Jump to content
Males

iPhone 5G Baru Akan Hadir di 2020?

Recommended Posts

1827228634_apple5g.jpg.07f044159ad20fb2e52869683878d897.jpg

Pabrikan ponsel Android seperti Samsung dan Huawei bersiap merilis perangkat 5G pada 2019,  seiring dengan mulai digelarnya jaringan seluler generasi kelima itu di sejumlah wilayah dunia.

Bagaimana dengan Apple? Pembuat iPhone ini belakangan disebut baru akan meluncurkan ponsel dengan konektivitas 5G pada 2020. 

Konon, perusahaan yang berbasis di Cupertino, Amerika Serikat ini baru akan belakangan melepas iPhone 5G lantaran ingin menunggu jaringan 5G agar matang terlebih dahulu.

Sebelum-sebelumnya, Apple memang dikenal cenderung telat mengadopsi teknologi seluler terkini. 

iPhone 3G misalnya, baru hadir pada 2008, sementara jaringan 3G telah mulai digelar pada 2007. Kemudian, Apple baru menerapkan 4G LTE pada iPhone 5 di 2012, atau dua tahun setelah smartphone 4G lain mulai bermunculan. 

Apple sedang terlibat konflik dengan Qualcomm, salah satu pengembang 5G dan penyedia chip modem yang diperlukan untuk tersambung ke jaringan 5G. 

Sengketa dengan Qualcomm mengakibatkan Apple beralih ke chip modem Intel untuk sebagian iPhone. Namun, chip modem 5G Intel kabarnya baru akan siap pada 2020.

Apabila nanti berdamai, mungkin Apple akan bisa memakai modem Qualcomm untuk lebih cepat menghadirkan 5G di produk-produknya.

Ada juga spekulasi bahwa Apple sedang coba-coba mengembangkan chip modem sendiri supaya tak tergantung dengan pihak lain.

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By h3ro_pmpg
      Beberapa tahun lalu, Google berencana untuk meluncurkan teknologi masa depan yang canggih. Salah satunya, Project Jacquard yang bertujuan menambahkan fitur-fitur pintar pada pakaian yang memberikan pengguna kemampuan untuk melakukan berbagai tugas di perangkat mereka dengan hanya menyentuh pakaian mereka.
      Untuk menciptakan itu Google bekerjasama dengan Levi meluncurkan jaket pintar pertama pada akhir 2017. Menariknya, kali ini giliran Apple yang akan membuat kain pintar.
      Paten ini telah diajukan Apple sejak 2016. Satu-satunya petunjuk adalah gambar yang menunjukkan potensi desain kain sedemikian rupa yang membuat Apple menerapkannya pada perangkat dan aksesori pintar di masa depan.
      Namun, seperti yang ditunjukkan Dwell, ini bukan paten terkait kain pertama Apple. Apple telah mengajukan beberapa paten lain selama bertahun-tahun yang berkaitan dengan membawa fitur-fitur pintar ke dalam sebuah rancangan.
      Kain pintar dapat berisi berbagai komponen yang akan ditemukan di perangkat pintar, termasuk serat optik, nanoelektronika, dan pewarna termokromik, yang akan tertanam dalam benang dan benang konduktif atau semikonduktif. Kain cerdas akan mampu merespons tekanan dan sentuhan serta mendeteksi perubahan lingkungan.

      Meskipun Apple tidak diharapkan untuk memulai lini pakaiannya sendiri, kain tersebut dapat digunakan dalam aksesori yang menargetkan produk-produknya, termasuk iPhone, iPad, Apple Watch, Mac, dan Apple TV.
      Sebuah paten berbeda yang ditemukan Patently Apple pada pertengahan Desember menggambarkan teknologi tersebut untuk remote Apple TV berbasis kain. Kain akan dapat menanggapi input dari pengguna dan mengirimkan kontrol tersebut ke peralatan.
      Masih belum diketahui kapan Apple akan meluncurkan aksesoris atau produk baru yang terbuat dari smart fabric. Akan tetapi meningkatnya jumlah paten untuk kain cerdas menunjukkan bahwa Apple tertarik untuk menghadirkan fitur-fitur pintar pada fabric di masa depan.
    • By teknotekno
      Intel mengumumkan modem XMM 8160 5G, modem multimode yang dioptimalkan untuk menyediakan konektivitas 5G ke ponsel, PC dan broadband access gateways. Intel mempercepat waktu peluncuran modem tersebut setengah tahun lebih awal.
      Modem tersebut akan mendukung kecepatan puncak hingga 6 gigabit per detik, yang diklaim tiga hingga enam kali lebih cepat daripada modem LTE terbaru yang tersedia saat ini.
      Modem ini akan tersedia pada paruh kedua 2019 dan akan memberikan fitur dan pengalaman untuk mempercepat adopsi 5G secara luas.
      "Modem Intel XMM 8160 5G yang baru memberikan solusi ideal untuk mendukung volume besar untuk penskalaan di beberapa kategori perangkat bertepatan dengan penyebaran 5G yang luas," kata Intel corporate vice president and general manager of the Communication and Devices Group, Dr. Cormac Conroy, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
      "Kami melihat permintaan besar untuk rangkaian fitur lanjutan dari XMM 8160, sehingga kami membuat keputusan strategis untuk menarik peluncuran modem ini setengah tahun untuk memberikan solusi 5G terkemuka," sambung dia.
      Intel XMM 8160 merupakan modem multimode, yang berarti akan mendukung standar baru untuk 5G New Radio (NR), termasuk standalone (SA) dan non-standalone (NSA), serta radio lama 4G, 3G dan 2G dalam satu chipset.
      Dengan kemampuan baseband multimode chip tunggal, modem Intel XMM 8160 5G akan memungkinkan produsen perangkat untuk mendesain perangkat yang lebih kecil dan lebih hemat daya.
      Solusi multimode Intel yang terintegrasi mendukung konektivitas simultan (EN-DC) untuk LTE dan 5G juga dinilai penting karena perangkat jaringan seluler 5G harus kompatibel ke 4G jika 5G tidak tersedia kapan saja atau di lokasi mana pun.
      Modem ini menawarkan teknologi yang diperlukan untuk mendukung spektrum gelombang milimeter baru (mmWave) serta dukungan sub 6 GHz 5G NR (termasuk pita FDD dan TDD dari 600 MHz hingga 6 GHz) dan kecepatan pengunduhan hingga 6 Gbps.
      Modem Intel XMM 8160 5G rencananya akan meluncur pada paruh kedua 2019. Perangkat komersial yang menggunakan modem Intel XMM 8160 5G t telepon, PC dan broadband access gateways diharapkan akan tersedia di paruh pertama 2020.
    • By teknotekno
      Divisi mobil self-diriving Apple dengan nama project Titan mengalami proses restrukturisasi di bawah kepemimpinan baru. Sayangnya, ini mensyaratkan adanya pemecatan lebih dari 200 karyawan minggu ini.
      Seorang juru bicara Apple bahkan telah mengonfirmasi adanya PHK dan beberapa karyawan yang sebelumnya di bawah Titan telah dipindahkan ke divisi lain.
      "Kami memiliki tim yang sangat berbakat yang bekerja pada sistem otonom dan teknologi terkait di Apple. Saat tim memfokuskan pekerjaan mereka pada beberapa bidang utama untuk 2019, beberapa kelompok sedang dipindahkan ke proyek di bagian lain perusahaan, di mana mereka akan mendukung pembelajaran mesin dan inisiatif lainnya, di seluruh Apple," jelas Apple.

      Perusahaan mengatakan, pihaknya terus percaya ada peluang besar dengan sistem otonom, bahwa Apple memiliki kemampuan unik untuk berkontribusi, dan bahwa ini adalah proyek pembelajaran mesin paling ambisius yang pernah ada.
      Sebelumnya, perusahaan yang berbasis di Cupertino itu telah merekrut mantan insinyur senior Tesla VP Doug Field pada Agustus 2018 untuk memimpin Project Titan. Tampaknya Apple memang telah merencanakan perubahan besar-besaran untuk divisi di bawah kepemimpinannya.
      Titan sudah berubah arah pada 2016, bahkan menjauh dari mengembangkan kendaraannya sendiri untuk menciptakan sistem self-driving. Juru bicara itu tidak mengklarifikasi bidang utama apa yang akan menjadi fokus tim untuk 2019, dan perampingan besar-besaran itu berarti Cupertino sedang mengurangi upaya-upayanya lagi.
    • By teknotekno
      Apple dilaporkan tengah mengurangi perekrutan karyawan baru untuk beberapa divisi produk. Hal tersebut kabarnya karena penurunan pendapatan Apple hingga 7 persen. Pada Q1 di 2019, perusahaan yang bermarkas di Cupertino tersebut mendapatkan USD84 miliar, angka ini turun dari USD89-93 miliar dari pendapatan sebelumnya.
      Meskipun demikian CEO Apple, Tim Cook masih belum yakin apakan pembekuan perekrutan tersebut menjadi tindakan yang tepat. Menurut Bloomberg, Cook telah membuat pengungkapan kepada karyawannya awal bulan ini.
      Misalnya, perusahaan tidak akan menyaksikan pembekuan perekrutan, namun beberapa divisi akan mengalami pengurangan perekrutan. Cook belum menentukan divisi mana yang akan mengurangi perekrutan, tetapi ia menyatakan bahwa tim AI Apple akan terus menambah karyawan baru.
      Dia juga mengatakan bahwa tingkat perekrutan Apple tidak menentukan pentingnya divisi itu, tetapi perusahaan belum mengomentari kapan akan mempekerjakan karyawan. Untuk informasi, penjualan iPhone XR, XS, dan XS Max dikabarkan melambat karena adanya ketegangan antara Amerika dan China. Beberapa perusahaan di China telah memerintahkan karyawannya untuk tidak menggunakan iPhone.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy