Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Game MOBA Made in Indonesia Meluncur
      Bukan hanya diproduksi menjadi film, Semesta Satria Dewa juga akan diadopsi ke dunia eSports lewat game bernama "Battle of Satria Dewa" yang digarap oleh BANG Idea Indonesia dengan bekerja sama dengan salah satu pengembang game, Semisoft dan perusahaan animasi, Lumine.
      • 0 replies
    • China Sudah Dilanda Flu Burung Padahal Virus Korona Belum Selesai
      Pemerintah China benar-benar dibuat pusing saat ini. Di saat virus korona yang mewabah di Provinsi Wuhan belum selesai ditangani, virus flu burung atau H5N1 muncul di Provinsi Hunan Selatan. Hal itu dikonfirmasi Kementerian Pertanian dan Pedesaan China pada Sabtu 1 Februari 2020.

      Kasus flu burung ini terjadi di salah satu peternakan yang ada di Kota Shaoyang, Provinsi Hunan Selatan. Sejauh ini dari 7.850 ayam yang ada di peternakan tersebut, 4.500 di antaranya mati karena flu burung.
      • 0 replies
    • WNI Akan Diobservasi 14 Hari di Natuna Sebelum Kembali ke Rumah
      Pemulangan WNI dari Wuhan

      Menteri Kesehatan (Menkes) dr Terawan Agus Putranto mengatakan, 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China, harus menjalani masa observasi selama 14 hari di kompleks militer di Pulau Natuna, Riau.
      • 0 replies
  • 0
kotawa

Kenapa orang bisa cegukan?

Question

1 answer to this question

Recommended Posts

  • 0

Cegukan atau singultus adalah keluarnya suara khas seperti ‘hik’ akibat menutupnya pita suara secara tiba-tiba yang dipicu oleh konstraksi pada diafragma. Diafragma adalah membran otot pemisah rongga dada dan perut yang memiliki peran penting di dalam sistem pernapasan.

Cegukan bisa dialami oleh segala kalangan usia, termasuk bayi. Durasi waktu ketika seseorang mengalami cegukan sangat bervariasi, namun kebanyakan hanya beberapa menit.

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan diafragma mengalami kontraksi sehingga memicu terjadinya cegukan, di antaranya:

1. Minuman bersoda

2. Minuman panas

3. Minuman beralkohol

4. Makanan pedas

5. Rokok

6. Perut kembung

7. Perubahan suhu yang terjadi tiba-tiba

8. Makan terlalu banyak

9. Makan terlalu cepat

10. Menelan makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Answer this question...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By bajigur
      Seringkali kita mengalami cegukan tanpa diduga-duga. Cegukan (singultus) merupakan kontraksi yang tak disengaja pada diagfragma biasanya hingga mengeluarkan bunyi "hik" karena udara yang masuk ke paru-paru menyebabkan ruang antara pita suara menutup.
      Nah cegukan yang sangat mengganggu bisa saja terjadi. Seperti dialami oleh Lisa, ibu dua orang anak dari Amerika Serikat, mengalami cegukan hampir 12 tahun. Dilansir dari Mirror, Lisa telah menjalani hidupnya dengan cegukan sejak hamil anak pertamanya.
      Menurut dokter cegukan yang diderita Lisa kemungkinan bagian dari efek samping dari stroke selama kehamilan. Menurut dokter yang menanganinya, kasus ini termasuk kasus langka yang hanya dialami beberapa orang.
      Menurut The British Society of Gastroenterology massa cegukkan terpanjang adalah 68 tahun. Rekor tersebut dipegang oleh pria bernama Charles Osborne dari Iowa, Amerika Serikat.
      Lisa menuturkan ia mampu mengeluhkan bunyi "hik" lebih dari 100 kali dalam sehari. Beberapa orang yang mendengar cegukannya kerap kali menyamakannya dengan suara anjing peliharaan. Berbagai cara pengobatan telah ia tempuh meski belum ada yang berhasil.
      Meski awalnya malu berpikir akan menjalani hidup dengan cegukan hingga akhir hayat, Lisa mengaku kini sudah bisa menerima kondisi dan tetap melanjutkan hidupnya bersama cegukan.
      "Tapi sekarang, aku sudah terbiasa dengan itu," pungkas Lisa.

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy