Jump to content
  • Our picks

    • Lari hingga Minum Urine, 3 Kisah Keajaiban Korban Selamat Gempa dan Tsunami Dahsyat
      Musibah gempa dan tsunami di Donggala dan Palu kini tengah menjadi sorotan. Apalagi jumlah korban jiwa mencapai lebih dari 1.500 orang.

      Banyaknya korban akibat musibah bencana alam biasanya yang menjadi perhatian. Meski sejumlah orang berhasil menyelamatkan diri.

      Beberapa orang yang selamat menceritakan bagaimana mereka bisa selamat di tengah kepungan bahaya bencana tersebut. Terdengar seperti mukjizat dan keajaiban, tapi nyata bahwa orang-orang itu lolos maut dari gempa atau tsunami dahsyat.
      • 0 balasan baru
    • Cara Ngakalin Iklan Facebook Biar Murah
      Biaya iklan adalah hal yang sangat diperhatikan oleh semua marketing. Bahkan perincian yang detail dengan konversi ke dampak yang dihasilkan adalah rutinitas wajib para marketer ataupun pebisnis ketika beriklan.
      • 0 balasan baru
    • 3 Hal yang Harus di Pikirkan Sebelum Memiliki Tim Sales
      Perusahaan yang baru dalam bisnisnya tentu menginginkan terjadi penjualan yang lebih. Tidak jarang ada beberapa pebisnis yang sampai rela membangun sebuah tim sales untuk mendongkrak penjualan, padahal umur perusahaan masihlah terlalu muda. Memang keputusan untuk membangun sebuah tim sales adalah kewenangan mutlak dari seorang pemimpin. Akan tetapi jangan sampai kewenangan tersebut akhirnya menjadi kurang efektif.
      • 0 balasan baru
    • Orang Punya Karakter Ini Ternyata Punya Bakat Luar Biasa
      Umumnya, perusahaan selalu menuntut calon pegawai untuk memiliki kemampuan sosial yang tinggi. Ternyata, orang yang memiliki kemampuan sosial rendah justru berpotensi lebih berbakat dalam bidang yang didalaminya.
      • 1 balasan baru
    • Wikileaks Bocorkan Ribuan Data Karyawan Imigrasi Amerika Serikat
      Wikileaks membocorkan informasi profil LinkedIn ribuan karyawan Imigrasidan Bea Cukai AS (ICE) menyusul kebijakan keras pemerintahan Donald Trump terhadap imigran gelap yang masuk ke Amerika Serikat. Bocoran profil karyawan muncul di situs web "ICEPatrol" milik ICE dan menampilkan informasi profesional dan pribadi dari profil jejaring sosial pegawai imigrasi Amerika Serikat.
      • 1 balasan baru
ega

Lebaran Akan Serentak Lagi

Recommended Posts

ramadhan.thumb.jpg.aa5a1cbcb8aead32147a82b797d5ee7c.jpg

Kementerian Agama menggelar sidang Isbat untuk menentukan awal bulan Syawal pada Kamis (14/6/2018). Umat Islam di Tanah Air diperkirakan melaksanakan Idulfitri tahun ini secara serentak pada tanggal yang sama yakni 15 Juni 2018.

Muhammadiyah telah lebih dahulu menentukan Idulfitri pada 15 Juni. Keputusan itu termuat dalam maklumat pimpinan pusat Muhammadiyah yang diunggah akun terverifikasi Muhammadiyah di Twitter pada Senin (11/6/2018).

Maklumat itu ditandatangani oleh Ketua Umum Haedar Nashir dan Sekretaris Umum, Abdul Mu'ti, PP Muhammadiyah pada 9 Maret 2018. Muhammadiyah menetapkan awal puasa 1 Ramadan 1439 H jatuh pada Kamis Pahing, 17 Mei 2018 dan Idulfitri, 1 Syawal 1439 Hijriah pada Jumat Legi, 15 Juni 2018.

Muhammadiyah menentukan waktu Lebaran dengan metode Hisab. Metode ini mengandalkan perhitungan secara matematis dan astronomis untuk menentukan posisi bulan. Metode ini biasa digunakan oleh Muhammadiyah.

Metode penentuan Lebaran lainnya adalah metode Rukyat. Metode ini berpatokan pada amatan atas visibilitas hilal (bulan sabit muda), penanda awal bulan. Rukyat dapat dilakukan dengan mata telanjang atau dengan alat bantu optik seperti teleskop. Metode ini merupakan standar dan biasa dipakai NU.

Perbedaan metode membuat waktu Lebaran beberapa kali berlainan. Perbedaan perayaan Idulfitri terakhir kali terjadi pada 2011. Sejak 2012, Idulfitri dirayakan serentak meski waktu awal Ramadan kadang berlainan.

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin dalam keterangan tertulisnya menyatakan, Idulfitri akan dirayakan bersama-sama pada Jumat Legi, 15 Juni 2018.

Idulfitri serentak mengingat ijtimak (peristiwa di mana bumi dan bulan berada di posisi bujur langit yang sama) akhir Ramadan akan terjadi pada Kamis Kliwon, 14 Juni 2018 pukul 2.45 WIB.

Dikutip Merdeka.com, Thomas menyatakan seluruh organisasi Islam akan melaksanakan puasa dan Lebaran secara bersamaan sampai 2021. Pemerataan tersebut lantaran kriteria ketinggian derajat hilal bagi seluruh ormas Islam terakomodasi.

Thomas mengatakan penentuan Ramadan, Syawal, dan Zulhijah berpotensi kembali berbeda setelah 2021 karena kriteria derajat hilal. Thomas menuturkan derajat hilal ormas Muhammadiyah setinggi 0 derajat, Nahdlatul Ulama setinggi 2 derajat, sementara Persis 3 derajat.

Pantauan di 97 titik di 34 provinsi

Sidang isbat dilakukan setelah mendengarkan pemaparan dari tim pemantau hilal alias rukyatul hilal. Rukyatul Hilal akan dilaksanakan Kamis (14/6/2018) pada 97 titik pemantauan yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia.

"Kami telah mengirim petugas rukyatul hilal yang akan bekerja sama dengan Kakanwil dan ormas untuk melakukan pemantauan hilal di 97 titik yang telah ditetapkan," kata Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin dilansir laman Kementerian Agama.

Amin menjelaskan, sidang akan dimulai pukul 16.30 WIB, diawali dengan paparan Tim Badan Hisab dan Rukyat Kementerian Agama tentang posisi hilal secara astronomis menjelang awal Syawal 1439H. Adapun proses sidang isbatnya, dijadwalkan berlangsung selepas salat Magrib setelah adanya laporan hasil rukyatul hilal dari lokasi pemantauan.

Sidang isbat akan dihadiri oleh Duta Besar negara-negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Pakar Falak dari Ormas-ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama; dan Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama.

Berikut ini daftar lokasi pelaksanaan pemantauan hilal penetapan awal Syawal 1439H/2018M:

ACEH

1. Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang

2. Aceh Utara / Lhokseumawe Bukit Tower PT Arun

3. Aceh Jaya Gunung Cring Cran

4. Pantai Suak Geudeubang Kab. Aceh Barat

5. Aceh Selatan Pantai Lhok Keutapang

6. Simeulue Pantai Teluk Dalam

7. Tugu "KM. 0" Indonesia, Kota Sabang

SUMATERA UTARA

1. Lantai IX Kantor Gubernur Sumut

2. Observatorium OIF UMSU

SUMATERA BARAT

Gedung Kebudayaan lantai 5 Dinas Kebudayaan

KEPULAUAN RIAU

Bukit Cermin

RIAU

Pantai Prapat Tunggal Kec. Bengkalis

JAMBI

Hotel Odua Weston

BENGKULU

Dak Mess Pemda Prov. Bengkulu

BANGKA BELITUNG

1. Pantai Penagan

2. Pantai Tanjung Pandam

3. Pantai Tanjung Kalian Muntok

SUMATERA SELATAN

Hotel Aryaduta

LAMPUNG

1. POB Bukit Gelumpai Pantai Canti Kalianda

2. POB Pekon Ratu Agung Pesisir Barat

DKI JAKARTA

1. Gedung Kanwil Kemenag DKI Jakarta lt. 7

2. Masjid Al-Musyari'in Basmol Jakarta Barat

3. Pulau Karya Kep. Seribu

4. DKM Masjid KH. Hasyim Asyari

JAWA BARAT

1. Pusat Observasi Bulan Pelabuhan Ratu Kab. Sukabumi

2. Bosscha Lembang Bandung, Kab. Bandung Barat

3. Gunung Babakan Kota Banjar

4. LAPAN Santolo Garut

5. Pantai Cipatujah Tasikmalaya

6. Pantai Gebang Cirebon

7. SMA Astha Hannas, Binong, Kab. Subang

8. Pantai Pondok Bali Pamanukan Kab. Subang

BANTEN

Dishubla Mercusuar Anyer KM 0 Serang

JAWA TENGAH

1. Masjid Agung Jawa Tengah Semarang

2. Masjid Giribangun Banyumas

3. Pantai Jatimalang Purworejo

4. Assalam Observatory Sukoharjo

5. Pantai Kartini Jepara

6. STAIN Pekalongan

7. Pantai Segolok Batang

8. Pantai Longending Kebumen

9. Pantai Karangjahe Rembang

10. Pantai Alam Indah Tegal

11. Pantai Tanjungsari Pemalang

12. Universitas Muria Kudus

DI. YOGYAKARTA

POB Syekh Bela Belu, Bantul Parang Tritis Yogyakarta

JAWA TIMUR

1. Pantai Sunan Drajat /Tanjung Kodok Paciran Lamongan

2. Bukit Banyu Urip Kec. Senori Kab. Tuban

3. Lapan, Jl. Watukosek Gempol Kab. Pasuruan

4. Gunung Sekekep Wagir Kidul Kec. Pulung Kab. Ponorogo

5. Helipad AURI Ngliyep Kab. Malang

6. Pantai Serang Kab. Blitar

7. Pantai Srau Pacitan

8. Bukit Wonotirto Blitar

9. Pantai Nyamplong Kobong Jember

10. Gunung Sadeng Jember

11. Pantai Pacinan Situbondo

12. Pantai Pancur Alas Purwo Banyuwangi

13. Pantai Ambat Tlanakan Pamekasan

14. Bukit Condrodipo Gresik

15. Pantai Gebang Bangkalan

16. Bukit Wonocolo Bojonegoro

17. Pulau Gili Kab. Probolinggo

18. Pantai Sapo Ds. Sergang Kec. Batuputih Kab. Sumenep

19. Pantai Kalisangka Kangean Sumenep

20. Pantai Bawean Kab. Gresik

21. Satuan Radar (Satrad) 222 Ploso di Kaboh Kab. Jombang

22. Bukit Gumuk Klasi Indah Banyuwangi

23. Pantai Taneros Sumenep

KALIMANTAN BARAT

Pantai Indah Kakap, Kec. Sungai Kakap, Kab. Kubu Raya

KALIMANTAN TENGAH

Hotel Aquarius Jl. Imam Bonjol Palangkaraya

KALIMANTAN TIMUR

Islamic Center

KALIMANTAN SELATAN

1. Atas Bank Kalsel Banjarmasin

2. Jembatan Rumpiang Marabahan

3. Pantai Pagatan Tanah Bambu

4. Atas Hotel Dafam Syari'ah Banjarbaru

5. Gunung Kayangan Pelaihari

KALIMANTAN UTARA

Tanjung Selor Gunung KNPI

BALI

Hotel Patra Jasa Pantai Kute, Bali

NTB

1. Taman Rekreasi Loang Baloq Ampenan Kota Mataram

2. Menara Masjid Hubbul Wathon Islamic Centre

3. Pantai Desa Kiwu Kec. Kilo Dompu

4. Bukit Poto Batu Taliwang Sumbawa Barat

NTT

Halaman Masjid Nurul Hidayah

SULAWESI SELATAN

Tanjung Bunga Gedung GTC Makassar Pantai Losari

SULAWESI BARAT

Tanjung Rangas Mamuju

SULAWASI TENGGARA

Pantai Buhari Tanggetada, Kab. Kolaka

SULAWESI UTARA

1. Megamas gedung MTC Manado

2. Kabupaten Minahasa

GORONTALO

Asrama Haji Antara Gorontalo

SULAWESI TENGAH

Menara Hilal BMKG Ds. Marana Kec. Sindue Kab. Donggala

MALUKU

Desa Wakasihu Kab. Maluku Tengah

MALUKU UTARA

1. POB Maluku Utara Pantai Desa Ropu Tengah Balu

2. POB BMKG Afe Taduma

PAPUA

Pantai Lampu satu Marauke

PAPUA BARAT

1. Menara Masjid Agung Fak-Fak

2. Tanjung Saoka Kota Sorong

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang

  • Konten yang sama

    • Oleh peter_hutomo
      Sejak dahulu kala, nusantara yang kala itu belum dikenal sebagai Indonesia merupakan salah satu kepulauan di belahan Timur yang terkenal menghasilkan rempah-rempah terbaik. Alhasil, orang-orang Eropa di benua barat pun merasa tertarik dan berusaha untuk mengunjunginya.
      Salah satunya adalah Cornelis de Houtman. Pelaut Belanda yang sukses menginjakkan kakinya di Tanah Air lewat Banten pada 27 Juni 1596. Berbekal informasi dari para pelaut pada akhir abad ke-16, ia berangkat dari pelabuhan Amsterdam bersama empat kapal dagang yang mengiringi. kedatangan Cornelis de Houtman di Nusantara, menjadi cikal bakal penjajah Belanda mulai bercokol di Indonesia.
      Tergiur karena cerita-cerita di kalangan saudagar
      Pria kelahiran Gouda, 2 April 1565 ini, tertarik menjelajah ke sisi Timur dunia setelah mendapat informasi dari kalangan pedagang Eropa tentang keberadaan Pulau “Surga” yang tersembunyi. Kawasan tersebut, diyakini memiliki kekayaan alam berupa rempah-rempah.

      Cornelis de Houtman pun segera mempersiapkan pelayaran setelah dirinya ditunjuk oleh Para otoritas saudagar Belanda. Dalam The Cradle of Colonialism (1963), George Masselman menyebutkan bahwa armada Cornelis de Houtman berangkat dari Amsterdam menuju Lisboa, Portugal. Tujuannya untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang keberadaan pulau misterius tersebut.
      Bentuk serikat dagang Belanda
      Setelah menghabiskan waktu selama dua tahun di Portugal, Cornelis pun memutuskan untuk kembali pulang ke negerinya. Saat itulah, ia berjumpa dengan seorang Belanda lainnya yaitu Jan Huygen van Linschoten. Ia merupakan pedagang yang bekerja untuk kerajaan Portugis di India. Dari van Linschoten inilah, Cornelis mendapatkan informasi berharga tentang keberadaan Nusantara yang konon kaya akan rempah-rempah.

      Pada 1594, Cornelis de Houtman bersatu dengan seluruh pedagang Belanda dan membentuk Compagnie van verre te Amsterdam (perusahaan jarak Jauh) yang berpusat di Amsterdam. Perserikatan dagang baru ini dibentuk untuk menemukan kepulauan yang menghasilkan rempah-rempah. Hingga pada 2 April 1595, Cornelis de Houtman ditunjuk agar segera angkat sauh dan mulai berlayar pada 2 April 1595.
      Sampai di Nusantara dengan korban ratusan nyawa
      Diiringi oleh empat kapal, Amsterdam, Hollandia, Mauritius, dan Duyfken, Conelis de Houtman memulai penjelajahannya menuju sisi Timur dunia. Nahas, karena tipisnya stok makanan, banyak kru kapal yang tewas karena menderita penyakit sariawan. Tak jarang, konflik internal antara kapten kapal dan kru juga jadi masalah tersendiri. Pengaruh iklim tropis yang berbeda dengan cuaca di Belanda, juga membuat banyak kru dari keempat kapal tersebut berguguran satu demi satu.

