Jump to content

Saham Garuda Jeblok Gara Gara Laporan Keuangan Ditolak 2 Komisaris


Recommended Posts

887551951_garudaindonesia.thumb.jpg.93fa2bd3176ca15edbb82ab0614b955b.jpg

Maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. diminta untuk lebih transparan menjelaskan laporan keuangannya yang tengah menjadi polemik. Transparansi ini adalah bagian dari keterbukaan informasi Garuda sebagai perusahaan terbuka.

"Seyogianya direksi Garuda perlu menjelaskan ke publik sebagai keterbukaan informasi. Mengingat Garuda adalah emiten sekaligus BUMN entitas publik," kata Ketua Institut Akuntan Publik Indonesia atau IAPI, Tarkosunaryo, ketika dihubungi Tempo, Kamis 25 April 2019.

Sebelumnya terjadi perbedaan pendapat di antara Dewan Komisari Garuda Indonesia tentang laporan keuangan 2018. Dua komisaris Garuda, Chairal Tanjung dan Dony Oskaria menyatakan keberatan dan tak menandatangani laporan keuangan tersebut.

Keberatan itu berpangkal pada adanya pos pendapatan lain-lain yang dianggap masih berbentuk piutang yang ikut masuk sebagai total pendapatan perseroan. Namun, kedua komisaris tersebut tak sependapat dalam pembukuan tersebut.

Keduanya menilai pencatatan ini bertentangan dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Negara atau PSAK Nomor 23. Menurut mereka, piutang yang muncul dari perjanjian kerja sama antara Garuda dengan PT Mahata Aero Teknologi tersebut seharusnya tak dimasukan pos pendapatan.

Tarkosunaryo juga berpendapat bahwa sebaiknya Garuda membuka secara lengkap bagaimana kontrak antara Garuda dengan Mahata. Khususnya mengenai bagaimana realisasi dari adanya kerja sama itu. "Apakah prestasi pekerjaan sudah ada dan hak tagih sudah dapat dieksekusi," kata Tarkosunaryo

Kendati demikian, Tarko menjelaskan, pencatatan piutang sebagai pendapatan dalam dunia akuntansi dianggap sebagai sesuatu yang lazim ditemui. Dalam dunia akuntansi hal ini lazim dikenal dengan istilah pencatatan akuntansi berbasis akrual.

Baca: Laporan Keuangan Garuda Janggal, Ini Keberatan Dua Komisaris

Dalam hal ini, lanjut dia, transaksi-transaksi dicatat pada saat terjadinya transaksi itu, bukan saat uang diterima. Transaksi pendapatan dicatat dalam pembukuan pada saat hak tagih sudah ada karena penjual sudah melakukan kewajiban sesuai kontrak.

Artinya, dalam kasus Garuda, yang perlu diperjelas adalah realisasi transaksi yang kemudian menimbulkan hak tagih (piutang) sehingga bisa dimasukkan dalam pendapatan. Hal inilah yang perlu diungkap ke publik apakah pencatatan dari piutang menjadi pendapatan tersebut sesuai standar. "Nah yang dapat melakukan ini ya direksi beserta auditornya," kata Tarkosunaryo.

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By black_zombie
      Saham perusahaan teknologi terkemuka di dunia, Microsoft, tergerus pada perdagangan di bursa Wall Street, Senin (3/5), waktu Amerika Serikat (AS). Hal ini terjadi seiring dengan pernyataan pendiri Microsoft, Bill Gates, yang mengumumkan perceraian dengan istri yang selama 27 tahun telah dinikahinya, Melinda Gates.
      Pengumuman perceraian pasangan dengan 3 anak itu, disampaikan di akun twitter Bill Gates, Selasa (4/5).
      "Setelah melewati pemikiran dan usaha yang panjang dalam hubungan kami, kami telah membuat keputusan untuk mengakhiri pernikahan kami," tulis Bill Gates.
      Harga saham Microsoft pada Senin (3/5) ditutup melemah 0,32 poin atau turun 0,13 persen. Saham berkode MSFT itu ditutup pada harga USD 251,86.
      Jika melihat waktu posting Bill Gates, memang dilakukan setelah perdagangan saham di bursa Wall Street tutup. Tapi jika mengacu kasus serupa yang terjadi pada orang terkaya sejagat pendiri Amazon, Jeff Bezos, perceraiannya dengan MacKenzie turut menggerus harga saham Amazon.
      Perceraian CEO Amazon, Jeff Bezos dengan istrinya MacKenzie, terjadi pada Januari 2019. Keputusan yang diambil pasangan setelah pernikahan mereka berlangsung selama 25 tahun, memicu kekhawatiran di kalangan investor.
      Salah satunya menyangkut pembagian harta bersama selama pernikahan atau harta gana-gini, termasuk 16 persen saham mereka saat itu, di Amazon.
      Usai pernyataan bersama soal perceraian itu, saham Amazon turun 0,5 persen dalam penutupan perdagangan Kamis (10/1). Pasalnya, perceraian orang terkaya di dunia ini menimbulkan pertanyaan, soal bagaimana mereka akan membagi harta pernikahannya.
      Dikutip dari Reuters, harta ini termasuk 16 persen saham di Amazon yang pada 2019 bernilai USD 811,4 miliar atau setara Rp 11.400 triliun.
      Sementara itu Bill Gates saat ini merupakan orang terkaya ke-4 di dunia versi Forbes. Mengutip data terbaru per Senin (3/5), harta kekayaan bos Microsoft itu mencapai USD 130,5 miliar atau hampir Rp 1.900 triliun (Kurs Rp 14.500). Jika Bill Gates dan Melinda Gates melakukan pembagian harta gana-gini menyusul perceraian mereka, maka sebanyak itulah harta yang harus dibagi.
      Menurut aturan di negara bagian Washington, Amerika Serikat, harta selama pernikahan akan dibagi dua secara merata, jika terjadi perceraian. Bill Gates dan Melinda Gates diketahui tinggal di sebuah rumah menghadap Lake Washington di Medina, Washington.
      Walaupun bisa saja Bill Gates dan Melinda Gates, menetapkan perceraian di negara bagian yang tak mengharuskan harta pernikahan dibagi dua sama rata.
    • By Males
      Saham masih menjadi salah satu jenis investasi yang paling diminati hingga saat ini. Potensi keuntungan yang diberikan saham memang besar, sehingga banyak orang menjadikannya sebagai pilihan investasi utama. Selain itu, investasi saham juga cukup mudah dilakukan dalam keuangan, bahkan ketika Anda hanya memiliki modal yang terbatas sekalipun.
      Namun untuk mendapatkan keuntungan, Anda tentu harus memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola investasi saham ini. Anda perlu menguasai berbagai pengetahuan dasar terkait perdagangan saham di pasar modal terlebih dahulu. Selain itu, kuasai juga strategi jitu yang akan membawa Anda lebih mudah untuk mendapatkan keuntungan. Hal ini penting, agar Anda bisa mengambil keputusan yang paling menguntungkan dalam investasi yang Anda lakukan.
      Berikut ini adalah beberapa strategi jitu dan menguntungkan yang wajib Anda kuasai dalam investasi saham:
      1. Manfaatkan volatilitas harga
      Strategi yang satu ini terbilang populer dan sangat banyak dimainkan oleh para investor. Volatilitas harga merupakan kenaikan atau penurunan nilai harga saham yang terjadi dalam waktu yang terbilang cepat atau tiba-tiba. Perubahan harga ini akan menimbulkan sejumlah selisih, bahkan bisa saja dalam jumlah yang sangat besar dari waktu ke waktu. Hal ini bisa memberikan Anda potensi keuntungan yang besar dalam kurun waktu yang terbilang cepat.
      Anda bisa memanfaatkan volatilitas harga ini dengan cara membeli saham-saham yang mengalami penurunan harga di saat terjadinya penutupan bursa. Selanjutnya, Anda perlu melakukan penjualan kembali saham-saham tersebut di saat pembukaan bursa keesokan harinya. Swing trading seperti ini pada umumnya dilakukan dengan berasumsi pada turunnya harga saham tersebut akan menimbulkan pantulan keesokan harinya, di mana harga saham kembali naik saat pembukaan bursa. 
      Anda akan mendapatkan sejumlah keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual saham tersebut di keesokan harinya. Jumlah keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari volatilitas harga seperti ini bisa saja sangat besar, apalagi jika Anda jeli dalam mengambil keputusan. Namun meski begitu, sebelum menggunakan strategi ini Anda tetap perlu melihat bagaimana pergerakan saham tersebut selama beberapa waktu terakhir terlebih dahulu. 
      2. Cermati waktu jatuh tempo dividen
      Waktu jatuh tempo selalu menjadi hal penting bagi para pemegang saham, di mana investor akan mendapatkan pembagian keuntungan dari pihak perusahaan. Bagi Anda yang ingin memulai investasi saham, strategi yang satu ini juga bisa menjadi pilihan. Anda bisa mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan waktu jatuh tempo deviden dari saham yang Anda beli.
      Dalam strategi ini, Anda perlu mencermati dengan baik tanggal jatuh tempo saham-saham yang akan Anda beli. Idealnya, belilah saham yang sudah mendekati waktu jatuh tempo pembagian dividen, lalu jual kembali saham tersebut setelah melewati tanggal jatuh tempo tersebut. Cara ini akan memungkinkan Anda mendapatkan sejumlah keuntungan, yakni dari pembagian deviden dan juga selisih pada harga beli dan harga jual saham tersebut.
      Strategi yang satu ini bisa saja memberikan Anda potensi keuntungan yang cukup besar, meskipun hanya dalam waktu yang terbilang singkat. Namun dalam hal ini Anda tetap harus jeli dalam memilih saham yang akan dibeli, agar resiko kerugian juga bisa ditekan dengan baik sejak awal. Hal ini sangat penting, untuk memastikan Anda juga bisa mendapatkan keuntungan maksimal atas pembelian saham tersebut.
      3. Manfaatkan laba saham Anda dengan cerdas
      Tujuan Anda melakukan investasi saham tentu untuk mendapatkan sejumlah dividen atau laba. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari laba saham yang Anda miliki secara maksimal, jika Anda memiliki kemampuan yang baik untuk mengelolanya dengan cara tepat. Namun selain itu, Anda juga bisa menggunakan strategi jitu lainnya untuk mendatangkan uang dari investasi saham yang Anda lakukan di dalam keuangan.
      Manfaatkan laba saham Anda dengan cara yang cerdas, agar keuntungan ini benar-benar bisa membawa dampak baik di dalam keuangan. Anda bisa memulai hal ini dengan cara membeli saham-saham pilihan, tentunya yang secara rutin selalu membagi dividen bagi para investornya. Selanjutnya, Anda hanya perlu membiarkan saham-saham tersebut mendatangkan laba di dalam keuangan Anda. 
      Begitu simpel dan mudah, Anda bahkan hanya perlu mengawasi perkembangan nilai pasar saham Anda tersebut. Jika menginginkan laba yang lebih besar di masa yang akan datang, maka gunakan dividen yang Anda dapatkan untuk membeli lebih banyak lagi saham yang baru.
      Pahami dan terapkan strategi yang paling tepat 
      Untuk bisa sukses dalam investasi saham, Anda perlu mempelajari banyak hal terlebih dahulu. Namun di antara semua hal tersebut, memahami strategi jitu dalam investasi ini menjadi salah satu yang terpenting. Pastikan Anda menguasai semua strategi jitu dan menerapkannya di dalam investasi Anda, agar Anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar dari saham.
    • By BisaJadi
      PT Garuda Indonesia (Persero) memutuskan untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dengan menyelesaikan lebih awal atas kontrak kerja pegawai dengan profesi penerbang dalam status hubungan kerja waktu tertentu.
      Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, keputusan ini diambil menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga operasional perusahaan tetap baik.
      "Ini keputusan berat yang harus kami ambil. Namun demikian, kami yakin Garuda Indonesia akan dapat terus bertahan dan kondisi operasional Perusahaan akan terus membaik dan kembali kondusif sehingga mampu melewati masa yang sangat menantang bagi industri penerbangan saat ini," kata Irfan dalam keterangannya, Selasa (2/6/2020).
      Irfan menegaskan, melalui penyelesaian kontrak tersebut, Garuda Indonesia tetap memenuhi kewajibannya atas hak-hak penerbang sesuai masa kontrak yang berlaku.
      "Adapun kebijakan tersebut dilakukan sebagai langkah berkelanjutan yang perlu ditempuh dalam upaya menyelaraskan supply & demand operasional penerbangan yang saat ini terdampak signifikan imbas pandemi COVID-19," tambah dia.

      800 Karyawan Kontrak Dirumahkan selama 3 Bulan
      Maskapai penerbangan Garuda Indonesia mulai merumahkan 800 karyawan kontrak, mulai Kamis 14 Mei 2020 selama 3 bulan ke depan.
      Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menyatakan, keputusan merumahkan karyawan dengan status PKWT tersebut merupakan upaya lanjutan agar perusahaan tetap terjaga ditengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal sebagai dampak pandemi.
      "Kebijakan tersebut dilakukan dengan pertimbangan yang matang dengan memperhatikan kepentingan karyawan maupun perusahaan dan dilakukan dalam rangka menghindari dilakukannya PHK. Disamping itu, implementasi kebijakan ini juga telah melalui kesepakatan dan diskusi dua arah antara karyawan dan perusahaan,” papar Irfan dalam keterangan resmi, Minggu (17/5/2020).
      Adapun, kebijakan ini bersifat sementara yang akan terus dikaji dan evaluasi secara berkala sejalan dengan kondisi perusahaan dan peningkatan operasional penerbangan.
      Selama periode tersebut, lanjut Irfan, karyawan yang dirumahkan tetap mendapatkan hak kepegawaian berupa asuransi kesehatan maupun tunjangan hari raya yang sebelumnya telah dibayarkan.
      "Kebijakan ini merupakan keputusan berat yang harus diambil dengan pertimbangan mendalam terkait aktifitas operasional penerbangan yang belum sepenuhnya normal. Namun demikian, kami meyakini Garuda Indonesia akan dapat terus bertahan melewati masa yang sangat menantang bagi industri penerbangan saat ini," jelasnya.
      Garuda Indonesia Putar Otak
      Pesawat Garuda Indonesia terparkir di Terminal 3 bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (24/7/2019). Maskapai penerbangan Garuda Indonesia mengeluarkan kebijakan terbaru terkait pengambilan gambar ataupun video di dalam pesawat oleh penumpang ataupun awak kabin. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
      Sebelumnya Garuda Indonesia telah melaksanakan sejumlah upaya strategis berkelanjutan dalam memastikan keberlangsungan bisnis perusahaan melalui renegosiasi sewa pesawat, restrukturisasi network, efisiensi biaya produksi dan termasuk penyesuain gaji jajaran komisaris, direksi hingga staf secara proporsional serta tidak memberikan THR kepada Direksi dan Komisaris.
       
    • By qbonk
      Harga saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. cenderung mengalami pelemahan seiring dengan utang jangka pendek sebesar US$ 500 juta yang harus dilunasi perseroan.
      Pada perdagangan Kamis, 27 Februari 2020 pukul 9:14 WIB, saham GIAA memantul 4 poin atau 1,41 persen ke level Rp 288. Namun, sepanjang tahun berjalan harga merosot 42,17 persen dari akhir Desember 2019 di posisi Rp 498.
      Kemarin, Rabu, 26 Februari 2020 saham GIAA anjlok 5,96 persen atau 18 poin menuju Rp 284. Ini menjadi level terendah 13 bulan atau sejak 27 Desember 2018 di posisi Rp 268.
      Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan beberapa skema pengembangan bisnis dan penyelamatan sejumlah perusahaan pelat merah, termasuk di dalamnya pembenahan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
      Menurut Erick, pemerintah tengah menggodok aksi untuk mengembangkan Garuda. Salah satunya adalah rencana restrukturisasi utang.
      Pembenahan tersebut juga akan diikuti dengan rencana perampingan struktur anak dan cucu perusahaan dan membuat kembali model bisnis yang sehat untuk perusahaan itu.
      “Kita lakukan segala efisiensi ini, dan memastikan remodeling bisnis yang sehat buat Garuda. Saat ini, Garuda dalam tekenan yang luar biasa karena utangnya jatuh tempo. Tapi kami pastikan kami akan restrukturisasi, akan ada jalan keluar supaya sehat,” katanya Rabu, 26 Februari 2020.
      Maskapai penerbangan pelat merah tersebut sedang dikejar oleh utang jangka pendek dengan total US$500 juta atau sekitar Rp 7 triliun jika mengacu dengan kurs Rp 14.000.
      Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan bahwa kendati lebih banyak berkecimpung di dunia teknologi informasi, struktur keuangan perseroan menjadi salah fokus utama yang akan dibenahinya.
      “Utang itu salah satu concern kami, tadi siang kami sempat bicara soal ini, akan melakukan upaya-upaya, melakukan negosiasi dan mencari utang baru,” katanya di Kementerian BUMN, Jumat, 24 Januari 2020.
      Pada awalnya, perseroan berencana menerbitkan menerbitkan sukuk global atau instrumen keuangan lainnya dengan jumlah maksimum sebesar US$ 900 juta yang bertujuan untuk pelaksanaan refinancing utang perseroan.
      Namun, rencana tersebut batal direalisasikan perseroan karena belum tersedianya laporan keuangan limited review atau laporan keuangan audit perseroan sampai dengan tanggal pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 Januari 2019. “Kami akan terus cari alternatif pendanaan,” kata Erick Thohir.
    • By VOAIndonesia
      Irfan Setiaputra resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Auditorium Garuda City Center (GCC), Komplek Perkantoran Soekarno Hatta, Rabu (22/1).
      Irfan Setiaputra resmi ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (persero) Tbk. Tugas dan tantangan berat pun menanti Irfan.
      JAKARTA — Sosok baru di tubuh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah ditetapkan. Irfan Setiaputra resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan di Auditorium Garuda City Center (GCC) Garuda Indonesia Management Building, Komplek Perkantoran Soekarno Hatta, Rabu (22/1).
      Selain Irfan, Mantan Kepala Barekraf Triawan Munaf juga diangkat sebagai Komisaris Utama Garuda Indonesia. Ada juga Yenny Wahid yang ditunjuk sebagai komisaris independen.
      Menteri BUMN Erick Thohir menaruh harapan besar kepada sosok-sosok baru ini. Erick berharap, sebagai direktur utama, Irfan dapat menerapkan prinsip good corporate governance (GCG) sehingga Garuda dapat berkinerja dengan lebih baik lagi.
      “Kami di Kementerian BUMN berupaya mencari figur terbaik yang akan duduk mengelola flight carrier kita, Garuda Indonesia. Saya harap Pak Irfan Setiaputra bisa menjalankan amanah dengan baik, mengikuti prinsip Good Corporate Governance dan bisa membawa Garuda lebih baik lagi,” ujar Erick dalam siaran pers yang diterima VOA, Rabu (22/1).
      Erick juga menaruh harapan besar kepada sosok Triawan Munaf untuk memperbaiki citra Garuda yang sempat tercoreng oleh kasus direktur utama sebelumnya. Sementara untuk Yenny Wahid, Erick meyakini bahwa Yenny merupakan figur perempuan yang tepat untuk Garuda.
      “Pak Triawan Munaf dengan semua pengalaman beliau tentu akan mampu memberikan masukan strategi pemasaran dan meningkatkan citra Garuda yang sempat terganggu. Khusus untuk Ibu Yenny Wahid, figur perempuan yang sangat mumpuni, Bu Yenny merupakan komisaris independen perwakilan publik yang dapat dipercaya,“ jelas Erick.
      Irfan memang tidak mempunyai pengalaman di industri penerbangan. Pria kelahiran Jakarta, 24 Oktober 1964 ini memiliki rekam jejak di berbagai bidang bisnis seperti dunia telekomunikasi hingga pertambangan.
      Lulusan ITB ini pernah berkarier di beberapa perusahaan teknologi informatika, seperti IBM, LinkNet hingga Cisco. Irfan juga pernah menjabat sebagai Dirut PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT Inti) pada tahun 2009-2012.
      Irfan juga pernah menjadi CEO di sejumlah perusahaan pertambangan, salah satunya PT Titan Mining Indonesia dari tahun 2012-2014.
      Sementara itu, pengamat penerbangan Alvin Lie meyakini figur yang terpilih sudah pasti melalui pertimbangan yang sangat matang. Menurutnya, orang yang menduduki jabatan di Garuda tidak harus yang mempunyai pengalaman di bidang industri penerbangan, karena sejatinya sosok baru ini akan membuat kebijakan strategis perusahaan.
      Ia pun memperingatkan sejumlah tantangan yang akan dihadapi oleh orang-orang baru yang menduduki jajaran direksi Garuda ini. Kinerja keuangan, menurut Alvin harus segera dicari solusi terbaik agar maskapai BUMN ini tidak lagi mengalami kerugian, apalagi Garuda mempunyai utang jatuh tempo sebesar USD500 juta pada Mei 2020 ini.
      “Segera memperbaiki kinerja keuangan, terutama likuiditas karena perusahaan ini kan harus lebih sehat secara keuangan, dan sebagai BUMN dan sebagai perusahaan terbuka, direksi ini harus bisa menjaga keseimbangan, kalau terlalu banyak BUMN-nya nanti juga kinerja perusahaan, sahamnya juga nanti akan merosot. Sebaliknya kalau terlalu mengedepankan sebagai perusahaan Tbk juga mengabaikan fungsi BUMN di mana ada kewajiban melaksanakan dan mendukung program-program pemerintah , ada fungsi sosial, ada fungsi pelayanan publik dan sebagainya,” ujar Alvin kepada VOA.
      Lanjutnya, jajaran pengurus Garuda ini juga harus membangun kekompakan, kebersamaan dan persatuan. Jangan sampai ada kubu-kubu yang berbeda di Garuda agar tidak ada intervensi politik di dalamnya nanti, karena sejatinya Garuda bukanlah milik sebuah partai politik, atau pejabat, namun Garuda adalah milik negara.
      Tantangan terberat lainnya, menurut Alvin adalah terkait peningkatan pelayanan yang selama ini cenderung mengalami penurunan. Ia melihat selama ini terjadi inkonsistensi di dalam pelayanan maskapai ini.
      “Dalam waktu setahun terakhir ini kan ada perubahan paradigma, efisiensi di mana-mana, bahkan porsi makanan pun dikurangi, jumlah cabin crew dikurangi. Nah makanya Garuda ini harus jelas, sebenarnya positioningnya akan dijadikan airline macam apa? Jangan nanti setiap kali ganti direksi, setiap kali berubah. Itu yang marketing susah, persepsi customer terhadap Garuda itu tidak jelas nantinya,” jelasnya.
      Yang tidak kalah penting, kata Alvin adalah memperbaiki citra yang telanjur tercoreng akibat permasalahan sebelumnya. Memang hal ini dirasa berat, namun jika merujuk kepada sosok-sosok baru ini, Alvin yakin kinerja Garuda akan lebih baik daripada sebelumnya.
      “Saya yakin direksi yang baru tahu apa yang dihadapi, langkah pertama adalah mereka membersihkan image, memulihkan lagi kepercayaan bukan hanya publik sebagai penumpamg tapi juga vendor, juga investor pemilik saham. Sejauh mereka ini kompak, tidak terkotak-kotak dan punya niatan untuk melakukan itu, saya yakin bukan sesuatu yang mustahil apalagi Pak Triawan Munaf ini kan orang komunikasi, ia juga pakar di bidang komunikasi, mungkin keahlian beliau ini bermanfaat untuk Garuda,” paparnya.
      Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada hari ini, Rabu (22/01) melaksanakan RUPSLB yang dihadiri/diwakili oleh pemegang 23.386.793301 lembar saham atau 90,34 persen dari keseluruhan pemegang saham Garuda Indonesia.
      RUPSLB 2020 hari ini menyetujui penunjukan Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia baru menggantikan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra yang menjabat sejak September 2018.
      RUPSLB ini juga telah menunjuk jajaran direksi dan dewan komisaris baru Garuda Indonesia.
      Dengan demikian, susunan direksi terbaru Garuda Indonesia saat ini adalah sebagai berikut :
      Direktur Utama : Irfan Setiaputra Wakil Direktur Utama : Dony Oskaria Direktur Layanan, Pengembangan Usaha dan Teknologi Informasi : Ade R. Susardi Direktur Niaga dan Kargo : M. Rizal Pahlevi Direktur Keuangan & Manajemen Resiko : Fuad Rizal Direktur Human Capital : Aryaperwira Adileksana Direktur Operasi : Tumpal Manumpak Hutapea Direktur Teknik : Rahmat Hanafi Sementara susunan Komisaris yang baru adalah :
      Komisaris Utama : Triawan Munaf Wakil Komisaris : Chairal Tanjung Komisaris Independen : Elisa Lumbantoruan Komisaris Independen : Yenny Wahid Komisaris : Peter F. Gontha
×
×
  • Create New...