Jump to content
  • Our picks

    • Gaji Pilot Lion Air JT-610 Tercatat Hanya Rp3,7 Juta
      Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengungkap besaran gaji dari pilot Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang sebesar Rp3,7 juta per bulan. Sementara Co-Pilot sebesar Rp 20 juta.
      • 0 balasan baru
    • Lari hingga Minum Urine, 3 Kisah Keajaiban Korban Selamat Gempa dan Tsunami Dahsyat
      Musibah gempa dan tsunami di Donggala dan Palu kini tengah menjadi sorotan. Apalagi jumlah korban jiwa mencapai lebih dari 1.500 orang.

      Banyaknya korban akibat musibah bencana alam biasanya yang menjadi perhatian. Meski sejumlah orang berhasil menyelamatkan diri.

      Beberapa orang yang selamat menceritakan bagaimana mereka bisa selamat di tengah kepungan bahaya bencana tersebut. Terdengar seperti mukjizat dan keajaiban, tapi nyata bahwa orang-orang itu lolos maut dari gempa atau tsunami dahsyat.
      • 0 balasan baru
    • Cara Ngakalin Iklan Facebook Biar Murah
      Biaya iklan adalah hal yang sangat diperhatikan oleh semua marketing. Bahkan perincian yang detail dengan konversi ke dampak yang dihasilkan adalah rutinitas wajib para marketer ataupun pebisnis ketika beriklan.
      • 0 balasan baru
    • 3 Hal yang Harus di Pikirkan Sebelum Memiliki Tim Sales
      Perusahaan yang baru dalam bisnisnya tentu menginginkan terjadi penjualan yang lebih. Tidak jarang ada beberapa pebisnis yang sampai rela membangun sebuah tim sales untuk mendongkrak penjualan, padahal umur perusahaan masihlah terlalu muda. Memang keputusan untuk membangun sebuah tim sales adalah kewenangan mutlak dari seorang pemimpin. Akan tetapi jangan sampai kewenangan tersebut akhirnya menjadi kurang efektif.
      • 0 balasan baru
    • Orang Punya Karakter Ini Ternyata Punya Bakat Luar Biasa
      Umumnya, perusahaan selalu menuntut calon pegawai untuk memiliki kemampuan sosial yang tinggi. Ternyata, orang yang memiliki kemampuan sosial rendah justru berpotensi lebih berbakat dalam bidang yang didalaminya.
      • 1 balasan baru
peter_hutomo

Secepat apa 5G dan kapan di Indonesia?

Recommended Posts

5g.jpg.f931667ddd1a8e15663a3bdb9ebccb10.jpg

Berbagai brand smartphone siap merilis smartphone 5G di 2019. Bahkan Xiaomi memastikan Mi Mix 3 5G bakal rilis awal 2019 nanti. Tetapi secepat apa sih jaringan 5G, apa bedanya dengan 4G, dan kapan hadir ke Indonesia, di video ini kita bakal bahas semua.

Jadi 5G ini adalah jaringan mobile generasi kelima, penerus dari 4G yang saat ini masih jadi jaringan mobile utama di berbagai negara, termasuk Indonesia. Dan sebagai penerus tentu aja 5G ini lebih cepat, dengan kapasitas yang lebih besar, latensi yang lebih kecil, serta menggunakan spektrum yang lebih baik daripada 4G.

Jadi 5G ini kecepatan maksimalnya mencapai 20 Gbps, dan dari berbagai pengujian yang pernah dilakukan, kecepatan rata-rata 5G bervariasi, ada yang tembus 6 Gbps, ada yang 10 Gbps. Ini kenceng banget ya kalo dibandingin kecepatan rata-rata 4G saat ini.

Latency nya juga lebih kecil, kalo 4G sampai di 45ms, 5G ini cuman 1ms, jadi untuk koneksi juga bakal jauh lebih responsif, tanpa lag dan nyaris tanpa delay.

Selain itu kapasitasnya juga lebih besar, jadi potensi bandwitdh overload di jam-jam sibuk bakal jauh berkurang.

Jadi ibaratnya untuk download satu film FHD, kalo di 4G kecepatan 100 Mbps per second butuh waktu sekitar 7 menit, di 5G dengan 6 – 10 Gbps bisa cuman 4 sampai 24 detik saja.

Tapi itu dari hasil pengujian ya, untuk kecepatan dan latensi nyata, tentunya bakal tergantung juga dari operator 5G nya. Contohnya kecepatan 4G di Indonesia beda dengan kecepatan 4G di Korea atau Jepang, bahkan kecepatan 4G Telkomsel beda dengan kecepatan 4G Smartfren — dan ini juga pasti berlaku juga untuk 5G nanti. Tetapi yang jelas 5G bakal membawa banyak peningkatan dari koneksi 4G saat ini.

Lalu apa manfaat jaringan 5G? Nah jadi dengan 5G, berinternet nggak cuman sekedar lebih kencang dan responsif, tetapi juga bakal mengubah banyak gaya hidup. Misalnya aja layanan streaming bakal semakin populer, baik itu streaming musik ataupun film. Video bakal makin digemari, YouTube makin jadi trend. Cloud sync dan cloud backup jadi hal yang normal. Tetapi lebih dari itu, 5G bakal membuka akses terhadap interconnected device, seperti IoT, membuat smart home makin populer, lalu di luar negeri ada self driving car, ini mobil yang bisa jalan sendiri, yang tentu aja butuh koneksi kencang dengan latensi kecil, 5G bakal ngedukung banget untuk self driving car ini.

Dan terakhir, kapan 5G bakal dateng ke Indonesia? Untuk yang satu ini belum ada jawaban pasti. Tetapi smartphone 5G sudah mulai berdatangan di awal tahun 2019 besok. Xiaomi, OnePlus, Huawei, ASUS, Vivo, Nokia, dan banyak brand lain udah berkomitmen rilis hape 5G. Mi Mix 3 dan OnePlus 7 dipastikan bakal jadi HP 5G di 2019. Qualcomm bahkan sampai Samsung juga sudah siap dengan modem 5G besutan mereka sendiri.

Pada intinya era 5G sudah dimulai, dan cepat atau lambat, operator di Indonesia juga bakal mengadopsi teknologi 5G ini.

Sampaikan aja di kolom komentar kalo kamu punya pendapat seputar jaringan 5G, khususnya 5G di Indonesia.

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang

  • Konten yang sama

    • Oleh peter_hutomo
      Sejak dahulu kala, nusantara yang kala itu belum dikenal sebagai Indonesia merupakan salah satu kepulauan di belahan Timur yang terkenal menghasilkan rempah-rempah terbaik. Alhasil, orang-orang Eropa di benua barat pun merasa tertarik dan berusaha untuk mengunjunginya.
      Salah satunya adalah Cornelis de Houtman. Pelaut Belanda yang sukses menginjakkan kakinya di Tanah Air lewat Banten pada 27 Juni 1596. Berbekal informasi dari para pelaut pada akhir abad ke-16, ia berangkat dari pelabuhan Amsterdam bersama empat kapal dagang yang mengiringi. kedatangan Cornelis de Houtman di Nusantara, menjadi cikal bakal penjajah Belanda mulai bercokol di Indonesia.
      Tergiur karena cerita-cerita di kalangan saudagar
      Pria kelahiran Gouda, 2 April 1565 ini, tertarik menjelajah ke sisi Timur dunia setelah mendapat informasi dari kalangan pedagang Eropa tentang keberadaan Pulau “Surga” yang tersembunyi. Kawasan tersebut, diyakini memiliki kekayaan alam berupa rempah-rempah.

      Cornelis de Houtman pun segera mempersiapkan pelayaran setelah dirinya ditunjuk oleh Para otoritas saudagar Belanda. Dalam The Cradle of Colonialism (1963), George Masselman menyebutkan bahwa armada Cornelis de Houtman berangkat dari Amsterdam menuju Lisboa, Portugal. Tujuannya untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang keberadaan pulau misterius tersebut.
      Bentuk serikat dagang Belanda
      Setelah menghabiskan waktu selama dua tahun di Portugal, Cornelis pun memutuskan untuk kembali pulang ke negerinya. Saat itulah, ia berjumpa dengan seorang Belanda lainnya yaitu Jan Huygen van Linschoten. Ia merupakan pedagang yang bekerja untuk kerajaan Portugis di India. Dari van Linschoten inilah, Cornelis mendapatkan informasi berharga tentang keberadaan Nusantara yang konon kaya akan rempah-rempah.

      Pada 1594, Cornelis de Houtman bersatu dengan seluruh pedagang Belanda dan membentuk Compagnie van verre te Amsterdam (perusahaan jarak Jauh) yang berpusat di Amsterdam. Perserikatan dagang baru ini dibentuk untuk menemukan kepulauan yang menghasilkan rempah-rempah. Hingga pada 2 April 1595, Cornelis de Houtman ditunjuk agar segera angkat sauh dan mulai berlayar pada 2 April 1595.
      Sampai di Nusantara dengan korban ratusan nyawa
      Diiringi oleh empat kapal, Amsterdam, Hollandia, Mauritius, dan Duyfken, Conelis de Houtman memulai penjelajahannya menuju sisi Timur dunia. Nahas, karena tipisnya stok makanan, banyak kru kapal yang tewas karena menderita penyakit sariawan. Tak jarang, konflik internal antara kapten kapal dan kru juga jadi masalah tersendiri. Pengaruh iklim tropis yang berbeda dengan cuaca di Belanda, juga membuat banyak kru dari keempat kapal tersebut berguguran satu demi satu.

       
      Pada 27 Juni 1596, rombongan armada Cornelis de Houtman tiba di pulau Banten. Dilansir dari tirto.id, total, ada sekitar 249 orang yang selamat sampai di tujuan. Para saudagar asing ini, awalnya diterima dengan baik oleh otoritas setempat. Namun sayang, karena perangai buruk seperti keluar masuk kota seenaknya, banyak dari mereka yang ditangkap oleh petugas keamanan kesultanan Banten.
      Sukses temukan Indonesia meski harus terusir keluar
      Akibatnya pun sungguh fatal. Para pedagang asing asal Belanda, termasuk Frederick de Houtman yang merupakan kakak Cornelis, dijebloskan ke dalam penjara. Alhasil, dirinya pun harus mengeluarkan denda berupa uang untuk membebaskan sang kakak. Tingkah polah mereka pun harus dibayar mahal pada saat itu. Dilansir dari tirto.id, Cornelis beserta rombongan dagang Belanda lainnya, terpaksa digiring keluar dan diusir dari tanah Banten.

      Meski tak berhasil menemukan rempah-rempah yang dicari, toh Cornelis de Houtman berhasil menemukan jalur pelayaran menuju ke Indonesia. Dirinyalah yang nantinya membuka jalan bagi pelaut-pelaut Belanda lain untuk datang kembal ke tanah Nusantara. Bukan sebagai pedagang, melainkan berubah menjadi penjajah yang kelak mendirikan kolonialisme di Indonesia selama ratusan tahun lamanya.
      Tak heran jika Indonesia dijajah Belanda di kemudian hari. Selain tertarik dengan potensi rempah-rempahnya, kolonialis Eropa tersebut hendak melebarkan bisnis pedagangannya lebih luas. Bahkan hingga saat ini pun, Indonesia masih diincar oleh penjajah asing secara halus yang mengincar SDA dan sumber lainnya.
    • Oleh ega
      Kementerian Agama menggelar sidang Isbat untuk menentukan awal bulan Syawal pada Kamis (14/6/2018). Umat Islam di Tanah Air diperkirakan melaksanakan Idulfitri tahun ini secara serentak pada tanggal yang sama yakni 15 Juni 2018.
      Muhammadiyah telah lebih dahulu menentukan Idulfitri pada 15 Juni. Keputusan itu termuat dalam maklumat pimpinan pusat Muhammadiyah yang diunggah akun terverifikasi Muhammadiyah di Twitter pada Senin (11/6/2018).
      Maklumat itu ditandatangani oleh Ketua Umum Haedar Nashir dan Sekretaris Umum, Abdul Mu'ti, PP Muhammadiyah pada 9 Maret 2018. Muhammadiyah menetapkan awal puasa 1 Ramadan 1439 H jatuh pada Kamis Pahing, 17 Mei 2018 dan Idulfitri, 1 Syawal 1439 Hijriah pada Jumat Legi, 15 Juni 2018.
      Muhammadiyah menentukan waktu Lebaran dengan metode Hisab. Metode ini mengandalkan perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan. Metode ini biasa digunakan oleh Muhammadiyah.
      Metode penentuan Lebaran lainnya adalah metode Rukyat. Metode ini berpatokan pada amatan atas visibilitas hilal (bulan sabit muda), penanda awal bulan. Rukyat dapat dilakukan dengan mata telanjang atau dengan alat bantu optik seperti teleskop. Metode ini merupakan standar dan biasa dipakai NU.
      Perbedaan metode membuat waktu Lebaran beberapa kali berlainan. Perbedaan perayaan Idulfitri terakhir kali terjadi pada 2011. Sejak 2012, Idulfitri dirayakan serentak meski waktu awal Ramadan kadang berlainan.
      Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin dalam keterangan tertulisnya menyatakan, Idulfitri akan dirayakan bersama-sama pada Jumat Legi, 15 Juni 2018.
      Idulfitri serentak mengingat ijtimak (peristiwa di mana bumi dan bulan berada di posisi bujur langit yang sama) akhir Ramadan akan terjadi pada Kamis Kliwon, 14 Juni 2018 pukul 2.45 WIB.
      Dikutip Merdeka.com, Thomas menyatakan seluruh organisasi Islam akan melaksanakan puasa dan Lebaran secara bersamaan sampai 2021. Pemerataan tersebut lantaran kriteria ketinggian derajat hilal bagi seluruh ormas Islam terakomodasi.
      Thomas mengatakan penentuan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah berpotensi kembali berbeda setelah 2021 karena kriteria derajat hilal. Thomas menuturkan derajat hilal ormas Muhammadiyah setinggi 0 derajat, Nahdlatul Ulama setinggi 2 derajat, sementara Persis 3 derajat.
      Pantauan di 97 titik di 34 provinsi
      Sidang isbat dilakukan setelah mendengarkan pemaparan dari tim pemantau hilal alias rukyatul hilal. Rukyatul Hilal akan dilaksanakan Kamis (14/6/2018) pada 97 titik pemantauan yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia.
      "Kami telah mengirim petugas rukyatul hilal yang akan bekerja sama dengan Kakanwil dan ormas untuk melakukan pemantauan hilal di 97 titik yang telah ditetapkan," kata Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin dilansir laman Kementerian Agama.
      Amin menjelaskan, sidang akan dimulai pukul 16.30 WIB, diawali dengan paparan Tim Badan Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal secara astronomis menjelang awal Syawal 1439H. Adapun proses sidang isbatnya, dijadwalkan berlangsung selepas salat Magrib setelah adanya laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.
      Sidang isbat akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.
      Berikut ini daftar lokasi pelaksanaan pemantauan hilal penetapan awal Syawal 1439H/2018M:
      ACEH
      1. Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang
      2. Aceh Utara / Lhokseumawe Bukit Tower PT Arun
      3. Aceh Jaya Gunung Cring Cran
      4. Pantai Suak Geudeubang Kab. Aceh Barat
      5. Aceh Selatan Pantai Lhok Keutapang
      6. Simeulue Pantai Teluk Dalam
      7. Tugu "KM. 0" Indonesia, Kota Sabang
      SUMATERA UTARA
      1. Lantai IX Kantor Gubernur Sumut
      2. Observatorium OIF UMSU
      SUMATERA BARAT
      Gedung Kebudayaan lantai 5 Dinas Kebudayaan
      KEPULAUAN RIAU
      Bukit Cermin
      RIAU
      Pantai Prapat Tunggal Kec. Bengkalis
      JAMBI
      Hotel Odua Weston
      BENGKULU
      Dak Mess Pemda Prov. Bengkulu
      BANGKA BELITUNG
      1. Pantai Penagan
      2. Pantai Tanjung Pandam
      3. Pantai Tanjung Kalian Muntok
      SUMATERA SELATAN
      Hotel Aryaduta
      LAMPUNG
      1. POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda
      2. POB Pekon Ratu Agung Pesisir Barat
      DKI JAKARTA
      1. Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta lt. 7
      2. Masjid Al-Musyari'in Basmol Jakarta Barat
      3. Pulau Karya Kep. Seribu
      4. DKM Masjid KH. Hasyim Asyari
      JAWA BARAT
      1. Pusat Observasi Bulan Pelabuhan Ratu Kab. Sukabumi
      2. Bosscha Lembang Bandung, Kab. Bandung Barat
      3. Gunung Babakan Kota Banjar
      4. LAPAN Santolo Garut
      5. Pantai Cipatujah Tasikmalaya
      6. Pantai Gebang Cirebon
      7. SMA Astha Hannas, Binong, Kab. Subang
      8. Pantai Pondok Bali Pamanukan Kab. Subang
      BANTEN
      Dishubla Mercusuar Anyer KM 0 Serang
      JAWA TENGAH
      1. Masjid Agung Jawa Tengah Semarang
      2. Masjid Giribangun Banyumas
      3. Pantai Jatimalang Purworejo
      4. Assalam Observatory Sukoharjo
      5. Pantai Kartini Jepara
      6. STAIN Pekalongan
      7. Pantai Segolok Batang
      8. Pantai Longending Kebumen
      9. Pantai Karangjahe Rembang
      10. Pantai Alam Indah Tegal
      11. Pantai Tanjungsari Pemalang
      12. Universitas Muria Kudus
      DI. YOGYAKARTA
      POB Syekh Bela Belu, Bantul Parang Tritis Yogyakarta
      JAWA TIMUR
      1. Pantai Sunan Drajat /Tanjung Kodok Paciran Lamongan
      2. Bukit Banyu Urip Kec. Senori Kab. Tuban
      3. Lapan, Jl. Watukosek Gempol Kab. Pasuruan
      4. Gunung Sekekep Wagir Kidul Kec. Pulung Kab. Ponorogo
      5. Helipad AURI Ngliyep Kab. Malang
      6. Pantai Serang Kab. Blitar
      7. Pantai Srau Pacitan
      8. Bukit Wonotirto Blitar
      9. Pantai Nyamplong Kobong Jember
      10. Gunung Sadeng Jember
      11. Pantai Pacinan Situbondo
      12. Pantai Pancur Alas Purwo Banyuwangi
      13. Pantai Ambat Tlanakan Pamekasan
      14. Bukit Condrodipo Gresik
      15. Pantai Gebang Bangkalan
      16. Bukit Wonocolo Bojonegoro
      17. Pulau Gili Kab. Probolinggo
      18. Pantai Sapo Ds. Sergang Kec. Batuputih Kab. Sumenep
      19. Pantai Kalisangka Kangean Sumenep
      20. Pantai Bawean Kab. Gresik
      21. Satuan Radar (Satrad) 222 Ploso di Kaboh Kab. Jombang
      22. Bukit Gumuk Klasi Indah Banyuwangi
      23. Pantai Taneros Sumenep
      KALIMANTAN BARAT
      Pantai Indah Kakap, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya
      KALIMANTAN TENGAH
      Hotel Aquarius Jl. Imam Bonjol Palangkaraya
      KALIMANTAN TIMUR
      Islamic Center
      KALIMANTAN SELATAN
      1. Atas Bank Kalsel Banjarmasin
      2. Jembatan Rumpiang Marabahan
      3. Pantai Pagatan Tanah Bambu
      4. Atas Hotel Dafam Syari'ah Banjarbaru
      5. Gunung Kayangan Pelaihari
      KALIMANTAN UTARA
      Tanjung Selor Gunung KNPI
      BALI
      Hotel Patra Jasa Pantai Kute, Bali
      NTB
      1. Taman Rekreasi Loang Baloq Ampenan Kota Mataram
      2. Menara Masjid Hubbul Wathon Islamic Centre
      3. Pantai Desa Kiwu Kec. Kilo Dompu
      4. Bukit Poto Batu Taliwang Sumbawa Barat
      NTT
      Halaman Masjid Nurul Hidayah
      SULAWESI SELATAN
      Tanjung Bunga Gedung GTC Makassar Pantai Losari
      SULAWESI BARAT
      Tanjung Rangas Mamuju
      SULAWASI TENGGARA
      Pantai Buhari Tanggetada, Kab. Kolaka
      SULAWESI UTARA
      1. Megamas gedung MTC Manado
      2. Kabupaten Minahasa
      GORONTALO
      Asrama Haji Antara Gorontalo
      SULAWESI TENGAH
      Menara Hilal BMKG Ds. Marana Kec. Sindue Kab. Donggala
      MALUKU
      Desa Wakasihu Kab. Maluku Tengah
      MALUKU UTARA
      1. POB Maluku Utara Pantai Desa Ropu Tengah Balu
      2. POB BMKG Afe Taduma
      PAPUA
      Pantai Lampu satu Marauke
      PAPUA BARAT
      1. Menara Masjid Agung Fak-Fak
      2. Tanjung Saoka Kota Sorong
    • Oleh c0d1ng
      Jaringan ponsel mobile EE mendemonstrasikan jaringan 5G, menunjukkan angka kecepatan download 2,8 Gbps. Pengujian itu bekerjasama dengan perusahaan telekomunikasi, Huawei.
      Dilansir Computing, pengujian menghubungkan sebuah virtualisasi inti 5G ke unit antena aktif MIMO 64x64 Massive yang menyiarkan Radio Baru 5G. Kabarnya, virtualisasi teknologi jaringan ini dapat mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi dan membantu menciptakan layanan baru.
      Teknologi ini dipamerkan di Huawei Global Mobile Broadband Forum pada pekan ini. Dengan menggunakan unit baseband proof-of-concept Huawei, perusahaan menghubungkan jaringan inti 5G dengan spektrum uji 100MHz dari 3,5 GHz. Hasilnya, kecepatan tinggi dan tingkat latensi tinggi disampaikan end-to-end.
      Badan standar 3rd Generation Partnership Project (3GPP) saat ini sedang bekerja mengerjakan standar global resmi pertama yang menguraikan bagaimana 5G akan dibangun. Arsitektur 5G EE selaras dengan tiga Option dari 3GPP Release 15, yang akan selesai bulan depan.
      "Kami menggunakan pengalaman kami dalam teknologi 4G terdepan dan pendekatan kemitraan khusus kami untuk memastikan kepemimpinan teknologi di 5G," ujar Tom Bennett, Director of Network Services and Devices di EE.
      Menurutnya, arsitektur jaringan yang telah dibuktikan hari ini ialah langkah maju yang besar. Ini akan mendorong jadwal peluncuran ambisius perusahaan menjadi yang pertama untuk 5G.
      Paul Carter, CEO of Global Wireless Solutions mengatakan masih ada banyak perbedaan antara implementasi yang berbeda dari teknologi. "Dalam keadaan saat ini, 5G mengacu pada berbagai teknologi dan persyaratan baru, bukan standar konkret, seperti 4G," katanya.
    • Oleh c0d1ng
      Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku selalu memiliki target yang tinggi pada setiap program yang dilaksanakan. Program ini pun harus dapat tercapai oleh jajaran Menteri Kabinet Kerja.
      "Saya kerja selalu pakai target. Kalau target terlalu besar atau terlalu kecil, itu urusannya menteri," tuturnya
      Menurut Jokowi, dalam mencapai target ini, jajarannya harus bekerja keras agar target dapat tercapai. Apabila tidak tercapai, maka Menteri yang bersangkutan harus siap untuk untuk dipecat atau digeser pada posisi lain.
      "Kalau saya targetnya selalu besar. Kalau tidak tercapai urusannya akan lain. Bisa diganti, bisa digeser, bisa dicopot dan lainnya," tegas Jokowi.
      Salah satu program yang saat ini cukup ambisius adalah redistribusi aset dan sertifikasi lahan. Diharapkan, program ini nantinya akan memperoleh masukan dari berbagai pihak, termasuk ulama.
      "Saya ingin redistribusi aset ini diperdalam dibahas secara detail sehingga kami dapat masukan yang konkret yang riil. Sehingga kita bisa berikan kepada koperasi kepada umat sehingga bisa perkecil ketimpangan," tutupnya.
    • Oleh c0d1ng
      Rencana menghadirkan jaringan 5G mulai digaungkan di Indonesia. Pemerintah sendiri melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menyiapkan aturan yang mengakomodasi teknologi ini. Namun, apa saja kendala dalam menghadirkan jaringan generasi kelima di Indonesia?
      Dalam penjelasan pengamat telekomunikasi, Nonot Harsono, usaha menghadirkan 5G bukan sekadar menghadirkan tower yang lebih banyak. Namun, lebih kepada penataan jaringan kabel optik.
      "(Jaringan) 5G itu bukan soal teknologi, tetapi soal menata jaringan kabel optik dan jutaan BTS kecil," ujarnya kepada Okezone, Rabu (5/4/2017).
      Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penataan jaringan kabel optik dimaksudkan untuk memasang base transceiver station (BTS). “Bagaimana menata jaringan kabel optik yang serapi mungkin, lalu di ujung-ujung kabel optik itu dipasang BTS yang sangat banyak jumlahnya," lanjutnya.
      Ia melanjutkan bahwa layanan 5G dapat dimanfaatkan untuk keperluan internet of things (IoT), mobil tanpa sopir, dan beragam fungsi lainnya.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi