Jump to content
PusatInformasi

Sodium sulfur akan digunakan di baterai berkapasitas terbesar di dunia

Recommended Posts

masdar.jpg.96c47140f12e33640043ccb297e1dbd6.jpg

Abu Dhabi kini memiliki penyimpanan daya baterai terbesar di dunia dengan kapasitas 108 MW / 648 MWh. Kapasitas ini lima kali lebih besar dibandingkan dengan baterai Hornsdale yang dipasang di Australia oleh Tesla satu tahun lalu.

Ada satu perbedaan penting lainnya antara baterai di Australia dan baterai di Abu Dhabi. Unit di Australia menggunakan sel baterai lithium-ion, sedangkan baterai di Abu Dhabi menggunakan sel baterai sodium sulfur.

Dibandingkan dengan baterai lithium-ion, baterai sodium sulfur biasanya memiliki masa pakai yang jauh lebih lama. Biasanya 15 tahun atau 4.500 siklus pengisian. Efisiensinya sekitar 85 persen. Keuntungan lainnya adalah baterai sodium sulfur tidak menggunakan lithium atau kobalt, dua elemen yang pasokannya relatif sedikit. Sebagai gantinya mereka menggunakan natrium dan belerang, keduanya berlimpah di alam dan berbiaya tidak mahal.

Tapi sodium cair sangat reaktif dan dapat meledak jika terkena air. Harus sangat berhati-hati untuk melindungi komponen dalam baterai dari lingkungan luar. Korosi pada suhu tinggi seperti itu membutuhkan struktur sel yang kuat. Meski bahannya murah, struktur pendukung untuk sel baterai meningkatkan biaya produksi.

Seluruh sel baterai ditutupi oleh baja serta dilapisi lagi dengan kromium dan molibdenum sehingga menghindari korosi di bagian dalam. Wadah luar ini berfungsi sebagai elektroda positif, sedangkan sodium cair berfungsi sebagai elektroda negatif. Wadah disegel di bagaian atas dengan tutup alumunium okdisa kedap udara.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • Guest News
      By Guest News
      Peneliti di Universitas Washington, AS meluncurkan prototipe telepon seluler tanpa baterai memakai teknologi yang bisa diintegrasikan ke produk ponsel yang ada di pasaran. Kelompok peneliti ini memanfaatkan tenaga dari gelombang elektromagnetik yang ada di sekitar kita.
    • By gogolakanok
      Kapasitas baterai adalah salah satu faktor yang sangat diperhitungkan pengguna smartphone. Mengingat smartphone digunakan secara mobile selama seharian, kapasitas baterai yang besar menjadi nilai plus yang kerap ditawarkan berbagai vendor smartphone.
      Tak berbeda dari vendor lainnya seperti Asus dan Lenovo, Gionee baru saja memberikan teaser smartphone yang diklaim bakal mengusung baterai berkapasitas 7.000 mAh. Perangkat yang disebut M2017 itu bakal menjadi smartphone dengan kapasitas baterai terbesar di dunia.

      Berdasarkan laporan, dia akan mengusung dual-camera setup di bagian belakang yang bersensor 12 dan 13 MP. Kamera untuk pengguna selfie ini akan dibekali sensor 8 MP.
      M2017 juga akan berjalan dengan layar 5,7 inci QHD dengan RAM 6GB di prosesor 1.9GHz octa-core dan memori 128 GB. Ponsel pintar ini diketahui akan mengoperasi Android Marshmallow.
      Sekadar diketahui, smartphone dengan kapasitas besar sebelumnya adalah milik Asus Zenfone Max dengan baterai 5.000 mAh. Lenovo juga memiliki Vibe P1 dengan kapasitas yang sama.
    • By qbonk
      Hampir semua kalangan masyarakat memiliki smartphone berbasis Android. Namun, sebagai pengguna tak jarang dari mereka mengeluh karena boros baterai meski didukung kapasitas yang besar.
      Baterai bisa terkuras salah satu penyebabnya adalah beragam aplikasi yang instal dan berjalan pada background process. Selain faktor akses internet, komponen hardware juga berpengaruh ketika ponsel bekerja dalam pemrosesan.
      Berikut ini beberapa tips dan solusi agar baterai awet dan hemat yang patut disimak di antaranya:
      Setting Aplikasi
      Arahkan ke menu Settings -> Battery untuk melihat rincian aplikasi mana yang mengonsumsi baterai ponsel. Rata-rata aplikasi yang menguras daya baterai sangat besar adalah aplikasi social media dan chating, jadi lebih baik matikan atau disable saja aplikasi yang tidak bisa dipakai.
      Hentikan Email, Twitter, dan Facebook
      Beberapa aplikasi bisa mengonsumsi daya baterai yang tinggi. Untuk sementara waktu, hentikan terlebih dahulu beberapa aplikasi seperti email, Twitter atau Facebook. Dengan begitu, pengguna akan langsung memperpanjang hidup baterai di perangkat Anda.
      Notifikasi
      Dengan menonaktifkan notifikasi merupakan langkah penting untuk menjaga agar baterai Android tetap awet. Sebab setiap notifikasi tidak penting dari aplikasi atau game rata-rata terhubung dengan internet, sehingga akan menyedot daya baterai.
      Pakai Mode Hemat Daya Tambahan
      Dengan menggunakan fitur power saving dan power saving mode ekstrem, memungkinkan smartphone lebih tahan lama saat di kondisi lowbat. Fitur ini biasanya aktif saat persentase baterai tinggal beberapa persen lagi.
      Home Screen Widgets dan Live Wallpaper
      Fitur live wallpaper akan menyedot baterai secara cepat, sehingga daya tahan baterainya akan berkurang. Maka dari itu, agar baterai awet, disarankan memakai wallpaper statis atau tidak bergerak.
      Kecerahan Layar
      Mengatur kecerahan layar sangat efektif untuk menghemat daya baterai Android. Semakin terang layar, maka semakin besar baterai yang disedot, terlebih layar tersebut memiliki resolusi full HD atau quad HD.
      Matikan WiFi
      Agar tidak menguras baterai, dan cepat habis, gunakan koneksi WiFi seperlunya saja. Kalau sudah selesai matikan WiFi, dan disarankan menggunakan jaringan 3G atau 4G. Cara ini dinilai penting, sebab secara otomatis akan terus mengurangi daya baterai yang cukup besar.
      Perbarui Aplikasi
      Aplikasi sering mendapatkan update untuk menggunakan daya baterai lebih sedikit. Jika mendapat laporan untuk segera meng-update, maka disarankan segera memperbarui aplikasi.
    • By duniagelap
      Setelah berkutat dengan rumor varian Xiaomi Redmi 3 beberapa minggu terakhir, kini Xiaomi resmi mengungkap perangkat baru. Perusahaan mengungkap ponsel yang disebut sebagai Redmi 3s.

      Varian Redmi 3 ini menggunakan prosesor Snapdragon 430 clock 1.4 GHz, bukannya Snapdragon 616 seperti yang ditemukan dalam model Redmi 3. Meski begitu, desain Redmi 3s menyerupai desain Xiaomi Redmi 3.
      Redmi 3s akan datang dengan bodi metal dengan sensor fingerprint yang berada di bagian belakang. Xiaomi mempersenjatai Redmi 3s dengan RAM 2 GB, storage 16 GB dan RAM 3 GB dengan storage 32 GB, yang bisa diperluas hingga 128 GB via slot card MicroSD hybrid.
      Di samping itu, ponsel juga memiliki bentang layar seluas 5 inci beresolusi 720 piksel dan kamera depan 5 megapiksel dengan aperture f/2.2. Sementara pada bagian belakangnya, perangkat Xiaomi terbaru dibekali dengan kamera utama 13 megapiksel dengan aperture f/2.0.
      Serupa dengan model sebelumnya, Redmi 3s dipersenjatai dengan kapasitas baterai sebesar 4.100 mAh. Beranjak ke masalah harga, Xiaomi membanderol Xiaomi Redmi 3s RAM 2GB dengan ROM 16 GB mulai dari USD106 atau sekira Rp1,5 juta dan untuk model RAM 3GB dengan storage 32 GB dilego USD136 atau sekira Rp1,8 juta.
    • By Sabrian_daud
      Sejumlah rumor dan bocoran mengenai iPhone 7 terus mencuat. Baru-baru ini, beredar sejumlah foto baterai yang nantinya digunakan pada iPhone 7 dan iPhone 7 Plus.
      Berdasarkan foto yang tersebar melalui sebuah media sosial China, Weibo tersebut menunjukkan bahwa iPhone 7 dan iPhone 7 Plus kemungkinan besar masing-masing akan dilengkapi dengan baterai berkapasitas 1.735 mAh dan 2.810 mAh.
      Jika rumor tersebut benar, berarti kapasitas baterai keduanya akan sedikit lebih besar daripada iPhone 6s (1.715 mAh) dan iPhone 6s Plus (2.750 mAh). Meski begitu, baterai iPhone 7 dan iPhone 7 Plus tetap saja lebih kecil daripada iPhone 6 (1.810 mAh) dan iPhone 6 Plus (2.910 mAh).
      Biar bagaimana pun, daya tahan baterai masih lebih penting ketimbang kapasitasnya. Pasalnya, optimalisasi hardware dan software bisa saja membuat daya tahan baterai lebih lama walaupun kapasitasnya kecil.
      Hal tersebut terjadi pada iPhone 6s dan 6s Plus. Walaupun kapasitas baterainya lebih kecil daripada iPhone 6, Apple berhasil membuat daya tahan keduanya tetap konstan.
      Dikutip dari 9to5Mac, bisa saja Apple meningkatkan kapasitas baterai pada iPhone 7 dan 7 Plus guna mempertahankan daya tahan baterainya. Ini dikarenakan prosesor Apple A10 yang akan disematkan kemungkinan akan lebih bertenaga ketimbang sebelumnya.
      iPhone 7 juga dirumorkan akan memiliki bodi yang sangat mirip dengan iPhone 6s. Hanya saja, bodinya akan lebih tipis dengan desain antena yang baru. Kemungkinan, Apple baru akan merombak desain bodi besar-besaran pada iPhone 8 yang akan dirilis 2017.
      Baru-baru ini, analis Ming-Chi Kuo dari lembaga finansial KGI Securities dalam sebuah penelitian memprediksi pangsa pasar ponsel buatan Apple akan mengalami penurunan selama tahun 2016 ini.
      Menurut penelitiannya, iPhone 7 menjadi salah satu penyebab turunnya pangsa pasar ponsel Apple selama tahun 2016. Pasalnya, ia tak melihat adanya nilai jual yang menarik dari iPhone 7.
      Oleh karena itu, agar tetap menarik di mata konsumen, Kuo menyarankan Apple melakukan desain ulang secara visual dan menghadirkan fitur komersial baru pada iPhone generasi berikutnya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy