Jump to content
  1. chyntia_irawan

    chyntia_irawan

  • Similar Content

    • By congek
      Selebritas Vanessa Adzania alias Vanessa Angel bersama suaminya Febri Andriansyah alias Bibi mengalami kecelakaan tunggal di Tol Nganjuk arah Surabaya, tepatnya di Kilometer 672+400A. Peristiwa itu terjadi pada pukul 12.36 WIB hari ini, Kamis, 4 November 2021.
      Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur Komisaris Besar Gatot Repli Handoko dalam keterangan tertulisnya menyebutkan Vanessa dan suaminya meninggal.

      Jenazah keduanya telah dievakuasi ke rumah sakit. "Dua orang meninggal dunia dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya," kata Gatot.
      Ia menjelaskan, Vanessa Angel bersama suaminya menaiki mobil Mitsubishi Pajero Putih bernomor polisi B-1284-BJU. Selain mereka berdua, ada tiga orang penumpang lainnya yang mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. "Tiga orang luka dibawa ke RS Kertosono Nganjuk," kata Gatot. 
    • By congek
      Artis Vanessa Angel dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas bersama dengan suami dan anaknya. Peristiwa tersebut terjadi saat Vanessa bersama suaminya Bibi Andriansyah dan anaknya melakukan perjalanan darat menuju Surabaya.
      Kabar kecelakaan Vanessa pertama kali diunggah oleh Ashanty yang mendapat kabar dari temannya. “Masih kaget, shock aku dapat kabar dari temen aku yang janjian sama dia di surabaya. Mereka pergi ber 5 jalan darat ke surabaya,” tulis Ashanty, Kamis, 4 November 2021.
      Dalam unggahannya Ashanty menuliskan, ”Ada berita dari teman baik @vanessaangelofficial sama suaminya baru saja kecelakaan mobil dan katanya enggak tertolong. Coba tolong dicek lagi ya, dia kecelakaan di jalan ke Surabaya sama anaknya juga.”

      Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan tunggal mobil Pajero Sport berwarna putih di Tol Jakarta arah Surabaya pada pukul 12.36 WIB, tepatnya di KM 672. Mobil tersebut berpenumpang lima orang, dua orang dinyatakan meninggal dan tiga orang lainnya luka-luka.
      Dua orang yang meninggal bernama Febri Andriansyah dan Vanessa Adzania. Jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya. Sedangkan tiga korban lainnya dibawa ke RS Kertosono Nganjuk.
      Maharani Kemala, bos MS Glow mengunggah foto Vanessa Angel dan suaminya di Instagram beberapa menit lalu. Kemarin, Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah mendatangi acara MS Glow. “Sayang kalian berdua, @vanessaangel @bibliss tenang di sana yaa babe, lemes banget,” tulis Maharani.
      Rekan-rekan selebritas Vanessa Angel dan Bibi ramai berkomentar di unggahan Ashanty. “KAAAAKK SERIUSSS YA ALLAAAH SEMOGA SEHAT SELAMAAT SEMUA,” tulis Vicky Shu. “Hah yg benerrr? Ya Allah,” tulis Yasmine Wildblood.
    • By news
      Jakarta - Kecelakaan helikopter yang terjadi bukan hanya menewaskan Kobe Bryant. Putrinya yang berusia 13 tahun, Gianna Bryant, juga meninggal dunia dalam insiden yang sama.
      Diberitakan sebelumnya, legenda bola basket NBA, Kobe Bryant, meninggal dunia dalam kecelakaan helikopter di dekat Las Virgenes Road, kawasan selatan Agoura Road, sekitar pukul 10.00 waktu setempat. Termasuk Kobe, ada lima orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan itu.
      Dilansir dari CNBC, salah satunya adalah putri Kobe bernama Gianna Bryant. Gianna saat ini berusia 13 tahun.
      Kobe Bryant dan Gianna terbang menggunakan helikopter untuk mengikuti latihan basket di Mamba Academy. Diyakini ada pemain basket lain dan juga orang tuannya yang menjadi korban dalam kecelakaan itu.
      Sementara istri Kobe, Vanessa, diyakini tidak ikut dalam penerbangan nahas tersebut.
      Gianna merupakan anak Kobe Bryant yang dikenal paling menyukai bola basket. Keduanya kerap terlihat menonton pertandingan NBA bersama di pinggir lapangan.
    • By Males
      Kotak hitam (black box) belum ditemukan, penyelidikan soal penyebab pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 juga masih jauh dari kesimpulan. Namun, data satelit yang dimuat situs pemantau lalu lintas udara, FlightRadar24 dijadikan petunjuk awal terkait insiden kapal terbang yang jatuh 13 menit setelah lepas landas itu. 
      Berdasarkan data yang diungkap FlightRadar24, sejumlah keanehan terpantau dalam pergerakan pesawat yang membawa 189 orang tersebut. 
      Salah satunya, ketika sebuah pesawat umumnya akan naik dalam beberapa menit pertama penerbangan, Lion Air JT 610 justru mengalami penurunan 726 kaki (setara 221 meter) selama 21 detik.
      Ahli penerbangan Phillip Butterworth-Hayes mengatakan bahwa data tersebut tidak biasa. Apalagi, saat lepas landas seperti itu, pilot biasanya dibantu oleh kendali otomatis pesawat.
      "Ini tidak sesuai dengan profil penerbangan otomatis," kata Butterworth-Hayes saat mempelajari data. "Kecuali, jika sistem pesawat itu memberikan koreksi untuk sejumlah alasan."
      Butterworth-Hayes mengatakan bahwa mengingat pesawat yang digunakan Lion Air JT 610 baru berusia dua bulan, alasan di balik kecelakaan tersebut "sangat tidak mungkin" berasal dari kesalahan mekanis.
      "Pesawat terbang tidak jatuh begitu saja dari langit," katanya.
      "Saya tidak bisa membayangkan masalah mekanis apa pun selain kehilangan tenaga mesin yang tiba-tiba dan tidak dapat dijelaskan, atau kegagalan listrik menyeluruh. Ini jauh lebih mungkin disebabkan faktor eksternal," lanjutnya menjelaskan.
      Dia mengatakan bahwa masalah lingkungan bisa jadi adalah penyebabnya, misalnya ledakan mikro (microburst), atau pesawat yang menabrak sesuatu seperti kawanan burung.
      "Ledakan mikro sangat sulit untuk dideteksi, bisa berubah menjadi angin kencang, seperti pusaran, dan Anda tidak bisa melihatnya. Tiba-tiba pesawat tidak berfungsi sebagaimana mestinya, pilot kemudian mulai melakukan segala macam upaya pemulihan dan kemudian sudah terlambat, pesawat jatuh," jelas Butterworth-Hayes.
      Ditambahkan olehnya bahwa pilot Boeing 737 MAX 8 meminta izin pada air traffic controller (ATC) melakukan return to base atau kembali ke bandara asal, sekitar 22 kilometer setelah lepas landas. Namun, saat itu belum terlihat pertanda kondisi darurat. 
    • By paimin
      Jembatan Babat Lamongan-Widang Tuban, yang melintang di atas sungai Bengawan Solo, pada Selasa (17/04/2018) sekitar pukul 10.50 WIB, ambrol. Tiga truk tronton yang sedang melintas di atas jembatan tersebut, turut terjatuh ke dasar sungai. Untuk sementara, seorang sopir dilaporkan meninggal dunia. 

      Kapolsek Babat Kompol Hariadi Agus Wahono SH, ketika dihubungi awak media ini melalui sambungan telepon seluler membenarkan, bahwa jembatan penghubung Babat Lamongan-Widang Tuban, yang merupakan jalur Pantura, pada Selasa (17/04/2018) sekitar pukul 10.50 WIB, ambruk. 

      “Tiga tronton turut tercebur ke dasar sungai,” jelas Kompol Agus. 
      Ketika ditanya jumlah korban jiwan, Kompol Agus menenerangkan bahwa untuk sementara ini dilaporkan 1 (satu) orang sopir tronton, dilaporkan meninggal dunia. 
      “Sementara satu orang sopir yang dilaporkan meninggal mas,” terang Kompol Agus 

      Kompol Agus menambahkan, lokasi jembatan yang ambruk tersebut sebagian masuk wilayah Babat, namun sebagian besar masuk wilayah Kecamatan Widang Tuban, atau di sisi utara sungai Bengawan Solo. 
      “Saya masih di TKP mas, petugas masih berupaya mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP,” imbuhnya.

×
×
  • Create New...