Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Game MOBA Made in Indonesia Meluncur
      Bukan hanya diproduksi menjadi film, Semesta Satria Dewa juga akan diadopsi ke dunia eSports lewat game bernama "Battle of Satria Dewa" yang digarap oleh BANG Idea Indonesia dengan bekerja sama dengan salah satu pengembang game, Semisoft dan perusahaan animasi, Lumine.
      • 0 replies
    • China Sudah Dilanda Flu Burung Padahal Virus Korona Belum Selesai
      Pemerintah China benar-benar dibuat pusing saat ini. Di saat virus korona yang mewabah di Provinsi Wuhan belum selesai ditangani, virus flu burung atau H5N1 muncul di Provinsi Hunan Selatan. Hal itu dikonfirmasi Kementerian Pertanian dan Pedesaan China pada Sabtu 1 Februari 2020.

      Kasus flu burung ini terjadi di salah satu peternakan yang ada di Kota Shaoyang, Provinsi Hunan Selatan. Sejauh ini dari 7.850 ayam yang ada di peternakan tersebut, 4.500 di antaranya mati karena flu burung.
      • 0 replies
    • WNI Akan Diobservasi 14 Hari di Natuna Sebelum Kembali ke Rumah
      Pemulangan WNI dari Wuhan

      Menteri Kesehatan (Menkes) dr Terawan Agus Putranto mengatakan, 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China, harus menjalani masa observasi selama 14 hari di kompleks militer di Pulau Natuna, Riau.
      • 0 replies
peter_hutomo

Pria ini dibunuh pemilik penginapan karena tidak bayar Aibnb

Recommended Posts

Tidak semua penginapan sepenuhnya aman, sekalipun penginapan online seperti Airbnb.

Belum lama ini, seorang host penginapan Airbnb di Melbourne, Australia, mengaku membunuh tamunya yang tak sanggup membayar biaya penginapan.

Pemilik penginapan Airbnb bernama Jason Colton tersebut, telah membunuh tamunya bernama Ramis Jonuzi secara keji pada Oktober 2017 lalu.

Pengadilan Victoria mengungkap kalau korban sempat dipukul dan ditusuk oleh Colton.

693221242c02777353ad2bab842bccfd.thumb.jpg.6b4ceacde47dc34d57e8ee8befeffb90.jpg
Jason Colton

Alasannya, korban tidak dapat membayar biaya penginapan Airbnb yang tergolong mahal, yakni USD 149 atau setara dengan Rp 2 jutaan.

Colton, bagaimana pun menampik peristiwa tersebut bukan murni pembunuhan, karena ia hanya ingin memberikan 'pelajaran' kepada korban, dengan setidaknya membuatnya pingsan.

Menurut keterangan koran Australia, The Age, alasan korban menyewa kamar penginapan Colton karena ia ingin tempat yang murah untuk menginap.

Awalnya, ia menyewa kamar tersebut selama tiga malam, tetapi berencana untuk extend selama beberapa hari.

Saat check out, korban baru sadar bahwa ia tidak memiliki banyak uang di rekeningnya dan meminta maaf kepada Colton.

Ancaman 20 Tahun Penjara

Colton bisa menerima ancaman penjara selama 20 tahun karena perbuatannya tersebut.

Ia pun mengaku menyesal karena telah melakukan aksi keji itu.

Tanggapan Airbnb

220537602_airbnbngobas.thumb.jpg.bcef00b745c7e6b3be5e989b9854c69b.jpg

Menanggapi kasus ini, Airbnb menyampaikan rasa belasungkawa dan kekecewaannya. Pihaknya juga telah menghapus penginapan Colton dari platform.

"Airbnb tidak mentolerir tempat yang merusak standar komunitas global kami, seperti kekerasan," tandas Airbnb.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy