Jump to content
Masuk untuk mengikuti ini  
Metrotvnews

KAI Harap kereta Tidur Segera Beroperasi Lebaran

Recommended Posts

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) berharap kereta premium dengan fasilitas tempat tidur (leeper train) segera beroperasi pada musim Angkutan Lebaran 2018. Saat ini. PT KAI masih menungu empat gerbong kereta tidur yang diproduksi PT Industri Kereta Api (INKA).

"Kita berharap sebelum lebaran, datang empat kereta 'sleeper' seperti 'first class' di pesawat terbang yang betul-betul bisa untuk tidur penumpang. Kita berharap Lebaran ini bisa dioperasikan," kata Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro dilansir Antara, Jumat, 14 April 2018.

Edi menjelaskan, kereta ini memiliki 17 hingga 18 kursi penumpang untuk melayani rute jarak jauh. Pada tahap awal, kata Edi, rute yang akan diuji coba adalah Jakarta-Surabaya.

Selain mendapatkan fasilitas layaknya kelas satu di pesawat terbang, penumpang juga mendapatkan makan dan minum. "Kereta ini di atas eksekutif, karena bisa tidur. Yang pasti makan dan minum gratis," ujarnya.

Namun, Edi mengatakan gerbong kereta tidur ini bukan daro rangkaian kereta khusu. Melainkan, lanjut dia gerbongnya disambungkan dengan rangkaian kereta eksekutif Jakarta-Surabaya.

Edi memperkirakan, tarif kereta sleeper ini lebih dari Rp900.000 untuk tujuan Jakarta-Surabaya. Untuk itu, Edi menilai PT KAI masih memerlukan tes pasar guna mengetahui animo masyarakat.

"Kami 'test case' dulu apakah memang masyarakat menghendaki kereta sleeper ini yang betul-betul bisa tidur selonjoran. Tarif sedang dihitung mudah-mudahan satu sampai dua hari ini keluar tarifnya," tandas Edi.

www.metrotvnews.com

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang

Masuk untuk mengikuti ini  

×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi