Jump to content
  • Popular Contributors

  • Our picks

    • Telegram Sindir Whatsapp
      WhatsApp dan Telegram adalah dua aplikasi pesan yang populer saat ini. Bahkan, bisa dibilang mereka sedang saling bersaing untuk mendapatkan jumlah pengguna lebih banyak.

      Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam hal fitur yang dihadirkan. Tapi, ada hal yang unik terkait fitur mereka. Telegram secara terang-terangan menyindir fitur transfer file yang dimiliki WhatsApp.
      • 4 replies
    • Pernah Menang Lotre Rp. 33 Miliyar Wanita Inggris Ini Kini Jatuh Miskin
      Seorang perempuan Inggris menceritakan kisahnya sempat menjadi seorang miliarder di usia muda setelah memenangkan lotre bernilai miliaran namun kini jatuh miskin.

      Callie Rogers, asal Cumbria, Inggris, pernah memenangkan hadiah lotre pada 2003 lalu, saat dia masih berusia 16 tahun.

      Ketika itu Callie memenangkan lotre senilai hampir 1,9 juta poundsterling (setara Rp 33 miliar untuk kurs saat ini). Berkat hadiah lotre itu, Callie pernah menjadi jutawan termuda di Inggris.
      • 0 replies
    • Malam ini, gw akan bercerita sebuah cerita dari seseorang, yang menurut gw spesial. kenapa?

      karena gw sedikit gak yakin bakal bisa menceritakan setiap detail apa yang beliau alami,

      sebuah cerita tentang pengalaman beliau selama KKN, di sebuah desa penari.

      sebelum gw memulai semuanya. gw sedikit mau menyampaikan beberapa hal.
      • 0 replies
    • Kesuksesan Jobs dengan Apple nya dunia sudah gak meragukan lagi, makanya gak sungkan-sungkan dunia menyematkan gelar "Bapak Revolusi Digital" pada Steve Jobs.
      • 1 reply

Recommended Posts

Salam Kenal dari ABDITRASS BOGOR
Salam Kenal dari Bogor

kami adalah Abditrass Aplikator :
-Bajaringan -Teralis
-kanopi -Pagar
-Las - Gerbang
-Alumunium -Plafon
-bangunan dll

Bagi kawan yang mau Bergabung dengan Tim Marketing Kami,Baik Marketing Lapangan dan Online bisa hub Kami :
whatsapp ...082112672826


Link kami:

https://abditrass.blogspot.com
https://abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanabditrass.wordpress.com https://kanopibajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://bogorbaja.blogspot.co.id/ https://bajaringanabditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringantasikmalayamurah.blogspot.co.id/ https://bajaringanbogor-berkualitas.blogspot.co.id/ https://bajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://abditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringan-kanopi-tralis-bogor.blogspot.co.id/ https://bengkellasbogorsentulcity.blogspot.co.id/ https://canopybajaringanbogor.blogspot.co.id/ https://bajaringan-bogor-ciluar-abditrass.blogspot.co.id/ https://jasapemasangankanopibogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-google.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-bajaringan.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-google.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanmodern.blogspot.co.id/ https://kanopi-minimalis-bogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-cibinong.blogspot.co.id/ https://kusenalumuniumbogorcibinong.blogspot.co.id/ https://kusen-alumuniumbogor.blogspot.co.id/ https://plafonbogor.blogspot.co.id/ https://teralisbesibogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanbogor.wordpress.com https://kanopibogorbajaringanbogor.wordpress.com https://bajaringanabditrass.wordpress.com https://kanopibogorcibinong.wordpress.com https://plafon-gypsum-abditrass.blogspot.co.id/ https://plafon-gypsum-abditrass.blogspot.co.id/ https://kusen-alumunium-abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopi-bajaringan-bogor-abditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringan-abditrass.blogspot.co.id/

 

WhatsApp Image 2018-06-08 at 05.17.08.jpeg

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By dugelo
      Bayangkan bagaimana orang kaya hidup hari ini, ujar Hal Varian, ekonom utama di Google. Mereka punya supir sendiri. Bankirnya sendiri. Hidupnya serba dilayani dan bagaikan mimpi. Inikah pula yang kamu idamkan?
      Demikianlah, cara mudah membayangkan membayangkan masa depan menurut Varian: Di masa mendatang, pekerjaan-pekerjaan akan dituntaskan oleh robot. Rutinitas-rutinitas yang menyita waktu dan menyiksa akan diambil alih mereka sementara manusia akan memiliki semakin banyak waktu untuk dihabiskannya sendiri.
      Perjalanan mereka akan disetiri oleh kendaraan dengan kecerdasan buatan. Setiap orang akan memiliki sistem yang bekerja mengurusi tetek bengek yang menguras waktu dan tenaganya.
      Masa depan yang menyenangkan? Masa depan yang sudah tak terlalu jauh lagi, Varian percaya.
      Inovasi sudah terjadi tapi…
      Persoalannya, inovasi-inovasi teknologi serta pengorganisasian kerja sebenarnya sudah sejak lama memangkas berbagai kewajiban kerja yang kita perlukan. Sejak kapan telepon genggam kita berubah menjadi perkakas serba bisa?
      Apakah 2005 yakni sejak Blackberry serta Blackberry Messenger diperkenalkan dan memudahkan kebutuhan-kebutuhan komunikasi Anda? Apakah sejak iOS, Android diperkenalkan dan segala ragam aplikasi pengatur hidup tersedia dalam genggaman tangan?
      Yang pasti, berkatnya Anda kini tidak perlu lagi merepotkan diri mengirim dokumen-dokumen lewat pos.Anda tidak harus lagi mendatangi orang dan bergelut dengan kemacetan ketika detail pekerjaan dapat diterangkan melalui surel, pesan WhatsApp, atau panggilan video.
      Dan setiap saat, aplikasi-aplikasi, sistem operasi memutakhirkan diri sehingga kebutuhan-kebutuhan kecil—mengunggah foto atau dokumen, katakanlah—semakin tidak perlu Anda pikirkan.
      Apakah pekerjaan berkomunikasi Anda semakin sedikit, pertanyaannya? Apakah waktu luang Anda semakin banyak? Saya jamin, tidak. Bagi kebanyakan dari kita, tidak. Apa yang terjadi adalah Anda masih mesti menanggapi surel dari atasan atau klien pada pukul tiga dini hari. Boleh jadi, Anda bahkan masih harus bergelut dengan rapat melalui panggilan video pada hari raya Lebaran.
      Anda seorang desainer? Anda, boleh jadi, pernah bergelut merevisi pekerjaan Anda puluhan kali—menyambangi semua yang diinginkan klien dan bos Anda hanya untuk kembali ke desain pertama yang Anda ajukan. Semua berkat kemudahan berkomunikasi.
      Potret kerja media daring
      Bagaimana awalnya kepelikan ini terjadi? Keinginan. Ia, saya rasa, berawal dari keinginan manusia yang bukan saja tak tuntas-tuntas melainkan juga mengada-ada. Pekerjaan, toh, tak pernah sekadar melayani kebutuhan-kebutuhan bertahan hidup belaka sebuah masyarakat.
      Saya tak tahu bagaimana menerangkannya dengan kalkulasi ekonometri yang teliti. Tetapi, saya dapat menceritakan awal mula wartawan di Indonesia diharuskan menulis lima belas berita per harinya.
      Awalnya adalah kesuksesan Detik.com yang mengantarkannya menjadi media daring terbesar hingga hari ini. Pada waktu itu, media daring adalah wahana yang benar-benar baru. Belum ada yang benar-benar tahu strategi agar pengunjung secara konsisten terpikat mendatanginya.
      Detik.com, lantas, mencoba menayangkan sebanyak-banyaknya berita di portalnya. Lebih banyak selalu lebih baik. Lagi pula, berbeda dengan media cetak, media daring sanggup menayangkan berita sebanyak apa pun. Strategi ini berhasil meraup pembaca. Dan, memang, perhitungannya masuk akal. Dengan menayangkan lebih banyak berita, peluang berita mereka dibaca, disebarkan, dan dibicarakan dengan sendirinya akan lebih besar.
      Akan tetapi, apa yang terjadi selepas standar Detik.com menjadi mantra semua media daring yang ada? Media disesaki pengulangan-pengulangan tak berbobot. Satu cerita yang sama dapat didedah menjadi tiga-empat berita. Berita-berita merupakan jiplakan mentah dari siaran pers. Tentu saja, dengan cara apa lagi seorang awak media dapat menulis lima belas berita dalam sehari kecuali dengan taktik-taktik semacam ini?
      Keinginan siapa yang dipuaskan dengan berita-berita daring yang demikian? Keinginan pembaca, boleh jadi. Tetapi, bukankah keinginan mereka seharusnya dapat dipuaskan dengan berita secukupnya yang mengena dan merangkum semua informasi yang dibutuhkan? Dan bukankah kalau media daring tak menciptakan sendiri rasa penasaran tidak sehat pembaca dengan berita-berita sepotong dan umpan klik, wartawan tidak harus bekerja bak mesin atau bahkan menulis berita yang lebih bernas?
      Tak hanya media
      Saya kira, kepelikan ini kini tak sekadar mencekik para pekerja media. Beberapa editor media daring menetapkan standar wartawannya harus dapat dikontak 24 jam penuh. Bayangkan, 24 JAM PENUH!
      Peraturan menyesakkan serupa, kendati tak pernah disampaikan secara terbuka, juga menjadi norma yang sebenarnya dipaksakan kepada banyak pekerja di ranah-ranah lainnya.
      Staf Humas Elon Musk bercerita ia dapat dipanggil bosnya itu pukul tiga pagi hanya karena Sang Bos menemukan kritik sepele terhadap dirinya. Kondisi ini, saya yakin, bukan kondisi yang sulit dipahami pekerja-pekerja di Indonesia.
      Mereka mesti sudi dikontak atasannya dini hari lantaran Sang Atasan tersulut emosinya oleh satu dan lain hal. Mereka perlu menanggapi dengan ramah, manis, dan menguras kesabaran keluhan-keluhan klien atau penyandang dana ketika baru bangun tidur.
      Dan, lagi-lagi, sebagaimana kerja para wartawan media daring, kerja yang paling menguras waktu bukanlah kerja yang konkret. Ia adalah kerja-kerja menyusui keinginan yang tak ada habisnya bila seseorang tidak mengeremnya. Teknologi membuka ruang selebar-lebarnya, selentur-lenturnya untuk menagih kerja orang lain kapan pun dan di mana pun, dan relasi kerja yang timpang menyebabkan mereka tidak mungkin menolaknya. "Belum tipes, belum loyal,” katanya.
      Relasi kerja timpang
      Hal Varian, dengan demikian, boleh saja memimpikan orang-orang kian dimanjakan seiring tak terelakkannya perkembangan teknologi. Namun, dengan lemahnya posisi pekerja di Indonesia—dan sebenarnya juga di banyak negara lain—ia rentan menjadi mimpi muluk-muluk belaka bagi kebanyakan orang. Inovasi teknologi alih-alih memangkas kerja malah menciptakan kerja, dan alih-alih menghemat waktu kerja malah menyebabkan kerja menjajah waktu senggang kita hingga jengkal terakhirnya.
      Dengan tersedianya laptop, yang katanya memudahkan hidup banyak orang, toh, apa yang terjadi kalau bukan pekerjaan kini dianggap dapat dituntaskan di mana pun?
      Dan dengan tersedianya angkutan daring, apa yang terjadi kalau bukan manajemen tidak lagi mempermasalahkan jam pulang pekerjanya?
      Apa yang bisa kita antisipasi dari perkembangan teknologi menghebohkan selanjutnya, karenanya, kalau bukan ia semakin menyempurnakan eksploitasi pekerja?
      Mungkin, dengan demikian, teknologi tidak seharusnya semata berkembang dan melangkah maju. Ia juga tidak bisa melaju dengan kacamata kuda. Ia tidak seyogianya terjatuh ke tangan yang salah.
    • Guest Metrotvnews
      By Guest Metrotvnews
      Jakarta: Proyek Tol Depok-Antasari (Desari) diperkirakan selesai pada 2019 atau paling cepat akhir 2018. Kontraktor terus mengebut penyelesaian jalan tol.
      Quality Control PT Prima Indojaya Mandiri, kontraktor proyek, Suryadi menyebut saat ini pengerjaan sudah 60%. "Saya optimis akhir 2018 bisa selesai, jika ada kendala, paling 2019," kata dia di lokasi, Kamis, 28 Desember 2017.
      Suryadi menuturkan saat ini masih diselesaikan Seksi 1. Yakni jalan yang menghubungkan Antasari dengan Brigif sepanjang 5,8 kilometer.
      Dia bilang dengan kondisi cuaca mendukung maka pengerjaan tol bisa tepat waktu. Sampai saat ini pihaknya tidak menemukan kendala lain dalam pengerjaan kecuali ketika hujan datang.
      Bila hujan maka seluruh pekerjaan harus berhenti. "Yang melakukan pengerukan itu pasti tidak bisa apa-apa kalau hujan. Tanah yang basah jadi menyulitkan pekerja, terlebih kalau ada genangan air, sulit kendaraan berat masuk," pungkas dia. (Fachri Audhia Hafiez)
      Baca juga: Proyek Tol Depok-Antasari Dikebut, Kemacetan Tak Terhindarkan)
      www.metrotvnews.com
       
       
    • By Supraman
      Meski hasil penghitungan suara belum bisa dipastikan,Ahmad Dhani terlihat sudah memiliki kesiapan untuk menjadi wakil bupati Bekasi. Hal itu terlihat ketika dirinya sudah membeli sebidang rumah di Desa Bojongmangu.
      "Sudah ada tanah di Bojongmangu, desa. Saya suka tinggal di desa," ucap Dhani saat ditemui di Hom Hotel Tambun, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/2/2017).
      "Iya bakal dibangun rumah," tambahnya.
      Mantan suami Maia Estianty tersebut mengungkapkan alasannya memilih Desa Bojongmangu. Menurutnya pemandangan di desa itu sangat bagus, Dhani pun mengatakan tidak menyukai lagi suasa perkotaan.
      "Saya suka viewnya. Viewnya bagus. Saya enggak suka perkotaan, lebih suka desa," pungkasnya.
    • By BincangEdukasi
      Migrain memang bisa datang kapan saja. Bahkan seringkali datang tiba-tiba di saat yang tidak terduga. Lebih menyebalkannya lagi, tak jarang migrain kumat saat kita sedang berada di kantor. Padahal, pekerjaan sedang banyak-banyaknya! Apakah kamu pernah mengalaminya? Ternyata, ada sejumlah alasan yang menyebabkan migrain timbul saat kamu sedang berada di kantor. Ini dia penyebabnya.
      Kondisi Lalu Lintas
      Banyak orang yang harus melalui perjalanan panjang dari rumah untuk tiba di kantor. Berbagai kendala di perjalanan bisa menjadi pemicu migrain dan sakit kepala. Misalnya kemacetan di perjalanan, mabuk perjalanan, hingga perubahan pola cahaya yang diterima oleh matamu selama perjalanan. Coba saja menyetir ke arah matahari terbit atau terbenam, cahaya yang menusuk matamu dapat memicu migrain.
      Pencahayaan buruk
      Nggak semua kantor memerhatikan pencahayaan ruang kerja dengan baik. Cahaya yang terlalu terang atau gelap akan membuatmu mudah mengalami migrain saat sedang bekerja. Apalagi jika pekerjaanmu mengharuskan kamu terus menerus menatap layar komputer di dalam ruangan dengan pencahayaan buruk.
      Stres tingkat tinggi
      Omelan si Bos, deadline pekerjaan, tuntutan untuk mencapai target, atau mempersiapkan presentasi, adalah kecemasan yang wajar dan sering terjadi. Namun bagi orang yang tidak bisa mengendalikan kecemasannya, maka bisa memengaruhi kondisi fisiknya juga. Migrain adalah salah satu penyakit yang bisa muncul karena stress.
      Ketegangan mata
      Terlalu lama menatap layar komputer bisa menyebabkan ketegangan saraf-saraf mata dan akhirnya kamu jadi mengalami migrain. Untuk memastikannya, coba cek ke dokter mata apakah migrain yang kamu alami berasal dari mata. Biasanya dokter akan menyarankan kamu menggunakan kacamata khusus sebagai terapi untuk mata. Mata yang kering juga bisa membutmu pusing. Jadi pastikan untuk berkedip setiap beberapa detik agar matamu tetap lembap dan berpalinglah dari layar komputer setiap 20 menit.
      Posisi duduk salah
      Perhatikan posisi dudukmu. Pastikan kursimu memiliki bantalan yang bisa menunjang tulang belakang (punggung), jika tidak ada, kamu bisa menambahkan bantalan tersendiri. Saat mengetik, posisikan tanganmu di bagian penyangga lengan kursi. Jika kamu sering menerima telepon, lebih baik gunakan headset agar tulang lehermu tidak terasa pegal dan lakukan stretching ringan setiap beberapa jam sekali.
      Bau yang kuat
      Entah itu bau asap rokok, parfume, ataupun cairan pembersih ruangan, jika bau tersebut terlalu kuat, maka bisa menimbulkan migrain. Hati-hati ya!
      Suara berisik
      Rekan kerja menyetel musik atau berbincang terlalu keras, bisa membuatmu terganggu dan sakit kepala. Sebab, kamu harus berkonsentrasi sementarab suasana di sekitarmu sangat berisik. Jika hal ini membuatmu terganggu, lebih baik gunakan headset dan nyalakan musik yang tenang untuk menetralisir kebisingan.
      Hidup teratur
      Aturlah rutinitas hidup Anda. Misalnya, usahakan makan di jam-jam yang sama. Tidak terlalu cepat atau terlambat. Jika kamu tipe orang yang bekerja di pagi hari, maka usahkan tidur malam tepat waktu dan tiba di kantor pada jam yang sama setiap hari. Hindari bekerja lembur karena akan ‘merusak’ jam biologismu. Jika migrain sudah tak terhindarkan, redakan dengan bodrex Migra. Kandungan paracetamol, propifenazon, dan kofein di dalam bodrex Migra dapat redakan sakit kepala berdenyut-denyut dengan segera.
    • By BincangEdukasi
      Penetapan target market adalah salah satu tahapan penting dalam menyusun strategi pemasaran.Jika strategi menyasarnya tidak diperhitungkan, maka sumber daya yang dikeluarkan pun jadi tidak tepat sasaran. Apa saja strategi targeting yang bisa diimplementasikan?
      Strategi targeting kerap dilupakan dalam proses pemasaran secara keseluruhan. Setelah perusahaan berhasil mengidentifikasi segmen-segmen pasar yang hendak disasar, mereka perlu mengembangkan strategi targeting yang efektif untuk menyasar semua segmen tersebut.
      Bagaimanapun, targeting adalah salah satu konsep yang sangat penting dan sangat berisiko terhadap strategi lainnya di pemasaran jika dilakukan dengan salah. Targeting merupakan perwujudan dari upaya pemasar untuk memahami konsumen dan melakukan pendekatan yang lebih bersifat customized.
      Setiap pelanggan berbeda-beda. Tidak ada pelanggan yang sama. Ini fakta yang tidak bisa dibantah. Idealnya, setiap pemasar mampu melayani setiap pelanggannya secara personal. Sayangnya ini sulit dilakukan. Kecuali perusahaan mau melayani pelanggan dalam skala kecil atau karena bisnisnya B2B. Namun, ketika bergerak di bisnis consumer, yang pelanggannya banyak, sulit melakukan layanan personal karena konsumen bersifat heterogen.
      Dari sinilah marketer kemudian pertama-tama melakukan segmentasi terlebih dahulu. Konsep ini sebagai alat bantu untuk memetakan pelanggan yang ingin dibidik. Di setiap segmen lalu terjadi pembagian kelas, baik berdasarkan kecenderungan, demografi, perilaku, gaya hidup, dan lainnya. Dari sini kemudian muncullah yang namanya strategi targeting, yaitu strategi untuk menyasar target yang lebih spesifik dari segmen yang ingin dibidik.
      Satu strategi yang bisa dimanfaatkan adalah menggunakan data pembelian pelanggan yang sebelumnya. Perusahaan bisa menjajal produk baru berdasarkan kesukaan atau habit dari pelanggan yang sudah pernah bertransaksi atau berinteraksi. Strategi ini bisa jadi ampuh untuk secara spesifik menyasar segmen pelanggan tertentu, yang datanya sudah kita miliki.
      Tapi, untuk memanfaatkan strategi ini diperlukan jumlah data yang sangat besar, plus kemampuan pengelolaan atau manajemen data yang mumpuni—dan masih banyak perusahaan yang menemui kesulitan dalam hal ini. Salah satu contohnya adalah supermarket Tesco yang sukses menerapkan strategi ini dengan mengumpulkan data-data pelanggan lewat program kartu loyalitas pelanggan, lalu memanfaatkan data-data tersebut.
      Dalam kebanyakan kasus selain mengandalkan data, perusahaan wajib menguasai proses segmentasi. Tahapan berikutnya adalah targeting, yang melibatkan proses pemilihan segmen di mana kita hendak melancarkan pesan promosi atau pemasaran kita, serta bagaimana strategi untuk menyasar segmen tersebut. Pada umumnya, ada tiga strategi targeting yang bisa diimplementasikan, yaituUndifferentiated, Concentrated, atau Differentiated:
      Strategi Undifferentiated digunakan ketika perusahaan memutuskan untuk mengomunikasikan segala benefit produknya dengan menyampaikan pesan promosi yang sama kepada semua orang. Agar strategi ini berhasil, produk yang diusung perusahaan haruslah dalam kondisi siap, langsung tersedia, dan harganya terjangkau.
      Satu hal lagi, produk tersebut haruslah memberikan benefit yang sama kepada semua orang. Jika pesaing Anda masih sedikit, strategi ini bisa jadi berhasil karena belum terlalu perlu untuk meng-customize strategi untuk menyasar keinginan atau kebutuhan segmen pasar tertentu yang lebih spesifik.
      Strategi Concentrated dilakukan dengan memfokuskan diri untuk memilih segmen, target, atau pasar yang niche atau spesifik. Semua effort pemasaran akan dicurahkan ke dalam satu segmen tersebut. Dalam hal ini perusahaan akan fokus pada satu atau dua segmen yang spesifik. Perusahaan harus memahami benar kebutuhan dan keinginan pasar tersebut seintim mungkin.
      Perusahaan kecil bisa jadi lebih unggul menerapkan strategi ini, dengan memfokuskan diri pada segmen pasar yang sangat spesifik untuk mendapatkan daya saing yang lebih tinggi melawan perusahaan atau pesaing yang sudah lebih besar.
      Strategi Differentiated dilakukan ketika suatu perusahaan ingin memberikan penawaran yang berbeda-beda kepada setiap segmen pasar yang hendak disasarnya. Strategi ini disebut juga multi-segment targeting. Di sini jelas perusahaan ingin tampil unggul dalam beberapa segmen pasar sekaligus.
      Setiap segmen disasar secara khusus, dengan metode yang berbeda, dan perusahaan harus memberikan benefit yang unik dan spesifik untuk setiap segmen yang berbeda. Strategi ini bisa jadi meningkatkan penjualan total secara signifikan, tapi biaya pemasaran Anda juga bisa membengkak dalam waktu bersamaan.

      Supaya berhasil menyasar segmen yang disasarnya, perusahaan harus jeli memilih strategi tertentu agar hasilnya maksimal. Kebanyakan teori targeting beragumen bahwa ketika perusahaan hendak menyasar pasar yang baru, mereka harus sangat hati-hati memilih segmen yang potensial, sekaligus menerapkan strategi yang sesuai untuk menyasarnya.
      Ini diperlukan supaya perusahaan mempunyai pijakan dan fondasi yang kuat dulu dalam pasar yang baru tersebut. Setelah perhatian dan loyalitas pelanggan didapat, barulah perusahaan memperluas jangkauannya ke segmen pasar yang lain, atau mengembangkan produk baru. Setelah perusahaan mapan dalam berbagai segmen dengan mengusung berbagai produk yang diperlukan, barulah perusahaan tersebut bisa menjangkau pasar lebih luas lagi.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy