Jump to content
  • Konten yang sama

    • Oleh berita_semua
      Proses akuisisi yang dilakukan Verizon terhadap Yahoo! ternyata membawa beberapa syarat. Salah satu syarat yang diajukan adalah pergantian nama Yahoo! menjadi Altaba.
      Pergantian nama tersebut merupakan salah satu poin yang tertuang di dalam dokumen yang diserahkan ke Komisi Sekuritas dan Saham AS. Di poin 8.01 terungkap bahwa dewan direksi dapat mengubah nama Yahoo! menjadi Altaba.
      Selanjutnya, Tor Braham, Eric Brandt, Catherine Friedman, Thomas McInerney, dan Jeffrey Smith akan menjabat sebagai anggota dewan direksi di Yahoo!. Nantinya, Brandt akan mengepalai dewan direksi tersebut.
      Namun ada kemungkinan bahwa Verizon akan tetap mempertahankan nama 'Yahoo'. Sebab, nama tersebut telah menjadi merek dagang yang mudah diingat oleh para netizen.
      Sebagaimana diketahui, Marissa Mayer dan Co-Founder Yahoo! David Filo, harus mundur dari perusahaan yang telah mereka besarkan. Proses pengunduran diri tersebut juga tertuang di dalam dokumen. 
    • Oleh berita_semua
      Marissa Mayer resmi melepas jabatannya sebagai salah satu anggota dewan direksi Yahoo!. Namun, ia diprediksi tidak akan menganggur terlalu lama.
      Menurut salah satu blogger teknologi terkenal, John Brandon, Marissa mayer tidak akan tenggelam setelah meninggalkan Yahoo!. Malahan, ia akan semakin bersinar di perusahaan teknologi.
      "Dia baru saja berumur 41. Ia juga baru sebentar menduduki jabatan sebagai CEO Yahoo!. Saya rasa, Marissa akan pindah ke perusahaan teknologi lainnya," ujarnya.
      Dalam prediksi John, Marissa akan mendapat posisi penting di Twitter. John beralasan bahwa Marissa dapat menggantikan peran Jack Dorsey (CEO Twitter) yang dianggap tidak bisa mengelola Twitter.
      "Jack tidak dapat memberikan Twitter keuntungan. kita tahu, Marissa dapat membuat Twitter lebih untung di sektor pendapatan," tambahnya.
      Terakhir, ia berharap agar Marissa dapat kesempatan kedua sebagai pimpinan perusahaan teknologi. "Marissa dapat mengembalikan reputasinya di Twitter," tutupnya
    • Oleh c0d1ng
      Tahun 2016 merupakan periode yang menyedihkan bagi Yahoo! karena terdapat dua kasus peretasan besar-besaran yang melibatkan jutaan pengguna Yahoo!
      Dari penelusuran New York Times, 1 miliar akun pengguna Yahoo! dijual bebas di dark web dengan harga USD300 ribu. Hal ini menunjukkan, tiap akun dijual dengan harga USD0,0003.
      Menurut pakar keamanan siber, Andrew Komarow, 1 miliar akun yang bocor telah dibeli oleh 3 pembeli. Ketiga pembeli tersebut diduga membeli akun-akun tersebut dari hacker yang berada di Eropa Timur.
      Andrew menambahkan bahwa akun pengguna Yahoo! yang dicuri berisikan nama lengkap, password, tanggal lahir, nomor telepon, pertanyaan keamanan, dan alamat e-mail cadangan.
      Komarov juga mengatakan bahwa lebih dari 150 ribu akun pejabat pemerintah AS dan karyawan militer juga menjadi korban, yang berarti hacker tersebut bisa mengancam keamanan nasional.
      Hingga saat ini, Yahoo! belum menanggapi penelitian dari Komarow ini.
    • Oleh Corei5
      Kabar pembelian Yahoo oleh Verizon menimbulkan tanda tanya bagi pengguna layanan email yang digunakan untuk masuk ke akun Yahoo Finance dan Yahoo Sports.
      Baik Yahoo maupun Verizon sendiri saat ini masih belum memberikan informasi mengenai bagaimana kelanjutan dari layanan perusahaan mesin pencari ini.
      Berdasarkan informasi yang tersiar di Associated Press yang mewawancari CEO Yahoo, Marissa Mayer mengatakan bahwa Verizon akan tetap menggunakan nama Yahoo sebagai merek tersendiri.
      Kemudian soal layanan email, Yahoo memiliki jumlah pengguna terbesar kedua di Amerika Serikat, bahkan lebih populer lagi di kawasan Eropa dan Amerika Latin. Untuk itu, Verizon akan tetap menggunakan nama Yahoo sebagai layanan email, ungkap pengamat Paul Verna.
      Jika melihat kepada layanan AOL yang sama-sama dibeli Verizon, pengguna yang memakai jasa emailnya tidak perlu menggantinya ke alamat email baru untuk bisa masuk ke layanan AOL. Malahan, AOL memberikan peningkatan kapasitas email dan lampiran.
      Sementara itu untuk bisnis website-nya sendiri, Yahoo akan mendukung pengiklan dan konten dalam memperluas pencapaian dan teknologi AOL.
      Meski begitu, perusahaan tersebut diketahui telah menutup beberapa divisi kontennya seperti Yahoo Health, Yahoo Real Estate, dan lima lainnya. Untuk saat ini, yang masih tersisa hanyalah Yahoo Finance dan Yahoo Sports.
  • Kontributor Populer

×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi