Jump to content
  1. chyntia_irawan

    chyntia_irawan

  2. Sam

    Sam

  • Similar Content

    • By keenion
      "Ini kan gak boleh kata broadcast di grup!" kata seorang ibu. Sang anak menimpali, "Hoax itu, Bu."
      Pernah dengar atau alami kejadian serupa? Hoax memang salah satu masalah yang muncul dari era digitalisasi karena ya, siapa sih yang tidak punya smartphone? Kita semua bisa mengakses informasi apapun dengan mudah lewat smartphone.
      Semua informasi ada di genggaman, tapi apakah benar atau tidak informasi tersebut, menjadi tugas kita untuk menyaringnya terlebih dahulu. Hal ini dijelaskan Benny Prawira, SPsi, Ketua Komunitas Pencegahan Bunuh Diri, Into The Light.
      "Ada yang bilang terkait dengan kecerdasan, ada yang bilang nggak juga. Ada yang bilang itu karena belief system kita, jadi kalau kita percaya sama satu hal sama satu sosok hoax itu bener karena itu muncul dari sosok itu," ungkapnya.
      Benny tak menampik ada juga hal lain, misalnya kurangnya kemampuan kita untuk berpikir kritis yang membuat kita jadi mudah 'pusing' melihat informasi secara lebih mendetail dari segala sisi.
      "Seringkali kita juga harus lihat generasi yang lebih tua menganggap berita yang beredar kayak di WhatsApp sama validnya dengan yang disiarkan di TV, padahal nggak. So itu masalah literasi digital lagi," sambungnya.
      "Ada banyak hal yang membuat hoax itu marak banget di Indonesia. Aku nggak percaya itu soal intelligence, tapi ya itu apa yang kita percayai, kemampuan kita berpikir kritis, literasi digital, itu semua yang mempengaruhi semuanya sih," tutupnya.
    • By JustVideo
      Warga Indonesia Krissant Saraswati Howell di Daphne, Alabama, banting setir dari profesinya sebagai guru di Semarang dan memutuskan untuk menekuni bisnis online bersama suaminya.

      Pindah ke Amerika Serikat, warga Indonesia, Krissant Saraswati Howell yang sebelumnya menekuni profesi sebagai guru bahasa inggris selama sembilan tahun di Sekolah Theresiana di Semarang, memutuskan untuk banting setir dan terjun ke bisnis online bersama suaminya, Roy, di kota Daphne, Alabama.
      Pasangan suami isteri ini memiliki dua toko online di Internet yaitu Roy Rose Jewelry yang menjual beragam jenis perhiasan yang sudah lebih dulu dibangun oleh sang suami, dan the Match and Hatch Store yang resmi berjalan bulan Juni 2015. Toko online yang ke-2 ini menjual berbagai pernak-pernik untuk pesta pernikahan dan perlengkapan bayi.
      “Yang namanya bayi kan lahir setiap hari, kenapa nggak kita coba untuk bisnis ini saja? Dan kenapa wedding? Karena kita melihat penjualan kami untuk pernak-pernik wedding itu sangat banyak sekali dan akhirnya kita memutuskan untuk itu,” papar Krissant Saraswati Howell yang akrab disapa Kriss ini kepada VOA Indonesia belum lama ini.
      Kriss menyadari memang tidak setiap waktu para pelanggannya mencari barang-barang pernikahan, karena di AS biasanya ada bulan-bulan tertentu yang dipilih oleh warga lokal untuk menikah.
      “Desember, Juni, Juli. Itu bulan yang sangat sibuk untuk wedding ya,” papar perempuan yang hobi membaca, jalan-jalan, dan olah raga ini.
      Menurut Kriss, dengan membuka toko online ia bisa memberikan kenyamanan bagi para pelanggannya yang ingin membeli barang tanpa harus keluar rumah. Tidak hanya itu, melalui toko onlinenya, ia bisa menjangkau para pelanggan yang berasal dari berbagai penjuru.
      Harga barang-barang yang dijual melalui dua toko online miliknya ini juga beragam. Ia dan suami berusaha untuk menjual barang-barang yang dapat dijangkau oleh para pelanggan dengan tingkat penghasilan yang berbeda-beda.
      Barang-barang yang dijual di Match and Hatch Store seperti taplak meja, buku tamu, tas perlengkapan bayi, dan album foto, semuanya berharga sekitar 154 ribu rupiah ke atas. Sedangkan untuk perhiasan di Roy Rose Jewelry, harga berkisar antara 280 ribu rupiah hingga 70 juta rupiah.
      Untuk mempromosikan bisnisnya, Kriss menggunakan media sosial, seperti Facebook dan Instagram. Tidak lupa juga, ia dan suami aktif bergabung di berbagai organisasi yang berhubungan dengan bisnis online.
      “Jadi tidak saja media sosial, tetapi juga lewatcommunity business yang ada di sini juga,” ujar Kriss.
      Sekecil apa pun usaha yang dimiliki di AS, seorang pengusaha tetap harus mendaftarkan bisnisnya kepada pemerintah.
      “Setiap proses untuk membuka sebuah online bisnis tetap harus ada perijinannya, karena itu kan nanti berhubungan dengan pajak,” jelas perempuan yang juga sempat mengajar les bahasa inggris privat di Semarang ini. 
      Selain itu Kriss juga menjual beberapa barang tokonya di berbagai ritel online lainnya seperti e-bay dan Amazon.
      Mengenai berbisnis dengan suami, Kriss merasa lebih senang, karena tingkat kepercayaannya menjadi lebih tinggi. Namun, ia dan suami selalu berusaha untuk selalu membagi waktu antara pekerjaan dan rumah tangga.
      “Kami memisahkan antara rumah tangga dengan bisnis. Jadi ketika jam kerja, kita bicara masalah bisnis, tapi setelah jam kerja ya sudah kita lepas masalah bisnis,” jelas perempuan yang menetap di AS sejak tahun 2015 ini. 
      Masalah pekerjaan juga selalu dibahas secara profesional. Mereka melakukan pertemuan setiap minggu untuk membahas bisnis mereka.
      “Kami berdua meeting tiap hari senin, kemudian kita diskusikan tentang strategi bisnis dan sebagainya,” kata Kriss.
      Kini, Kriss dan suami sudah memiliki satu karyawan yang membantu mereka untuk melayani pelanggan. Untuk ke depannya, mereka berencana untuk terus mempromosikan bisnisnya dan meningkatkan kualitas barang yang mereka jual.
      “Kualitas yang kita punya sudah good quality, tapi kita akan mencari yangbest quality,” ujar penggemar masakan tempe penyet ini. 
      Selain itu untuk jangka panjang, Kriss juga berencana untuk menjual produk Indonesia melalui toko onlinenya, seperti baju batik dan taplak.
      "Rencana sih ada. Tapi inginnya bikin desain sendiri. Mau coba-coba bikin sesuatu yang bisa dipakai. Kalau sesuai dengan pangsa pasar baru mass product," jelas Kriss.
      Kepada teman-teman yang ingin membangun bisnis online seperti dirinya, Kriss berpesan untuk berusaha mencari produk yang unik dan sesuai dengan pangsa pasar.
      - voaindonesia.com
    • By status_cintaaa

      Seperti yang kita ketahui, manusia itu memiliki berbagai macam sifat, dan dari sifat-sifat itulah akan mencerminkan kepribadiannya. Emang ada berapa jenis kepribadian ya sebenarnya? Menurut sang dokter psikologidari Swiss, Carl Jung, terdapat 3 jenis kepribadian umum pada manusia, yaitu Introvert (Introversion), Ambievert (Ambiversion) dan Extrovert (Extraversion).
      Gue yakin, pasti anda udah gak terlalu asing dengan kata-kata ini. Tapi di antara ke-3 jenis kepribadian ini, yang paling sering diucapkan hanya 2 aja, yaitu Introvert dan Extrovert. Sebelumnya gue udah membaca beberapa artikel tentang ke-3 kepribadian ini. Jadi berikut adalah ringkasan gue mengenai ke-3 kepribadian tersebut:
      1. Introvert (Introversion)
      Introvert atau Introversion adalah kepribadian manusia yang lebih berkaitan dengan dunia dalam pikiran manusia itu sendiri. Jadi manusia yang memiliki sifat introvert ini lebih cenderung menutup diri dari kehidupan luar. Mereka adalah manusia yang lebih banyak berpikir dan lebih sedikit beraktifitas. Mereka juga orang-orang yang lebih senang berada dalam kesunyian atau kondisi yang tenang, daripada di tempat yang terlalu banyak orang.
      2. Extrovert (Extraversion)
      Extrovert atau Extraversion merupakan kebalikan dari Introvert. Manusia dengan kepribadian extrovert lebih berkaitan dengan dunia di luar manusia tersebut. Jadi manusia yang memiliki sifat extrovert ini lebih cenderung membuka diri dengan kehidupan luar. Mereka adalah manusia yang lebih banyak beraktifitas dan lebih sedikit berpikir. Mereka juga orang-orang yang lebih senang berada dalam keramaian atau kondisi dimana terdapat banyak orang, daripada di tempat yang sunyi.
      3. Ambievert (Ambiversion)
      Ambievert atau Ambiversion adalah kepribadian manusia yang memiliki 2 kepribadian, yaitu Introvert dan Extrovert. Manusia dengan kepribadian ambievert dapat berubah-ubah dari introvert menjadi extrovert, atau sebaliknya. Memiliki kepribadian ambievert ini bisa dibilang baik, karena manusia tersebut bisa fleksibel untuk beraktifitas sebagai introvert ataupun extrovert, serta dapat berinteraksi dengan introvert dan extrovert dengan baik. Tidak seperti Introvert yang susah bergaul dengan Extrovert dan sebaliknya.
      Namun, kekurangan dari kepribadian ini, karena memiliki kepribadian di antara introvert dan extrovert, orang dengan kepribadian ambievert jadi sering terlihat moody, karena sifatnya yang sering berubah-ubah.
    • By eka

      Kamu mungkin tidak sadar saat melakukan beberapa hal, bukan dalam artian kamu pingsan, hanya saja beberapa hal yang kamu bisa saja terjadi karena secara alami kamu melakukannya, bukan karena kamu memerintah diri sendiri atau merencanakannya.
      Ada banyak hal dalam hidup ternyata sangat mengejutkan dan hal-hal kecil yang sering kamu lakukan ternyata juga bisa menunjukkan kepribadian aslimu seperti apa. Seperti beberapa hal sepele berikut ini.
      Suka bangun pagi
      Orang yang suka bangun pagi biasanya jadi kebiasaan orang sukses. Mereka yang selalu bangun pagi biasanya adalah orang yang bersemangat, punya kemauan tinggi dan bisa mengendalikan diri dengan baik.
      Suka menggosip
      Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kamu yang suka menggosip cenderung punya rasa khawatir atau kecemasan yang tinggi karena faktor rasa iri, bosan, atau butuh perhatian. Kebiasaan menggosip juga erat hubungannya dengan keinginan orang tersebut jadi pusat perhatian dan lebih menonjol dalam suatu kelompok.
      Penyuka makanan manis
      Orang yang suka makanan manis, menurut sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka juga merupakan orang yang ramah, suka tersenyum dan baik hati. Penyuka makanan manis biasanya juga ringan tangan, suka membantu sesama dan biasanya mudah setuju dengan sebuah keputusan.
      Suka traveling
      Semua orang suka liburan, suka piknik. Tapi ada beberapa orang yang sering melakukan traveling, dan jika kamu seperti ini, sebuah penelitian menunjukkan bahwa mereka cenderung memiliki pemikiran yang terbuka, kreatif, cerdas dan (biasanya) punya banyak uang.
      Banyak orang datang padamu
      Jika kamu termasuk orang yang tak butuh banyak waktu mengumpulkan teman-temanmu dalam satu tempat, kamu kemungkinan adalah orang yang kharismatik. Kamu dihormati, membuat mereka nyaman berada di sekitarmu dan disukai banyak orang sehingga dengan sendirinya mereka datang padamu.
      Kamu tidak tegas
      Hal ini sendiri sudah jadi karakter, tapi sebuah penelitian mendukung alasan mengapa orang bisa jadi seseorang yang tegas atau tidak tegas. Orang yang mudah ragu dan tidak tegas biasanya memikirkan banyak faktor sebelum memutuskan suatu hal. Sebaliknya, orang tegas biasanya melihat untung rugi yang mungkin ia dapat, sehingga ia bisa lebih mantap dan cepat memutuskan sesuatu.
      Kamu mungkin tidak menyadarinya bahwa kamu sudah bersikap atau melakukan hal seperti enam hal di atas karena kamu melakukannya secara alami, tapi justru itulah yang bisa mengungkap kepribadian kamu yang sebenarnya.
    • By dugelo
      Kita semua pasti ingin menjadi seperti orang-orang super sukses yang namanya sudah dikenal di mana-mana. Salah satu cara mereka menaklukkan dunia adalah dengan kebiasaan yang mereka lakukan sebelum tidur! Mau tahu rahasianya? 

      Ini tujuh kebiasaan orang sukses!
      1. Membaca Buku Selama Satu Jam
      2. Jauhkan Ponsel
      3. Berjalan-Jalan
      4. Meditasi
      5. Refleksi diri 
      6. Buat Tiga Prioritas untuk Besok
      7. Berpikir Kreatif!
      Coba deh pikir apa yang akan kamu lakukan sebelum tidur supaya kamu bisa fokus pada prioritas yang paling penting untuk produktivitas yang maksimal di hari esok!

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy