Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74

Recommended Posts

Quote

“Ini hanya perasaan dan kamu dapat melewatinya!”

fobia-adalah.jpg.796f3fdbd76cc164b9cd72f7d233c89e.jpg

Sebagian besar masyarakat mungkin sudah tidak asing lagi jika mendengar istilah “Fobia”, bukan? Misalnya, ketika seseorang menghindar saat melihat tikus dan sama sekali enggan menyentuhnya, seringkali orang-orang di sekitarnya mengatakan bahwa ia fobia terhadap tikus, lalu mulai menjahili orang tersebut. Padahal sebenarnya, bisa saja orang tersebut bukan fobia terhadap tikus, melainkan hanya jijik saja terhadap tikus, sehingga ia menghindarinya. Jadi, apa itu fobia? Ciri-ciri orang yang mengalami fobia itu apa saja? Apa penyebabnya? Bagaimana cara mengatasinya? Yuk, kita simak bersama-sama!

Apa itu fobia?

Menurut Nevid, fobia adalah rasa takut yang menetap terhadap objek atau situasi dan rasa takut ini tidak sebanding dengan ancamannya.1 Fobia ini juga seringkali tidak dapat dijelaskan secara rasional dan tidak sesuai dengan realita (berlebihan). Misal, individu dapat mengalami fobia terhadap lingkungan sosialnya, sehingga ia tidak berani berada di tempat/situasi yang ramai. Padahal, situasi ramai tersebut bukanlah sesuatu yang berbahaya dan orang-orang pun belum tentu memberikan penilaian negatif atau tatapan sinis kepada dirinya. Namun, bagi individu yang fobia sosial, maka ia akan tetap menganggap bahwa berada di tengah-tengah kerumunan masyarakat atau di mall merupakan hal yang berbahaya dan tidak nyaman.

Bagaimana ciri-cirinya?

  • Berdasarkan DSM-IV-TR, individu dikatakan mengalami fobia apabila memenuhi karakteristik berikut ini:
  • Mengalami ketakutan yang luar biasa, tidak masuk akal, dan persisten terhadap kehadiran suatu objek atau situasi.
  • Individu menyadari bahwa perasaan takut tersebut berlebihan dan tidak masuk akal.
  • Individu cenderung menghindari situasi yang menimbulkan fobia, atau bila tidak dapat dihindari, individu akan merasakan stres dan kecemasan yang hebat.
  • Perasaan takut yang intens tersebut secara signifikan mempengaruhi dan menganggu kehidupan sehari-hari individu, baik di dalam pekerjaan/sekolah ataupun fungsi sosial.
  • Untuk individu dibawah usia 18 tahun, keadaan tersebut sudah berlangsung minimal selama 6 bulan.

Apa penyebabnya?

Pengalaman menakutkan yang secara psikologis tidak dapat terselesaikan dengan baik. Misalnya fobia pada ruangan tertutup terjadi ketika pada usia 3-5 tahun anak mendapat hukuman dari orang tuanya secara berlebihan (misalnya dimasukan ke ruangan yang terkunci, sempit, gelap serta sering ditakut-takuti), sehingga menyebabkan ketakutan yang tidak tertanggulangi. Rasa takut yang tidak tertanggulangi ini kemudian masuk ke alam bawah sadar anak, dan muncul kembali dalam bentuk fobia (claustrophobia) ketika anak berusia dewasa.

Mengalami kejadian yang tidak menyenangkan (menyebabkan rasa sakit dan penderitaan) yang sangat membekas dalam ingatan.Misalnya, mengalami kecelakaan tragis dapat menyebabkan individu trauma dan pada akhirnya mengalami fobia terhadap kendaraan atau lalu lintas.

Dipelajari dari usia anak-anak. Misalnya, terdapat salah seorang anggota keluarga yang mengalami fobia terhadap laba-laba (arachnophobia). Maka, anak dapat mengalami arachnophobia juga karena ‘mempelajari’ anggota keluarganya, bahwa ketika melihat laba-laba, mereka harus menghindarinya sambil berteriak dan laba-laba itu berbahaya bagi dirinya.

Kalau sudah fobia, bagaimana mengatasinya?

  1. Hadapi rasa takutmu, jangan dihindari!
  2. Latih cara untuk menenangkan diri ketika menghadapi situasi yang menimbulkan fobia.
  3. Latih teknik relaksasi (misal, meditasi).
  4. Tantang pikiran negatif mengenai hal yang memicu fobia.

Ini dia beberapa jenis fobia!

  1. Fobia spesifik: ketakutan yang berlebihan dan persisten terhadap situasi atau objek yang spesifik, misal hewan tertentu.
  2. Agoraphobia: perasaan takut pada situasi atau tempat dimana sulit atau memalukan untuk dihindari dan tidak ada bantuan jika mengalami gejala panik.
  3. Fobia sosial: ketakutan yang intens pada situasi sosial, sehingga individu mendapatkan evaluasi negatif dari orang lain.
  4. Acrophobia: takut pada ketinggian.
  5. Claustrophobia: takut pada tempat tertutup

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By jeruk_purut
      Tahukah anda, fobia bisa menyergap siapa saja. Ketakutan berlebihan yang bersifat tak rasional ini memiliki kadar beragam. Mulai dari yang tidak terlalu serius seperti takut melihat laba-laba (arachnofobia), hingga yang perlu pengobatan seperti takut bertemu orang (sociophobia). Gangguan psikologis ini bahkan dialami sejumlah selebriti dan tokoh sejarah dunia. Siapa sajakah mereka? Penasaran, berikut 10 di antaranya.
       
      1. Sigmund Freud (Takut senjata dan pakis)

      Sigmund Freud, seorang neurolog psikoanalis yang mendirikan sekolah psikiatri dan menciptakan banyak perubahan pada teori psikolgi dunia, takut dengan senjata dan pakis. Ia sering mengatakan bahwa ketakutan dengan senjata adalah tanda keterbelakangan seksual dan kematangan emosional. Juga, adalah umum bagi orang untuk takut senjata. Sedangkan takut pada tumbuhan pakis adalah hal yang sangat tidak umum. Sulit untuk tahu mengapa hal itu bisa terjadi.
       
      2. Napoleon Bonaparte (Ailurophobia (takut kucing))

      Tidak jelas mengapa ia bisa takut dengan kucing. Setiap melihat kucing termasuk anak kucing yang lucu ia pasti panik. Bukan hanya Napoleon saja yang takut kucing, Adolf Hitler, Benito Mussolini dan Julius Caesar juga takut dengan binatang lucu berbulu itu.
       
      3. Oprah Winfrey (Takut permen karet)

      Oprah memiliki fobia besar pada permen karet. Ini bermula pada usia dini, ketika neneknya mengumpulkan permen karet dan menyimpannya di lemari. Oprah begitu muak dengan hal itu dan menyebabkan dia menjadi takut permen karet selama sisa hidupnya. Suatu kali, katanya, ia melemparkan piring karena ada permen karet di atasnya.
       
      4. Nikola Tesla (Takut perhiasan dan batu mulia)

      Nikola Tesla, adalah penemu elektromagnetisme dan listrik. Nama belakangnya juga dijadikan satuan listrik. Ia adalah seorang germaphobe yang menghindari sentuhan orang dan hal lain yang mengandung kuman. Tesla diketahui sangat sering mencuci tangan. Ia juga sangat takut pada perhiasan, terutama anting-anting yang mengandung mutiara. Ia juga memiliki keanehan dengan menyukai angka tiga atau kelipatan tiga. Sebagai contoh, ia bersikeras menginap di kamar hotel yang nomornya bisa dibagi tiga.
       
      5. Woody Allen (Panophobia (takut banyak hal))

      Woody Allen termasuk orang yang mengalami fobia ektrim. Aktor dan penulis skenario berusia 74 tahun ini memiliki fobia yang cukup banyak. Ia takut ketinggian, ruang tertutup, serangga, dan kekhawatiran melebihi orang normal. Ia juga takut warna-warna cerah, binatang, lift dan selai kacang yang menempel di langit-langit mulutnya. serta meminta pisang dipotong tujuh, sebelum dimasukkan ke dalam sereal setiap pagi.
       
      6. Billy Bob Thornton (Takut pada banyak hal)

      Mantan suami Angelina Jolie yang berprofesi sebagai aktor, sutradara, musisi dan penulis ini juga memiliki banyak ketakutan. Sebagai permulaan, ia menderita chromophobia, atau takut warna cerah. Masih ada lagi, dia takut mebel antik. Setiap furnitur yang dibuat sebelum tahun 1950 benar-benar membuatnya ketakutan. Sebuah restoran penuh mebel antik membuatnya tidak bisa makan, minum, bahkan bernapas. Terakhir, ia juga takut badut atau coulrophobia.
       
      7. Richard Nixon (Nosocomephobia (takut rumah sakit))

      Presiden Amerika Serikat ke-34 yang terkenal dengan skandal Watergate ini, tersugesti bahwa setelah masuk ke rumah sakit, tidak akan pernah keluar dalam keadaan hidup. Pada 1974, ia menderita pembekuan darah dan menolak dibawa ke rumah sakit. Namun, ketika diberitahu bahwa jika ia tidak pergi, ia akan mati, Nixon pun menurut. Ketakutan ini cukup umum terjadi, banyak yang takut pada rumah sakit karena alasan serupa.
       
      8. Alfred Hitchcock (Ovophobia (takut telur))

      Alfred Hitchcock, seorang sutradara dan produser yang memproduksi film-film horor ternyata memiliki ketakutan ekstrim dengan telur. Dia mengatakan bahwa telur menjijikkan dan belum pernah mencicipi telur sepanjang hidupnya. Ia pun menolak untuk berada di dekat telur. Menurutnya tidak ada yang lebih menjijikkan daripada melihat sesuatu yang bundar, putih tanpa lubang, dan berisi cairan kuning.
       
      9. Natalie Wood (Hydrophobia (takut air))

      Aktris yang dikenal dalam film Miracle on 34th Street dan West Side Story ini takut dengan air, khususnya berada di dalam air. Meskipun tidak diketahui kapan mulanya, kabar yang beredar menyebut fobia itu terjadi sejak sang ibu menipunya untuk berdiri di atas sebuah jembatan untuk adegan sebuah film. Jembatan itu sengaja dibuat rapuh agar Natalie terjatuh ke dalam air. Ironisnya, ia meninggal karena tenggelam suatu malam setelah jatuh dari kapal pesiar.
       
      10. George Washington (Taphephobia (takut dikubur hidup-hidup))

      Presiden pertama Amerika Serikat ini memang terlihat gagah berani. Ia memimpin pasukan dan mempertaruhkan hidupnya untuk orang lain. Dia memiliki ketakutan yang sangat serius pada penguburan prematur. Ketakutan ini tertulis jelas di ranjang kematiannya, 1799. Ia membuat pernyataan resmi bahwa tubuhnya baru boleh dikubur dua hari setelah kematiannya. Ia khawatir tubuhnya masih hidup saat dikubur. Taphephobia adalah fobia yang cukup umum dialami masyarakat Amerika pada abad ke-16 dan 17.
       
      Jadi itulah sepuluh tokoh dunia terkenal yang memiliki phobia paling aneh di dunia. Mungkin bagi kalian hal-hal seperti diatas cukup aneh bukan, akan tetapi demikianlah kenyataannya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy