Jump to content

Bahaya Daging Sapi Busuk


peter_hutomo

Recommended Posts

  • Premium Account

daging.thumb.jpg.5f8be2d55b5d5fdcc5b5c02f41d92724.jpg

Daging sapi banyak digunakan dalam berbagai resep makanan.

Daging sapi sebaiknya digunakan setidaknya dua hari setelah dibeli untuk menjaga kualitasnya.

Daging sapi yang sudah berlendir atau lengket dan memiliki bau yang tak sedap bisa menjadi pertanda daging sudah busuk.

Bakteri Patogen

Bakteri sangat mudah hidup pada daging sapi, terlebih bila terkena atau berkontak dengan udara disekitar.

Bakteri patogen berkembang biak dalam daging sapi yang telah busuk karena pendinginan yang kurang atau tidak cukup.

Bakteri seperti Escherichia coli O157: H7, Salmonella, Staphylococcus aureus, dan Campylobacter jejuni berpotensi tumbuh pada daging sapi dalam suhu ruangan yang bisa menyebabkan keracunan makanan.

Keracunan makanan menyebabkan diare dan muntah-muntah, dan dalam kasus ekstrim bisa membahayakan jiwa.

Bakteri Pembusukan

 

Bakteri juga tetap dapat berkembang biak pada daging sapi yang didinginkan atau dibekukan pada waktu yang sangat lama.

Pendingin atau kulkas harus dijaga pada suhu 40 derajat Fahrenheit, setara dengan 1-5 derajat Celcius atau kurang setiap saat.

Daging busuk dapat menjadi tempat hidup bakteri yang disebut Listeria monocytogenes dan menyebabkan berbagai macam penyakit yang gejala awalnya seperti flu.

Bakteri tersebut dapat menyebabkan meningitis, ensefalitis, dan septikemia, serta memicu infeksi intrauterine atau leher rahim pada wanita hamil.

Menurut US Food and Drug Administration (BPOM nya amerika), bakteri pada daging busuk mungkin tidak menunjukkan gejala pada orang yang sehat.

Kelompok yang paling rentan terhadap bakteri ini adalah pasien kanker, orang tua, dan wanita hamil.

Tingkat kematian akibat penyakit Listeria monocytogenes adalah sekitar 70 persen dengan kurang dari 500 kematian per tahun di Amerika Serikat.

Saran

Daging sapi busuk memiliki ciri-ciri lengket saat disentuh dan memiliki warna yang tidak menarik.

Bagaimanapun juga, mengkonsumsi daging segar akan lebih aman. Cara terbaik agar daging tetap awet adalah dengan mendinginkan pada suhu yang direkomendasikan serta segera mengkonsumsinya segera setelah dibeli.

Link to comment
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By iiee
      Studi terbaru dari Tallin University Estonia menyebut aplikasi percakapan Whatsapp lebih berbahaya dalam menyebarkan hoaks terkait covid-19. Meski demikian platform media sosial lain juga punya peran besar terkait persebaran hoaks itu.
      Studi dari Tallin University mengambil tempat di Jerman dan Israel. Studi mengungkap hoaks yang menyebar di Whatsapp grup saat ini lebih berbahaya ketimbang aplikasi lainnya.
      Pasalnya, identitas penyebar hoaks di Whatsapp lebih jelas ketimbang yang disebarkan melalui platform media sosial. Sehingga banyak dari pesan berantai hoaks diterima dan disebarkan begitu saja oleh masyarakat.
      Studi juga menyebut penyebaran hoaks itu berupa pesan berantai. Menariknya pesan berantai itu didapatkan dari platform media sosial lain seperti Facebook, Twitter atau Instagram.
      Selain itu studi ini juga menjelaskan sejumlah platform media sosial seperti Facebook, Twitter, Youtube, dan aplikasi percakapan Whatsapp sudah membuat kebijakan untuk melawan hoaks. Namun kebijakan yang mereka ambil berlaku mirip di semua negara sehingga kurang spesifik.
    • By black_zombie
      Tips yang kamu praktikan agar daging tetap segar.
      Bisa jadi ada beberapa hal yang terlewatkan dan membuat daging tak lagi segar.
      Sudah beberapa hari setelah pemotongan, daging akan mulai mengalami perubahan rasa dan warna.
      Perubahan ini umunya karena proses pembusukan yang mulai terjadi.
      Berikut ini ciri-ciri daging telah membusuk.
      1. Periksa warna daging
      Warna dapat menunjukan kualitas daging.
      Daging unggas yang masih segar bisanya berwarna putih kebiruan hingga kekuningan.
      Daging sapi segar dengan warna merah terang.
      Namun, warna kemerahan bukan warna alami daging sapi segar, tetapi terjadi karena daging telah terpapar udara.
      Itu sebab, daging sapi segar yang disimpan dalam kemasan kedap udara warnanya akan menjadi merah keunguan.
      Daging sapi yang berwarna kecokelatan juga tidak berarti berkualitas buruk.
      Karena daging dari hewan yang lebih tua akan menghasilkan warna lebih gelap dibandingkan dengan hewan yang lebih muda.
      2. Bau
      Cara mengindentifikasi daging masih segar atau tidak bisa dengan cara mencium bau.
      Apapun dagingnya, jika baunya sudah tengik maka itu menandangkan sudah tak layak konsumsi.
      3. Tekstur Daging
      Daging yang telah busuk umumnya memiliki tekstur lebih licin.
      Hal tersebut dikarenakan sudah tumbuh bakteri yang berkembangbiak di permukaan daging.
      Apalagi timbul warna hitam atau hijau, yang menandakan jamur mulai merusak daging.
      Mengonsumsi daging busuk sangat membahayakan kesehatan.
    • By Tania
      Masyarakat Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan keripik singkong. Camilan bertekstur renyah ini menjadi salah satu camilan favorit, karena memiliki cita rasa gurih yang khas, dan harganya pun relatif terjangkau.
      Namun sayangnya, tidak banyak yang mengetahui bahwa keripik singkong juga dapat memicu timbulnya penyakit berbahaya jika terlalu banyak dikonsumsi. Untuk mengetahui lebih lanjut.
      Mengandung karsinogen
      Keripik singkong memang bukan camilan biasa. Makanan ini harus diolah dengan tepat untuk mencegah munculnya zat-zat kimia yang berbahaya seperti karsinogen. Pasalnya, zat kimia ini akan berubah menjadi racun ketika dipanaskan. Sementara untuk mengolah keripik singkong, Anda harus menggorengnya di dalam minyak panas. Oleh karena itu, batasi konsumsi keripik singkong untuk mencegah penyakit berbahaya.
      Kandungan garam yang tinggi
      Selain harganya yang murah, keripik singkong kerap menjadi camilan favorit karena rasanya yang gurih dan bertektur renyah. Tapi perlu Anda ketahui bahwa rasa gurih tersebut ternyata berasal dari taburan garam yang dicampurkan pada proses pengolahan. Nah, jika mengonsumsi garam terlalu banyak juga sebetulnya tidak baik untuk kesehatan tubuh karena dapat memicu timbulnya penyakit ginjal dan darah tinggi. Kadar garam yang dianjurkan dalam sehari adalah 2,3 gram, sementara keripik singkong memiliki kandungan 180 gram.
      Mengandung Lemak Trans dan Tak Jenuh
      Seperti yang telah disampaikan sebelumnya. Untuk menghasilkan keripik singkong yang renyah, pada saat proses pembuatan singkong akan digoreng dalam minyak yang panas. Proses inilah yang membuat camilan tersebut mengandung lemak trans dan lemak jenuh. Jadi jika terlalu banyak dikonsumsi, keripik singkong sejatinya akan membuat kadar kolesterol meningkat secara drastis. Di sisi lain, lemak trans dan lemak jenuh juga dapat memicu penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
      Kandungan nutrisinya menurun
      Meski singkong memiliki kandungan nutrisi dan karbohirat yang cukup tinggi, namun karena proses pengolahannya yang digoreng dengan minyak panas, kandungan nutrisi itu cenderung menurun. Jika Anda terus mengonsumsi makanan tersebut, tentu asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh tidak akan tercukupi. Dampaknya akan menyebabkan Anda kekurangan nutrisi, serta meningkatkan risiko berbagai penyakit.
    • By duniagelap
      Cokelat adalah salah satu jenis makanan yang disukai banyak kalangan didunia. Cokelat mempunyai citarasa yang manis, Gurih dan tetap nikmat ketika dibuat sebagai campuran roti atau minuman susu. Makan cokelat dapat dinikmati diberbagai kesempatan dan cocok dimakan oleh segala usia dan jenis kelamin. Makanan cokelat dapat dijadikan sebagai makanan pengganti nasi untuk sementara, Karena cokelat mampu menekan rasa lapar jika seseorang dalam kondisi sulit menemukan karbohidrat seperti nasi.
      Alasan mengapa senyawa cokelat dan mie tidak cocok
      Makan cokelat setelah makan mie merupakan kebiasaan buruk yang berbahaya. Kebiasaan buruk itu terbukti dapat mengganggu kesehatan jika dilakukan setiap hari dalam jangka panjang. Kandungan pada cokelat dan mie tidak bisa bergabung menjadi reaksi kimia yang baik didalam tubuh karena kedua bahan makanan tersebut sangat bertolak belakang dan menyebabkan semacam penolakan jaringan tubuh terhadap reaksi kimia antara cokelat dan mie yang akhirnya ketika dua bahan makanan itu bercampur didalam lambung maka akan bersifat racun.
      Kebiasaaan mengkonsumsi cokelat setelah makan mie yang dilakukan dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan kesehatan terhadap beberapa organ tubuh manusia, Ini berlaku untuk semua usia dan dinegara manapun serta tidak mengenal ruang dan waktu, Hal ini disebabkan kandungan yang ada pada dua makanan ini memang tidak akan pernah cocok untuk disantap dalam waktu yang hampir bersamaan. Sebenarnya bahaya makan mie instan sangat mematikan jika dimakan terlalu berlebihan dan akan menggandakan efek bahayanya jika seseat setelahnya anda mengkonsumsi cokelat.
      Cokelat mengandung :
      Mengandung vitamin E Senyawa Teobromin Senyawa Anandamide Trioxide arsenic Zat fenetilamin Kolesterol Zat Alkaloid kalsium Zat antioksidan Protein dan lemak Mie mengandung :
      Mengandung MSG atau penyedap rasa yang sangat tinggi Mengandung natrium Mengandung benzoic acid Hidroxy methyl benzoate Karbohidrat tinggi Lemak jenuh ganda Arsenic pentocide Rendah serat dan protein Kandungan garam yang tinggi Kandungan gula yang tinggi Inilah bahaya makan coklat setelah makan mie yang dilakukan setiap hari, secara berlebihan atau dalam jangka panjang :
      1 Menyebabkan pembuluh darah pecah
      Bahan pengawet yang ada pada mie jika bergabung didalam tubuh dengan lemak dan kolesterol yang ada pada cokelat maka dapat melekat dan menumpuk pada dinding pembuluh darah yang lama kelamaan menyebabkan reaksi kimia berupa pecahnya pembuluh darah.
      2. Menyebabkan keracunan
      Nutrisi yang ada pada cokelat tidak cocok jika harus bergabung dengan bahan pengawet dan MSG yang ada pada mie karena dapat menjadi racun dan mengiritasi organ tubuh yang mnenyebabkan seseorang keracunan. Gejala awal keracunan bisa berupa mual, Muntah muntah, Sakit kepala dan sakit perut.
      3. Menyebabkan alergi pada kulit

      Kandungan MSG yang ada pada produk mie dapat memicu alergi pada permukaan kulit dan dalam tubuh jika tergabung dengan kandungan senyawa yang ada pada cokelat. MSG bersifat mengikat dan memperlambat tubuh dalam urusan penyerapan nutrisi sehingga seseorang dapat terserang alergi berupa ruam ruam merah dikulit yang kemudian diikuti sakit pada dada dan terserang sakit kepala berulang.
      4. Menyebabkan kerusakan jaringan usus

      Makan cokelat setelah makan mie dapat membuat usus teriritasi karena kandungan pada cokelat dan mie dapat menimbulkan reaksi kimia yang panasdan melukai dinding usus. Kinerja usus bisa terganggu dan menyebabkan seseorang menjadi terkena masalah kesulitan buang air besar.
      5. Menyebabkan kerusakan ginjal
      Jaringan ginjal akan dipaksa kerja keras dan tertekan untuk menyerap cairan yang mengandung bahan bahan makanan ynag tidak bisa saling bergabung karena dapat memicu reaksi kimia racun daalam tubuh. Ginjal yang kelelahan dapat menyebabkan kinerja giunjal makin menurun dan menyebabkan ginjal kehilangan kemampuan untuk menetralisir zat zat makanan dalam cairan tubuh yang telah terkontiminasi dengan kandungan cokelat dan mie yang telah berubah menjadi racun.
      6. Menyebabkan gangguan fungsi hati
      Kandungan MSG yang tinggi pada mie yang bergabung dengan senyawa flavonoid pada cokelat dapat berubah menjadi racun berbahaya dan menyebabkan iritasi pada jaringan hati sehingga fungsi hati kehilangan kemampuannya dalam Menetralisir racun dan mengalami hambatan untuk segera mengeluarkan racun melalui air seni atau keringat. Kondisi ini dapat masuk kategori sebagai penyakit gangguan fungsi hati.
      7. Menyebabkan penyakit jantung
      Kandungan MSG pada mie dapat mengalami penumpukan dan pengendapan seperti kristal dijaringan jantung dan menyumbat pembuluh arteri dan membuat pembuluh darah semakin melebar, Kondisi ini dapat menyebabkan arteri jantung jadi terganggu dan menimbulkan nyeri dada dan sesak nafas. Kandungan MSG yang berlebihan dalam tubuh dapat meracuni pembuluh arteri jantung yang nantinya dapat memicu munculnya gagal jantung atau penyakit jantung jenis ainnya. Kurangi kandungan MSG yang berlebihan agar manfaat nutrisi yang ada pada mie tidak sia sia.
      8. Menyebabkan tekanan darah naik
      Kandungan MSG, kolesterol dan lemak jenuh pada mie jika terus menerus masuk pada tubuh dalam jumlah yang berlebihan dan jangka panjang maka lama kelamaan mampu menyumbat perdaran darah dan memperlambat aliran darah serta mencederai saraf saraf disekitar saraf kepala, Kondisi dapat menyebabkan seseorang terkena penyakit darah tinggi.
      Mie mengandung zat kimia arsenic pentaxide yang ternyata tidak dapat bercampur dengan zat dan elemen dari makanan cokelat. Jika ada percampuran maka akan berubah menjadi reaksi kimia yang bersifat tajam dan beracun yang dapat mencederai organ tubuh bahkan menyebabkan kematian pada orang orang yang sebelumnya telah memiliki penyakit tertentu misalnya penyakit liver hati.
    • By Adeus
      Memiliki wajah mulus tanpa jerawat menjadi dambaan semua orang. Sayangnya, tidak semua orang memiliki kulit bebas jerawat. Bahkan, di antara mereka tidak jarang memilih memencet jerawat karena ingin mengeluarkan isinya agar cepat hilang. Namun, ternyata cara itu tak menyelesaikan masalah dan sangat tidak dianjurkan karena dapat membuat kondisi kulit semakin buruk.
      Ketika Anda menekan jerawat, maka sebum, sel kulit mati dan bakteri dipaksa berada di bawah permukaan kulit. Hal ini justru dapat menyebarkan infeksi. 
      Dikutip dari Metro, seorang ahli dermatologi menjelaskan bahwa memaksa untuk ‘menguras’ jerawat hanya akan membuat isinya didorong ke kulit sekitarnya, yang dapat menyebabkan kulit sekitar justru terinfeksi.
      Konsultan dermatologi di Rumah Sakit St Vincent di Melbourne, Michelle Rodrigues, mengatakan bahwa hampir semua jerawat akan mereda tanpa intervensi apapun. "Memencet dan mencoba untuk mengeluarkan isi jerawat bukan solusi terbaik dan malah dapat membuat kulit Anda lebih parah," ujarnya.
      Dia mengibaratkan bahwa jerawat seperti tas kecil di bawah kulit yang mengandung minyak, bakteri, dan memiliki potensi mengalami peradangan. Karena itu, dengan memencetnya dapat mengakibatkan isi jerawat didorong ke dalam kulit di sekitarnya, sehingga membuat masalah lebih buruk dan dapat menyebabkan infeksi dan penggelapan di daerah itu.
      "Peradangan dapat menjadi begitu buruk dan meninggalkan jaringan parut saat jerawat akhirnya mereda. Jaringan parut tidak seperti jerawat, karena dia bisa permanen," ungkapnya.
      Jika Anda menahan keinginan untuk memencet, jerawat biasanya akan sembuh dalam waktu sekitar seminggu tanpa meninggalkan bekas luka. Isi jerawat juga akan hilang atau kering dengan sendirinya. 
×
×
  • Create New...