Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
news

Kebakaran hutan: Sebagian Besar Karena Ulah Manusia

Recommended Posts

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By news
      Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar hutan di kawasan Hutan Nasional Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, 14 September 2019.
      Polisi Indonesia mengatakan bahwa mereka telah menangkap 185 orang yang dicurigai memulai kebakaran hutan yang menyebarkan kabut tebal dan berbahaya di Asia Tenggara.
      Juru bicara Kepolisian Republik Indonesia, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan pada hari Senin (16/9) bahwa polisi secara resmi menyerahkan penyelidikan 23 orang kepada jaksa pekan lalu, sementara 45 lainnya akan diadili akhir bulan ini. Polisi masih menyelidiki selebihnya.
      Prasetyo mengatakan para tersangka dapat dituntut berdasarkan undang-undang perlindungan lingkungan yang memungkinkan hukuman penjara maksimum 10 tahun karena membakar hutan untuk membersihkan lahan.
      Pihak berwenang Indonesia sebelumnya mengatakan bahwa mereka telah menutup sedikitnya 42 perusahaan perkebunan, termasuk perusahaan yang berbasis di Singapura dan empat perusahaan yang berafiliasi dengan grup perusahaan minyak kelapa sawit Malaysia.
      Hampir setiap tahun, kebakaran hutan Indonesia menyebarkan kabut yang berhahaya bagi kesehatan, tidak hanya di wilayah Indonesia, tetapi juga sampai ke negara-negara tetangga, Malaysia dan Singapura.
    • Guest News
      By Guest News
      Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan kepada mitranya di Singapura bahwa nama-nama tersebut akan diberikan jika informasi itu telah diverifikasi.

      Asap Kabut Singapura Akibat Kebakaran
      Dilansir Ngobas.com dari VOA Indonesia, pemerintah Indonesia telah sepakat untuk memberikan kepada Singapura nama-nama perusahaan yang diduga telah menyebabkan kebakaran hutan yang berakibat memburuknya kualitas udara di negara kota itu.
      Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air Singapura, Vivian  Balakrishnan, bahwa nama-nama tersebut akan diberikan jika informasi itu telah diverifikasi, menurut pernyataan dari Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura (NEA).
      Kabut asap telah menyelimuti Singapura dan Malaysia selama beberapa hari, mendorong indeks kualitas udara PSI ke tingkat tidak sehat yaitu lebih dari 100 di negara kota itu dalam 24 jam. Pengukuran PSI selama tiga jam bahkan mencapai angka 249 Senin malam, menurut NEA.
      Singapura mengesahkan aturan polusi udara lintas batas tahun lalu yang membuat mereka yang menyebabkan kabut asap dapat digugat secara pidana dan perdata. Aturan itu juga memberikan para penegak hukum ambang batas yang relatif rendah untuk membuktikan bahwa perusahaan di luar Singapura telah mencemari udara. 
      Kabut asap minggu ini juga mengganggu persiapan acara olahraga glamor, yaitu balap sepeda motor Formula One yang akan diadakan akhir pekan ini.
    • By berita_semua
      Tak mau kalah dengan langkah Polri atas penindakan tegas terhadap oknum pembakar hutan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) juga bertindak memeriksa beberapa perusahaan yang terancam dikenai sanksi penarikan izin usaha.
      Menteri Siti Nurbaya mengatakan, ada 14 perusahaan yang sedang diproses, sembilan diantaranya terancam dijerat pasal perdata. Oknum yang diincar adalah sekelas direksi dan pemilik perusahaan.
      "Enggak pakai pengadilan, langsung (ditetapkan), sudah ketahuan, enggak sampai sebulan (lama proses), rencana minggu ini dikeluarin (nama-nama perusahaan yang diperiksa)," ungkap Siti di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2015).
      Siti melanjutkan, diantara perusahaan yang diperiksa juga ada yang berasal dari Malaysia. Untuk yang dari Singapura, pihaknya masih menunggu proses lanjutan sebelum akhirnya ditetapkan terlibat.
      "Ada dari Malaysia, sudah ketahuan, Singapura masih cari. Di Riau 29 sedang teliti, masa enggak ada dari Singapura? Tapi harus ada berita acara, tanda tangan dan lainnya," ungkapnya.

      Perbedaan dengan hukuman yang diberikan kepolisian, lanjut Siti, hukuman dari pihaknya bersifat administratif, yang dikenakan langsung ke perusahaan terkait. Perusahaan yang melanggar berpotensi terkena sanksi pembekuan usaha hingga paling berat pencabutan izin usaha atau blacklist.
      "Ada UU-nya, yang kelihatannya paling banyak duluan mungkin sanksi pembekuan, tapi kalau izin lingkungannyaa menurut UU boleh dicabut menteri, kalau dicabut kalau usahanya perkebunan itu tidak bisa operasi juga," tegasnya.
    • By c0d1ng
      Kebakakaran hutan bukan hanya menjadi persoalan Indonesia saja. Negara maju seperti Amerika Serikat juga mengalami kebakaran hutan yang terjadi setiap tahun.
      Diketahui, saat ini lima negara bagian di Negeri Paman Sam harus berjuang melawan lebih dari 10 kebakaran hutan utama yang melahap lahan 28.328 kilometer persegi.
      Bahkan, setiap tahun situasi kebakaran makin buruk. Laporan menyebutkan, rata-rata jumlah kebakaran yang terjadi setiap tahun mencapai 78 persen sejak 1980-an. 
      Problem ini menjadi tantangan dalam menaklukkan kebakaran tersebut. Melihat problem akut tersebut, Presiden dan Chief Operating Officer Nerwe Technologies, Joe Cecin mengusulkan perlunya pendekatan teknologi. 
      Apalagi, kata dia, saat ini era ledakan data (big data) bisa dimanfaatkan untuk pencegahan kebakaran hutan. 
      Cecin mengatakan 'demam' drone bisa dimanfaatkan untuk membantu mengatasi kebakaran hutan. 
      Perangkat terbang tanpa awak itu bisa dimanfaatkan untuk memantau titik kebakaran secara real time. Drone juga memiliki keunggulan dan keleluasaan untuk merekam titik kebakaran, sehingga informasi ini sangat berguna bagi petugas untuk melakukan tindakan penanganan yang tepat. 
      "Mendapatkan gambar udara yang lengkap secara efektif menekan biaya, dan tanpa membahayakan manusia. Ini juga dapat meningkatkan efektivitas pemantauan kebakaran secala lebih dini serta mengurangi dampak bagi kehidupan dan properti," ujar Cecin. 
      Sentuhan teknologi yang bisa digunakan yaitu Machine Learning. Ini merupakan pendekatan berbasis data yang memprediksi atas terjadinya sesuatu di masa depan. 
      Cecin mengatakan dengan memanfaatkan Machine Learning, maka petugas bisa lebih awal untuk bisa mencegah terjadinya kebakaran hutan. 
      "Dengan gambar dan video yang diambil oleh drone dan kamera yang ditempatkan scara strategis di daratan, pemadam kebakaran bisa melangkah melampaui teknis pemetaan atau sistem informasi geografis (GIS)" ujar Cecin. 
      Pendekatan Machine Learning, kata dia, sudah digunakan oleh lembaga keamanan dan penegak hukum dalam mencari target mereka atau menemukan ancaman terdekat. 
      Teknologi ini juga telah digunakan para merek pakaian olahraga untuk melihat seberapa sering logo mereka digunakan oleh publik. 
      Cara lain yang bisa ditempuh dalam penanganan kebakaran hutan, menurut Cecin, yaitu memasang sensor pada jaringan yang dirancang khusus untuk memantau kondisi hutan.
      Sensor ini mendeteksi perubahan hutan secara lebih awal dan memprediksi apa yang akan terjadi dengan bekal data dari berbagai platform, misalnya pemantauan udara atau data lainnya. 
      Gagasan ini sudah diujicoba di Eropa dan diklaim cukup sukses. Peneliti di University of California San Diego, AS juga sudah menerapkan pendekatan sensor ini dalam menangani kebakaran hutan di California. Sistem ini disebutkan bisa memberikan analisa real time. 
      Cecin mengatakan media sosial juga bisa dimanfaatkan dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan. Dengan pantauan posting di media soaial bisa menjadikan bekal bagi petugas untuk mengetahui titik api atau asap. 
      "Ini menciptakan sistem peringatan dini saat kebakaran mulai atau sudah menyebar. Ini bisa menjadi sangat berguna, mengingat semakin banyak orang memilih di sekitar pingiran lahan hutan yang berisiko," ujar dia. 
      Salah satu bukti kontribusi media sosial yaitu kasus Smokey Bear, gerakan kampanye peduli kebakaran hutan di AS, yang berhasil mendidik penduduk sekitar hutan dalam kampanye pencegahan kebakaran. 
      Cecin mengatakan petugas bisa memanfaatkan media sosial untuk iklan layanan masyarakat dengan target pengguna spesifik. Misalnya di Facebook, petugas bisa mengedukasi pengguna muda untuk ikut terlibat peduli menjaga hutan dari kebakaran. 
    • By berita_semua
      Kepala Dusun 1, Desa Sugau, Pancurbatu, Kabupaten Deliserdang Thomas Tarigan mengatakan, peristiwa kebakaran berlangsung cepat, sehingga menimbulkan korban tewas dua orang.
       
      Dua orang tersebut diperkirakan adalah sepasang pekerja karaoke berjenis kelamin pria dan wanita. Mereka juga diperkirakan berusaha menyelamatkan diri di mamar mandi saat terjadi peristiwa naas tersebut.
      Warga sekitar sanggup memadam api dan menolong korban. Mereka tewas dengan mengenaskan di dalam kamar mandi Pondok Seni Joglo yang dijadikan tempat karaoke dan penginapan.
       
      "Saya kebetulan tadi sedang di rumah, kemudian warga melihat ada "kepulan" asap yang tinggi. Kemudian, kami datang ke sini (Pondok Seni Joglo) api sudah besar dan beberapa warga minta tolong," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Rabu (6/5/2015).
       
      Dia menjelaskan, sekitar pukul 07.30 WIB puluhan warga, langsung mendatangi tempat kebakaran dan secara bergantian memadamkan api dengan air seadanya. Namun, beberapa warga lainnya menyetop mobil tangki air bersih dari Berastagi untuk membantu memadamkan api.
       
      "Ada empat mobil tangki yang kami stop untuk padamkan api. Namun, tidak mudah, karena apinya sudah besar. Makanya bagian belakang tempat karaoke tumbang," katanya.
       
      Ia mengemukakan, mobil pemadam kabakaran yang datang ke lokasi sangat terlambat. Sehingga, seluruh barang ludes dilalap si jago merah. Namun demikian, warga memaklumi lantaran mobil pemadam datang dari Lubukpakam.
       
      "Ada empat unit mobil pemadam yang datang ke lokasi dan empat unit mobil tangki air. Ketika padam, kami kaget ada dua pekerja tewas terpanggang di kamar mandi," ujarnya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy