Jump to content
  • 0
kotawa

Kenapa orang bisa cegukan?

Question

1 answer to this question

Recommended Posts

  • 0

Cegukan atau singultus adalah keluarnya suara khas seperti ‘hik’ akibat menutupnya pita suara secara tiba-tiba yang dipicu oleh konstraksi pada diafragma. Diafragma adalah membran otot pemisah rongga dada dan perut yang memiliki peran penting di dalam sistem pernapasan.

Cegukan bisa dialami oleh segala kalangan usia, termasuk bayi. Durasi waktu ketika seseorang mengalami cegukan sangat bervariasi, namun kebanyakan hanya beberapa menit.

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan diafragma mengalami kontraksi sehingga memicu terjadinya cegukan, di antaranya:

1. Minuman bersoda

2. Minuman panas

3. Minuman beralkohol

4. Makanan pedas

5. Rokok

6. Perut kembung

7. Perubahan suhu yang terjadi tiba-tiba

8. Makan terlalu banyak

9. Makan terlalu cepat

10. Menelan makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Answer this question...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By bajigur
      Seringkali kita mengalami cegukan tanpa diduga-duga. Cegukan (singultus) merupakan kontraksi yang tak disengaja pada diagfragma biasanya hingga mengeluarkan bunyi "hik" karena udara yang masuk ke paru-paru menyebabkan ruang antara pita suara menutup.
      Nah cegukan yang sangat mengganggu bisa saja terjadi. Seperti dialami oleh Lisa, ibu dua orang anak dari Amerika Serikat, mengalami cegukan hampir 12 tahun. Dilansir dari Mirror, Lisa telah menjalani hidupnya dengan cegukan sejak hamil anak pertamanya.
      Menurut dokter cegukan yang diderita Lisa kemungkinan bagian dari efek samping dari stroke selama kehamilan. Menurut dokter yang menanganinya, kasus ini termasuk kasus langka yang hanya dialami beberapa orang.
      Menurut The British Society of Gastroenterology massa cegukkan terpanjang adalah 68 tahun. Rekor tersebut dipegang oleh pria bernama Charles Osborne dari Iowa, Amerika Serikat.
      Lisa menuturkan ia mampu mengeluhkan bunyi "hik" lebih dari 100 kali dalam sehari. Beberapa orang yang mendengar cegukannya kerap kali menyamakannya dengan suara anjing peliharaan. Berbagai cara pengobatan telah ia tempuh meski belum ada yang berhasil.
      Meski awalnya malu berpikir akan menjalani hidup dengan cegukan hingga akhir hayat, Lisa mengaku kini sudah bisa menerima kondisi dan tetap melanjutkan hidupnya bersama cegukan.
      "Tapi sekarang, aku sudah terbiasa dengan itu," pungkas Lisa.
×
×
  • Create New...