Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
jodang

Gejala Kanker Rahim Stadium Awal

Recommended Posts

2039223534_kankerrahim.thumb.jpg.bbe4603f389b45c855a8ad48521994a5.jpg

Menurut WHO, ada 90.000 kasus kematian pada wanita yang disebabkan oleh penyakit kanker. Salah satu jenis kanker yang sering diderita wanita adalah kanker serviks dan kanker rahim.

Penting untuk diketahui, bahwa penyakit kanker rahim itu jelas berbeda dengan kanker serviks. Namun kedua penyakit tersebut merupakan salah satu penyakit yang dapat mematikan, terutama bagi kaum wanita.

Kanker rahim adalah kanker yang berkembang dalam lapisan rahim. Rahim terletak di antara kandung kemih dan rektum, termasuk leher rahim dan rahim. Leher rahim berhubungan dengan vagina, sementara badan rahim berhubungan dengan tuba falopi.

Sementara itu, kanker serviks merupakan kanker leher rahim. Leher rahim merupakan bagian dari saluran reproduksi wanita yang menghubungkan vagina dengan rahim atau uterus. Hampir semua kasus penyebab kanker serviks adalah human papillomavirus (HPV).

Gejala Kanker Rahim Stadium Awal

1. Nyeri Pada Perut dan Pinggang

Kasus kanker rahim yang berkembang pada dinding adenosid rongga rahim biasanya memicu pasien mengeluhkan gejala kanker rahim berupa rasa nyeri yang menekan pada perut hingga pinggang. Gejala kanker rahim ini datang sewaktu-waktu, tetapi kadang muncul cukup kuat pada saat setelah melakukan aktivitas seks. Pada wanita usia subur, rasa nyeri bisa semakin kuat pada saat menstruasi datang.

2. Perut Membesar

Jaringan ligamen pada rongga rahim yang mengalami efek inflamasi karena invasi sel kanker biasanya akan membengkak. Ini membuat pasien tampak memiliki perut yang besar dan sedikit terasa keras.

3. Rasa Nyeri Saat Kencing

Banyak pasien juga mengeluhkan gejala kanker rahim stadium awal dengan nyeri pada saat kencing kadang juga disertai efek kesulitan untuk kencing. Hal ini dikarenakan lokasi rahim yang berdekatan dengan ginjal dan kandung kemih. Perkembangan sel kanker pada dinding rahim menekan organ-organ lain di sekitarnya.

4. Menstruasi Berat

Kebanyakan kasus penyakit ini akan menimbulkan gejala kanker rahim dengan menstruasi yang berat. Darah yang dikeluarkan sangat banyak dengan periode yang panjang. Meski dinding endometrium tidak terinvasi, tetap saja kerusakan pada dinding luar rahim akan mempengaruhi dinding dalam rongga rahim. 

5. Pendarahan

Kasus pendarahan rahim memang biasanya lebih banyak terjadi pada kasus kanker endometrium. Tetapi efek dari kerusakan pada dinding luar rahim juga bisa memberi efek tekanan pada dinding dalam rahim dan memicu terjadinya pendarahan. Biasanya gejala kanker rahim berupa pendarahan terjadi relatif lebih ringan hingga hanya muncul bercak darah saja.

6. Rasa Lelah Berlebihan

Efek serangan sel kanker banyak pasien juga mengeluhkan masalah kelelahan yang cukup berat. Bukan hanya itu, pasien juga tampak mudah lesu dan lemas. Beberapa pasien juga mengalami gangguan libido akibat efek gangguan fungsi saraf pada area genital wanita.

7. Masalah Berat Badan

Gejala kanker rahim pada umumnya juga mudah dikenali dari masalah selera makan yang menurun. Di saat yang sama pasien juga mudah merasa mual dan muntah.

Di saat yang sama, sel kanker secara agresif menarik lebih banyak nutrisi. Ini akan membuat pasien dengan cepat mengalami penurunan berat badan.

Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Rahim

1. Umur

Peningkatan risiko kanker rahim berkaitan dengan bertambahnya usia seorang wanita. Sebagian besar kanker rahim menyerang wanita yang sudah mengalami menopause di usia 63 tahun ke atas.

2. Riwayat kehamilan

Wanita yang memiliki riwayat hamil di atas usia 35 tahun. Dan wanita yang belum pernah hamil memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kanker rahim.

3. Obesitas

Keterkaitan wanita obesitas dengan kanker rahim dikemukakan oleh beberapa penelitan. Beberapa penelitian tersebut mengungkapkan, wanita yang memiliki indeks massa tubuh di atas 30 memiliki peningkatan risiko terjadinya kanker rahim.

4. Terapi hormon

Wanita yang memiliki riwayat terapi hormon estrogen, yang biasanya terjadi pada wanita yang telah menopause, memiliki peningkatan risiko terjadinya kanker rahim.

5. Riwayat keluarga

Sebanyak 10% penderita kanker rahim disebabkan faktor genetika. Beberapa kasus kanker rahim disebabkan oleh perubahan gen tertentu, yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker rahim.

Jika ada beberapa kerabat dekat dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker usus, payudara atau rahim, maka ada kemungkinan ada genetik diwariskan kepada generasi berikutnya. Kerabat dekat dalam hal ini mencakup orangtua, anak, saudara.

6. Tamoxifen

Tamoxifen merupakan obat hormonal yang digunakan untuk mengobati kanker payudara. Obat ini bisa sedikit meningkatkan risiko kanker rahim, bila dikonsumsi dalam waktu jangka panjang.

Pengobatan untuk Kanker Rahim

Pengobatan kanker rahim yang umum dilakukan adalah histerektomi atau operasi pengangkatan rahim. Histerektomi dapat dilakukan untuk menyembuhkan kanker rahim stadium awal, namun membuat pasien tidak bisa hamil.

Kemoterapi dan radioterapi terkadang juga digunakan dan dikombinasikan dengan tindakan pembedahan. Selain itu, terapi hormon juga dapat dilakukan untuk pasien yang belum menopause dan masih ingin memiliki anak.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By BincangEdukasi
      Berita berpulangnya Julia Perez, artis yang juga kerap disapa Jupe ini membuat dunia hiburan berkabung. Jupe mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), pada Sabtu 10 Juni 2017, akibat kanker serviks. Kabar duka ini, pada awalnya, disampaikan sang adik, Nia Anggia Perez, lewat akun instagramnya. Dalam caption foto yang dia unggah, dia meminta doa buat kakak tercintanya. 
      Kasus penyakit kanker serviks sebenarnya bukan kasus langka. Sudah banyak penderita kanker serviks, baik di Indonesia, maupun di luar negeri. Kanker ini termasuk jenis kanker yang cukup ganas. Makanya nggak heran, kalau banyak cewek, terutama yang sudah aktif berhubungan seksual dan sudah menikah, khawatir dengan penyakit serius yang satu ini. 
      Kanker serviks sebenarnya bisa dicegah dengan pola makan dan juga gaya hidup sehat. Selain itu, perlu juga ada pemeriksaan rutin, dengan metode pap smeas. Metode ini dilakukan dengan cara mengambil sel yang ada pada rahim. Sel itu kemudian diperiksa di laboratorium dan dilihat, apakah sel tersebut merupakan sel kanker. Atau, apakah ada kemungkinan sel tersebut tumbuh secara tak normal. 
      Tapi, meskipun nggak menggunakan sistem pap smear, ciri-ciri kanker serviks bisa terlihat, kalau memang stadiumnya sudah memasuki tingkat lanjut. Dilansir dari Cancer.org, gejala ini bisa beragam, tergantung dari kondisi penderita. Namun, ada beberapa ciri umum. 
      1. Ketika kanker sudah menyerbu dan mengganas, ada beberapa tanda umum. Misalnya, keluar darah setelah berhubungan seksual. Kalau kondisi vagina dan rahim sehat, tak akan ada darah yang keluar kecuali kamu sedang menstruasi. 
      2. Selain itu, buat kamu yang sudah menopause, darah juga keluar dari mulut vagina. Padahal, setelah memasuki masa menopause, seharusnya tak ada darah yang keluar dari mulut vagina. 
      3. Kamu juga sebaiknya menghitung dan memerhatikan siklus menstruasimu. Kalau seharusnya mens sudah berhenti, tapi darah masih keluar, sebaiknya periksakan dirimu ke dokter kandungan. 
      4. Keputihan juga merupakan salah satu tanda adanya kanker serviks seperti yang diderita Julia Perez. Tapi keputihan ini nggak biasa. Keputihan ini mengandung sedikit darah. Biasanya, muncul di antara masa menstruasi atau setelah memasuki masa menopause. Selain itu, kalau kamu merasa sakit saat bercinta, sebaiknya kamu juga memeriksakannya ke dokter. 
    • By duniagelap
      Gadis 19 tahun bernama Xu Yanhua di Huangzhou, China, ingin menjual keperawanannya demi mendapat uang buat mengobati penyakit kanker yang diderita kakaknya.
      Senin lalu dia terlihat ada di dalam kereta bawah tanah sambil memegang papan pengumuman yang menyebut dia ingin menjual keperawanannya itu seharga 200 ribu yuan atau Rp 391 juta.
      "Pengobatannya butuh biaya lebih dari 200 juta yuan. Keluarga saya tidak mampu membayarnya. Siapa orang baik hati yang bersedia menyelamatkan kakak saya?" tulis Xu dalam papan pengumuman itu.
      Menurut laporan dari situs 163.com, Xu mengaku mempunyai sertifikat dari rumah sakit yang membuktikan dia masih perawan.

      Dalam papan pengumuman yang dia bawa Xu menjelaskan dirinya berasal dari Qiubei, Provinsi Yunnan. Dia mengatakan saat ini masih duduk di bangku SMA.
      Kakaknya yang berusia 23 tahun didiagnosa menderita leukimia tiga tahun lalu dan keluarga tidak punya cukup uang buat membiayai pengobatan.
      Dia mengatakan keluarganya sudah menghabiskan seluruh uang simpanan untuk membiayai transplantasi sumsum tulang belakang tapi penyakit kakaknya tidak berhasil disembuhkan.
      Kondisi kesehatan kakaknya kini kian memburuk hingga akhirnya dia memutuskan akan menjual keperawanannya.
      Ketika ditemui adiknya di rumah sakit Zhejiang, sang kakak mengatakan dia tidak tahu adiknya mencoba menjual keperawanan.

      "Sekarang saya tahu, dia bodoh sekali," katanya kepada wartawan 163.com. Dia menuturkan ingin adiknya itu pulang ke rumah dan melanjutkan sekolahnya.
      Selain menarik perhatian para penumpang kereta, perbuatan Xu yang ingin menjual keperawanannya itu juga diketahui oleh polisi. Aparat kemudian membawa dia ke kantor polisi. Polisi mengatakan perbuatannya itu ilegal.
    • By iiee
      KANKER, jika terdeteksi pada tahap awal dapat meningkatkan kualitas hidup penderitanya, bahkan menyelamatkan kehidupan. Karena itu, sebelum kanker menyebar ke berbagai organ, menyadari gejala-gejala umum merupakan langkah penting.
      Karena ada berbagai jenis kanker dan gejalanya bervariasi, sulit untuk memberikan daftar rangkaian gejala. Namun, berikut adalah gejala umum dari kanker yang perlu Anda sadari seperti dilansir dari Thehealthsite.
      Diare
      Diare dan sembelit untuk jangka waktu yang lama bisa menjadi gejala kanker usus.
      Batuk terus-menerus dan suara serak
      Jika batuk tak kunjung sembuh meski sudah terapi antibiotik, maka hal itu bisa mengindikasikan kanker tenggorokan.
      Darah di tinja
      Meskipun bisa menunjukkan gejala penyakit lainnya, darah di tinja juga menandakan kanker gastrointestinal.
      Darah dalam urin
      Jika kebetulan melihat urin berwarna kemerahan, ditambah demam dan nyeri perut, maka itu bisa menjadi gejala kanker ginjal.
      Sariawan tak kunjung sembuh
      Ini bisa mengindikasikan kanker mulut, terutama jika Anda seorang perokok.
      Peradarahan menstruasi berkepanjangan
      Jika periode menstruasi Anda melebihi dari 10 hari, maka perlu mewaspadai kanker rahim.
      Darah dalam dahak
      Jika Anda batuk terus-menerus dan terdapat darah dalam dahak, maka bisa menjadi pertadan kanker paru-paru
      Sering terkena penyakit kuning
      Jika Anda sudah menderita sakit kuning, tetapi kembali terserang penyakit tersebut, maka waspadai kanker hati.
      Benjolan di payudara
      Meskipun tidak semua benjola di payudara adalah kanker, akan lebih baik jika memeriksakannya ke dokter. Wanita berusia lebih dari 35 tahun idealnya melakukan pemeriksaan mamografi setiap 1-2 tahun sekali untuk mendeteksi kanker payudara.
      Perubahan ukuran tahi lalat
      Perubahan ketinggian, kedalaman, kelengkungan tahi lalat bisa menjadi pertanda kanker kulit. Selain itu, setiap benjolan pada bagian tubuh sebaiknya diperiksakan ke dokter.
    • Guest News
      By Guest News
      Untuk meningkatkan kesadaran mengenai kanker payudara dan pengumpulan dana untuk penelitian kanker, Amerika akan mencetak mata uang logam baru.

      Amerika akan mencetak  mata uang logam peringatan baru,  berwarna merah muda untuk meningkatkan kesadaran mengenai kanker payudara dan mengumpulkan dana untuk penelitian kanker, kata anggota Dewan Perwakilan Carolyn Maloney, yang mensponsori rancangan undang-undang untuk mengeluarkan mata uang itu.
      Anggota Partai  Demokrat dari negara bagian New York itu mengatakan kepada Associated Press bahwa pemerintah federal akan mengadakan sayembara untuk memilih karya seni yang akan ditampilkan pada uang logam itu, yang diharapkan akan beredar  pada tahun 2018.
      Uang logam berwarna merah muda keemasan itu akan menjadi bagian dari satu set  yang terdiri dari tiga uang logam  baru yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai kanker payudara, dan membantu  mendanai penelitian  untuk menemukan obat untuk penyakit  itu.  Rancangan Undang-undang ini pertama kali diusulkan pada  tahun 2013 dan ditandatangani menjadi undang-undang oleh Presiden Barack Obama bulan lalu.
      Departemen  Keuangan Amerika  akan mencetak 50.000 uang logam merah muda - keemasan bernilai 5 dolar.  Dicetak oleh Percetakan Uang Negara ,  dengan   menggunakan formula baru  untuk memberi  mata uang itu warna merah muda, kata Maloney.  Mata uang itu  paling sedikit akan 75 persen berwarna  keemasan.
      Undang-undang  yang sama  juga menetapkan penciptaan 400.000 mata uang logam  perak bernilai 1 dolar,  dan 750.000 uang logam setengah dolar atau 50 sen, dengan desain yang melambangkan usaha  melawan kanker payudara.
      Sebagian dari hasilnya akan disumbangkan untuk  Breast Cancer Research Foundation, sebuah organisasi nirlaba berbasis di New York.   Yayasan itu mengatakan telah mengumpulkan lebih dari 500 juta dolar sejak didirikan pada tahun 1993, dan bahwa lebih dari 90 persen dari dananya digunakan untuk penelitian kanker dan program-program  kesadaran masyarakat.
      Sementara biaya yang tepat dari pembuatan mata uang logam itu  masih belum jelas, paling sedikit 35 dolar dari tiap uang logam  berwarna merah muda keemasan itu akan disumbangkan kepada Yayasan Penelitian Kanker Payudara.   Yayasan ini juga akan menerima 10 dolar untuk setiap uang perak , dan 5 dolar untuk  tiap mata uang logam setengah dolar.
      ”Kira-kira  satu dari tiap delapan perempuan akan mengidap kanker payudara dalam hidupnya,'' kata Maloney.  “ Satu-satunya kendala yang ada di antara kita dan penyembuhan memerlukan  penelitian lebih lanjut, dan penelitian itu memerlukan dana.
      Dana yang dikumpulkan melalui  penjualan uang logam itu mungkin bisa mengarah pada penemuan obat untuk penyakit yang membinasakan itu.''
      Amerika  menciptakan mata uang logam peringatan merah muda untuk mendanai penelitian kanker. [www.voaindonesia.com]
    • By rani
      Keajaiban selalu datang begitu saja ketika seseorang pasrah terhadap cobaan maupun ujian yang sedang dialaminya. Begitupula yang dirasakan oleh pria bernama Thomas Seymour.
      Ya, berawal ketika tidak ada satu pengobatan pun yang mampu menyembuhkan penyakit kanker prostat yang dialami pria asal Elizabethtown, Kentucky, Amerika Serikat ini, bahkan hidupnya sempat divonis kurang dari tiga bulan, sebuah boneka pun menjadi penyelamat
      Kala itu Seymour merasa putus asa dan berpaling untuk lebih dekat kepada Tuhan. Sebagai tanda pengabdiannya, pria berusia 24 tahun ini memasukan boneka bobblehead kecil bergambar Kristus di rongga duburnya. Hal tersebut ia lakukan dengan harapan kekuatan Tuhan dapat menyembuhkan penyakitnya.
      Tak disangka, ia mulai merasa lebih baik dan gelaja-gejala yang membuatnya menderita selama berbulan-bulan berangsur-angsur menghilang. 40 hari berlalu, ia akhirnya mengecek ke dokter untuk mengetahui kondisinya. Namun, sang dokter terkejut ketika ia mengetahui semua penyakit Seymour telah hilang.
      Meskipun para dokter meragukan, tapi Seymour yakin pemulihannya ini berkat "boneka ajaib." Ia mengklaim telah sembuh dari kanker prostat dengan menggunakan pengobatan yang sama sekali tak terpikirkan oleh banyak orang. 
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy