Jump to content
Brenda_Christie

Cara Ngakalin Iklan Facebook Biar Murah

Recommended Posts

333024912_facebookads-ngobas.png.00db30e1475cea9ee7fe7f70f1cb6940.png

Biaya iklan adalah hal yang sangat diperhatikan oleh semua marketing. Bahkan perincian yang detail dengan konversi ke dampak yang dihasilkan adalah rutinitas wajib para marketer ataupun pebisnis ketika beriklan.

Salah satu medium yang ramai digunakan untuk memasang iklan adalah Facebook. Medium ini memiliki peluang yang amat besar. Data menunjukkan, Facebook memiliki 3 milyar pengguna aktif. Pengguna ini setiap harinya aktif membuka Facebook dengan berbagai kepentingan.

Anda, sebagai entrepreneur perlu memahami bahwa kepentingan dari pengguna Facebook ini adalah tambang emas. Pundi-pundi keuntungan bisnis Anda bisa berawal dari sini. Tapi faktanya, banyak yang masih berpikir ribuan kali untuk menangkap peluang ini. Alasannya sederhana, mereka takut membayar biaya iklan yang tinggi di Facebook.

Yuk intip cara akalin Iklan biar murah di Facebook berikut ini…

Target = Biaya

Pernah mendengar satu fakta penting tentang Facebook ads? Mereka menetapkan biaya yang berbeda untuk setiap kategori target iklan yang Anda inginkan. Risetlah dulu target market Anda sebelum mulai beriklan. Beberapa situs marketing, mengatakan ada baiknya Anda melihat kisaran biaya per target yang telah ditentukan oleh Facebook. Kisaran ini biasanya bisa menjadi gambaran Anda untuk melanjutkan analisis target market dan penentuan budgeting iklan.

Headline

Ada yang menarik dari Facebook ads. Mereka juga memberikan biaya yang berbeda tergantung dari banyaknya tulisan yang Anda buat pada headline iklan. Tantangan membuat iklan di Facebook adalah menciptakan headline yang memikat tanpa perlu menggunakan terlalu banyak kata-kata. Targetpublic.com pernah menuliskan dalam artikel mereka bahwa menulis headline yang baik Anda harus bertanya mengenai dua hal; pertama, siapa yang ingin Anda persuasi? Kedua, apa yang Anda inginkan dari tindakan Anda ini? Jika Anda sudah menjawab dua pertanyaan ini, maka Anda akan mudah menciptakan headline yang efektif dan efisien.

Gambar vs Teks

Rocco Baldassarre, Founder & CEO of Zebra Advertisement & 1DollarAd.com, menulis di entrepreneur.com bahwa, “The more text you have in an image, the lower your delivery will be.”. Semakin banyak tulisan di gambar iklan Anda, semakin sedikit hal yang bisa Anda sampaikan. Facebook menyusun algoritmanya untuk lebih sering dan mengutamakan iklan yang sedikit menggunakan tulisan. Fokus ke gambar pada iklan juga meningkatkan peluang engagement yang tercipta. Sebab, kebanyakan manusia lebih menyukai gambar daripada tulisan. Begitupun pengguna Facebook.

Hindari penggunaan video

Beberapa marketer menyarankan penggunaan video ketika ingin beriklan. Memang ada benarnya. Namun, jika tujuan iklan Anda adalah untuk meningkatkan traffic kunjungan ke website Anda, sebaiknya hindari penggunaan video di iklan Facebook. Biaya iklan di Facebook ditentukan dari impresi terhadap iklan. Video di iklan Facebook mayoritas hanya akan membuka peluang engagement berupa like dan komen. Hal ini akan menjauhkan tujuan iklan jika dirancang sebelumnya untuk mengunjungi website brand iklan tersebut.

Pilihan warna dan gambar

Facebook yang didasari oleh warna biru membuat siapa saja yang ingin beriklan harus berhati-hati. Trik agar iklan dapat dengan mudah menarik perhatian target di Facebook adalah membuat gambar yang memiliki warna kontras dari warna dasar Facebook. Semisal, gambar dengan latar merah atau kuning. Selain itu, gambar dengan ikon manusia seperti perempuan memiliki efektivitas lebih tinggi daripada karikatur atau gambar lainnya.

Facebook adalah medium yang sangat baik untuk beriklan. Merencanakan strategi iklan sebelum melakukannya adalah hal yang bijak. Rajin mencari informasi mengenai hal terbaru dari fitur ads pada Facebook akan membantu

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By c0d1ng
      Kasus peretasan akun WhatsApp kembali terjadi. Kali ini menimpa peneliti dan perhati isu sosial Ravio Patra. Kejadian ini diceritakan kembali oleh Direktur Eksekuti SAFEnet Damar Juniarto.
      Damar Juniarto mengatakan kejadian pembobolan akun WhatsApp tersebu terjadi kemarin (22/4/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu Ravio Patra menunjukkan kepadanya coba menghidupkan WhatsApp kemudian muncul tulisan 'You've registered your number on another phone.
      "Dicek ke pesan inbox SMS, ada permintaan pengiriman OTP. Peristiwa ini saya minta segera dilaporkan ke Whatsapp, dan akhirnya oleh Head of Security Whatsapp dikatakan memang terbukti ada pembobolan," ujar Damar ketika dihubungi, Kamis (23/4/2020).
      Damar Juniarto mengungkapkan pelaku pembobolan menemukan cara mengakali nomor ponsel untuk bisa mengambil alih Whatsapp yang sebelumnya didaftarkan dengan nomor Ravio Patra.

      "Karena OTP dikirim ke nomor Ravio, besar kemungkinan pembobol sudah bisa membaca semua pesan masuk lewat nomor tersebut. Setelah dua jam, Whatsapp tersebut akhirnya berhasil dipulihkan," ungkapnya.

      Damar Junianto menambahkan selama dikuasai "peretas", pelaku menyebarkan pesan palsu berisi sebaran provokasi dengan plotting untuk menempatkan Ravio sebagai salah satu yang akan membuat kerusuhan.

      Bunyinya pesan tersebut: KRISIS SUDAH SAATNYA MEMBAKAR! AYO KUMPUL DAN RAMAIKAN 30 APRIL AKSI PENJARAHAN NASIONAL SERENTAK, SEMUA TOKO YG ADA DIDEKAT KITA BEBAS DIJARAH

      "Saya minta Ravio untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan semua bukti. Agar kami bisa memeriksa perangkat tersebut lebih lanjut," ujarnya.

      "Sekitar pukul 19.14 WIB, Ravio menghubungi saya dan mengatakan "Mas, kata penjaga kosanku ada yg nyariin aku rapi udah pergi. Tsmpangnya serem kata dia."

      "Saya instruksikan Ravio untuk matikan handphone dan cabut batere, lalu pergi ke rumah aman." ungkap Damar Juniarto. "Sudah lebih 12 jam tidak ada kabar. Baru saja saya dapat informasi, Ravio ditangkap semalam oleh intel polisi di depan rumah aman."
    • By black_zombie
      Facebook sedang uji coba menyembunyikan jumlah Like di Instagram yang dilakukan di beberapa negara, termasuk Indonesia. Menyeruak kabar bahwa ada motif tersembunyi soal dilenyapkannya tombol love tersebut.
      "Kami komitmen membangun ekosistem positif dan terus mencari cara agar pengguna Instagram merasa lebih nyaman berekspresi dan fokus pada foto dan video yang mereka bagi dan bukan berapa jumlah 'Like' yang mereka dapat," kata Adam Mosseri, Head of Instagram.
      Sumber mantan karyawan Instagram membocorkan bahwa penyembunyian Like bakal meningkatkan jumlah postingan pengguna di media sosial itu.
      Kenapa demikian? Lantaran jumlah Like sudah tak terlihat, user menjadi tak begitu peduli apakah postingan mereka disukai atau tidak. Maka, tidak perlu cemas posting sebanyak apapun.
      Bagi Instagram, teori itu adalah sesuatu yang bagus karena semakin banyak postingan, makin tinggi pula waktu yang dihabiskan di Instagram. Ujung-ujungnya, lebih banyak iklan dapat ditampilkan.
      Pengguna Instagram juga cenderung meniru kebiasaan teman dekat atau keluarga. Jadi, saat sebagian user mulai lebih sering memposting, diharapkan menciptakan efek viral sehingga user lain mengikutinya.
      Belum ada komentar dari Instagram soal informasi tersebut. Masih menurut sang sumber, eksperimen menyembunyikan Like sudah dilakukan internal Instagram sejak tahun 2018.
    • By Forzaken_DT
      Pengadilan federal Manhattan, Amerika Serikat, memvonis Evaldas Rimasauskas, pelaku penipuan terhadap perusahaan sekelas Google dan Facebook dengan hukuman lima tahun penjara. Kedua raksasa teknologi itu diketahui rugi hingga USD 120 juta atau Rp 1,67 triliun akibat penipuan tersebut.
      Tak hanya menghuni sel tahanan, Rimasauskas juga didenda sebesar USD 26,4 juta sebagai ganti rugi.
      "Evaldas Rimasauskas merancang skema berani untuk menipu perusahaan AS lebih dari USD 120 juta dan kemudian menyalurkan dana itu ke rekening bank di seluruh dunia," kata jaksa penutut Geoffrey Berman.
      Semua itu bermula dari aksi Rimasauskas berpura-pura sebagai karyawan dari perusahaan manufaktur elektronik bernama Quanta Computer di Taiwan. Untuk menyakinkan aksinya, pria ini sampai modal stempel perusahaan yang sesuai dengan aslinya hingga email palsu.
      Dari email palsu tersebut, Rimasauskas mengirimkan ke staf Google dan Facebook meminta pembayaran atas barang dan jasa yang dibeli dari Quanta. Pada saat itu, memang Google dan Facebook bermitra dengan Quanta.
      Rimasauskas pun menginstruksikan agar pembayaran ditransfer ke sejumlah bank di luar negeri yang dikuasainya. Ketahuan menipu, Rimasauskas ditangkap pada 2017 lalu dan pada pekan ini baru diputuskan hukumannya.
      "Rimasauskas melakukan pencurian teknologi tinggi dari belahan dunia, tetapi dia dijebloskan di pengadilan federal Manhattan," pungkas Berman.
    • By merahputih
      Tujuh investor Libra memilih mundur karena tak ingin bisnisnya terseret dampak kontroversi dari uang digital (crypocurrency) bikinan Facebook tersebut. Bagaimana nasib Libra ke depan?
      Meski investornya mundur, Facebook masih kekeuh dengan rencana awalnya. Libra Association baru saja mengumumkan 21 anggota pendiri dan para petinggi perusahaan.
      Senin lalu, mereka berkumpul di Jenewa, Swiss untuk menandatangani piagam Libra Association. Dewan direksi pun sudah dibentuk yang terdiri dari lima orang termasuk David Marcus yang memimpin poject Libra, Andreessen Horowitz (PayU), Kiva Microfunds dan Xapo Holdings.
      Libra Association adalah organisasi yang mengelola uang Facebook Libra. Organisasi nirlaba ini menargetkan memiliki 28 investor yang memiliki hak voting. Untuk mendapatkan hak voting investor harus mengucurkan dana US$ 10 juta.
      Sebelumnya, Mastercard, Visa, PayPal, eBay, Stripe, Mercado Pago. Terbaru adalah Booking.com.
      Libra Facebook merupakan mimpi Mark Zuckerberg untuk mengirim uang semudah kirim pesan. Uang Libra akan digunakan untuk bertransaksi di Facebook dan para investornya.
      Libra akan dikaitkan dengan mata uang resmi dunia sehingga pergerakan harganya mengikuti mata uang resmi tersebut. Recananya Facebook Libra akan diterbitkan pada Semester I-2020.
      Namun, Libra mendapat banyak tentang dari bank sentral hingga Presiden Donald Trump. Alasannya, bank sentral tidak bisa mengontrol peredaran uang Libra. Padahal dari sisi pengguna Libra berpotensi berdampak sistemik pada sistem keuangan bila bermasalah.
    • By merahputih
      Alat pembaca pikiran yang ada di film Doraemon mungkin bisa jadi kenyataan. CEO Facebook Mark Zuckerberg ingin membuatnya.
      Facebook mengungkapkan diskusi Zuckerberg dengan Dr Joe DeRisi dan Dr Steve Quake dari pusat riset yang didanai Zuck dan istrinya Pricillia Chan yaitu Chan Zuckerberg Biohub. Mereka diskusi tentang sebuah teknologi yang menerjemahkan sinyal otak menjadi informasi untuk mesin.
      Tentu saja Zuck tidak eksplisit menyebut alat Doraemon. Namun, para penggemar Doraemon pasti ingat kucing robot ini punya alat bernama Helm Pembaca Pikiran.
      "Tujuannya adalah membuatnya jadi kamu bisa berpikir sesuatu dan mengendalikan sesuatu dalam virtual reality atau augmented reality," kata Mark Zuckerberg seperti diberitakan Daily Mail yang dilihat Kamis (24/10/2019).
      Facebook memang serius dengan teknologi VR melalui Occulus. Occulus terus dikembangkan untuk bisa melakukan antarmuka otak ke komputer. Facebook juga membeli perusahaan bernama CTRL-labs dengan nilai antara USD 500 juta-1 miliar (Rp 7-14 triliun).
      CTRL-labs lagi mengembangkan alat berbentuk arloji untuk bisa membaca sinyal otak yang dikirimkan ke jari tangan untuk mengendalikan ponsel. Dengan begitu, seseorang bisa menelepon hanya dengan perintah otak, tanpa harus memencet tombol.
      "Saya punya cukup kapasitas dalam syaraf motorik untuk mengandalikan tangan tambahan. Tinggal berlatih supaya sinyal terbaca di pergelangan tangan. Tapi kalau kemampuan membaca otak Anda terbatas untuk menjadi aktivitas motorik, maka harus ada yang diimplan di tubuh Anda," kata Zuckerberg.
      The Verge menulis, kalau Zuck mengatakan pihaknya ingin membuat alat yang bisa membaca sinyal otak tanpa arus ditempelkan di tengkorak. Facebook juga ingin membuat AR dan VR menjadi lebih maju lagi dalam 5-10 tahun.
      "Jangan sampai orang berpikir Facebook mau bedah otak. Saya tidak mau dipanggil Kongres AS gara-gara itu," ujar Zuckerberg.
×
×
  • Create New...