Jump to content

Monas Diguncang Ledakan, Sekarang Dijaga Ketat Aparat


Recommended Posts

images(6).jpg.54d5801ea1846814c4e47aa6f433e119.jpg

Ledakan terjadi di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada Selasa pagi ini (3/12/2019). Peristiwa tersebut membuat aparat keamanan menjaga ketat pintu-pintu masuk Monas.

Sekitar pukul 08.39 WIB, sterilisasi tampak dilakukan tepatnya di pintu selatan Monas. Beberapa orang yang berpakaian olahraga tampak meninggalkan kawasan Monas.

Lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Timur menuju Jalan Medan Merdeka Utara ditutup. Pengendara tidak diperbolehkan melintas ke arah jalan tersebut.

Sebelumnya di kabarkan ada dua korban ledakan yang merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kedua anggota TNI yang menjadi korban tersebut adalah Serka Fajar dan Prada Gunawan, berdasarkan laporan dari salah satu stasiun televisi nasional.

Saat ini, Polisi langsung menuju ke lokasi. "Sedang menuju TKP," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Selasa (3/12/2019), dikutip Detiknews.

Lokasi kejadian di seputaran Kawasan Monumen Nasional berdekatan dengan kantor Kementerian Dalam Negeri.

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By berita_semua
      Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, tersangka bom di Gereja Oikumene Samarinda, Kalimantan Timur, berhubungan dengan kelompok Pepi Fernando yang merupakan terdakwa kasus bom buku tahun 2011. Pelaku teror berinisial J diketahui adalah residivis kasus yang sama dan berada di jaringan Pepi.
      "Tapi, ini (bom Samarinda) pelaku lama kasus bom Serpong dan bom buku ada kaitannya sama kelompok Pepi Fernando. Jaringan lama dan bergabung dengan kelompok JAD (Jamaah Anshorut Daulah)," kata Tito di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (14/11/2016).
      Kelompok Jamaah Ahshrot Daulah adalah pimpinan dari Aman Abdrurrahman yang saat ini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan. Aman terkenal dengan posisi ideolog di mana JAD berafiliasi dengan ISIS. Tito mengatakan, target dari bom Samarinda ini hanya ingin menimbulkan kekacauan.
      "Ya biasa selalu berusaha menimbulkan kekacauan itu saja. Tapi, masyarakat saya minta untuk tenang karena pelaku-pelaku lama kita sudah tahu jaringannya. Kita akan kembangkan terus," tegasnya.
      Pepi saat ini masih berada di Lapas Nusakambangan. Bahkan, dikabarkan dia berbaiat kepada Aman Abdurrahman.
    • By Sahjonobudi
      Kabar mengejutkan datang dari Tom Cruise. Aktor tampan ini kabarnya akan segera menjalani investigasi Kepolisian, terkait kasus teror bom bunuh diri ke gereja Scientology. Teror bom bunuh diri itu terjadi pada April lalu. 
      Menurut Kepolisian, Tom ikut terserat, lantaran nama mantan suami Katie Holmes itu disebut-sebut seorang pria yang sedang berbicara di telepon.
      "Apakah ada bom yang bisa saya ledakkan?" kata polisi menirukan percakapan pria misterius seperti dilansir dari Mirror. Pria itu, kemudian mengatakan dirinya sangat senang melakukan bom bunuh diri. 
      Kemudian, setelah itu, masih dalam percakapannya di telepon, pria tersebut sempat mengucapkan ‘Allahu Akbar, Tom Cruise’, dan menyebut soal teroris. Setelah itu, ia menutup teleponnya. 
      Dari situlah, polisi mulai melakukan investigasi terhadap bintang filmMission Impossible tersebut. Polisi telah menghubungi perwakilan Tom untuk meminta komentar aktor tersebut. 
      Sementara itu, pihak Kepolisian setempat sedang memburu pria misterius itu, dan mendapatkan surat perintah untuk melakukan penggeledahan dan mendapatkan catatan telepon.
    • Guest News
      By Guest News
      Warga Suriah menginspeksi kerusakan setelah dua bom meledak di kota Qamishli
      Paling sedikit 31 orang tewas dan puluhan lainnya cidera di Qamishli, sebuah kota di Suriah timurlaut, setelah dua bom meledak dekat perbatasan Turki, Rabu 27 Juli 2016.
      Kelompok Pengamat HAM Suriah yang berbasis di Inggris mengatakan, salah satu serangan bom mobil itu ditujukan untuk menarget sebuah gedung pemerintah yang menjadi markas besar keamanan pemerintah Kurdi yang mengontrol Qamishli dan kawasan sekitarnya.
      Termasuk korban cedera dalam insiden itu. Beberapa anggota keluarganya juga terluka. Rumahnya yang terletak dekat lokasi pemboman hancur sepenuhnya.
      Kelompok ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan itu melalui sebuah pernyataan di situs berita Aamaq yang mengungkapkan bahwa serangan itu menarget pasukan keamanan Kurdi.
      ISIS sedang memerangi pasukan pertahanan rakyat Kurdi yang juga dikenal sebagai milisi YPG dan telah melakukan serangan-serangan bom serupa di kawasan itu pada masa lalu.
      Sebuah bom bunuh diri menewaskan enam anggota pasukan keamanan internal Kurdi, yang disebut Asayish, April lalu. Pada Juli, seorang anggota ISIS meledakkan dirinya di Hasaka dan menewaskan sedikitnya 16 orang. [www.voaindonesia.com]
    • By berita_semua
      Tragedi bom bunuh diri yang terjadi di Solo, Jawa Tengah, pada 5 Juni 2016, ternyata menjadi sorotan bagi investor asing. Para investor pun sempat mempertanyakan stabilitas ekonomi Indonesia setelah terjadinya bom Solo yang menewaskan satu orang tersebut.

      "Sempat investor dari luar tanya. Kita sudah beri penjelasan bahwa itu bukan hal yang berdampak langsung maupun tidak langsung pada perekonomian," kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani.
      Menurut Rosan, tragedi bom Solo tidak berdampak signifikan terhadap dunia usaha di Indonesia. Karena itu, para investor diimbau tidak terlalu terpengaruh terhadap aksi teror yang baru saja terjadi. "Yang di Solo, saya rasa masyarakat kita sudah tahan dari kejadian bom yang terjadi, recovery cepat," ungkap Rosan.
      "Terjadi di bulan puasa, pas pengusaha juga slow down saat Lebaran ya. Dampaknya sangat minim secara keseluruhan. Saya lihat bom ini enggak ada artinyalah," imbuh dia.
      Senada dengan Rosan, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan, bom Solo ini tidak berdampak terhadap ekonomi Indonesia. Mirza pun mengimbau masyarakat Tanah Air tak lagi takut dengan ancaman teror.
      "Aparat keamanan kan dengan sigap mengatasi, jadi dampak kepada kekhawatiran masyarakat juga tidak terlalu banyak sehingga aktivitas ekonomi tidak berdampak banyak," jelas Mirza.
      "Kita memang juga tidak boleh takut dengan ancaman teror. Aktivitas ekonomi seharusnya tetap berjalan normal," tutupnya.
    • By JustVideo
      Orang ini bermaksud menipu polisi dengan menaruh sebuah tas yang berisikan sesuatu, anda bisa melihat videonya di bawah ini:
       
×
×
  • Create New...