       
      Pada 27 Juni 1596, rombongan armada Cornelis de Houtman tiba di pulau Banten. Dilansir dari tirto.id, total, ada sekitar 249 orang yang selamat sampai di tujuan. Para saudagar asing ini, awalnya diterima dengan baik oleh otoritas setempat. Namun sayang, karena perangai buruk seperti keluar masuk kota seenaknya, banyak dari mereka yang ditangkap oleh petugas keamanan kesultanan Banten.
      Sukses temukan Indonesia meski harus terusir keluar
      Akibatnya pun sungguh fatal. Para pedagang asing asal Belanda, termasuk Frederick de Houtman yang merupakan kakak Cornelis, dijebloskan ke dalam penjara. Alhasil, dirinya pun harus mengeluarkan denda berupa uang untuk membebaskan sang kakak. Tingkah polah mereka pun harus dibayar mahal pada saat itu. Dilansir dari tirto.id, Cornelis beserta rombongan dagang Belanda lainnya, terpaksa digiring keluar dan diusir dari tanah Banten.

      Meski tak berhasil menemukan rempah-rempah yang dicari, toh Cornelis de Houtman berhasil menemukan jalur pelayaran menuju ke Indonesia. Dirinyalah yang nantinya membuka jalan bagi pelaut-pelaut Belanda lain untuk datang kembal ke tanah Nusantara. Bukan sebagai pedagang, melainkan berubah menjadi penjajah yang kelak mendirikan kolonialisme di Indonesia selama ratusan tahun lamanya.
      Tak heran jika Indonesia dijajah Belanda di kemudian hari. Selain tertarik dengan potensi rempah-rempahnya, kolonialis Eropa tersebut hendak melebarkan bisnis pedagangannya lebih luas. Bahkan hingga saat ini pun, Indonesia masih diincar oleh penjajah asing secara halus yang mengincar SDA dan sumber lainnya.
    • Oleh paimin
      Pemerintah menambah tiga hari cuti bersama berkaitan dengan libur Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah yang jatuh pada 14 dan 15 Juni 2018. 

      "Salah satu pertimbangan kenapa ditambah cuti bersama yaitu untuk mengurai arus lalu lintas sebelum lebaran dan sesudah mudik lebaran," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani selepas menyaksikan penandatanganan surat keputusan bersama (SKB) tiga menteri tentang libur nasional dan cuti bersama tahun 2018 dan tahun 2019 di kantornya pada Rabu, 18 April 2018. Penambahan cuti diberikan pada tanggal 11-12 Juni 2018 dan 20 Juni 2018. 

      Penambahan cuti bersama tersebut telah dituangkan dalam SKB tiga menteri dan telah ditandatangani oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur, disaksikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. 

      Puan berharap waktu libur lebaran itu cukup bagi masyarakat untuk bersilaturahmi pada sebelum dan setelah Idul Fitri. "Semoga semua hal yang dipersiapkan bisa dijalankan dengan baik," kata dia. "Kami berharap apa yang dilakukan saat ini tentu saja bermanfaat bagi masyarakat dalam rangka melakukan silaturahmi." 

      Pada mulanya, tanggal cuti bersama hari Lebaran adalah pada 13, 14, 18 dan 19 Juni 2018. Sedangkan tanggal 15-16 Juni 2018 adalah hari libur nasional. Dengan penambahan tiga hari cuti bersama itu, libur hari raya menjadi 11 hari bila memperhitungkan hari Ahad, tanggal 10 Juni 2018.
      Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/pemerintah-tambah-3-hari-cuti-bersama-lebaran-2018-2Kun

    • Oleh paimin
      PT Kereta Api Indonesia Daop VIII menyiapkan enam kereta api tambahan untuk Lebaran, dengan total 8.172 seat per hari. 

      Kereta tambahan disiapkan karena diprediksi mengalami lonjakan penumpang hingga 4 persen. 

      Sementara untuk penjualan tiket kereta api reguler masa Lebaran, telah terjual hingga 55 persen. 

      "Penjualan tiketnya sudah dimulai pada 16 April," ujar Manajer Humas PT KAI Daop VIII , Gatut Sutiyatmoko. 

      Enam kereta api tambahan itu adalah Kereta Gajayana Lebaran rute Stasiun Gambir -Malang, Kereta Sembrani Lebaran tujuan Stasiun Gambir- Surabaya Pasar Turi, Sancaka Lebaran tujuan Stasiun Yogyakarta-Surabaya Gubeng. 

      Kemudian Pasundan Lebaran tujuan Stasiun Kiaracondong - Surabaya Gubeng, Matarmaja Lebaran tujuan Stasiun Pasar Senen - Malang, dan Kertajaya Lebaran tujuan Stasiun Pasar Senen- Surabaya Pasar Turi. 

      Kereta api itu akan beroperasi pada tanggal yang bervariasi, mulai 5 hingga 26 Juni mendatang. 

      Sementara itu, untuk penjualan tiket kereta api reguler selama masa angkutan Lebaran telah mencapai 55 persen yang kebanyakan habis mulai H-4 hingga H-1 dan H+1 hingga H+4. Sedangkan rute didominasi tujuan Yogyakarta dan Jakarta.
      Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/enam-kereta-api-tambahan-untuk-lebaran-2Kud

    • Oleh berita_semua
      Mengantisipasi lonjakan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan seluruh operator seluler Indonesia akan meningkatkan performa jaringan dengan menaruh mobile BTS di seluruh titik arus mudik termasuk bandara.
      "Kenapa kita lebih khususkan ke bandara? Karena lebih banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan pesawat terbang. Jadi saya minta kepada teman-teman operator untuk menaruh mobile BTS di titik-titik keberangkatan dan pulang," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara di Gedung Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa (23/5/2017).
      Pria yang kerap disapa Chief RA itu juga mengungkapkan, titik bandara yang dimaksud yakni Jakarta (Cengkareng dan Halim), Surabaya dan khususnya Bali.
      "Sebenarnya, masyarakat terbang ke Bali mungkin bukan buat lebaran mudik ya, tetapi untuk liburan dan perkiraan ini juga diperoleh dari teman-teman Kementerian Perhubungan. Pemerintah juga selalu melakukan koordinasi antara sektor Kementerian untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat," imbuh Chief RA.
      Chief RA juga memaparkan timnya juga akan berjaga pada jalur darat yakni kereta api.
      "Kalau kereta api tidak terlalu tinggi seperti bandara, karena infrastruktur kereta api terbatas tidak seperti pesawat, pertumbuhan pembangunannya lebih cepat," tutup Chief RA.
      Sekadar informasi, Mobile BTS kabarnya akan ditaruh di 300 titik, meliputi titik keberangkatan mudik (Jakarta, Batam, Balikpapan), jalur mudik dan arus balik (kereta api dan jalur darat), serta titik kedatangan mudik (Surabaya, Bandung, Makassar, Medan, Padang, Lampung, Semarang).
    • Oleh c0d1ng
      Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku selalu memiliki target yang tinggi pada setiap program yang dilaksanakan. Program ini pun harus dapat tercapai oleh jajaran Menteri Kabinet Kerja.
      "Saya kerja selalu pakai target. Kalau target terlalu besar atau terlalu kecil, itu urusannya menteri," tuturnya
      Menurut Jokowi, dalam mencapai target ini, jajarannya harus bekerja keras agar target dapat tercapai. Apabila tidak tercapai, maka Menteri yang bersangkutan harus siap untuk untuk dipecat atau digeser pada posisi lain.
      "Kalau saya targetnya selalu besar. Kalau tidak tercapai urusannya akan lain. Bisa diganti, bisa digeser, bisa dicopot dan lainnya," tegas Jokowi.
      Salah satu program yang saat ini cukup ambisius adalah redistribusi aset dan sertifikasi lahan. Diharapkan, program ini nantinya akan memperoleh masukan dari berbagai pihak, termasuk ulama.
      "Saya ingin redistribusi aset ini diperdalam dibahas secara detail sehingga kami dapat masukan yang konkret yang riil. Sehingga kita bisa berikan kepada koperasi kepada umat sehingga bisa perkecil ketimpangan," tutupnya.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi