Jump to content
  • Our picks

    • 4 Fakta Istri Ifan Seventen Dylan Sahara
      Vokalis band Seventeen, Ifan harus kehilangan sang istri Dylan Saharasaat bencana tsunami menerjang Pantai Tanjung Lesung, Banten pada Sabtu, 22 Desember 2018.

      Ifan Seventeen sempat mencari tahu keberadaan sang istri selama dua hari hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia di RSUD Pandeglang.
      • 1 balasan baru
    • Agar Tidak Kecanduan Media Sosial
      Media sosial yang pada awalnya hanya bisa digunakan melalui komputer atau laptop, sekarang lebih banyak yang mengaksesnya melalui ponsel.
      • 0 balasan baru
    • Firefox Kembali Tingkatkan Keamanan Data Pengguna
      Firefox melanjutkan peningkatan layanan Firefox Monitor. Browserbesutan Mozilla itu akan memberikan notifikasi langsung kepada pengguna jika situs web yang dikunjung mengalami gangguan keamanan.
      • 2 balasan baru
    • Gaji Pilot Lion Air JT-610 Tercatat Hanya Rp3,7 Juta
      Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengungkap besaran gaji dari pilot Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Karawang sebesar Rp3,7 juta per bulan. Sementara Co-Pilot sebesar Rp 20 juta.
      • 0 balasan baru
    • Lari hingga Minum Urine, 3 Kisah Keajaiban Korban Selamat Gempa dan Tsunami Dahsyat
      Musibah gempa dan tsunami di Donggala dan Palu kini tengah menjadi sorotan. Apalagi jumlah korban jiwa mencapai lebih dari 1.500 orang.

      Banyaknya korban akibat musibah bencana alam biasanya yang menjadi perhatian. Meski sejumlah orang berhasil menyelamatkan diri.

      Beberapa orang yang selamat menceritakan bagaimana mereka bisa selamat di tengah kepungan bahaya bencana tersebut. Terdengar seperti mukjizat dan keajaiban, tapi nyata bahwa orang-orang itu lolos maut dari gempa atau tsunami dahsyat.
      • 0 balasan baru
Masuk untuk mengikuti ini  
Guest Metrotvnews

Hukuman Irman dan Sugiharto Diperberat

Recommended Posts

Guest Metrotvnews
Jakarta: Mahkamah Agung (MA) memperberat lebih dari dua kali lipat hukuman dua terdakwa perkara korupsi KTP berbasis elektronik (KTP-el), Irman dan Sugiharto. Pemberatan hukuman diputuskan pada Rabu, 18 April 2018.

"‎Pidananya masing masing 15 tahun penjara," kata juru bicara MA Suhadi saat dikonfirmasi, Kamis, 19 April 2018.

Dalam putusan yang dikeluarkan MA, Irman dan Sugiharto juga diwajibkan membayar denda Rp500 juta subsider delapan bulan kurungan. Dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri itu juga diwajibkan membayar uang pengganti.

Mahkamah Agung mewajibkan Irman membayar uang pengganti USD500 ribu dan Rp1 miliar dengan kompensasi uang yang telah dikembalikan ke KPK USD300 ribu. Sedangkan Sugiharto diwajibkan membayar USD450 ribu dan Rp460 Juta dipotong uang yang sudah dikembalikan ke KPK USD430 ribu ditambah satu unit mobil merk Honda Jazz senilai Rp150 juta.

Harta benda keduanya akan dirampas dan dilelang negara bilsa tak membayar uang pengganti.

Suhadi belum mengetahui putusan status justice collaborator (JC) Irman dan Sugiharto. Menurut dia, status JC kemungkinan ditolak jika hukuman diperberat.

"Kalau dilihat hukumnya tinggi, barang kali itu sebagai pelaku utama," ucap dia.

Vonis dua terdakwa itu dipimpin Ketua Majelis Hakim Artidjo Alkostar. Ia didampingi dua hakim anggota Abdul Latief dan MS Lumme.

Sebelumnya, Irman dan Sugiharto divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Irman dihukum 7 tahun penjara, sementara Sugiharto 5 tahun penjara.

Hukuman di pengadilan tingkat pertama itu sebetulnya sesuai tuntutan jaksa KPK. Jaksa KPK memutuskan membanding putusan tersebut.

www.metrotvnews.com

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang
Masuk untuk mengikuti ini  

×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi