Jump to content
  • Our picks

    • Agar Tidak Kecanduan Media Sosial
      Media sosial yang pada awalnya hanya bisa digunakan melalui komputer atau laptop, sekarang lebih banyak yang mengaksesnya melalui ponsel.
      • 0 balasan baru
    • Firefox Kembali Tingkatkan Keamanan Data Pengguna
      Firefox melanjutkan peningkatan layanan Firefox Monitor. Browserbesutan Mozilla itu akan memberikan notifikasi langsung kepada pengguna jika situs web yang dikunjung mengalami gangguan keamanan.
      • 0 balasan baru
    • Gaji Pilot Lion Air JT-610 Tercatat Hanya Rp3,7 Juta
      Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengungkap besaran gaji dari pilot Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang sebesar Rp3,7 juta per bulan. Sementara Co-Pilot sebesar Rp 20 juta.
      • 0 balasan baru
    • Lari hingga Minum Urine, 3 Kisah Keajaiban Korban Selamat Gempa dan Tsunami Dahsyat
      Musibah gempa dan tsunami di Donggala dan Palu kini tengah menjadi sorotan. Apalagi jumlah korban jiwa mencapai lebih dari 1.500 orang.

      Banyaknya korban akibat musibah bencana alam biasanya yang menjadi perhatian. Meski sejumlah orang berhasil menyelamatkan diri.

      Beberapa orang yang selamat menceritakan bagaimana mereka bisa selamat di tengah kepungan bahaya bencana tersebut. Terdengar seperti mukjizat dan keajaiban, tapi nyata bahwa orang-orang itu lolos maut dari gempa atau tsunami dahsyat.
      • 0 balasan baru
    • Cara Ngakalin Iklan Facebook Biar Murah
      Biaya iklan adalah hal yang sangat diperhatikan oleh semua marketing. Bahkan perincian yang detail dengan konversi ke dampak yang dihasilkan adalah rutinitas wajib para marketer ataupun pebisnis ketika beriklan.
      • 0 balasan baru
ega

Juli 2018, Yahoo Messenger tinggal kenangan

Recommended Posts

yahoo-messenger-discontinued-1.jpg.daea007186c3ac4f834c0db309c2684f.jpg

Teknologi berkembang pesat. Hal ini melahirkan rintisan-rintisan baru yang berujung pada kompetisi ketat. Hal ini pun berlaku bagi Yahoo.

Baru-baru ini mereka merilis pernyataan akan menutup layanan perpesanan instan miliknya yang telah berumur dua dekade. Ya, Yahoo Messenger akan resmi ditutup pada 17 Juli mendatang.

Sebelumnya, layanan surel yang paling populer dari tahun-tahun seperti Hotmail dan Yahoo akhirnya kini harus memberi jalan kepada Gmail. Meskipun layanan surel Yahoo masih cukup populer sekarang ini.

Kini, pemilik layanan Yahoo Messenger yakni Oath, anak perusahaan raksasa telekomunikasi Verizon, telah meminta pelanggannya untuk beralih dari Messenger ke layanan pesan grup baru bernama Squirrel sebagai gantinya.

Alasan yang diberikan Oath atas keputusan ini adalah bahwa mereka telah membangun Squirrel dengan teknologi yang jauh lebih baik dan fitur yang lebih dinamis yang mungkin disukai pelanggan.

Squirrel memungkinkan penggunanya untuk membuat ruang obrolan dengan berbagai saluran yang dapat diikuti untuk mendiskusikan subjek tertentu. Daripada mengunggah kontak-kontak ke Squirrel, pengguna membuat tautan undangan yang dapat dikirim ke teman dan keluarga sehingga mereka dapat bergabung dengan ruang obrolan. Cara ini memberikan lebih banyak privasi ke ruang obrolan karena hanya orang yang diundang saja yang akan memiliki akses.

"Kami tahu kami memiliki banyak penggemar setia yang telah menggunakan Yahoo Messenger sejak awal sebagai salah satu aplikasi perpesanan instan pertama dari jenisnya," kata Oath.

Sambungnya, “Karena lanskap komunikasi terus berubah, kami berfokus untuk membangun dan memperkenalkan alat komunikasi baru yang menarik yang lebih sesuai dengan kebutuhan konsumen.”

Namun, spekulasi tersebar luas bahwa persaingan dengan aplikasi yang lebih baru seperti Snapchat, WeChat, dan WhatsApp, serta Facebook Messenger bisa menjadi faktor utama.

Meski demikian Squirrel belum sepenuhnya aktif pada saat ini dan Oath hanya melakukan pengujian beta sekarang. Hanya pengguna-pengguna yang mendapat undangan yang sudah bisa mencicipinya.

Diharapkan layanan Squirrel sudah dapat berjalan secara penuh dan terbuka untuk semua pada saat Yahoo messenger ditutup. Oath juga memungkinkan pengguna Yahoo messenger untuk mengunduh dan menyimpan riwayat obrolan dari akun Yahoo mereka jika menginginkannya.

Verizon telah memperjelas niatnya untuk mempromosikan Squirrel dengan mengorbankan layanan perpesanan lainnya. AIM dari AOL merupakan yang pertama pergi dan sekarang Yahoo. Divisi Oath dibentuk oleh Verizon untuk menangani bidang ini.

Yahoo mengatakan bahwa untuk enam bulan ke depan, pengguna akan dapat mengunduh riwayat obrolan mereka ke komputer atau perangkat pribadi mereka. Oath mengatakan bahwa ID Yahoo tetap dapat digunakan untuk produk Yahoo lainnya, seperti Yahoo Mail dan Yahoo Fantasy.

Yahoo Messenger pertama kali memulai debutnya sebagai "Yahoo Pager" pada 9 Maret 1998 sebagai alternatif untuk email dan layanan pesan singkat (SMS) pada perangkat seluler. Layanan ini kemudian berkembang sebagai salah satu layanan pesan instan teratas pada tahun 90-an dengan ratusan juta orang pengguna.

Sebagian alasan keberhasilannya adalah kehadirannya tidak eksklusif untuk penyedia layanan internet tertentu pada saat itu, juga dapat digunakan secara gratis. Meskipun Yahoo Messenger tidak memiliki beberapa fitur sebagai pesaingnya, namun layanan ini masih terus populer selama bertahun-tahun.

Pada 2009, aplikasi Yahoo Messenger diluncurkan di App Store iOS. Langkah ini memberi pengguna kemampuan untuk menikmati layanan saat menggunakan gawai seluler. Siapa pun yang masuk ke Yahoo dapat mengakses layanan Messenger kapan saja.

Pada tahun-tahun sesudahnya, Yahoo meraih kesuksesan moderat dengan Yahoo Messenger di ponsel. Saat ini, di tahun 2018, aplikasi Yahoo Messenger menempati peringkat 160 di iOS dan 117 di Android dalam kategori jejaring sosial, menurut App Annie.

Namun, Yahoo Messenger tidak bisa mengikuti kompetisi layanan pesan dari kompetitor seperti buatan Facebook, Apple, dan Google. Pada 2017, Verizon membeli Yahoo dan mengatur Oath sebagai perusahaan induk.

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang

  • Konten yang sama

    • Oleh berita_semua
      Proses akuisisi yang dilakukan Verizon terhadap Yahoo! ternyata membawa beberapa syarat. Salah satu syarat yang diajukan adalah pergantian nama Yahoo! menjadi Altaba.
      Pergantian nama tersebut merupakan salah satu poin yang tertuang di dalam dokumen yang diserahkan ke Komisi Sekuritas dan Saham AS. Di poin 8.01 terungkap bahwa dewan direksi dapat mengubah nama Yahoo! menjadi Altaba.
      Selanjutnya, Tor Braham, Eric Brandt, Catherine Friedman, Thomas McInerney, dan Jeffrey Smith akan menjabat sebagai anggota dewan direksi di Yahoo!. Nantinya, Brandt akan mengepalai dewan direksi tersebut.
      Namun ada kemungkinan bahwa Verizon akan tetap mempertahankan nama 'Yahoo'. Sebab, nama tersebut telah menjadi merek dagang yang mudah diingat oleh para netizen.
      Sebagaimana diketahui, Marissa Mayer dan Co-Founder Yahoo! David Filo, harus mundur dari perusahaan yang telah mereka besarkan. Proses pengunduran diri tersebut juga tertuang di dalam dokumen. 
    • Oleh berita_semua
      Marissa Mayer resmi melepas jabatannya sebagai salah satu anggota dewan direksi Yahoo!. Namun, ia diprediksi tidak akan menganggur terlalu lama.
      Menurut salah satu blogger teknologi terkenal, John Brandon, Marissa mayer tidak akan tenggelam setelah meninggalkan Yahoo!. Malahan, ia akan semakin bersinar di perusahaan teknologi.
      "Dia baru saja berumur 41. Ia juga baru sebentar menduduki jabatan sebagai CEO Yahoo!. Saya rasa, Marissa akan pindah ke perusahaan teknologi lainnya," ujarnya.
      Dalam prediksi John, Marissa akan mendapat posisi penting di Twitter. John beralasan bahwa Marissa dapat menggantikan peran Jack Dorsey (CEO Twitter) yang dianggap tidak bisa mengelola Twitter.
      "Jack tidak dapat memberikan Twitter keuntungan. kita tahu, Marissa dapat membuat Twitter lebih untung di sektor pendapatan," tambahnya.
      Terakhir, ia berharap agar Marissa dapat kesempatan kedua sebagai pimpinan perusahaan teknologi. "Marissa dapat mengembalikan reputasinya di Twitter," tutupnya
    • Oleh c0d1ng
      Tahun 2016 merupakan periode yang menyedihkan bagi Yahoo! karena terdapat dua kasus peretasan besar-besaran yang melibatkan jutaan pengguna Yahoo!
      Dari penelusuran New York Times, 1 miliar akun pengguna Yahoo! dijual bebas di dark web dengan harga USD300 ribu. Hal ini menunjukkan, tiap akun dijual dengan harga USD0,0003.
      Menurut pakar keamanan siber, Andrew Komarow, 1 miliar akun yang bocor telah dibeli oleh 3 pembeli. Ketiga pembeli tersebut diduga membeli akun-akun tersebut dari hacker yang berada di Eropa Timur.
      Andrew menambahkan bahwa akun pengguna Yahoo! yang dicuri berisikan nama lengkap, password, tanggal lahir, nomor telepon, pertanyaan keamanan, dan alamat e-mail cadangan.
      Komarov juga mengatakan bahwa lebih dari 150 ribu akun pejabat pemerintah AS dan karyawan militer juga menjadi korban, yang berarti hacker tersebut bisa mengancam keamanan nasional.
      Hingga saat ini, Yahoo! belum menanggapi penelitian dari Komarow ini.
    • Oleh Corei5
      Kabar pembelian Yahoo oleh Verizon menimbulkan tanda tanya bagi pengguna layanan email yang digunakan untuk masuk ke akun Yahoo Finance dan Yahoo Sports.
      Baik Yahoo maupun Verizon sendiri saat ini masih belum memberikan informasi mengenai bagaimana kelanjutan dari layanan perusahaan mesin pencari ini.
      Berdasarkan informasi yang tersiar di Associated Press yang mewawancari CEO Yahoo, Marissa Mayer mengatakan bahwa Verizon akan tetap menggunakan nama Yahoo sebagai merek tersendiri.
      Kemudian soal layanan email, Yahoo memiliki jumlah pengguna terbesar kedua di Amerika Serikat, bahkan lebih populer lagi di kawasan Eropa dan Amerika Latin. Untuk itu, Verizon akan tetap menggunakan nama Yahoo sebagai layanan email, ungkap pengamat Paul Verna.
      Jika melihat kepada layanan AOL yang sama-sama dibeli Verizon, pengguna yang memakai jasa emailnya tidak perlu menggantinya ke alamat email baru untuk bisa masuk ke layanan AOL. Malahan, AOL memberikan peningkatan kapasitas email dan lampiran.
      Sementara itu untuk bisnis website-nya sendiri, Yahoo akan mendukung pengiklan dan konten dalam memperluas pencapaian dan teknologi AOL.
      Meski begitu, perusahaan tersebut diketahui telah menutup beberapa divisi kontennya seperti Yahoo Health, Yahoo Real Estate, dan lima lainnya. Untuk saat ini, yang masih tersisa hanyalah Yahoo Finance dan Yahoo Sports.
    • Guest News
      Oleh Guest News
      Kejatuhan perusahaan dapat ditelusuri dari pilihan-pilihan yang dibuat baik oleh kepemimpinan eksekutif dan dewan direksi selama masa kejayaan perusahaan di pertengahan tahun 2000an.
      Ketika eksekutif-eksekutif senior Yahoo berkumpul di sebuah hotel di San Jose untuk retret manajemen pada musim semi 2006, tidak ada tanda-tanda perusahaan sedang dalam krisis.
      Pelopor internet itu, belum lagi seorang remaja, baru saja menyelesaikan satu tahun dengan laba US$1,9 miliar dan pendapatan $5,3 miliar. Hari-hari sulit kejatuhan bisnis dot-com merupakan memori, dan Yahoo Inc., yang mendapat iklan-iklan dari merk-merk terbesar dunia, menikmati periodenya sebagai salah satu perusahaan teratas dalam industri paling top di dunia saat itu.
      Namun dalam salah satu latihan retret, setiap orang diminta mengucapkan kata apa yang pertama kali muncul dalam benak mereka ketika sebuah perusahaan disebutkan. Untuk eBay: lelang. Google: pencarian. Intel: pemroses mikro. Microsoft: Windows.
      Ketika diminta menulis jawaban untuk Yahoo, jawabannya beragam: email, berita, pencarian.
      Hal itu dianggap sebagai tanda-tanda kesulitan bisnis mereka.
      Betul saja, kejatuhan Yahoo, yang mencapai titik kulminasi dalam persetujuan minggu ini untuk menjual aset utama perusahaan kepada Verizon Communications Inc, telah diawali lebih dari 10 tahun yang lalu.
      Banyak dari lebih dari dua lusin mantan manajer Yahoo yang diwawancarai Reuters selama dua minggu terakhir -- yang sekarang mendiami ruangan-ruangan eksekutif di Silicon Valley -- sepakat bahwa kejatuhan perusahaan dapat ditelusuri dari pilihan-pilihan yang dibuat baik oleh kepemimpinan eksekutif dan dewan direksi selama masa kejayaan perusahaan di pertengahan tahun 2000an.
      Beberapa peluang yang hilang sangat jelas: penawaran yang gagal untuk membeli Facebook Inc senilai $1 miliar tahun 2006. Kedekatan tahun 2002 dengan Google berakhir nihil. Kesempatan untuk membeli YouTube datang dan pergi. Skype dibeli eBay Inc. Dan penawaran Microsoft Corp senilai $45 miliar untuk mengambil alih seluruh Yahoo tahun 2008 dihalangi oleh kepemimpinan Yahoo.
      Yang sama merusaknya dengan kontrak-kontrak yang gagal adalah budaya perusahaan yang menjadi terlalu birokratis dan terlalu folus pada pengiklanan merk tradisional dalam bisnis teknologi yang bergerak cepat, menurut beberapa manajer Yahoo.
      Yang paling parah, ketika Google telah menggantikannya sebagai pilihan pertama orang-orang untuk mencari sesuatu di internet, Yahoo tidak pernah bisa memutuskan ingin menjadi apa.
      Yahoo sekarang memiliki lebih dari satu miliar pengguna dan telah fokus pada teknologi seluler di bawah kepemimpinan Marissa Mayer, yang mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara hari Senin (25/7) bahwa ia masih melihat "jalur untuk pertumbuhan" Yahoo, yang dipercepat oleh penggabungan dengan Verizon.
      Yahoo akan terus beroperasi sebagai perusahaan induk untuk saham-saham besarnya di Alibaba dan Yahoo Jepang, yang jauh lebih bernilai dibandingkan bisnis utamanya.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi