuman jenis ini mungkin akan meningkatkan energi di tubuh Anda. Akan tetapi, efek tersebut hanya bersifat sesaat dan justru bisa membuat Anda merasa lelah dan mengantuk setelahnya.
      Teh herbal
      Salah satu teh herbal, yaitu chamomile, mengandung zat antioksidan yang disebut apigenin. Di dalam otak, epigenin berfungsi memicu respons otak yang mampu membuat Anda merasa lebih tenang. Hal inilah yang kemudian menyebabkan Anda ngantuk setelah meminumnya.
      Selain chamomile, teh herbal lavender juga bisa menimbulkan rasa kantuk. Hal ini berkat aromanya yang menenangkan.
      Minuman beralkohol
      Banyak orang meminum bir, anggur, atau minuman beralkohol lainnya untuk membantu agar bisa tidur dengan cepat dan pulas. Minuman beralkohol mungkin membantu tubuh merasa lebih rileks dan lebih mudah untuk tidur, namun tidur Anda justru mudah terganggu dan menyebabkan Anda merasa lelah atau tidak segar saat bangun.
      Selain itu, minuman beralkohol juga berdampak buruk bagi kesehatan. Mengonsumsi terlalu banyak alkohol akan meningkatkan risiko gangguan hati, kanker, stroke, masalah jantung, hingga gangguan mental.
      Secara umum, habis makan ngantuk merupakan hal yang normal terjadi. Jika Anda sering mengalaminya, Anda mungkin bisa mengubah pola makan dan menjalani gaya hidup lebih sehat.
    • By ahmadyamadi_skom
      Beberapa hari terakhir, tak hanya Hujan deras yang menyebabkan banjir melanda berbagai wilayah Indonesia. Terpaan angin kencang juga kerap merepotkan. Untuk pengendara sepeda motor, ini adalah salah satu musuh selain banjir. Tak jarang biker dibuat oleng saking kuatnya angin yang bergerak sebelum Hujan.
      Berikut beberapa trik agar angin kencang tak merobohkan Anda:
      Sebelumnya, perkirakan kecepatan angin. Jika terlalu kencang dan bobot Anda plus sepeda motor tak kuasa menahan, lebih baik minggir dan mencari tempat untuk berhenti sejenak. Langkah ini dinilai lebih bijak karena terpaan angin yang terlalu kuat akan dengan mudah menerbangkan mobil sekali pun. Perhatikan arah angin dengan melihat objek yang bergerak di sekitar. Jika angin berhembus dari sisi depan atau belakang Anda, kemungkinan terhempas lebih sedikit, meski tetap harus waspada dan menjaga keseimbangan. Jika angin menerpa dari sisi samping, tekan setang lebih berat ke arah datangnya angin. Misalnya, angin datang dari kiri, tekan setang sedikit ke kiri untuk melakukan ”perlawanan”. Tekanan bergantung pada kekuatan angin, semakin angin berhembus kencang, seharusnya semakin kuat tekanan yang diberikan ke setang. Gunakan kaki dan berat badan untuk menjaga sepeda motor tetap dalam posisi tegak. Usahakan tubuh bagian atas tetap rileks, yang diyakini membantu jaga keseimbangan jika sewaktu-waktu terdapat guncangan. Usahakan posisi tubuh lebih rendah untuk mengurangi penampang yang diterpa angin.
    • By berita_semua
      Zaman sekarang, anak sekolah memiliki jadwal yang padat. Mereka bisa belajar dari pagi hingga sore, belum lagi ditambah les. Begitu juga karyawan yang kerjanya kira-kira 8 jam sehari. 
      Dengan seabrek aktivitas ini, kita jadi mudah ngantuk lho. Tak jarang yang ketiduran di sekolah maupun di kantor. Gimana ya cara mengatasinya?
      Rutinitas lari pagi setiap Jumat yang dilakukan siswa Labschool membuat teman kita dari kelas akselerasi SMP Labschool Kebayoran, Zidan Hidayat, bertanya-tanya. Ada nggak ya hubungan olahraga pagi dengan konsentrasi belajar?
      Ia mempresentasikan pembelajaran berbasis masalah berjudul “Pengaruh Olah Raga Pagi terhadap Kebugaran dan Konsentrasi Belajar Siswa serta Karyawan”, pada Jumat (11/03) kemarin.
      Dari survei online dan offline yang ia sebar ke 117 responden dari berbagai usia, mayoritas setuju bahwa olahraga pagi bisa menyehatkan. Mayoritas responden berolahraga dua kali seminggu dan melakukannya sebelum sarapan. Dengan berolahraga kita bisa mencegah pikun, menyehatkan jantung, dan membakar lemak.
      Ternyata, hasil survey juga membuktikan bahwa 53% responden tidak merasa ngantuk saat beraktivitas kalau paginya olahraga, lho!
      Jadi, teman-teman jangan malas bangun pagi untuk olah raga, ya. Selain badan sehat, di sekolah jadi nggak ngantuk dan bisa konsentrasi belajar.
    • By duniagelap
      Bagi anda semua jendral maupun jendralwati yang kesehariannya menggunakan sepeda motor untuk menempuh ke suatu tujuan karena bahaya bisa dimana aja dan kapan saja bisa terjadi, maka dari itu anda harus berhati hati dalam berkendara. Jangan seperti pengendara di video dibawah ini, diri sendiri rugi dan juga merugikan orang lain. waspadalah! waspadalah!
       
      Jangan lupa kalau suka this topic, like it! Thank you very much
    • By iiee
      Mengendarai motor sangat pratis untuk menjangkau tempat tujuan yang tidak terlalu jauh. Selain pratis, mengendari sepeda motor dapat mengantisipasi macet dengan mudah. Dijaman sekarang berkendara motor tidak didominasi kaum laki-laki saja namun banyak wanita yang pandai mengendarai. Karena semakin hari motor didesain semakin mudah untuk di kendarai, sehingga banyak pengendara-pengendara baru yang tidak memiliki surat ijin mengemudi khusus sepeda motor atau biasa disebut SIM C. 
       
      Jika seseorang memiliki SIM C secara tidak langsung sudah mengetahui tatacara berkendara yang baik, mengerti berbagai macam tanda rambu-rambu. Safety riding atau berkendara tatacara berkendara dengan aman harus di kuasai bagi setiap orang yang mengendarai sepeda motor. Tingginya angka kecelakaan kendaran bermotor di karenakan para pengguna sepeda motor kurang memahami tatacara berkendara dengan aman, terutama bagi wanita yang sering menggunakan sepeda motor sendiri. Dan berikut kami berikan tips berkendara untuk wanita.
       
      Pastikan Kendaraan Dalam Kondisi sehat dan nyaman
      Apapun jenis sepeda yang dipilih, jauh lebih penting jika kita merasa nyaman dengan motor tersebut. Kedengarannya cukup mudah, namun banyak wanita yang mengacuhkan saran ini dan merasa wajar kendati mereka merasa aneh dengan pilihan motornya. Memiliki motor yang sesuai dengan postur tubuh akan membuat rasa percaya diri saat berkendara di jalan raya. Jujur kepada diri sendiri soal pemilihan motor ini akan menjadi sangat penting. Jangan sering-sering bergonta-ganti motor jika terpaksa berganti-ganti motor usahakan untuk mengenali motor tersebut dengan bertanya kepada orang yang terbiasa dengan motor tersebut.
       
      Berpakaian Yang Nyaman dan Aman
      Jangan sampai lupa ketika berbelanja  busana diskon atau obral, pastikan bahwa pakaian tersebut nyaman dan aman digunakan baik saat berada di atas motor maupun sewaktu tidak membesut motor. Apapun pakaiannya akan terasa sangat berbeda saat ketika digunakan saat berkendara.
       
      Tingkatkan Keahlian Berkendara
      Menambah ilmu dan wawasan dengan mengambil kursus berkendara . Meskipun sudah merasa  mahir mengendarai sepeda motor, bukan berarti mengerti tata cara berkendara yang aman dan nyaman. Pelajari juga cara berkendara di jalur off-road agar kemampuan semakin bertambah saat terjebak dalam situasi yang mengharuskan  keluar dari aspal. Melakukan sharing dengan rekan-rekan lain yang lebih berpengalaman
       
      Posisi Tas
      Bawa perlengkapan secukupnya untuk mengurangi beban kita saat berkendara. Jauhi menggunakan tas samping atau selempang, jika menggunakan tas samping jangan menaruhnya di kanan atau dikiri dan jangan sekali-kali berada di balik badan. Selalu  taruh tas anda didepan anda. Bahan Tas juga harus diperhitungkan, akan lebih aman jika anda menggunkan tas rangsel selain kokoh tas ransel lebih aman.  Tas sadel, tas tangki dan bagasi merupakan aksesoris yang berguna, namun jangan membawa barang terlalu banyak. Posisi tas yang berada di samping kanan atau di belakang pada tas selempang mampu mengundang tangan-tangan jail untuk merebut tas.
       
      Tahu Arah dan Tujuan
      Kita mungkin tahu kemana akan pergi, namun, sesekali melihat rute dan peta sangat sarankan. Tujuannya agar Anda paham dan mengetahui kondisi dan situasi jalur yang akan Anda lewati. Menambah pengetahuan lewat laporan cuaca juga akan sangat membantu. Cari informasi tentang keamanan jalan yang akan lewati, jika terpaksa berjalan pada malam hari pastikan untuk tidak sendirian.
       
      Beristirahatlah
      Ketahui batasan diri kemampuan fisik diri sendiri. Sebagian wanita mungkin merasa masih nyaman walau telah berkendara selama beberapa jam. Namun sebagian lagi pasti sudah merasa lelah. Beristirahatlah sejenak, teguk secangkir kopi atau air putih, pelajari peta dan kembali riding, pilih tempat-tempat berhenti seperti statiun pengisian bahan bakar, tempat ibadah dll.
       
      Percaya Diri
      Tingkatkan rasa percaya diri saat berada berkendara, baik itu berkendara seorang diri atau dalam sebuah grup, dongkrak rasa percaya diri Anda dengan menerapkan beberapa langkah di atas.
       
      Fokus
      Usahakan untuk selalu fokus namun tetap rilexs. Kecepatan respon saat bekendara sangat penting untuk menghindari hal-hal yang bersifat mendadak. Jika pikiran kurang fokus behentilah sejenak pada tempat yang aman.
×
×
  • Create New...