Jump to content
  • Our picks

    • Gaji Pilot Lion Air JT-610 Tercatat Hanya Rp3,7 Juta
      Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengungkap besaran gaji dari pilot Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang sebesar Rp3,7 juta per bulan. Sementara Co-Pilot sebesar Rp 20 juta.
      • 0 balasan baru
    • Lari hingga Minum Urine, 3 Kisah Keajaiban Korban Selamat Gempa dan Tsunami Dahsyat
      Musibah gempa dan tsunami di Donggala dan Palu kini tengah menjadi sorotan. Apalagi jumlah korban jiwa mencapai lebih dari 1.500 orang.

      Banyaknya korban akibat musibah bencana alam biasanya yang menjadi perhatian. Meski sejumlah orang berhasil menyelamatkan diri.

      Beberapa orang yang selamat menceritakan bagaimana mereka bisa selamat di tengah kepungan bahaya bencana tersebut. Terdengar seperti mukjizat dan keajaiban, tapi nyata bahwa orang-orang itu lolos maut dari gempa atau tsunami dahsyat.
      • 0 balasan baru
    • Cara Ngakalin Iklan Facebook Biar Murah
      Biaya iklan adalah hal yang sangat diperhatikan oleh semua marketing. Bahkan perincian yang detail dengan konversi ke dampak yang dihasilkan adalah rutinitas wajib para marketer ataupun pebisnis ketika beriklan.
      • 0 balasan baru
    • 3 Hal yang Harus di Pikirkan Sebelum Memiliki Tim Sales
      Perusahaan yang baru dalam bisnisnya tentu menginginkan terjadi penjualan yang lebih. Tidak jarang ada beberapa pebisnis yang sampai rela membangun sebuah tim sales untuk mendongkrak penjualan, padahal umur perusahaan masihlah terlalu muda. Memang keputusan untuk membangun sebuah tim sales adalah kewenangan mutlak dari seorang pemimpin. Akan tetapi jangan sampai kewenangan tersebut akhirnya menjadi kurang efektif.
      • 0 balasan baru
    • Orang Punya Karakter Ini Ternyata Punya Bakat Luar Biasa
      Umumnya, perusahaan selalu menuntut calon pegawai untuk memiliki kemampuan sosial yang tinggi. Ternyata, orang yang memiliki kemampuan sosial rendah justru berpotensi lebih berbakat dalam bidang yang didalaminya.
      • 1 balasan baru
Males

Pesawat Tidak Jatuh Begitu Saja dari Langit, Ada Apa?

Recommended Posts

black-box-lion-air-jt-610.jpg.9ac439c7ce194e097126dabc973dc681.jpg

Kotak hitam (black box) belum ditemukan, penyelidikan soal penyebab pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 juga masih jauh dari kesimpulan. Namun, data satelit yang dimuat situs pemantau lalu lintas udara, FlightRadar24 dijadikan petunjuk awal terkait insiden kapal terbang yang jatuh 13 menit setelah lepas landas itu. 

Berdasarkan data yang diungkap FlightRadar24, sejumlah keanehan terpantau dalam pergerakan pesawat yang membawa 189 orang tersebut. 

Salah satunya, ketika sebuah pesawat umumnya akan naik dalam beberapa menit pertama penerbangan, Lion Air JT 610 justru mengalami penurunan 726 kaki (setara 221 meter) selama 21 detik.

Ahli penerbangan Phillip Butterworth-Hayes mengatakan bahwa data tersebut tidak biasa. Apalagi, saat lepas landas seperti itu, pilot biasanya dibantu oleh kendali otomatis pesawat.

"Ini tidak sesuai dengan profil penerbangan otomatis," kata Butterworth-Hayes saat mempelajari data. "Kecuali, jika sistem pesawat itu memberikan koreksi untuk sejumlah alasan."

Butterworth-Hayes mengatakan bahwa mengingat pesawat yang digunakan Lion Air JT 610 baru berusia dua bulan, alasan di balik kecelakaan tersebut "sangat tidak mungkin" berasal dari kesalahan mekanis.

"Pesawat terbang tidak jatuh begitu saja dari langit," katanya.

"Saya tidak bisa membayangkan masalah mekanis apa pun selain kehilangan tenaga mesin yang tiba-tiba dan tidak dapat dijelaskan, atau kegagalan listrik menyeluruh. Ini jauh lebih mungkin disebabkan faktor eksternal," lanjutnya menjelaskan.

Dia mengatakan bahwa masalah lingkungan bisa jadi adalah penyebabnya, misalnya ledakan mikro (microburst), atau pesawat yang menabrak sesuatu seperti kawanan burung.

"Ledakan mikro sangat sulit untuk dideteksi, bisa berubah menjadi angin kencang, seperti pusaran, dan Anda tidak bisa melihatnya. Tiba-tiba pesawat tidak berfungsi sebagaimana mestinya, pilot kemudian mulai melakukan segala macam upaya pemulihan dan kemudian sudah terlambat, pesawat jatuh," jelas Butterworth-Hayes.

Ditambahkan olehnya bahwa pilot Boeing 737 MAX 8 meminta izin pada air traffic controller (ATC) melakukan return to base atau kembali ke bandara asal, sekitar 22 kilometer setelah lepas landas. Namun, saat itu belum terlihat pertanda kondisi darurat. 

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang

  • Konten yang sama

    • Oleh black_zombie
      Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengungkap besaran gaji dari pilot Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang sebesar Rp3,7 juta per bulan. Sementara Co-Pilot sebesar Rp 20 juta.
      "Kemudian gaji pramugari sebesar Rp3,6 juta hingga Rp3,9 juta," kata Agus, Rabu (31/10). Agus memastikan, angka itu merupakan besaran gaji yang dilaporkan Lion Air kepada instansinya. 
      Pilot yang menerbangkan pesawat Lion Air JT-610 berasal dari India bernama Bhavye Suneja. Pihak Lion Air mengklaim Bhavye berpengalaman dengan jam terbang 6.000 jam.
      BPJS Ketenagakerjaan, kata dia, akan membayar besaran uang manfaat sesuai dengan slip gaji yang dilaporkan perusahaan. Artinya, sesuai dengan ketentuan, uang kematian diberikan senilai 48 x Rp3 juta, yakni sebesar Rp177 juta.
      Agus tak menutup kemungkinan ada praktik perusahaan memainkan angka upah karyawan dalam pelaporan ke BPJS Ketenagakerjaan. Praktik ini kerap dilakukan, kata Agus, untuk menekan beban keuangan perusahaan. Agus pun tak menampik, jika laporan gaji sebagaimana aslinya, tentu besaran uang manfaat akan lebih dari angka tersebut.
      "Karena perusahaan menanggung beban biaya premi dari setiap pegawai. Besarannya 5,7 persen dari upah yang diterima setiap bulan," ujarnya menegaskan.
      Agus mengatakan pihaknya sudah meminta Lion Air melakukan perbaikan data terkait upah yang diterima oleh setiap karyawannya. Secara bertahap, hal ini dilakukan pihak Lion Air. Namun, belum semua data diperbaiki.
      Sebelumnya, Pesawat dengan nomor penerbangan JT-610 milik Lion Air jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10). 
      Pesawat tersebut terbang dari Bandara Soekarno Hatta, Banten pukul 06.10 WIB untuk menuju Pangkal Pinang. Namun pada pukul 06.33 WIB, pesawat dilaporkan hilang kontak.
      Pesawat sempat meminta kembali ke landasan sebelum akhirnya hilang dari radar. Pesawat diketahui membawa total 189 orang yang terdiri atas 178 penumpang dewasa, satu anak, dan dua bayi, serta delapan awak kabin. 
    • Oleh paimin
      Jembatan Babat Lamongan-Widang Tuban, yang melintang di atas sungai Bengawan Solo, pada Selasa (17/04/2018) sekitar pukul 10.50 WIB, ambrol. Tiga truk tronton yang sedang melintas di atas jembatan tersebut, turut terjatuh ke dasar sungai. Untuk sementara, seorang sopir dilaporkan meninggal dunia. 

      Kapolsek Babat Kompol Hariadi Agus Wahono SH, ketika dihubungi awak media ini melalui sambungan telepon seluler membenarkan, bahwa jembatan penghubung Babat Lamongan-Widang Tuban, yang merupakan jalur Pantura, pada Selasa (17/04/2018) sekitar pukul 10.50 WIB, ambruk. 

      “Tiga tronton turut tercebur ke dasar sungai,” jelas Kompol Agus. 
      Ketika ditanya jumlah korban jiwan, Kompol Agus menenerangkan bahwa untuk sementara ini dilaporkan 1 (satu) orang sopir tronton, dilaporkan meninggal dunia. 
      “Sementara satu orang sopir yang dilaporkan meninggal mas,” terang Kompol Agus 

      Kompol Agus menambahkan, lokasi jembatan yang ambruk tersebut sebagian masuk wilayah Babat, namun sebagian besar masuk wilayah Kecamatan Widang Tuban, atau di sisi utara sungai Bengawan Solo. 
      “Saya masih di TKP mas, petugas masih berupaya mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP,” imbuhnya.

    • Guest News
      Oleh Guest News
      Kecelakaan ini terjadi pada 11 Maret 2017, tempat kejadiannya di Toll Jorr dari arah BSD ke Pondok Indah pagi ini. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.
       
       
    • Oleh dugelo
      Pesawat terbang dengan teknologi tinggi akan menghasilkan kecepatan yang luar biasa, sehingga dapat menempuh jarak ribuan kilometer dalam waktu hanya beberapa menit saja. Mungkin anda telah mengenal apa perbedaan antara Airbus dengan Boeing yang keduanya memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing. Walaupun manusia berusaha kuat untuk membuat pesawat sempurna, namun hal tersebut tidak akan bisa karena kesempurnaan hanyalah milik Allah swt.
      Airbus

      Perusahaan Airbus S.A.S. (dikenal dengan nama Airbus Industrie) merupakan produsen pesawat komersial yang berbasis di Perancis. Airbus didirikan pada tahun 2001 sebagai perusahaan join stok yang dipermudah. Airbus dipegang oleh 80% EADS dan 20% BAE SYSTEMS, dua penyedia dan pemroduksi militer terbesar.
      Jumlah karyawan Airbus lebih dari 40.000 orang yang bekerja di kantor serta pabrik Airbus di beberapa negara Eropa. Perakitan final pesawat Airbus dilaksanakan di Toulouse, sebuah kota di negeri Perancis dan Hamburg di Jerman. Meskipun demikian konstruksi pesawat masih dilakukan di beberapa pabrik di Eropa.
      Salah satu produk Airbush yang sangat popular adalah Airbus A330 seri 200, pesawat ini memiliki system proteksi yang memberikan jaminan tingkat keselamatan tinggi terhadap penumpang, awak pesawat, dan pesawat terbang itu sendiri. Semua produk Airbus lain seperti Airbus A330 seri 300, Airbus A320, Airbus A319, Airbus A318, dan Airbus A340 juga memiliki system proteksi.
      Airbus juga dilengkapi dengan FMGEC, kelebihannya dalam hal Guidance dan Envelope, bila pesawat mishandling saat bermanuver atau keluar dari margin area envelope, maka otomatis akan menolak program yang keliru tadi dan memberikan info kepada pilot untuk kembali pada program yang benar dan sesuai system.
      Boeing

      Perusahaan Boeing adalah sebuah perusahaan pembuat pesawat terbang dan aeroangkasa, yang berkantor di Chicago dengan fasilitas produksi terbesarnya di Everett, Washington. Boeing didirikan oleh William Edward Boeing dan George Conrad Westervelt pada tahun 1916 yang saat itu bernama Pacific Aero Products.
      Dua divisi utama dari Boeing adalah Boeing Integrated Defense Systems (IDS), yang bertanggung jawab untuk memproduksi pesawat militer dan angkasa, dan Boeing Commercial Airplanes (BCA), bertanggung jawab untuk pesawat sipil.
      Boing adalah perusahaan pertama yang memproduksi pesawat berbadan lebar. Boeing dilengkapi teknologi wing-let yang mampu memecah konsentrasi turbolency disekitar sayap. Dengan struktur sayap yang tidak terlalu flat, menjadikan pesawat mampu bermanufer menghindari awan. Boeing juga dikenal irit bahan bakar.
      Produk mutakhir Boeing seperti 747-200 yang dijuluki The Jumbo Jet, 747-400 yang disebut Mega Top. Disusul dengan 767 dan 777 yang banyak dioperasikan maskapi-maskapai besar di dunia. After sales service boeing murah dan mudah.
      Perbedaan Pesawat Airbus dan Boeing
      Pesawat airbus dikenal relatif tenang dan goncangannya tidak begitu terasa meski memasuki awan yang tidak tidak terlalu tebal, dibanding pesawat boeing yang masih sedikit berguncang saat memasuki awan yang tidak terlalu tebal.
      Bagian penutup ban boeing lebih besar dibanding penutup ban airbus. Perbedaan yang lebih mencolok ialah pada bagian cockpit pesawat yaitu di bagian stir kemudi. Perbedaan lainnya ialah pada bagian sayap Airbus memiliki winglet, sedangkan boeing tidak atau loss (namun ada sebagian boeing yang memiliki winglet).
      Adapun dari segi kenyamanan maka pesawat airbus memiliki suara yang tidak terlalu keras dibandingkan dengan pesawat boeing yang cukup berisik di telinga.
      Pada bagian tenaga maka pesawat boeing lebih uggul dibandingkan airbus, anda dapat merasakannya saat take-off atau tinggal landas maka boeing langsung menukik ke atas dan berbeda dengan airbus yang menukik secara perlahan.
      Perbedaan Pesawat Airbus dan Boeing 2015-05-20T23:51:00+07:00 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: 
    • Oleh berita_semua
      Tim SAR di Indonesia hari Minggu (27/11) menemukan puing-puing helikopter TNI dan menyelamatkan pilot yang luka parah, tiga hari setelah helikopter itu dinyatakan hilang di bagian barat Kalimantan. Empat orang lainnya masih hilang.
      Helikopter jenis Bell 412 EP itu membawa lima tentara, termasuk dua pilot, menuju ke Long Bawan, sebuah kota terpencil di dekat perbatasan Malaysia ketika hilang kontak dengan pangkalan di Kalimantan Utara beberapa menit setelah mengudara hari Kamis (24/11).
      Juru bicara tentara Brigadir Jendral Sabrar Fadhillah mengatakan puing-puing helikopter yang berusia tiga tahun itu terlihat di sebuah daerah di pinggiran distrik Malinau hari Minggu (27/11). Ditambahkannya, cuaca buruk menyulitkan upaya mencapai lokasi kecelakaan itu. Tim SAR hingga kini masih belum menemukan empat tentara yang hilang. “Kami berharap bisa menemukan sisa korban dalam keadaan selamat”, ujar Fadhillah. Ditambahkannya “penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan itu”.
      Helikopter itu membawa 400 kilogram pasokan untuk dikirim ke tentara di perbatasan.
      Tahun 2013 lalu sebuah helikopter tentara MI-17 yang membawa tujuh tentara dan 12 warga sipil juga mengalami kecelakaan ketika sedang dalam misi membangun pos perbatasan di Kalimantan Utara. Semua penumpang helikopter itu tewas.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi