Jump to content

Recommended Posts

Daftar_Makanan_Yang_Mengandung_Kalium_Tinggi.thumb.jpg.6d093860a05a3e534e1e6c51aeb3ebba.jpg

Kalium atau potasium merupakan salah satu jenis mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Ada beragam manfaat kalium bagi kesehatan tubuh. Salah satunya adalah melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Asupan kalium bisa diperoleh dengan mengonsumsi beberapa jenis sayuran dan buah-buahan.

Manfaat kalium selalu dikaitkan dengan perannya sebagai salah satu jenis elektrolit di dalam tubuh. Elektrolit berperan penting dalam mengatur cairan tubuh, menghantar sinyal listrik pada saraf, dan mengatur kontraksi otot.

Oleh karena itu, kecukupan elektrolit (yang salah satunya adalah kalium) sangat penting karena dapat memengaruhi fungsi organ dan kinerja tubuh.

Manfaat Kalium bagi Kesehatan Tubuh

Tidak hanya itu, kalium juga memiliki beberapa manfaat penting bagi kesehatan, di antaranya:

1. Menurunkan tekanan darah

Kalium membantu meredakan ketegangan di dinding pembuluh darah, sehingga mampu menurunkan tekanan darah. Selain itu, makanan yang mengandung kalium dapat membantu mengurangi kadar garam berlebih dalam tubuh dengan cara mengeluarkannya melalui urine.

2. Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah

Asupan kalium yang cukup dapat mencegah penyakit pada pembuluh darah, seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan stroke. Kalium juga mampu mencegah aterosklerosis atau penyempitan pembuluh darah arteri.

Selain itu, manfaat kalium dalam menjaga kesehatan saraf dan kekuatan otot juga akan memelihara kemampuan jantung dalam memompa darah dengan cukup. Beberapa studi bahkan menyebutkan bahwa kalium juga bermanfaat untuk mengurangi risiko munculnya gangguan irama jantung (aritmia).

3. Memelihara fungsi saraf

Sistem saraf menghubungkan otak dan tubuh. Otak mengirim pesan ke organ dan bagian tubuh tertentu melalui rangsangan atau impuls listrik. Karena kinerja saraf inilah, tubuh mampu mengatur kontraksi otot dan detak jantung, serta menerima rangsangan dan merasakan nyeri (fungsi sensorik).

Jika kadar kalium dalam darah berkurang, hal ini dapat memengaruhi kemampuan otak dalam menghasilkan impuls saraf.

Beberapa studi menunjukkan bahwa kekurangan kalium dalam jangka panjang dapat menimbulkan gangguan saraf dan otak, seperti sering kesemutan, mudah lupa atau pikun, serta kelemahan otot.

4. Mencegah batu ginjal

Kalium mampu mengikat kalsium dalam urine, sehingga mencegah terbentuknya endapan mineral kalsium yang dapat menjadi batu ginjal. Menurut sebuah studi, orang yang asupan kalium hariannya tercukupi memiliki risiko terkena batu ginjal lebih rendah dibandingkan orang yang kekurangan kalium.

5. Menjaga kepadatan tulang

Kalium berperan untuk menjaga kalsium agar tidak terbuang melalui urine. Selain itu, kalium juga dapat meningkatkan penyerapan kalsium pada tulang, sehingga tulang tidak kehilangan kepadatannya (osteoporosis) dan tidak mudah patah.

6. Mencegah kram otot

Kram otot adalah kondisi saat otot berkontraksi secara tiba-tiba dan tidak terkendali. Kondisi ini bisa terjadi akibat tubuh kekurangan kalium. Di dalam sel otot, kalium membantu menyampaikan sinyal dari otak yang merangsang kontraksi otot, sekaligus membantu mengakhiri kontraksi tersebut.

Ketika kadar kalium dalam darah rendah, otak tidak dapat menyampaikan sinyal secara efektif, sehingga otot terus berkontraksi dan menimbulkan kram.

Jenis Makanan Mengandung Kalium

Orang dewasa membutuhkan kalium sebanyak 4.500-4.700 mg kalium per hari. Namun, tubuh tidak mampu memproduksi kalium sendiri, sehingga asupan kalium harus diperoleh dari makanan.

Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak kalium adalah:

  • Sayuran, seperti kentang, ubi, brokoli, bayam, dan jamur.
  • Buah, termasuk pisang, apel, tomat, melon, jeruk, dan labu.
  • Kacang-kacangan, seperti kacang merah, kacang polong, almond, dan kedelai.
  • Susu dan olahannya, seperti yoghurt dan keju.
  • Daging.
  • Ikan.
  • Nasi merah.
  • Teh.

Selain melalui makanan, kalium juga bisa diperoleh dari suplemen. Akan tetapi, konsumsi suplemen kalium harus berdasarkan anjuran dokter untuk menghindari kelebihan kalium (hiperkalemia) yang juga berbahaya.

Selain itu, jika Anda menderita penyakit tertentu, seperti gangguan ginjal, diabetes, atau gangguan irama jantung, sebaiknya jangan mengonsumsi makanan yang tinggi kalium dan suplemen kalium terlalu banyak.

Konsultasikanlah dengan dokter terkait seberapa banyak asupan kalium yang dianjurkan sesuai kondisi Anda dan apakah Anda perlu mengonsumsi suplemen kalium untuk memenuhi kebutuhan kalium tersebut.

Link to post
Share on other sites
  • Ngobas featured and unfeatured this topic

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By rhino
      Suatu ketika pernahkah Anda merasakan rahang terasa kaku dan berbunyi? Situasi ini biasanya menimbulkan rasa tidak nyaman dan membuat aktivitas sehari-hari jadi terganggu, terlebih ketika sedang mengunyah makanan. Salah satu penyebab rahang kaku dan berbunyi ini bisa terjadi akibat gangguan pada sendi rahang.
      Ketika merasakan rahang kaku dan berbunyi, ada baiknya jangan disepelekan. Sehingga Anda bisa mendapatkan penanganan dari dokter dengan segera. Hal ini dikarenakan rahang yang kaku dan berbunyi bisa menjadi pertanda adanya gangguan cukup serius pada rahang Anda. 
      Kondisi ini terjadi pada bagian area depan telinga pada kedua sisi kepala dimana rahang atas dan rahang bawah bertemu. Kondisi ini cukup kompleks dikarenakan sendi kanan dan kiri rahang tidak bergerak secara sinkron ketika berfungsi. Akibatnya pergerakan aktivitas mengunyah jadi terganggu. 
      Untuk menangani rahang yang terasa kaku dan berbunyi, harus diketahui terlebih dahulu penyebabnya. Sehingga bisa mendapatkan perawatan yang tepat. Penyebab dari kondisi ini bisa beragam, mulai dari stress, gangguan pada sendi rahang, tetanus, dan lain sebagainya.
      Penyebab rahang kaku dan berbunyi
      1. Stres dan gangguan cemas
      Salah satu penyebab rahang terasa kaku dan berbunyi adalah kesehatan mental yang tidak stabil. Memiliki tekanan pekerjaan yang tinggi sehingga dapat menimbulkan gangguan cemas dan stres bisa menjadi salah satu pemicu kondisi ini. Hal ini dikarenakan ketika seseorang sedang mengalami stres, mereka secara tidak sadar akan cenderung menggertakan gigi mereka. Namun, jika aktivitas ini terus dilakukan secara terus menerus dalam jangka waktu yang panjang, dapat mengakibatkan otot menjadi tegang dan rahang terasa kaku.
      Selain itu, bagi seseorang yang mengalami gangguan cemas, sering kali mengepalkan bagian tangannya secara berlebihan sehingga membuat otot bagian leher dan kaku menjadi tegang terus-menerus.
      2. Gangguan sendi rahang
      Kemudian, rahang yang kaku dan berbunyi juga dapat diakibatkan oleh gangguan sendi rahang atau yang disebut dengan temporomandibular joint disorder. Hal ini menyebabkan munculnya rasa nyeri dan tidak nyaman di bagian rahang dan otot sekitarnya. 
      Gangguan sendi rahang ini juga memunculkan rasa nyeri di bagian telinga, wajah, hingga leher. Rasa nyeri juga akan muncul terutama ketika sedang mengunyah makanan dan kondisi terparahnya yakni gerakan rahang akan berbunyi sehingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
      Gangguan sendi rahang ini biasanya diakibatkan oleh cedera, infeksi, hingga kebiasaan untuk menggertakkan gigi.
      3. Tetanus
      Penyakit tetanus disebabkan oleh infeksi bakteri Clostridium tetani. Penyakit ini juga dapat menimbulkan racun sehingga membuat rahang menjadi kaku dan berbunyi, juga menimbulkan rasa nyeri yang berkelanjutan. 
      Rasa nyeri yang dirasakan berdasarkan tingkat keparahan infeksinya. Para penderita tetanus yang cukup parah akan kesulitan untuk menelan makanan bahkan membuka mulut. Untungnya, kini ilmu kesehatan sudah berkembang dan penyakit ini dapat dicegah dengan vaksin. Berikut ini merupakan vaksin tetanus berdasarkan golongan usia:
      Vaksin DTaP untuk anak berusia 2 bulan hingga 6 tahun Vaksin Tdap untuk anak berusia 11-12 tahun Vaksin Td untuk orang dewasa (dilakukan setiap 10 tahun sekali).  Di jaman dahulu, penyakit tetanus ini banyak merenggut nyawa. Maka dari itu, sempatkan diri Anda dan keluarga Anda untuk datang ke dokter dan mendapatkan vaksin di atas. Hal ini berguna agar dapat mencegah terjadinya infeksi bakteri Clostridium tetani yang dapat menyebabkan tetanus.
      4. Bruxism
      Bruxism merupakan kondisi medis yang digunakan untuk menyebut kondisi dimana seseorang memiliki kebiasaan untuk menggesekkan atau menggertakan gigi. Kondisi ini dapat terjadi ketika terbangun maupun tertidur, bahkan dapat terjadi secara tidak disadari. Jika kebiasaan ini terus dilanjutkan dan tidak segera mendapatkan penanganan, dapat membuat rahang terasa kaku, berbunyi, dan terasa nyeri. 
      5. Mengunyah berlebihan
      Ketika sedang mengunyah makanan, sebaiknya jangan melakukannya secara berlebihan karena hal ini dapat memicu rahang menjadi kaku dan berbunyi. Terlebih lagi ketika Anda mengonsumsi makanan bertekstur keras dan sulit dihancurkan oleh gigi. Hal ini biasanya membuat bagian rahang bawah menjadi kaku dan terasa nyeri.
      6. Radang sendi
      Salah satu penyakit pemicu rahang kaku dan berbunyi adalah radang sendi atau rheumatoid arthritis. Penyakit tersebut adalah penyakit autoimun yang menyerang otot dan persendian. Berdasarkan sebuah studi, hampir 80 persen penderita rheumatoid arthritis juga mengidap gangguan sendi rahang. Itu artinya, radang sendi juga bisa menyebabkan rahang kaku.
      Cara mengatasi rahang kaku dan berbunyi
      Setelah mengetahui penyebab rahang kaku dan berbunyi, sebaiknya Anda menghindari hal-hal tersebut. Namun, jika sudah terjadi, sebaiknya Anda mendapatkan penanganan dari dokter. Selain itu, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini:
      Kompres dingin atau hangat dan ditempelkan pada bagian rahang Lakukan perenggangan untuk kepala dan leher setelah bekerja Temukan coping untuk stress supaya menghindari menggertakan gigi Gunakan obat-obatan pereda nyeri Akupuntur Namun, sebelum melakukan hal-hal di atas ini, hal yang harus digarisbawahi adalah Anda harus mendapatkan saran dan arahan dari dokter terlebih dahulu. Sehingga Anda tidak salah dalam memberikan penanganan terhadap kondisi kesehatan Anda.
    • By peter_hutomo
      Apakah selama ini Anda tidak terlalu memikirkan usus Anda?
      Untuk diketahui, usus menjadi tempat hidup koloni bakteri dari berbagai jenis. Sebagian bakteri merupakan bakteri baik, sedangkan sebagian lain merupakan bakteri jahat.
      Setiap hari terjadi pertempuran antara bakteri baik dan jahat di dalam perut.
      Dalam banyak kesempatan, sayangnya, bakteri jahat memenangkan pertempuran sehingga sistem kekebalan tubuh dan kesehatan secara umum bisa terganggu.
      Bila mikrobioma usus tidak seimbang, banyak gangguan kesehatan dan ketidaknyamanan yang bisa terjadi.
      Tubuh mungkin terasa kehabisan energi, kulit kusam, sering mengalami pilek dan flu, susah konsentrasi, metabolisme terganggu dan sejumlah kondisi lainnya.
      Sebagian ilmuwan bahkan mengatakan usus yang tidak sehat akhirnya dapat menyebabkan penyakit jantung, obesitas, asma dan bahkan kanker.
      Kabar baiknya, terdapat banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengembalikan keseimbangan microbioma.
      Tentu saja, mengonsumsi makanan bersih yang sarat dengan buah segar, sayuran, lemak sehat dan protein adalah cara memulai yang tepat.
      Mengelola stres, cukup tidur dan menjalani gaya hidup aktif adalah cara lain untuk menjaga tubuh tetap sehat.
      Namun bahkan ketika kita melakukan semua hal dengan benar, tubuh masih memerlukan bantuan untuk memulihkan keseimbangan.
      Di sinilah probiotik memiliki peran. Probiotik adalah bakteri hidup dan ragi yang dapat membantu memulihkan koloni bakteri baik di sistem pencernaan.
      Apa itu Probiotik?
      Probiotik adalah bakteri hidup dan ragi yang baik untuk kesehatan, terutama sistem pencernaan.
      Bakteri biasanya dianggap sebagai kuman yang menyebabkan penyakit. Tapi tidak semua bakteri menyebabkan penyakit. Tubuh pada dasarnya dipenuhi bakteri baik dan jahat.
      Probiotik sering disebut sebagai bakteri “baik” atau “bermanfaat” karena membantu menjaga kesehatan usus.
      Anda bisa menemukan probiotik dalam suplemen dan beberapa makanan, seperti yogurt. Dokter sering menyarankan mengkonsumsi probiotik untuk membantu masalah pencernaan.
      Cara Kerja Probiotik
      Terdapat beberapa cara probiotik dapat membuat Anda tetap sehat.
      Bila tubuh kehilangan bakteri “baik”, misalnya setelah minum antibiotik, asupan probiotik dapat membantu menggantikannya.
      Asupan probiotik juga membantu menyeimbangkan bakteri “baik” dan “buruk” untuk menjaga agar tubuh tetap bekerja sebagaimana mestinya.
      Probiotik membantu pula menjaga kesehatan usus sehingga sistem kekebalan tubuh dapat melawan patogen dan menjaga tubuh agar tetap sehat.
      Manfaat Probiotik
      Probiotik membantu transportasi makanan melalui usus dengan mempengaruhi saraf yang mengendalikan gerakan usus.
      Beberapa masalah kesehatan yang bisa dirawat menggunakan probiotik antara lain:
      Irritable bowel syndrome Inflammatory bowel disease (IBD) Diare karena infeksi (disebabkan oleh virus, bakteri, atau parasit) Diare terkait penggunaan antibiotik Terdapat juga beberapa penelitian yang menunjukkan probiotik berguna untuk masalah kesehatan lain seperti:
      Masalah kulit, seperti eksim Kesehatan kemih dan vagina Mencegah alergi dan pilek Masalah kesehatan mulut Tanda Tubuh Memerlukan Lebih Banyak Probiotik
      Berikut adalah beberapa kondisi dimana tubuh kemungkinan besar memerlukan asupan probiotik.
      1. Minum atau telah minum antibiotik dalam lima tahun terakhir
      Antibiotik dapat membantu tubuh menyembuhkan diri saat menderita infeksi.
      Tapi tahukah Anda selain membunuh kuman, antibiotik juga menghancurkan semua bakteri baik di usus?
      Konsumsi antibiotik dalam jangka panjang membuat sistem pencernaan menderita dan kekurangan bakteri baik.
      Obat lain yang juga merampok bakteri baik dari usus termasuk pil KB, obat penghilang rasa sakit, dan obat antiinflamasi.
      2. Mengalami keracunan makanan
      Saat mengalami keracunan makanan, derita yang terjadi akan sulit dilupakan, selain juga meninggalkan dampak pada usus.
      Keracunan makanan menghancurkan bakteri sehat sementara bakteri jahat semakin berkembang biak.
      Jika Anda tidak mengisi kembali usus dengan bakteri baik setelah keracunan makanan, kemungkinan kesehatan akan terganggu.
      3. Mengalami gangguan sistem pencernaan
      Usus yang sering terganggu yang ditandai sakit perut, konstipasi, diare atau intoleransi makanan merupakan tanda-tanda yang tidak boleh dibiarkan.
      Gejala tersebut bisa menjadi pertanda tubuh tidak memiliki cukup bakteri sehat di perut sehingga memerlukan probiotik.
      4. Mengalami masalah kulit
      Kulit kering kronis, eksim, atau bahkan kulit kusam dan tidak bercahaya bisa jadi pertanda Anda tidak memiliki cukup bakteri sehat di perut.
      5. Sering sakit
      Apakah Anda merasa setelah sembuh dari flu hanya akan mengalami flu lagi pada minggu berikutnya?
      Hal ini merupakan indikasi sistem kekebalan tubuh terganggu dan usus berada dalam kondisi tidak sehat.
      6. Tubuh mengalami masalah jamur
      Setiap jenis masalah dengan jamur adalah pertanda tubuh tidak memiliki cukup bakteri baik di jalur pencernaan.
      7. Mengalami depresi
      Sembilan puluh lima persen serotonin (hormon bahagia) diproduksi di perut. Jika usus tidak bahagia dan penuh bakteri jahat, tubuh tidak akan memiliki cukup serotonin.
      Setelah kondisi usus kembali normal, mood akan membaik dan pandangan hidup jadi lebih positif.
      Cara Mendapatkan Lebih Banyak Probiotik
      Sumber makanan probiotik teratas meliputi:
      Keju tidak dipasteurisasi Mentega susu Minyak ikan cod fermentasi Kefir Kombucha Miso Kimchi Sauerkraut Acar Tempe Cuka sari apel (apple cider vinegar) Yogurt Tips Memilih Suplemen Probiotik Terbaik
      Tidak semua orang suka dan bisa menjangkau berbagai makanan yang disebutkan dalam daftar di atas.
      Jika hal ini yang terjadi, Anda harus mempertimbangkan untuk mengkonsumsi suplemen probiotik.
      Saat hendak berbelanja suplemen probiotik berkualitas, Anda harus sangat berhati-hati.
      Banyak probiotik hanya mengandung filler (pengisi) dan bakteri mati yang sama sekali tidak bermanfaat untuk usus.
      Suplemen probiotik terbaik adalah yang mencakup jumlah strain bakteri paling beragam.
      Berbagai jenis bakteri probiotik memiliki fungsi yang berbeda dan terkonsentrasi di berbagai lokasi di saluran pencernaan.
      Suplemen probiotik yang mengandung banyak strain bakteri umumnya lebih efektif daripada yang mengandung sedikit strain.
    • By qbonk
      Belimbing adalah buah tropis yang memiliki rasa menyegarkan. Dibalik rasa dan bentuknya yang unik, ternyata banyak manfaat buah belimbing yang bisa didapatkan tubuh. Apa saja khasiat buah belimbing yang bisa diperoleh?
      Berikut adalah beberapa manfaat belimbing yang harus Anda tahu, antara lain:
      Anfi-inflamasi
      Manfaat buah belimbing yang pertama adalah mengurangi risiko terkena peradangan dari radikal bebas. Hal ini karena belimbing mengandung zat antioksidan flavonoid. Selain itu, khasiat buah belimbing lainnya adalah kemampuannya untuk membantu proses pengeluaran racun dalam tubuh berkat kandungan vitamin C nya.
      Alhasil, Anda pun akan lebih baik dalam melawan peradangan yang bisa memengaruhi kesehatan pembuluh darah, tulang, atau bahkan di tingkat sel dan jaringan tubuh.
      2. Sehat untuk jantung
      Manfaat buah belimbing yang tidak disangka adalah kemampuannya menjaga kesehatan jantung. Kandungan kalium dan natrium pada belimbing dipercaya membantu menjaga tekanan darah tetap normal.
      Selain itu, fungsi otot tubuh layaknya otot pada jantung juga akan didukung oleh kandungan natrium dan juga magnesium. Alhasil, jantung akan semakin terjaga kesehatannya.
      3. Anti-kanker
      Karena kandungan antioksidan yang tinggi, manfaat belimbing yang bisa didapatkan tubuh adalah melawan berbagai  macam radikal bebas dan zat karsinogenik pada tubuh. Rutin mengonsumsi belimbing juga diyakini akan menurunkan risiko terkena kanker usus besar dengan signifikan.
      4. Kesehatan kulit
      Tidak hanya mampu mengeluarkan racun, kandungan antioksidan pada belimbing juga dipercaya bisa berimbas pada kulit. Efek positifnya, kulit menjadi lebih sehat, lebih lembap dan mencegah munculnya jerawat hingga keriput.
      5. Membantu produksi ASI
      Bagi ibu yang kesulitan memberikan ASI pada anaknya, tak ada salahnya untuk mengonsumsi buah belimbing. Manfaat buah belimbing ternyata dapat membantu ibu memproduksi ASI setelah melalui proses persalinan. Sejumlah gizi baik yang ada di dalam belimbing di antaranya: kalori, karbohidrat, mineral, kalsium dan zat besi.
      6. Menurunkan kolesterol
      Manfaat belimbing yang satu ini sangat berguna bagi Anda yang didiagnosis memiliki kadar kolesterol dalam tubuh tinggi. Khasiat belimbing ini dipercaya dapat menjadi efek penurun kolesterol, karena bisa meningkatkan pembuangan kolesterol, asam empedu dan lipid melalui kotoran. Selain itu, serat pada buah belimbing membantu menurunkan kadar kolesterol total dalam tubuh.
      7. Menjaga kadar gula darah
      Kandungan serat dengan jumlah tinggi dalam buah belimbing membantu penyerapan glukosa dan memperlambat difusi glukosa ke dalam aliran darah. Hal ini membantu mengendalikan kadar glukosa dalam darah.
      Perlu diketahui, makanan tinggi indeks glikemik (GI) seperti nasi putih dan roti, jika dikonsumsi akan mudah menyebabkan gula darah dan kadar insulin melonjak tinggi bagi penderita diabetes. Dengan makan buah belimbing, kandungan insulin dan gula darah akan lebih lambat diserap ke dalam aliran darah.
      8. Menurunkan risiko penyakit kardiovaskular
      Mengonsumsi buah belimbing baik dalam bentuk jus atau smoothie bisa membantu menghilangkan lemak melalui kotoran, dengan demikian hal ini menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
      9. Mengatasi maag
      Khasiat buah belimbing lainnya bisa digunakan untuk meringankan masalah perut seperti maag. Selain itu, ekstrak daun dan buah belimbing diketahui memiliki sifat anti-ulkus karena mengandung terpenoid, flavonoid dan lendir.
      Kandungan lendir dalam buah belimbing menyediakan lapisan pada mukosa gastrointestinal, sehingga membantu menghindari kerusakan akibat gastritis (kondisi ketika lapisan lambung mengalami iritasi).
      Sementara itu, kandungan serat pada buah belimbing dapat merangsang gerak peristaltik tubuh dan dapat mencegah terkena asam lambung. Manfaat belimbing lanjutannya adalah  melancarkan masalah pencernaan seperti mencegah sembelit.
      10. Membantu penurunan berat badan
      Bagi Anda yang sedang menjalankan program penurunan berat badan, sepertinya Anda harus memasukan belimbing dalam daftar asupan yang harus dikonsumsi. Satu buah belimbing berukuran sedang terdapat 9 gram karbohidrat dan 3 gram serat makanan.
      Setelah Anda melihat banyaknya kandungan nutrisi dan manfaat belimbing bagi kesehatan tubuh, Anda juga harus tahu bahwa ada kandungan dalam buah belimbing yang harus diwaspadai yaitu kandungan asam oksalat dan karamboxin. Penderita gagal ginjal kronis harus membatasi mengonsumsi buah belimbing.
    • By BincangEdukasi
      Memang tidaklah mudah menjaga kesehatan gigianak,apalagi  kalau si anak suka jajanan yang manis-manis,dan kebanyakan seorang anak itu sangat susah jika disuruh untuk menyikat gigi nya. Tapi sebagai seorang ibu, kita tetap harus menjaga kesehatan gigi anak dan hal itu tidak boleh dianggap remeh, kenapa?
      Karena kesehatan gigi anak sewaktu kecil mempengaruhi kesehatan giginya setelah dewasa nanti.selain itu rusak nya gigi anak bisa mengakibatkan gangguan pada kesehatan nya, mengalami sakit gigi dan karena sakit pada gigi itu maka akan membuat si anak tidak nafsu makan. Menurut penelitian ahli gigi, buruk nya kesehatan gigi anak bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.
      Lantas, apa yang harus kita lakukan sebagai seorang ibu? kita harus mengenalkan sejak dini kepada anak betapa penting nya merawat gigi. Jika si anak belum mempunyai gigi yang banyak,maka kita bisa membersihkan gigi nya tersebut menggunakan kain kasa yg lembab. Dan hal itu akan membuat si anak merekam dalam otak nya, bahwa menjaga kebersihan gigi itu sangat penting.dan jika gigi anak sudah banyak, kita bisa mengajari nya menggosok gigi.
      Ada beberapa kiat dalam mengajarkan anak agar mau menyikat gigi nya.
      Sediakan si anak sikat gigi yang bentuk nya lucu, dan sediakan odol anak yang beraroma buah buahan dan tidak pedas. Ajak mereka sikat gigi bersama-sama dengan kita, sambil mengajari si anak cara menggosok gigi yang benar. Setelah si anak menggosok gigi nya,berikan pujian kepada si anak agar mereka merasa dihargai. Sekali-kali berceritalah,, berikan cerita-cerita anak tentang penting nya menjaga kesehatan gigi dan apa akibat nya jika tidak mau menggosok gigi atau tontonkan si anak dgn video tentang pentingnya menjaga gigi, hal itu benar-benar sangat berkesan di hati anak. Bawalah anak-anak anda ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali agar kesehatan gigi anak selalu terjaga dan terkontrol.
    • By BincangEdukasi
      Saat pagi datang dan alarm berbunyi, apa yang Anda lakukan? Jika hari tersebut adalah hari kerja, kemungkinan besar Anda akan memencet tombol snooze berulang kali. Lalu Anda membuka mata, dan ternyata sudah setengah jam terlewat dari waktu masuk kerja. Wah! Bisa dipastikan Anda panik dan terburu-buru menyiapkan segala sesuatu. 
      Padahal ada cara bangun pagi yang lebih "ramah" untuk badan dan otak, lho. Jack Wiener, penulis The Way of the 4th Toe: Into the Feeling Body mengungkapkannya di situs www.youbeauty.com. "Anda justru harus bangun tidur dengan santai karena ini akan membuat kesadaran Anda lebih fokus dan Anda bisa menjalani hari lebih fokus. Bahkan kalau sedang stres, Anda bisa menanganinya dengan lebih baik."  
      Untuk mendapatkan keuntungan tadi, menurut Wiener, hanya ada tiga hal yang harus dilakukan saat bangun tidur. Ssttt, lakukan ini sebelum beranjak dari tempat tidur, ya. Pertama, lakukan lenturkan kaki dengan lembut sampai kaki berada dalam posisi lurus selama 15-30 detik. Setelahnya goyangkan jari tangan, buka perlahan, dan kepalkan jari-jemari menyerupai kepalan tinju selama 15-30 detik.
      Kedua, setelah Anda berdiri dari tempat tidur, pastikan posisi telapak kaki menempel rata dengan lantai. Diam sebentar, dan rasakan tekstur lantai yang bersentuhan langsung dengan kulit telapak kaki Anda. Ketiga, lakukan peregangan di area lutut. "Melakukan gerakan ini dan bukan meregangkan leher atau bahu akan membuat badan Anda lebih membumi dan lebih fokus menghadapi hari," pungkas Wiener.
      Yuk ndral, mulai cara hidup sehat! 
×
×
  • Create New...