Jump to content

Waduh! Aksi Pembajakan WhatsApp Kembali Terjadi di Indonesia


Recommended Posts

  • ✔ Verified Account

609078328_images(6).jpeg.d792d916d7d53423f51f3884fe5460f7.jpeg

Kasus peretasan akun WhatsApp kembali terjadi. Kali ini menimpa peneliti dan perhati isu sosial Ravio Patra. Kejadian ini diceritakan kembali oleh Direktur Eksekuti SAFEnet Damar Juniarto.

Damar Juniarto mengatakan kejadian pembobolan akun WhatsApp tersebu terjadi kemarin (22/4/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu Ravio Patra menunjukkan kepadanya coba menghidupkan WhatsApp kemudian muncul tulisan 'You've registered your number on another phone.

"Dicek ke pesan inbox SMS, ada permintaan pengiriman OTP. Peristiwa ini saya minta segera dilaporkan ke Whatsapp, dan akhirnya oleh Head of Security Whatsapp dikatakan memang terbukti ada pembobolan," ujar Damar ketika dihubungi, Kamis (23/4/2020).

Damar Juniarto mengungkapkan pelaku pembobolan menemukan cara mengakali nomor ponsel untuk bisa mengambil alih Whatsapp yang sebelumnya didaftarkan dengan nomor Ravio Patra.

"Karena OTP dikirim ke nomor Ravio, besar kemungkinan pembobol sudah bisa membaca semua pesan masuk lewat nomor tersebut. Setelah dua jam, Whatsapp tersebut akhirnya berhasil dipulihkan," ungkapnya.

Damar Junianto menambahkan selama dikuasai "peretas", pelaku menyebarkan pesan palsu berisi sebaran provokasi dengan plotting untuk menempatkan Ravio sebagai salah satu yang akan membuat kerusuhan.

Bunyinya pesan tersebut: KRISIS SUDAH SAATNYA MEMBAKAR! AYO KUMPUL DAN RAMAIKAN 30 APRIL AKSI PENJARAHAN NASIONAL SERENTAK, SEMUA TOKO YG ADA DIDEKAT KITA BEBAS DIJARAH

"Saya minta Ravio untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan semua bukti. Agar kami bisa memeriksa perangkat tersebut lebih lanjut," ujarnya.

"Sekitar pukul 19.14 WIB, Ravio menghubungi saya dan mengatakan "Mas, kata penjaga kosanku ada yg nyariin aku rapi udah pergi. Tsmpangnya serem kata dia."

"Saya instruksikan Ravio untuk matikan handphone dan cabut batere, lalu pergi ke rumah aman." ungkap Damar Juniarto. "Sudah lebih 12 jam tidak ada kabar. Baru saja saya dapat informasi, Ravio ditangkap semalam oleh intel polisi di depan rumah aman."

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By black_zombie
      Sebelumnya, WhatsApp bekerja sama dengan UKM Indonesia menginisiasi program pelatihan untuk 3.500 pelaku UMKM di 12 kota di Indonesia.
      Program "Go Digital & Scale Up with WhatsApp" ini berisi berbagai materi untuk membantu UMKM tetap bertahan di masa pandemi Covid-19.
      Melalui kampanye "BaWA Usaha Aja!" WhatsApp mendukung perekonomian dan masyarakat Indonesia melalui digitalisasi.
      Misi yang sama dimiliki oleh sebuah portal khusus, UKM Indonesia, yang berisi informasi terkait perizinan usaha untuk mendorong perkembangan UMKM di Indonesia.
      Portal ini dibentuk dan dikelola oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia.
      Kegiatan ini dilakukan karena berdasarkan laporan Kemenkeu, UMKM adalah sektor yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19.
      Public Policy Director APAC WhatsApp Clair Deevy mengatakan, pandemi telah menimbulkan kendala-kendala yang tidak terduga oleh pelaku usaha kecil dan para pelanggan.
      “Program yang disusun oleh WhatsApp dan UKM Indonesia ini akan memberikan pelatihan yang bermanfaat bagi pelaku UMKM. Misalnya cara masuk ke perekonomian digital di kondisi sulit ini, sehingga pelaku UMKM bisa membangun usaha dan tetap terhubung dengan pelanggan di seluruh Indonesia,” kata Clair, melalui keterangan yang diterima Liputan6.com, Rabu (22/7/2020).
      Program pelatihan ini akan diadakan secara daring agar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia berkesempatan untuk partisipasi.
    • By black_zombie
      WhatsApp baru saja diketahui telah mendaftarkan pembaruan terkini melalui Google Play Beta Program. Lewat versi beta 2.20.196.8 ini, aplikasi milik Facebook tersebut ternyata membawa sejumlah fitur terbaru.
      Salah satunya seperti dikutip dari WABetaInfo, fitur yang diketahui turut hadir dalam versi beta ini adalah dukungan satu akun WhatsApp untuk beberapa perangkat.
      WhatsApp sendiri sebenarnya sudah diketahui sedang melakukan uji coba fitur ini pada empat perangkat dan fitur pendukung lainnya tengah disiapkan.
      Oleh sebab itu, untuk sekarang, aplikasi itu disebut tengah mengerjakan tampilan untuk fitur yang kemungkinan diberi nama Linked Devices ini.
      Menurut tangkapan gambar yang diungkap dari WABetaInfo, melalui laman Linked Devices ini pengguna dapat menambah perangkat baru yang terhubung dengan akun pengguna WhatsApp.
      Bagi kamu yang penasaran, tampilan laman ini mirip apabila pengguna menghubungkan akunnya dengan fitur WhatsApp Web, baik di MacoS maupun Windows. 
      Selain itu, ada informasi lebih lanjut mengenai fitur Advanced Search Mode yang sebelumnya ada di versi 2.20.117. Pada versi beta 2.20.196 ini, WhatsApp terus meningkatkan kemampuan tampilan antarmuka dari fitur pencarian ini.
      Untuk diketahui, informasi, Advanced Search Mode memungkinkan pengguna mencari pesan secara spesifik berdasarkan tipenya. Namun perlu diingat seluruh fitur ini masih dalam tahap pengembangan dan belum tersedia. 
    • By black_zombie
      Facebook sedang uji coba menyembunyikan jumlah Like di Instagram yang dilakukan di beberapa negara, termasuk Indonesia. Menyeruak kabar bahwa ada motif tersembunyi soal dilenyapkannya tombol love tersebut.
      "Kami komitmen membangun ekosistem positif dan terus mencari cara agar pengguna Instagram merasa lebih nyaman berekspresi dan fokus pada foto dan video yang mereka bagi dan bukan berapa jumlah 'Like' yang mereka dapat," kata Adam Mosseri, Head of Instagram.
      Sumber mantan karyawan Instagram membocorkan bahwa penyembunyian Like bakal meningkatkan jumlah postingan pengguna di media sosial itu.
      Kenapa demikian? Lantaran jumlah Like sudah tak terlihat, user menjadi tak begitu peduli apakah postingan mereka disukai atau tidak. Maka, tidak perlu cemas posting sebanyak apapun.
      Bagi Instagram, teori itu adalah sesuatu yang bagus karena semakin banyak postingan, makin tinggi pula waktu yang dihabiskan di Instagram. Ujung-ujungnya, lebih banyak iklan dapat ditampilkan.
      Pengguna Instagram juga cenderung meniru kebiasaan teman dekat atau keluarga. Jadi, saat sebagian user mulai lebih sering memposting, diharapkan menciptakan efek viral sehingga user lain mengikutinya.
      Belum ada komentar dari Instagram soal informasi tersebut. Masih menurut sang sumber, eksperimen menyembunyikan Like sudah dilakukan internal Instagram sejak tahun 2018.
    • By Forzaken_DT
      Pengadilan federal Manhattan, Amerika Serikat, memvonis Evaldas Rimasauskas, pelaku penipuan terhadap perusahaan sekelas Google dan Facebook dengan hukuman lima tahun penjara. Kedua raksasa teknologi itu diketahui rugi hingga USD 120 juta atau Rp 1,67 triliun akibat penipuan tersebut.
      Tak hanya menghuni sel tahanan, Rimasauskas juga didenda sebesar USD 26,4 juta sebagai ganti rugi.
      "Evaldas Rimasauskas merancang skema berani untuk menipu perusahaan AS lebih dari USD 120 juta dan kemudian menyalurkan dana itu ke rekening bank di seluruh dunia," kata jaksa penutut Geoffrey Berman.
      Semua itu bermula dari aksi Rimasauskas berpura-pura sebagai karyawan dari perusahaan manufaktur elektronik bernama Quanta Computer di Taiwan. Untuk menyakinkan aksinya, pria ini sampai modal stempel perusahaan yang sesuai dengan aslinya hingga email palsu.
      Dari email palsu tersebut, Rimasauskas mengirimkan ke staf Google dan Facebook meminta pembayaran atas barang dan jasa yang dibeli dari Quanta. Pada saat itu, memang Google dan Facebook bermitra dengan Quanta.
      Rimasauskas pun menginstruksikan agar pembayaran ditransfer ke sejumlah bank di luar negeri yang dikuasainya. Ketahuan menipu, Rimasauskas ditangkap pada 2017 lalu dan pada pekan ini baru diputuskan hukumannya.
      "Rimasauskas melakukan pencurian teknologi tinggi dari belahan dunia, tetapi dia dijebloskan di pengadilan federal Manhattan," pungkas Berman.
    • By merahputih
      Tujuh investor Libra memilih mundur karena tak ingin bisnisnya terseret dampak kontroversi dari uang digital (crypocurrency) bikinan Facebook tersebut. Bagaimana nasib Libra ke depan?
      Meski investornya mundur, Facebook masih kekeuh dengan rencana awalnya. Libra Association baru saja mengumumkan 21 anggota pendiri dan para petinggi perusahaan.
      Senin lalu, mereka berkumpul di Jenewa, Swiss untuk menandatangani piagam Libra Association. Dewan direksi pun sudah dibentuk yang terdiri dari lima orang termasuk David Marcus yang memimpin poject Libra, Andreessen Horowitz (PayU), Kiva Microfunds dan Xapo Holdings.
      Libra Association adalah organisasi yang mengelola uang Facebook Libra. Organisasi nirlaba ini menargetkan memiliki 28 investor yang memiliki hak voting. Untuk mendapatkan hak voting investor harus mengucurkan dana US$ 10 juta.
      Sebelumnya, Mastercard, Visa, PayPal, eBay, Stripe, Mercado Pago. Terbaru adalah Booking.com.
      Libra Facebook merupakan mimpi Mark Zuckerberg untuk mengirim uang semudah kirim pesan. Uang Libra akan digunakan untuk bertransaksi di Facebook dan para investornya.
      Libra akan dikaitkan dengan mata uang resmi dunia sehingga pergerakan harganya mengikuti mata uang resmi tersebut. Recananya Facebook Libra akan diterbitkan pada Semester I-2020.
      Namun, Libra mendapat banyak tentang dari bank sentral hingga Presiden Donald Trump. Alasannya, bank sentral tidak bisa mengontrol peredaran uang Libra. Padahal dari sisi pengguna Libra berpotensi berdampak sistemik pada sistem keuangan bila bermasalah.
×
×
  • Create New...