Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • ×   Pasted as rich text.   Restore formatting

      Only 75 emoji are allowed.

    ×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

    ×   Your previous content has been restored.   Clear editor

    ×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

  • Similar Content

    • By Brenda_Christie
      BMW X3 sDrive20i terbaru diluncurkan di Jakarta, Rabu (20/3) untuk melengkapi line up X3 yang tahun lalu menggoda konsumen dalam negeri. Varian baru dan kedua di keluarga X3 ini dijual dengan harga Rp909 juta off-the-road.
      Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania menjelaskan "BMW X3 terbaru adalah BMW X dengan penjualan kedua terbanyak di seluruh dunia, dan dengan adanya varian terbaru, kami yakin model ini akan kembali memimpin segmen Sports Activity Vehicle di Indonesia."
      Dalam keterangan resmi BMW Group Indonesia, X3 sDrive20i datang dalam bentuk terurai dan dirakit secara lokal di BMW Production Network 2 di Gaya Motor, Sunter, Jakarta Utara.
      Eksterior BMW X3 terbaru hadir dimodali bahasa desain khas Sports Activity Vehicle (SAV) sebagai penantang Audi Q5, Jaguar F-Pace.
      Selain itu, BMW X3 terbaru hadir dengan ruang kabin yang luas melalui penambahan dimensi dibandingkan generasi sebelumnya. Dengan tambahan pada panjang hingga 51 mm, lebar 10 mm, tinggi 15 mm serta wheelbase 54 mm dan overhangs yang cukup pendek.
      Tampilan luar kian sempurna dengan bumper sewarna bodi, twin-tailpipe dan pelek aluminium 19 inci V-spoke.
      Mobil dilengkapi mesin BMW TwinPower Turbo 2.000 cc empat silinder yang dilengkapi dengan High Precision Direct Injection, Double-Vanos variable camshaft control, dan valvetronic fully variable valve timing ini mengeluarkan daya 184 tenaga kuda dan torsi 290 Nm.
      Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi Steptronic 8-percepatan yang juga terhubung dengan BMW's predictive gear shift technology, menciptakan pemindahan gigi yang mulus serta konsumsi bahan bakar yang efisien. 
      Teknologi mesin terhubung dengan teknologi auto start-stop terbaru guna meningkatkan efisiensi bahan bakar.
    • By dugelo
      Teknologi mobil listrik di Indonesia akan semakin dekat, terlebih saat ini Pemerintah tinggal menunggu Perpres yang sebelumnya dikabarkan telah masuk tahap finalisasi.
      Menyongsong kabar tersebut, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) saat ini tengah menyiapkan mobil listrik untuk pasar automotif nasional. Tak tanggung-tanggung, model yang akan hadir merupakan mobil listrik paling laris di pasar global.
      Nissan sendiri dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, akan memboyong Leaf ke Indonesia tahun depan. Diperkirakan pada 2020, Indonesia akan memulai era baru bagi tumbuhnya mobil listrik secara nasional.

      Memperluas akses terhadap kendaraan listrik terlaris di dunia ini merupakan bagian penting dari tujuan Nissan untuk meningkatkan elektrifikasi, di mana dalam rencana jangka menengah Nissan M.O.V.E 2022, seperempat dari jumlah penjualan adalah kendaraan listrik. Rencana percepatan ini termasuk lokalisasi dan perakitan komponen kendaraan listrik di pasar-pasar utama Asia Tenggara.
      New Nissan LEAF merupakan ikon dari Nissan Intelligent Mobility, yang merupakan visi perusahaan untuk membawa masyarakat ke dunia yang lebih baik dengan mengubah cara mobil ditenagai, dikendarai, dan terhubung dengan ekosistem di sekitarnya.

      Sejak tahun 2010, Nissan LEAF telah terjual sebanyak 400.000 unit, dan menjadi kendaraan listrik murni terlaris di dunia. Tahun ini, Nissan telah memperkenalkan kendaraan listrik ini ke Australia, Selandia Baru, Singapura, Korea Selatan, Thailand, Hong Kong, dan Malaysia.
    • By teknotekno
      Intel mengumumkan modem XMM 8160 5G, modem multimode yang dioptimalkan untuk menyediakan konektivitas 5G ke ponsel, PC dan broadband access gateways. Intel mempercepat waktu peluncuran modem tersebut setengah tahun lebih awal.
      Modem tersebut akan mendukung kecepatan puncak hingga 6 gigabit per detik, yang diklaim tiga hingga enam kali lebih cepat daripada modem LTE terbaru yang tersedia saat ini.
      Modem ini akan tersedia pada paruh kedua 2019 dan akan memberikan fitur dan pengalaman untuk mempercepat adopsi 5G secara luas.
      "Modem Intel XMM 8160 5G yang baru memberikan solusi ideal untuk mendukung volume besar untuk penskalaan di beberapa kategori perangkat bertepatan dengan penyebaran 5G yang luas," kata Intel corporate vice president and general manager of the Communication and Devices Group, Dr. Cormac Conroy, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.
      "Kami melihat permintaan besar untuk rangkaian fitur lanjutan dari XMM 8160, sehingga kami membuat keputusan strategis untuk menarik peluncuran modem ini setengah tahun untuk memberikan solusi 5G terkemuka," sambung dia.
      Intel XMM 8160 merupakan modem multimode, yang berarti akan mendukung standar baru untuk 5G New Radio (NR), termasuk standalone (SA) dan non-standalone (NSA), serta radio lama 4G, 3G dan 2G dalam satu chipset.
      Dengan kemampuan baseband multimode chip tunggal, modem Intel XMM 8160 5G akan memungkinkan produsen perangkat untuk mendesain perangkat yang lebih kecil dan lebih hemat daya.
      Solusi multimode Intel yang terintegrasi mendukung konektivitas simultan (EN-DC) untuk LTE dan 5G juga dinilai penting karena perangkat jaringan seluler 5G harus kompatibel ke 4G jika 5G tidak tersedia kapan saja atau di lokasi mana pun.
      Modem ini menawarkan teknologi yang diperlukan untuk mendukung spektrum gelombang milimeter baru (mmWave) serta dukungan sub 6 GHz 5G NR (termasuk pita FDD dan TDD dari 600 MHz hingga 6 GHz) dan kecepatan pengunduhan hingga 6 Gbps.
      Modem Intel XMM 8160 5G rencananya akan meluncur pada paruh kedua 2019. Perangkat komersial yang menggunakan modem Intel XMM 8160 5G t telepon, PC dan broadband access gateways diharapkan akan tersedia di paruh pertama 2020.
    • By teknotekno
      Setiap jaringan baru pasti menjanjikan kecepatan lebih untuk layanan data. Seperti halnya 4G LTE menjanjikan kecepatan transmisi 500 MB per detik.
      Menariknya belakangan ini, jaringan generasi kelima 5G mulai diperkenalkan. 5G bahkan menjanjikan transfer data hingga 10 GB per detik, mencapai dua puluh kali lipat dari LTE.
      Jaringan 5G kabarnya tidak hanya berguna untuk layanan data. Bahkan mampu untuk mengendalikan kendaraan yang bisa menyetir sendiri.
      Pada kecepatan 100 km/jam, mobil menempuh jarak 27,78 meter per detik sehingga setiap bit dihitung dalam hal kecepatan reaksi. Ini juga berlaku untuk kontrol pabrik industri, robot, drone, dan hal-hal lain yang dibuat untuk 5G.
      Kemudian, jaringan itu sendiri juga akan menjadi lebih fleksibel dengan 5G. Jumlah perangkat yang mungkin dalam suatu jaringan akan secara signifikan lebih tinggi, yang memperhitungkan perkembangan menuju 'hal-hal' yang semakin banyak dalam jaringan. Di sini juga, fokus awalnya pada industri, robot, sensor, kendaraan, wadah dan hal-hal serupa.
      Jaringan 5G dapat diatur secara berbeda, tergantung pada tujuan yang diinginkan. Hampir tidak pernah terjadi bahwa baik 10 Gbit/s, mini-latency dan ribuan perangkat yang terhubung didukung secara bersamaan.
      Namun, ini memberi operator jaringan fleksibilitas yang mereka butuhkan. Perluasan jaringan akan cukup mahal, karena antena 5G dalam kebanyakan kasus memiliki jangkauan yang jauh lebih rendah daripada jaringan LTE dan karenanya harus dipasang lebih sering.
      Namun seperti yang ditunjukkan oleh manfaat 5G, ini akan sangat bermanfaat dalam jangka panjang.
      Selain itu, pengenalan 5G tidak berarti kepunahan LTE. Sebaliknya, dalam banyak kasus, pengguna tidak akan memerlukan manfaat 5G sama sekali, dan perangkat 5G secara otomatis akan memutuskan jaringan mana yang akan digunakan.
      Ini juga akan terlihat dalam masa pakai baterai, karena 5G akan mengonsumsi daya lebih besar secara signifikan daripada 4G di sebagian besar situasi.
       
    • By purwa_weheb
      Era smartphone 5G dipastikan kian dekat. Setelah Qualcomm mengumumkan Snapdragon 855 yang mendukung 5G, kali ini giliran Samsung yang memastikan diri akan merilis smartphone 5G.
      SVP Mobile Product Strategy and Marketing Samsung Electronics Amerika Justin Denison Samsung SVP yang mengumumkan hal tersebut saat gelaran Snapdragon Tech Summit 2018 yang berlangsung di Maui, Hawaii, Amerika Serikat.
      "Kami akan meluncurkan smartphone pertama yang mendukung 5G pada paruh pertama 2019. Bekerja sama dengan AT&T dan Verizon, kami akan membawa kekuatan 5G di tangan Anda," tuturnya saat berbicara di Snapdragon Tech Summit 2018 di Hawaii, Selasa (4/12/2018), waktu Amerika Serikat.
      Saat gelaran, Samsung juga memamerkan purwarupa smartphone yang sudah mendukung 5G tersebut.
      Sayangnya, tidak banyak informasi yang dapat dikupas dari perangkat itu, termasuk model smartphone yang akan siap mendukung jaringan 5G.
      Apakah Galaxy S10?

      Kendati demikian, berdasarkan rumor yang berkembang sebelumnya, besar kemungkinan smartphone yang dimaksud adalah Galaxy S10.
      Alasannya, smartphone Galaxy S selalu menggunakan prosesor Snapdragon kelas atas untuk pasar Amerika Serikat.
      Oleh sebab itu, kehadiran Snapdragon 855 menguatkan prediksi bahwa Galaxy S10 akan menjadi smartphone pertama Samsung yang mendukung teknologi jaringan 5G.
      Meskipun demikian, tidak tertutup kemungkinan Samsung memiliki rencana lain.
      Snapdragon 855 untuk Smartphone Layar Lipat?
      Kemungkinan lain adalah Samsung memakai Snapdragon 855 untuk smartphone layar lipat besutannya. Seperti diketahui, saat ajang Samsung Developer Conference, perusahaan asal Korea Selatan itu memperkenalkan teknologi smartphone layar lipat bernama Infinity Flex Display.
      Menilik kemungkinannya, kedua smartphone itu menjadi kandidat terkuat perangkat perdana Samsung yang mendukung 5G.
      Kendati demikian, mengingat belum ada informasi resmi, menarik untuk menunggu pengumuman resmi dari Samsung.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy