Jump to content
Masuk untuk mengikuti ini  
Metrotvnews

Prabowo Sempat Ditawari Menjadi Cawapres Jokowi

Recommended Posts

Semarang: Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy mengungkapkan Ketum Gerindra Prabowo Subianto sempat ditawari menjadi calon wakil presiden (cawapres) bagi Presiden Joko Widodo. Itu terjadi pada November 2017.

"Dan pada saat itu Pak Prabowo menyampaikan dalam pertemuan yang terakhir di bulan November itu, 'Saya merasa sangat terhormat di akhir perjuangan saya bisa dipinang sebagai wapres'," kata Romy, sapaan Romahurmuziy, di Semarang, Jumat, 13 April 2018.

Menurut dia, saat itu Jokowi sempat menanyakan ketum partai pendukung soal usulan Prabowo menjadi cawapres. Romy menerima usulan itu, tetapi para ketum lain tak meresponsnya. 

"Waktu itu saya pilih untuk menyetujui segera. Kenapa? Pertama akan ada aklamasi nasional. Karena semua survei kalau Jokowi Prabowo bersatu maka di atas 70 persen. Kedua sumber daya untuk bertengkar berkelahi, mencaci, menghina selama 8 bulan ke depan sejak bulan agustus sampai April nanti tidak terjadi sehingga bangsa ini utuh," jelasnya.

Romy menilai hal ini bisa menjadi pendidikan politik bagi masyarakat. Publik bisa belajar bila pemimpin tak harus saling menjatuhkan.

Romy menyampaikan bila sejatinya Prabowo sempat mengirim utusan untuk membahas tawaran cawapres ke Jokowi beberapa waktu lalu. Namun, Jokowi menjawab belum menerima persetujuan para ketum hingga Prabowo memutuskan maju menjadi calon presiden. 

"Ternyata Pak Prabowo menginginkan jawabannya segera sehingga memang waktu itu sampai hari ini belum ada," jelas dia.

www.metrotvnews.com

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang

Masuk untuk mengikuti ini  

×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi