Jump to content

Kepada Wanita yang Setia Menunggu Hujan


cinta_segiempat

Recommended Posts

1551101490_womaninrain.thumb.jpg.4c1d248ac2e320181b199f0f80bd53ae.jpg

Kemarau ini sudah terlalu panjang, walau kalender musim sudah puas kita pasang untuk berganti. Kamu, dalam hatimu dan segala perasaan yang telah bercampur pengalaman di setiap musim berganti adalah satu wujud kesetiaan yang teramat panjang untuk aku ceritakan.

Tapi lelaki mana yang bisa menolak sebuah kesetiaan? Lelaki mana yang tidak mau mendapatkan itu dari wanitanya?

Lima tahun telah berlalu, sejak kali terakhir hujan menemukan langkahmu. Selanjutnya adalah kemarau yang berkepanjangan. Dan kamu masih setia; untuk percaya hujan akan kembali datang dan melepas segala gerah, segala kering, segala haus, segala kerinduan akan kesejukan yang kamu sudah mulai lupa seperti apa rasa dan wujudnya.

Sedang hujan, aku tahu dia lupa di mana dan kapan waktu yang tepat melakukan perjumpaan denganmu. Tapi doa dan harapmu, tidak satu orangpun ragu.

Terkadang aku lelah, menjadi saksi sejarah hidupmu. Hanya hujan yang kamu tunggu. Bukankah kemarau ini telah berkali mencoba membakarmu? Tapi yang lembut dalam hatimu itu selalu menyediakan sumber air yang tidak pernah habis mencipta harapan akan datangnya hujan.

Sudah berapa kali aku memintamu segera pindah, mungkin di lain tempat hujan telah turun. Tapi kamu selalu menolak, katamu sebuah penantian panjang adalah laku hidup jika ingin mendapatkan siraman hujan. Tapi apa harus selama ini?

Aku kalah, tentu saja oleh sabarmu. Berkali aku kibarkan bendera tanda menyerah, lalu kamu diam-diam memapahku kembali berdiri, untuk kemudian percaya hujan tidak akan lama lagi. Tapi hujan seperti apa yang kamu tunggu? Kalender sudah berganti, dan hujan di hatimu tidak juga hadir menemani.

Ketika akhirnya segala doa dan harapmu dalam setiap rapal mantra dan keyakinan laku hidupmu memberikan sebuah kabar bahwa hujan akan segera datang, aku hanya bisa diam.

Bukan sebab aku tidak percaya, lebih dari itu aku sangat berterima kasih, tanpamu mungkin aku sudah lebih dahulu hilang dan kering bersama kemarau yang tidak berkesudahan ini.

Quote

"Lima purnama lagi" dengan keyakinan kamu katakan itu. Jika alam tidak ingkar janji, dan segala doa telah sampai untuk ditepati sang maha pemberi hidup untuk dijalani sebagai takdir, hujan akan turun.

"September selalu memulai hujan, percayalah hujan akan turun untuk aku juga untuk kamu," begitu ucapmu. Aku diam, dalam diam aku berdoa mensyukuri tiap hari dalam putaran tahun yang telah berganti musim berulang kali.

Beruntungnya aku memiliki kamu yang setia menanti ketika hujan turun dan janji suci siap untuk diikrar dan diamini sebagai wujud segala angan menjadi ingin dalam ikatan suci.

Terima kasih, telah bersamaku melewati kemarau panjang, kemarau yang tidak berkesudahan, yang darimu aku percaya lima purnama tersisa akan bisa kita lewati dan hujan akan segera menghampiri. Terima kasih untukmu yang percaya bahwa akan ada sebuah kalimat suci yang akan menyatukan dua hati dalam satu lindungan restu Tuhan.

Terima kasih untukmu yang telah mengajari aku bagaimana menjalani proses hidup yang singkat demi kehidupan yang lebih panjang. Terima kasih, telah setia menunggu hujan untukku.

Seperti yakinmu, melewati purnama kelima untuk sampai pada bulan September hujan akan datang. Ketika itu, percayalah aku benar ingin menjadi hujan untuk segala kemarau di hidupmu.

Saat hujan datang, percayalah akan ada aku di sisimu, yang selalu menenangkan kekeringan hidupmu, dan mengecup keningmu sebelum kamu terlelap bersama hujan. Seperti segala doa dan harap yang menahun telah kamu tanamkan untukku, saat menunggu hujan.

Wanti, begitu aku memanggilmu saat menunggu hujan.

Link to comment
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By purwa_weheb
      Pakai celana dalam mungkin sudah menjadi bagian sehari-hari kita. Ketika beraktivitas tanpa celana dalam, kita mungkin akan merasa risih.
      Bahkan, ketika tidur pun kita masih tetap memakainya. Faktanya, tidur tanpa celana dalam punya banyak manfaat, loh, untuk kesehatan, terutama wanita.
      Menurut ginekolog dari new York, Alyssa Dweck, bagian bawah dan genital wanita tidak perlu ditutupi secara total saat tidur.
      Meski tidur memakai celana dalam tidak akan menyebabkan masalah kesehatan, kata Dweck, tanpa celana dalam justru banyak manfaat yang akan diperolah wanita.
      "Wanita yang menderita vulvitis kronis (peradangan pada lipatan kulit di luar vagina) atau vaginitis kronis (radang vagina) akan mendapatkan manfaat besar ketika mereka tidur tanpa celana dalam," ungkapnya.
      1. Melancarkan aliran udara
      Celana dalam bisa membuat kita merasa tidak nyaman, apalagi jika bahannya dari kain sintetis, hal itu bisa membuat vagina susah bernapas dan terasa lembap.
      Vagina membersihkan dirinya sendiri dengan mengeluarkan cairan yang membuat celana dalam basah hampir sepanjang hari.
      Oleh karena itu, penting untuk memberikan waktu bernapas, sehingga tidak ada penumpukan kelembaban yang menyebabkan infeksi.
      2. Tidur jadi lebih nyenyak
      Riset 2012 oleh Pusat Informasi Bioteknologi Nasional (NCBI) membuktikan bahwa paparan panas bisa membuat kita susah tidur dan menghambat kualitas tidur.
      Melepas pakaian dalam dapat membantu mendinginkan tubuh, sehingga mendorong rasa kantuk.
      Oleh karena itu, kita disarankan agar Anda melepas pakaian dalam sebelum tidur atau lebih baik tidur telanjang.
      Baca juga: 3 Cara Menjaga Si Kecil yang Baru Lahir Dari Paparan Virus dan Bakteri
      3. Mengurangi risiko infeksi jamur
      Saat kita mengenakan pakaian dalam atau celana panjang ketat, udara akan susah masuk sehingga area itnim menjadi panas dan lembab.
      Hal ini bisa meningkatkan pertumbuhan bakteri di vagina yang pada gilirannya menyebabkan infeksi jamur.
      "Membiarkan udara menyentuh area intim sangat penting karena bisa menghilangkan kelembapan sehingga risiko infeksi jamur dan iritasi kulit berkurang," kata Cindy Barshop, pakar kesehatan seksual.
      Jika Anda rentan terhadap infeksi jamur tetapi tidak ingin tidur telanjang, Anda bisa mengenakan piyama atau rok longgar yang memungkinkan vagina Anda tetap bernapas.
    • By BincangEdukasi
      Menjalin hubungan yang langgeng jelas jadi cita-cita hampir setiap orang. Rasa cinta yang mendalam serta keinginan untuk mempertahankan membuat apa saja rela dilakukan. Tak terkecuali keputusan untuk selalu berbenah diri dan belajar demi menjadi yang terpantas untuk menjalani hidup dengan pasangannya.
      Bicara soal cinta tak bisa dipisahkan dengan perasaan. Tanpa rasa cinta serta kasih sayang hubungan akan terasa hambar dijalani. Kedua hal itu juga yang menuntun kamu dan dia masih bertahan hingga sekarang. Tapi, sayangnya cinta saja tak cukup untuk membawa langkah kalian ke masa depan. Perlu adanya pendukung lain yang mesti kamu perhatikan. Inilah beberapa hal yang wajib kamu perhatikan dan pelan-pelan mesti kamu terapkan.
      1. Mengedepankan rasa saling percaya, dan membuang jauh-jauh buruk sangka
      Dalam hubungan, sikap saling percaya jelas dibutuhkan dan jelas rasa cemburuan mesti segera enyah. Sebab cemburu buta pula yang memupuk sikap posesifmu kepada pasangan. Hanya karena pasanganmu pergi bermain bersama teman-temannya bukan berarti ia melupakanmu, atau saat ia bertukar pesan dengan lawan jenis tak juga berarti ia selingkuh. Kamu nggak semestinya berburuk sangka dengan hal-hal sepele. Cemburu buta semacam ini justu mengindikasikan bahwa cintamu berlebihan sehingga mengabaikan logikamu.
      2. Menuntut pasangan harus didasari alasan yang masuk akal. Bukan tuntutan kekanak-kanakan semacam “Pokoknya, kamu nggak boleh main sama Galih!”
      Rasa suka atau tidak suka, setuju atau tidak setuju terhadap sikap maupun pemikiran pasangan wajar terjadi pada setiap orang. Keinginan untuk mengubah kebiasaan pasangan juga sesuatu yang hampir sebagian orang alami, tapi perlu diperhatikan bahwa tidak boleh memaksa. Menuntut boleh saja, tapi kamu juga mesti mempertimbangkan alasan pacarmu melakukan hal tersebut. Dan lagi kamu juga mestinya punya alasan yang masuk akal.
      3. Jauhkan sikap semena-mena. Seperti ketika kalian berselisih paham, usahakan tak terlontar kalimat intimidatif atau yang menyakitkan
      Cinta bersumber dari kenyamanan, maka hubungan nggak akan berjalan baik jikalau masih ada sesuatu yang bikin nggak nyaman. Salah satu contohnya adalah keegoisan. Atas nama cinta dan perasaan, sebaiknya jauhkan hubungan kalian dari keputusan sepihak. Cinta adalah masalah penyesuaian, semua mesti dibicarakan. Tak bisa jika tiba-tiba kamu mengancam pasanganmu karena ketidaksukaanmu terhadap kebiasaannya. Siapa juga yang bisa berkembang di bawah keegoisan dan ancaman?
      4. Berbeda pendapat itu lumrah, karena itu kamu harus punya kontrol atas perasaanmu, seperti rasa mudah tersinggung yang sejatinya nggak perlu
      Dalam hubungan pastilah terdapat perbedaan pendapat, tak hanya saat kamu ngobrol masalah serius melainkan juga ketika kamu sedang bercanda dengan pacar. Di sinilah kamu mesti jauhkan diri dari sikap sensitif karena akan banyak sekali isi kepala pasanganmu yang mungkin nggak sesuai denganmu. Pandai-pandailah mengelola perasaan agar nggak mudah tersinggung.
      5. Karena dengan modal cinta belum tentu bisa menjamin segalanya, sumber penghasilan juga sebaiknya sudah kalian punya
      Sebelum menikah dan memutuskan mengarungi kerasnya hidup berdua, modal finansial juga wajib dipikirkan. Pasangan butuh makan, hidup butuh tempat tinggal, anak butuh sekolah dan lain sebagainya baiknya dipikirkan sejak dini supaya pada saatnya nanti kamu nggak kelabakan mengurus semuanya.
      6. Orientasi masa depan dalam hubungan butuh kedewasaan dan jelas kamu tak butuh lagi yang namanya drama
      Kamu sudah dewasa dan hubungan juga sudah berjalan lama, buang jauh-jauh yang namanya drama. Cemburu, sensitif, egois adalah drama-drama yang nggak dibutuhkan hubungan. Jika ingin hubunganmu berjalan ke masa depan sebisa mungkin untuk mengurangi drama dalam hubungan. Sebab drama menghambat perkembangan hubungan. Hubungan nggak butuh sifat kekanak-kanakan, tapi membutuhkan sikap penuh kedewasaan dalam menyelesaikan masalah bersama.
      Itulah beberapa hal yang mesti diperhatikan kalau kamu ingin melanjutkan hubunganmu terus menuju masa depan. Hubungan berjalan nggak hanya bermodal perasaan, melainkan hal penunjang lainnya seperti yang telah diulas di atas. Tenang, kamu masih punya banyak waktu untuk belajar dan memperbaiki kesalahan yang kamu lakukan dalam hubungan. Semangat!
    • By pasmantap
      Buat kamu yang sedang putus cinta, lihatlah ini ndral





























    • By bajigur
      Seringkali kita mengalami cegukan tanpa diduga-duga. Cegukan (singultus) merupakan kontraksi yang tak disengaja pada diagfragma biasanya hingga mengeluarkan bunyi "hik" karena udara yang masuk ke paru-paru menyebabkan ruang antara pita suara menutup.
      Nah cegukan yang sangat mengganggu bisa saja terjadi. Seperti dialami oleh Lisa, ibu dua orang anak dari Amerika Serikat, mengalami cegukan hampir 12 tahun. Dilansir dari Mirror, Lisa telah menjalani hidupnya dengan cegukan sejak hamil anak pertamanya.
      Menurut dokter cegukan yang diderita Lisa kemungkinan bagian dari efek samping dari stroke selama kehamilan. Menurut dokter yang menanganinya, kasus ini termasuk kasus langka yang hanya dialami beberapa orang.
      Menurut The British Society of Gastroenterology massa cegukkan terpanjang adalah 68 tahun. Rekor tersebut dipegang oleh pria bernama Charles Osborne dari Iowa, Amerika Serikat.
      Lisa menuturkan ia mampu mengeluhkan bunyi "hik" lebih dari 100 kali dalam sehari. Beberapa orang yang mendengar cegukannya kerap kali menyamakannya dengan suara anjing peliharaan. Berbagai cara pengobatan telah ia tempuh meski belum ada yang berhasil.
      Meski awalnya malu berpikir akan menjalani hidup dengan cegukan hingga akhir hayat, Lisa mengaku kini sudah bisa menerima kondisi dan tetap melanjutkan hidupnya bersama cegukan.
      "Tapi sekarang, aku sudah terbiasa dengan itu," pungkas Lisa.
    • By belumada
      Cinta dalam diam - Dalam rasa cinta terpendam yang belum tersampaikan kepada yang dituju
       
×
×
  • Create New...