Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
duniagelap

Kehidupan Rahasia Para Operator Telepon Seks

Recommended Posts

1957743720.thumb.jpg.987fdac4f2ef7cef74f

Tak bisa dimungkiri di dunia ini memang ada profesi yang bergerak di bidang telepon seks. Mereka adalah orang-orang yang menemani penelpon untuk berbincang tentang hal-hal yang berbau seksual.

Seperti diberitakan  Guardian,  Phil Toledano melacak orang dibelakang telepon ini. Memotret mereka di rumah dan mengajak mereka berbicara tentang pekerjaan mereka dan fakta-fakta seputarnya.

Dia berhasil menemui para operator telepon mulai yang berusia 60 tahun dengan latar belakang pendidikan bidang antropologi sampai para pria yang menjadi operator telepon sembari main kartu.

“Anda harus menciptakan dunia yang bisa dipercaya bagi pelanggan mereka, dilengkapi dengan karakter yang kredibel hanya dalam waktu beberapa menit pembicaraan saja,” kata Toledano.

Dalam beberapa detik, operator telepon seks harus bisa memahami dengan siapa mereka bicara meski orang yang menghubungi bicara tidak jelas sekalipun. Siapa pelanggan mereka, apa yang mereka inginkan? Seorang operator telepon seks harus menggali fantasi pelanggannya yang paling gelap dan kotor sekalipun.

“Ini adalah kontrak dari delusi diri yang timbal balik,” kata Toledano seorang fotografer dari Inggris. “Para penelpon harus diyakinkan bahwa mereka sedang berbicara dengan fantasi terdalam mereka,” katanya. “Dan operator harus mau untuk ambil bagian dalam permainan itu.”

Toledano memiliki banyak pertanyaan yang tentu saja tak langsung mendapatkan jawaban dengan mudah. “Selalu dimulai dengan senyuman masam di wajah mereka,” katanya. “Dan tidak seperti yang kalian pikir, saya tidak langsung menerima tagihan telepon yang melonjak!” 

Pertama kali Toledano tertarik dengan topik ini saat melihat iklan kecil yang tersembunyi di sejumlah koran dan majalah. Dia lalu menemukan satu subyek fotonya yang pertama. Dari sana dia lalu melacak 30 operator lain di seluruh Amerika. 

Dia berkunjung ke rumah-rumah operator itu, mewawancarai mereka dan mengambil foto mereka. Saat memotret lebih dari 900 nomer telepon, Toledano cuma ingin untuk mengupas tentang orang yang nyata yang berada diujung sambungan telepon.

“Saya ingin menguliti dari kedok mereka dan mengungkap apa yang sudah diharapkan atau tidak diharapkan sebelumnya, yakni kebenaran tentang orang-orang ini.” 

Operator telepon seks yang ditemuinya sangat beragam dalam hal usia, ras, latar belakang budaya, sosial ekonomi  dan orientasi seksualnya.

Salah satu yang dipotret Toledano adalah seorang perempuan yang sebelumnya juga bekerja di jasa keuangan, mantan penari telanjang, perempuan yang menggunakan kursi roda yang mengatakan sempat menghibur dan mengobrol dengan seorang pria yang tak lama kemudian malah menembak diri sendiri.

Juga seorang operator telepon berusia 60 tahun dengan latar belakang pendidikan antropologi budaya dari Columbia University, telah menikah selama 25 tahun dan memiliki dengan seorang anak lelaki. Mereka rata-rata bisa meraih hingga $2.000 per minggu atau sekitar  Rp 25 juta, tergantung pada pengalaman masing-masing. 

“Namaku Scheherazade,” kata salah seorang operator pada Toledano. “Jika saya tak menceritakan sebuah cerita yang bisa menyenangkan sang Pasha, dia akan membunuh saya di pagi hari.”

Sementara operator lain mengatakan, “Kenapa tidak mendapat bayaran dari pembicaraan yang kotor dibanding sekadar melakukannya gratis saja?”

“Saya sungguh merasa takjub dengan betapa cerdasnya mereka,” kata Toledano.

“Untuk menjadi operator telepon seks yang baik, Anda harus mau mendengarkan apa yang orang minta, mendengarkan apa yang tidak mereka minta tapi ingin mereka minta. Anda harus menciptakan dunia yang bisa dipercaya, Anda harus menjadi aktor tapi pada saat yang sama harus memiliki rasa empati yang luar biasa.”

Karya-karya foto Toledano beberapa waktu lalu dipamerkan di Hamburg, Jerman dalam ajang Triennale der Photographie. Di ajang inilah telepon seks memang untuk pertama kalinya dipamerkan.

Karya fotografi perdana

Foto serial yang dibuat Toledano, disebutnya memang bersifat sangat personal — saat pertama kali membuatnya dia memang sedang berada dalam hubungannya sendiri dengan fantasi.

Di tahun 2006 saat pertama kali menjalankan proyek  berjudul The PhoneSex itu, sebenarnya Tolenado sama sekali belum pernah menjalankan proyek fotografi sebelumnya. Dia hanya bekerja di sebuah rumah produksi periklanan di New York bersama istrinya Carla.

Proyek The PhoneSex dikerjakan Toledano selama 18 bulan dan menjadi karya foto profesional pertama untuknya. “Ini adalah lompatan buat saja, terutama setelah kedua orang tua saya meninggal. Rasanya masuk akal saja bisa mengeksplorasi kenyataan dibalik aksi yang disengaja dengan saling tipu — meski saat in, adalah sebuah transaksi  fantasi seksual.”

“Telepon seks adalah sebuah teater,” kata Toledano.

“Sebuah renjana artifisial yang dimainkan dalam waktu yang nyata, disutradarai oleh pengkhayal verbal yang terampil. Dan hampir semua orang yang saya temui mencintai apa yang mereka lakukan. Mereka merasa telah memberikan pelayanan, membuat orang memahami diri mereka sendiri. Seringkali, dalam prosesnya, justru para operator inilah yang belajar tentang diri mereka sendiri.”

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By MariaAngeline
      Pembicaraan mengenai sex masih tabu di kalangan masyarakat Indonesia, namun di zaman sekarang ini rasanya pendidikan sex perlu diperkenalkan lebih dini kepada anak. Sex education yang mendidik tentu tidak akan mencederai apa yang seharusnya dijaga dan dipertahankan, bukan malah mengarahkan untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan norma agama, sosial, dan kesusilaan. Sebagai orangtua, kita perlu mewaspadai hal-hal yang sekiranya dapat mempengaruhi pergaulan anak-anak, tidak hanya itu bahan bacaan seperti buku pun patut menjadi perhatian.

      Buku berjudul “Saatnya Aku Belajar Pacaran” karya Toge Aprilianto yang akhir-akhir ini menuai kontroversi di dunia maya, adalah salah satu contoh sumber media yang perlu diwaspadai. Isinya yang seolah mengajak anak remaja berhubungan intim banyak menuai kecaman. Bebagai media kini semakin terbuka dalam mempengaruhi pemahaman anak mengenai pendidikan sex yang akhirnya banyak menyimpang. Disinilah sebagai orangtua kita perlu mengetahui dan memahami kapan sex education diperkenalkan kepada anak dengan tepat sesuai usianya.
      Usia 5 tahun ke bawah
      Pertama, mungkin kita akan merasa kebingungan bagaimana caranya menyampaikan pendidikan seks pada seorang balita yang berusia 5 tahun, kenyataannya mungkin Anda bisa melewati tahap ini dengan mudah. Pada rentang usia ini, Anda bisa memulai pendidikan seks dengan memperkenalkan organ tubuh dan fungsinya masing-maisng. Tidak perlu merasa bingung dan ragu saat Anda harus memperkenalkan alat kelaminnya, waktu yang tepat akan menghilangkan ketidaknyamanan Anda saat memperkenalkan organ vitalnya. Seperti saat anak sedang dimandikan atau saat Anda memakaikan pakaiannya. Dalam hal ini Anda tidak perlu membahasnya hingga terlalu detail atau mengajarkannya dalam keadaan yang serius, cara ini diharapkan bisa menghindari penyebutan yang dianggap tidak sopan dengan menyebut alat kelamin yang dimilikinya saat berada di lingkungan sosial masyarakat.
      Selain memperkenalkan organ vitalnya, Anda juga bisa mengajarkan mengenai jenis kelamin antara perempuan dan laki-laki dan apa perbedaannya. Mengajarkan anak tentang hak dan kewajibannya untuk menjaga milik pribadinya juga sangatlah penting, termasuk alat vitalnya. Beritahukan bahwa mereka tidak boleh menunjukkan alat kelaminnya secara sembarang tempat dan orang yang bukan muhrimnya. Hal ini untuk menghindari pelecehan seksual yang banyak mengincar anak-anak di sekitar kita.
      Jika anak mencoba menolak dicium atau dipeluk orang lain, hargai keputusannya. Mereka memiliki hak untuk menolak segala macam bentuk kasih sayang dari orang lain yang mungkin membuatnya merasa tidak nyaman, jangan memaksakan mereka untuk melakukannya meskipun hanya sebagai bentuk penghargaan. Hal ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mereka belajar penolakan.
      Usia 6-9 tahun
      Pada usia ini, orangtua perlu memperhatikan banyak hal. Setiap anak baik perempuan maupun laki-laki memiliki minat berbeda terhadap seks, ada yang masa bodoh tidak ingin tahu, merasa terganggu dengan pembicaraan sex, bahkan ada anak yang bisa memberikan respon sangat tertarik pada materi sex. Sebagai orangtua kita perlu pintar dalam menyikapinya sebelum memberikan sex education lebih detail jangan sampai mereka merasa terpojokkan, malu, atau bahkan menjadi terlalu liar dalam menyikapinya.
      Pada kasus pencabulan anak yang sering terjadi, kebanyakan dari mereka merasa tidak sadar bahwa dirinya mengalami pencabulan. Yang dipahami anak adalah mereka merasa disayangi karena mungkin pelaku meracuni pikiran mereka dengan pemahaman yang sesat apalagi diberikan imbalan sesuatu yang disukainya. Faktor ketidaktahuan dan ketidakberdayaan mereka telah dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan seksual secara sengaja. Oleh karena itu, Anda bisa mengajarkan anak mengenai apa saja yang harus dilakukan untuk melindungi dirinya sendiri dari kejahatan seksual. Seperti mengajarkan mereka untuk menolak membuka pakaian, diraba alat vitalnya oleh teman, saudara atau orang yang dikenalinya meskipun diberikan imbalan. Mereka juga harus diberitahu cara merespon jika mereka dipaksa melakukan sesuatu atau diintimidasi oleh orang dewasa saat mereka mencoba melakukan penolakan yang membuatnya tidak nyaman. Dekati sang anak agar mereka selalu berusaha terbuka kepada orangtuanya.
      Usia 9-12 tahun
      Pada usia ini Anda perlu banyak memberikan informasi detail mengenai perubahan-perubahan yang akan terjadi pada bagian tubuh mereka saat masa puber yang cenderung berbeda pada tiap individu dan jenis kelamin. Jika laki-laki, beritahu bagaimana cara menyikapi mimpi basah sebagai bagian dari tandanya dia telah baligh. Atau jika perempuan beritahu bagaimana caranya menyikapi masa menstruasi sebagai bagian normal dari tahapan perkembangan invidu khususnya pada wanita.
      Memperkenalkan bagaimana cara menjaga kesehatan alat kelamin juga sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit kelamin di kemudian hari, tekankan bahwa jika mereka mengikuti peraturan tersebut mereka tidak perlu merasa banyak khawatir.
      Usia 12 tahun ke atas
      Berbagai data survei menyebutkan bahwa hampir setengahnya remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seksual sebelum terikat pernikahan. Ini artinya, telah banyak remaja yang sudah terjerat seks bebas tanpa pengawasan dan penanggulangan pendidikan seks dini khususnya dari orangtua. Perlu diketahui bahwa dorongan atau gairah seksual pada masa puber meningkat sangat signifikan, oleh sebab itu orangtua seharusnya sudah mengajarkan seperti apa sistem reproduksi dan bagaimana cara kerjanya pada masa ini.
      Memberikan pemahaman tentang arti cinta dan pacaran sangat mempengaruhi pemikiran sang anak dalam menyikapi pergaulan seks bebas yang terjadi di sekitarnya. Tanamkan pemahaman khususnya pada anak perempuan, bahwa jika ada laki-laki yang mengajaknya berhubungan di luar nikah bahkan sampai melakukan pemaksaan dan marah saat dia menolaknya bukan berarti dia tidak mencintainya. Justru jika hal tersebut terjadi, itu tandanya mereka tidak mencintai anak Anda dan hanya ingin menjadikan dia sebagai pelampias nafsunya saja. Sampaikan bahwa ada banyak konsekuensi yang akan dihadapinya jika mereka melanggar prinsip melakukan hubungan seksual di luar pernikahan, baik dari sisi biologis, psikologis maupun sosial. Orangtua selalu dituntut untuk melakukan komunikasi dua arah untuk menghindari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan.
      Hindari mengeluarkan kata-kata menghakimi agar anak-anak tidak merasa takut dan enggan untuk berbagi cerita dengan orangtuanya. Jika orangtua merasa berat untuk membicarakan bahasan tentang seks dengan anak, mungkin Anda bisa meminta bantuan kepada psikologi untuk memberikan pendidikan seks yang tepat.
    • By MariaAngeline
      Pembicaraan mengenai sex masih tabu di kalangan masyarakat Indonesia, namun di zaman sekarang ini rasanya pendidikan sex perlu diperkenalkan lebih dini kepada anak. Sex education yang mendidik tentu tidak akan mencederai apa yang seharusnya dijaga dan dipertahankan, bukan malah mengarahkan untuk melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan norma agama, sosial, dan kesusilaan. Sebagai orangtua, kita perlu mewaspadai hal-hal yang sekiranya dapat mempengaruhi pergaulan anak-anak, tidak hanya itu bahan bacaan seperti buku pun patut menjadi perhatian.

      Buku berjudul “Saatnya Aku Belajar Pacaran” karya Toge Aprilianto yang akhir-akhir ini menuai kontroversi di dunia maya, adalah salah satu contoh sumber media yang perlu diwaspadai. Isinya yang seolah mengajak anak remaja berhubungan intim banyak menuai kecaman. Bebagai media kini semakin terbuka dalam mempengaruhi pemahaman anak mengenai pendidikan sex yang akhirnya banyak menyimpang. Disinilah sebagai orangtua kita perlu mengetahui dan memahami kapan sex education diperkenalkan kepada anak dengan tepat sesuai usianya.
      Usia 5 tahun ke bawah
      Pertama, mungkin kita akan merasa kebingungan bagaimana caranya menyampaikan pendidikan seks pada seorang balita yang berusia 5 tahun, kenyataannya mungkin Anda bisa melewati tahap ini dengan mudah. Pada rentang usia ini, Anda bisa memulai pendidikan seks dengan memperkenalkan organ tubuh dan fungsinya masing-maisng. Tidak perlu merasa bingung dan ragu saat Anda harus memperkenalkan alat kelaminnya, waktu yang tepat akan menghilangkan ketidaknyamanan Anda saat memperkenalkan organ vitalnya. Seperti saat anak sedang dimandikan atau saat Anda memakaikan pakaiannya. Dalam hal ini Anda tidak perlu membahasnya hingga terlalu detail atau mengajarkannya dalam keadaan yang serius, cara ini diharapkan bisa menghindari penyebutan yang dianggap tidak sopan dengan menyebut alat kelamin yang dimilikinya saat berada di lingkungan sosial masyarakat.
      Selain memperkenalkan organ vitalnya, Anda juga bisa mengajarkan mengenai jenis kelamin antara perempuan dan laki-laki dan apa perbedaannya. Mengajarkan anak tentang hak dan kewajibannya untuk menjaga milik pribadinya juga sangatlah penting, termasuk alat vitalnya. Beritahukan bahwa mereka tidak boleh menunjukkan alat kelaminnya secara sembarang tempat dan orang yang bukan muhrimnya. Hal ini untuk menghindari pelecehan seksual yang banyak mengincar anak-anak di sekitar kita.
      Jika anak mencoba menolak dicium atau dipeluk orang lain, hargai keputusannya. Mereka memiliki hak untuk menolak segala macam bentuk kasih sayang dari orang lain yang mungkin membuatnya merasa tidak nyaman, jangan memaksakan mereka untuk melakukannya meskipun hanya sebagai bentuk penghargaan. Hal ini juga bisa menjadi kesempatan untuk mereka belajar penolakan.
      Usia 6-9 tahun
      Pada usia ini, orangtua perlu memperhatikan banyak hal. Setiap anak baik perempuan maupun laki-laki memiliki minat berbeda terhadap seks, ada yang masa bodoh tidak ingin tahu, merasa terganggu dengan pembicaraan sex, bahkan ada anak yang bisa memberikan respon sangat tertarik pada materi sex. Sebagai orangtua kita perlu pintar dalam menyikapinya sebelum memberikan sex education lebih detail jangan sampai mereka merasa terpojokkan, malu, atau bahkan menjadi terlalu liar dalam menyikapinya.
      Pada kasus pencabulan anak yang sering terjadi, kebanyakan dari mereka merasa tidak sadar bahwa dirinya mengalami pencabulan. Yang dipahami anak adalah mereka merasa disayangi karena mungkin pelaku meracuni pikiran mereka dengan pemahaman yang sesat apalagi diberikan imbalan sesuatu yang disukainya. Faktor ketidaktahuan dan ketidakberdayaan mereka telah dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan seksual secara sengaja. Oleh karena itu, Anda bisa mengajarkan anak mengenai apa saja yang harus dilakukan untuk melindungi dirinya sendiri dari kejahatan seksual. Seperti mengajarkan mereka untuk menolak membuka pakaian, diraba alat vitalnya oleh teman, saudara atau orang yang dikenalinya meskipun diberikan imbalan. Mereka juga harus diberitahu cara merespon jika mereka dipaksa melakukan sesuatu atau diintimidasi oleh orang dewasa saat mereka mencoba melakukan penolakan yang membuatnya tidak nyaman. Dekati sang anak agar mereka selalu berusaha terbuka kepada orangtuanya.
      Usia 9-12 tahun
      Pada usia ini Anda perlu banyak memberikan informasi detail mengenai perubahan-perubahan yang akan terjadi pada bagian tubuh mereka saat masa puber yang cenderung berbeda pada tiap individu dan jenis kelamin. Jika laki-laki, beritahu bagaimana cara menyikapi mimpi basah sebagai bagian dari tandanya dia telah baligh. Atau jika perempuan beritahu bagaimana caranya menyikapi masa menstruasi sebagai bagian normal dari tahapan perkembangan invidu khususnya pada wanita.
      Memperkenalkan bagaimana cara menjaga kesehatan alat kelamin juga sangat penting untuk mencegah berbagai penyakit kelamin di kemudian hari, tekankan bahwa jika mereka mengikuti peraturan tersebut mereka tidak perlu merasa banyak khawatir.
      Usia 12 tahun ke atas
      Berbagai data survei menyebutkan bahwa hampir setengahnya remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seksual sebelum terikat pernikahan. Ini artinya, telah banyak remaja yang sudah terjerat seks bebas tanpa pengawasan dan penanggulangan pendidikan seks dini khususnya dari orangtua. Perlu diketahui bahwa dorongan atau gairah seksual pada masa puber meningkat sangat signifikan, oleh sebab itu orangtua seharusnya sudah mengajarkan seperti apa sistem reproduksi dan bagaimana cara kerjanya pada masa ini.
      Memberikan pemahaman tentang arti cinta dan pacaran sangat mempengaruhi pemikiran sang anak dalam menyikapi pergaulan seks bebas yang terjadi di sekitarnya. Tanamkan pemahaman khususnya pada anak perempuan, bahwa jika ada laki-laki yang mengajaknya berhubungan di luar nikah bahkan sampai melakukan pemaksaan dan marah saat dia menolaknya bukan berarti dia tidak mencintainya. Justru jika hal tersebut terjadi, itu tandanya mereka tidak mencintai anak Anda dan hanya ingin menjadikan dia sebagai pelampias nafsunya saja. Sampaikan bahwa ada banyak konsekuensi yang akan dihadapinya jika mereka melanggar prinsip melakukan hubungan seksual di luar pernikahan, baik dari sisi biologis, psikologis maupun sosial. Orangtua selalu dituntut untuk melakukan komunikasi dua arah untuk menghindari berbagai kemungkinan yang tidak diinginkan.
      Hindari mengeluarkan kata-kata menghakimi agar anak-anak tidak merasa takut dan enggan untuk berbagi cerita dengan orangtuanya. Jika orangtua merasa berat untuk membicarakan bahasan tentang seks dengan anak, mungkin Anda bisa meminta bantuan kepada psikologi untuk memberikan pendidikan seks yang tepat.
    • By dugelo
      BDSM merupakan singkatan dari Bondage and Discipline, Sadism and Masochism (perbudakan, disiplin, sadis, dan masokis). Istilah ini adalah sebuah praktik seksual yang melibatkan rasa sakit dan kekerasan saat bercinta serta melukai diri sendiri atau pasangan untuk mencapai kepuasan.
      BDSM mungkin terdengar berbahaya, namun jika Anda merasa tertantang untuk melakukannya, simak tujuh tips aman ketika melakukan seks BDSM dengan pasangan seperti ini:
      Belajar kata "Tidak"
      BDSM pada dasarnya membutuhkan dua peran utama, yaitu Tuan dan Budak. Budak merupakan seseorang yang 'disiksa', sehingga sebaiknya Anda mempelajari bagaimana berkata "Tidak" jika memang kekerasan yang diinginkan pasangan terlalu menyakiti Anda.
      Jangan takut tidak setuju
      Aktifitas seksual selama BDSM biasanya telah disetujui oleh kedua pasangan, namun Anda juga bisa tidak setuju dan menolak perjanjian yang membuat seks menjadi tidak nyaman.
      Evaluasi diri
      Jika Anda berperan menjadi 'Tuan', maka Anda harus sering mengevaluasi diri sendiri. Bisa saja kekerasan yang Anda lakukan terhadap pasangan yang bertindak sebagai 'Budak' terlalu berlebihan dan menghancurkan suasana bercinta Anda.
      Mengobrol saat seks
      Ungkapkan apa yang sedang Anda rasakan ketika bercinta ala BDSM. Katakan apakahAnda puas, senang, atau malah kesakitan. Mengobrol di sini tidak akan menganggu aktifitas seksual yang sedang Anda lakukan, sebaliknya Anda dan pasangan pun akan semakin bersemangat untuk bercinta.
      Mengobrol setelah seks
      Ada baiknya untuk mengobrol dengan pasangan setelah melakukan seks BDSM. Dengan demikian, Anda dan pasangan akan saling mengerti dan tidak melebihi batas ketika melakukan seks BDSM selanjutnya.
      Jangan mengejar orgasme semata
      Seks BDSM memang menegangkan sekaligus menyenangkan bagi Anda yang menyukainya. Namun ingat jangan kecewa terhadap pasangan jika si dia tidak bisa orgasme. Hal yang terpenting dari hubungan seks adalah 'perjalanan' dan bukan 'hasil' yang dicapai.
      Jangan ragu-ragu
      Jika Anda memang ingin melakukan seks BDSM, jangan ragu dan lakukan saja sesuai cara Anda dan pasangan. Ragu-ragu hanya akan memperburuk suasana dan membuat seks menjadi tidak asyik.
      Apakah Anda merasa tertantang dan berani melakukan seks BDSM dengan pasangan?
    • By womanthings
      Tak harus bicara banyak untuk bisa menggodanya dan menginginkanmu di ranjang. Ada banyak hal seksi lain yang bisa kamu lakukan tanpa harus mengeluarkan kata-kata. Ini akan sangat efektif apalagi jika kamu memang tak suka mengekspresikan keinginanmu dalam kata-kata atau malu mengatakan jika kamu ingin bercinta dengannya.

      Body language memegang peran penting meningkatkan ketertarikan secara fisik dan ini yang perlu kamu lakukan.
      Membelai rambut
      Sisir rambutmu ringan dengan jari sesekali di depannya, atau sisihkan rambutmu di belakang telinga saat di sampingnya. Tapi lakukan seakan kamu tak sengaja melakukannya, cara ini bisa mengirimkan sinyal padanya bahwa kamu terlihat lebih menarik saat ini. Lakukan secara natural.
      Miringkan kepala
      Selagi kamu menyibakkan rambut, miringkan kepalamu sedikit untuk memperlihatkan lehermu. Ini adalah tanda keterbukaan dan rasa tertarik. Pria akan tertarik ketika melihat lehermu yang terbuka dan ini adalah sinyal bahwa kamu tertarik padanya. Kamu juga bisa melengkapinya dengan aksesoris seperti anting-anting kecil yang menarik perhatian.
      Permainkan bibir
      Kamu bisa menggodanya dengan memainkan bibirmu, entah itu menggigit bibir bawahmu atau sesekali membasahi bibirmu dengan menjilatnya kecil. Jangan melakukannya secara berlebihan, terlihat aneh jadinya. Kamu juga bisa memakai lipstik merah atau warna cerah untuk membuatnya tertarik melihat bibirmu.
      Sentuh tangannya
      Saat sedang duduk nonton TV, duduklah di sampingnya dan perlahan sentuh tangan atau lingkarkan lenganmu di lengannya. Sandarkan kepalamu di bahunya dan sesekali sentuh lembut kulit tangannya. Cara ini bisa membuatnya nyaman namun juga sekaligus bisa menjadi cara mengajaknya untuk "berbuat lebih".
      Eye contact
      Kontak mata dengan mendekatkan wajahmu bisa membuatnya merasa diinginkan, sehingga ia pun menginginkanmu balik. Sentuh wajahnya dan cium lembut pipinya saat kamu memandang lurus ke matanya.
      Pakai celana dalam dan kaos saja
      Karena memakai bra saat tidur tidak baik, lepaskan bramu saat akan tidur. Dan karena memakai baju tak begitu sehat saat tidur, kamu bisa melepaskan celana panjangmu dan pergilah tidur hanya dengan celana dalam. Pastikan ia melihatnya saat kamu naik ke ranjang. Lakukan secara alami, karena itu makin seksi.
      Gampang kok membuatnya menginginkanmu di ranjang. Terkadang mencium wangi sabun saat kamu baru mandi di dekatnya saja bisa membuatnya menginginkanmu. Tak percaya? Coba lakukan deh.
    • By BincangEdukasi
      Berhubungan seks menjadi suatu kebutuhan tak terkecuali oleh hewan. Ya, bagi hewan berhubungan intim sangat penting untuk bertahan hidup dan tentunya menghasilkan keturunan bagi generasi mereka.
      Namun, tahukah Anda jika di dunia ini ada beberapa hewan yang dikenal sangat kuat dalam berhubungan seks. Hewan-hewan ini bahkan sanggup ngeseks hingga ratusan kali hanya dalam sehari.
      Berikut kumpulan hewan yang dikenal paling ganas dalam berhubungan seks seperti dirangkum Okezone.
      Gajah Laut

      Gajah laut merupakan hewan karnivora bertubuh sangat besar. Bahkan gajah laut jantan beratnya bisa mencapai 2.200-4000 kilogram. Ia dapat bertahan hidup dengan memakan ikan dan cumi-cumi.
      Hewan ini dikenal kuat berhubungan seks di mana gajah laut jantan bisa kawin dengan 50-100 gajah laut betina. Tak heran jika gajah laut bisa ratusan ekor anak.
      Singa

      Hewan ganas yang gemar berburu ini juga termasuk hewan dengan kemampuan berhubungan seks luar biasa. Singa jantan bahkan kuat kawin hingga 40 kali dengan singa betina dalam sehari.
      Selain kuat kawin, singa gemar berburu di malam hari. Berbagai mangsa favoritnya yakni kerbau, zebra, gajah muda, badak, kuda nil, babi liar, maupun jerapah.
      Simpanse Bonobo

      Simpanse Bonobo ialah spesies primata anggota genus simpanse yang alzim disebut simpanse kerdil. Dilansir dari national geographic, Bonobo adalah jenis kera besar terakhir yang berhasil diuraikan secara genetik setelah sebelumnya simpanse, orangutan, dan gorila. Ia juga memiliki perbedaan sedikit saja dengan manusia yakni sekira 1,3 persen.
      Hewan yang berasal dari Kongo di daratan Afrika Tengah itu termasuk hewan yang getol berhubungan seks. Bahkan, caranya berhubungan seks sangat unik. Bisa dikatakan gerakan mereka sudah seperti manusia pada umumnya.
      Ikan Lumba-lumba

      Lumba-lumba adalah hewan mamalia laut yang dikenal cerdas. Meski hidup di laut, lumba-lumba adalah mamalia menyusui laiknya kambing ataupun sapi. Lumba-luma juga termasuk hewan paling kuat berhubungan seks.
      Ia sanggup berhubungan seks hingga puluhan kali hanya dalam tempo satu jam. Tak hanya itu, mamalia yang gemar berenang sambil beratraksi di tengah laut ini juga mampu melakukan masturbasi dengan belut kemaluaanya.
      Kelinci

      Kelinci juga tergolong hewan dengan kemampuan melakukan hubungan seks luar biasa.
      Bahkan, kelinci jantan dapat puluhan kali ngeseks dengan pasangan betinanya yang konon sangat mudah terangsang.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy