Jump to content
  1. Ngobas

    Ngobas

  • Similar Content

    • By PusatInformasi
      Kelas ekonomi menjadi pilihan penumpang. Namun, bukan berarti pelayanan yang diberikan tidak bagus. Hal ini dibuktikan Garuda Indonesia.
       
      Bahkan, kini Garuda Indonesia telah mendapat banyak pengakuan internasional. Baru-baru ini, Garuda masuk urutan ke-3 dalam daftar 10 maskapai dengan kursi ekonomi terbaik yang ditulis di Huffingtonpost.
       
      Salah satu yang membuat penumpang merasa nyaman terbang dengan kelas ekonomi Garuda Indonesia adalah karena area tempat duduk yang terbilang luas. Sehingga tidak membuat kaki sempit atau tertekan dengan kursi di depannya.
       
      “Nah, kita itu memang walaupun terbang di kelas ekonomi tapi tetap nyaman, karena jarak ke kursi lain itu sampai 32 inci. Jadi kakinya nyaman dan enggak mepet,” terang Pujobroto selaku VP Coorporate Communications Garuda Indonesia.
       
      Selain itu, kelas ekonomi di maskapai ini juga menawarkan fasilitas yang jarang didapatkan di kelas ekonomi lain, seperti sistem hiburan Audio Video On Demand (AVOD).
       
      Penumpang kelas ekonomi dengan jadwal penerbangan lebih dari satu jam juga mendapatkan makanan dan minuman.
       
      “Meskipun ekonomi, penumpang bisa merasa nyaman, megah, dan ada hiburan selama penerbangan,” tutup Pujobroto.
       
    • By qbonk
      Myuran Sukumaran (kiri) dan Andrew Chan (kanan) tengah menunggu eksekusi mati yang dijadwalkan bakal berlangsung dalam waktu dekat.
       
      Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia tidak bersedia mengangkut dua terpidana mati asal Australia, Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dari Bali ke Nusakambangan.
       
      Dua pria yang dianggap pemimpin kelompok Bali Nine itu kini masih berada di Penjara Kerobokan, Bali. Lazimnya, eksekusi dilakukan di penjara tempat terpidana itu ditahan.
       
      Namun, terkait keberatan dari pemerintah daerah Bali, pemerintah Indonesia berencana melakukan eksekusi di Penjara Nusakambangan.
       
      Sejumlah pemberitaan menyebut, kedua terpidana akan diangkut ke Nusakambangan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.
       
      Akan tetapi, Garuda menyampaikan bantahan, melalui siaran pers:
       
      "Sehubungan dengan beredarnya berita hari ini Jumat 13 Februari 2015 yang mengatakan bahwa Garuda Indonesia akan mengangkut Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dari Bali, bersama ini kami tegaskan bahwa tidak benar bahwa Garuda Indonesia akan menerbangkan Andrew Chan dan Myuran Sukumaran."
       
      "Kami juga ingin menyampaikan bahwa Garuda Indonesia tidak pernah manyampaikan komitmen apapun untuk mengangkut Andrew Chan dan Myuran Sukumaran dengan penerbangan/pesawat kami."
       
      Facebook Australia
       
      Garuda juga mengumumkan pernyataan itu dalam bahasa Indonesia dan Inggris, di situs resmi mereka.
      Yang menarik, pengumuman itu hanya muncul di laman Facebook Garuda Indonesia di Australia dan tidak muncul di laman Facebook induk Garuda.
       

      Pernyataan Garuda Indonesia dalam laman Facebook Australia.
       
      Ancaman boikot
       
      Eksekusi terhadap Andrew Chan dan Myuran Sukumaran bisa dilaksanakan sewaktu-waktu, menyusul ditolaknya peninjauan kembali kedua terpidana pada 4 Februari lalu.
       
      Chan dan Sukumaran ditangkap di Bali tahun 2005 lalu dan dijatuhi hukuman mati dalam sidang pengadilan setahun kemudian untuk dakwaan menyelundupkan 8,2 kg heroin.‎
       
      Australia mengupayakan berbagai jalur diplomatik agar Indonesia tidak meminta melaksanakan eksekusi. Penolakan eksekusi juga disuarakan berbagai kalangan masyarakat di Indonesia dan Australia, yang menganggap hukuman mati tidak sesuai dengan prinsip hukum dan kemanusiaan modern.
       
      Namun pemerintah bergeming, dan Presiden Joko Widodo menegaskan tidak akan memberikan grasi.
       
      Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengatakan, jika eksekusi dilaksanakan juga, kemungkinan besar rakyat Australia akan melancarkan boikot dengan tidak melakukan perjalanan wisata ke Indonesia.
       
      Dikutip kantor berita AFP, Bishop menyerukan agar Indonesia tidak meremehkan kekuatan perasaan umum rakyat Australia.
       
      "Saya kira rakyat Australia akan menunjukkan ketidaksetujuan mereka dengan, antara lain, mengambil keputusan tentang ke mana mereka ingin pergi untuk liburan mereka," katanya.
       
      Australia merupakan penyumbang terbesar wisatawan yang datang ke Bali. Dari sekitar 3,5 juta wisatawan ke Bali pada 2014, lebih dari seperempatnya adalah turis Australia.
    • By RendyGunawan
      Jabatan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar dalam hitungan hari akan berakhir. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berencana akan mengganti Emirsyah pekan ini.

      "Ini sudah ada beberapa yang finalisasi hampir selesai, hari ini atau besok akan selesai, kemungkinan untuk Garuda karena memang tanggal 12 (Desember) itu rapat," ujar Rini di Hotel JS Luwansa, Selasa (9/12).

      Saat ini Kementerian BUMN juga membahas direksi Garuda. Hal ini juga terkait direksi Garuda Indonesia yang akan dirombak atau dipangkas jabatan direksinya.

      "Semuanya kan begini, semuanya masih dalam proses, dalam assessment, ada yang belum selesai, calon tidak cuma satu," ungkap Rini.

      Rini memaparkan selain Kementerian BUMN, Presiden Jokowi juga ikut andil dalam pemilihan Direktur Utama Garuda yang baru. Keputusannya akan menunggu uji kelayakan dan kepatutan para calon direksi Garuda.

      "Kami biasanya juga mengusulkan ke Presiden tidak cuma satu hingga ada beberapa. Jadi tiap kali assessment untuk mereka memakan waktu," papar Rini.
       
       
      Sumber: kompas.com
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy