Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
Adeus

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)

Recommended Posts

Pertolongan pertama pada kecelakaan atau yang biasa disebut dengan P3K adalah pertolongan pertama yang akan diberikan terhadap korban dengan tujuan untuk mencegah keadaan yang semakin memburuk sebelum ditangani oleh tenaga medis yang resmi. Pertolongan pertama akan diberikan selagi orang-orang yang di sekitar akan menghubungi tenaga medis dari klinik atau rumah sakit terdekat. Pertolongan pertama pada kecelakaan harus dilakukan secara cepat dan tepat karena apabila terjadi keterlambatan atau kesalahan dapat berakibat buruk seperti cacat tubuh atau kematian.

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

Untuk melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan tentu harus sesuai atas ketentuan dan prinsip-prinsip yang berlaku. Berikut prinsip-prinsip dasar pada pertolongan pertama pada kecelakaan :

Jangan Terserang Panik

Untuk melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan harus bertindak secara cepat namun tidak boleh diserang rasa panik, karena dengan kita bersikap tenang tentunya tindakan yang kita ambil untuk korban akan tepat.

Jauhkan Korban dari Kecelakaan Berikutnya

Menjauhkan korban dari kecelakaan berikutnya yang dimaksud disini adalah menjauhkan korban dari sumber kecelakaan agar kejadian yang sama tidak akan terulang lagi. Selain itu dengan cara ini pertolongan pertama pada kecelakaan pun akan berjalan dengan maksimal karena si penolong akan jauh lebih tenang dan berkonsentrasi terhadap korban yang sedang ditolongnya.

Memperhatikan Nafas dan Denyut Jantung Korban

Apabila pernafasan berhenti penolong diharapkan segera untuk memberi nafas bantuan dan jika korban menderita luka-luka parah yang menyebabkan pendarahan, penolong harus menekan kuat-kuat daerah yang terus menerus mengeluarkan darah tersebut dan mengikatnya dengan kain, baju, dasi, dll. Hal ini harus dilakukan karena pendarahan yang keluar dari pembuluh darah besar dapat membawa korban menemui ajal dalam waktu 3 sampai 5 menit. Setelah keadaan membaik sarankan korban untuk menjalankan cara menghilangkan bekas luka di kulit agar kulit kembali ke sedia kala lagi.

Dilarang Untuk Memindahkan Korban Secara Teburu-buru

Salah satu prinsip yang paling sering dilupakan namun sangat penting dalam pertolongan pertama pada kecelakaan adalah korban tidak diperkenankan untuk dipindahkan dari tempat sebelum dapat dipastikan jenis serta skala keparahan cidera yang dialami kecuali apabila tempat kejadian memang sangat tidak memungkinkan. Jika korban ingin diusung, yang harus dipastikan adalah pendarahan yang terjadi harus dihentikan serta tulang-tulang yang patah dibidai untuk menghindari penyakit dan kelainan pada tulang manusia, selain itu harus tetap memperhatikan kepala korban agar tetap terlindung dan jangan sampai saluran pernafasan korban tersumbat baik oleh kotoran atau muntahan.

Evakuasi Korban ke Sentral Pengobatan

Apabila sudah melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan, selanjutnya adalah mengevakuasi korban ke sentral pengobatan terdekat baik itu puskesmas ataupun rumah sakit.

Cara Penanganan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan

Cara penanganan untuk setiap korban tentu berbeda-beda karena tindakan yang diambil harus sesuai dengan kondisi dan siatuasi korban. Berikut cara penanganan sesuai dengan kasus yang banyak terjadi di lapangan :

Pingsan

Penanganan korban yang mengalami pingsan pertama adalah membaringkan korban tersebut dalam posisi terlentang kemudian segera longgarkan pakaian yang sekiranya menghambat sistem pernafasan pada manusia dan selimuti. Biarkan korban untuk beristirahat beberapa saat.

Vertigo

Untuk korban dengan gejala penyakit vertigo sebaiknya segera diistirahatkan dan diberi minuman hangat dan obat. Ada 4 penyebab vertigo namun kebanyakan karena korban tidak memperhatikan pola hidup serta pola makannya, oleh karena itu disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat dan pola makan sehat sehari-hari dengan gizi seimbang agar kesehatan tubuh tetap terjaga.

Keracunan Makanan atau Minuman

Biasanya korban yang keracunan makanan atau minuman akan terlihat pucat serta dari tubuhnya keluar keringat dingin. Penangan korban dengan masalah ini dapat dimulai dengan membawa korban ketempat teduh lalu meminta korban untuk memuntahkan makanan/minuman yang tadi telah dikonsumsi. Setelah itu berikan norit dan melarang korban untuk meminum air sampai kondisinya membaik.

Share this post


Link to post
Share on other sites

P3K ad dua jenis ndral mayor dan minor. KAlo yang mayor itu yang fatal seperti heartattack, pokoknya yang langsung menyebabkan kematian dan harus ditangani medis langsung. Kalo yang minor itu macam mimisan, keseleo yang seperti itu lah macamnya.thanks infonya ndral

Share this post


Link to post
Share on other sites

P3K ad dua jenis ndral mayor dan minor. KAlo yang mayor itu yang fatal seperti heartattack, pokoknya yang langsung menyebabkan kematian dan harus ditangani medis langsung. Kalo yang minor itu macam mimisan, keseleo yang seperti itu lah macamnya.thanks infonya ndral

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By tama93
      Kepala Sub Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Muhammad Nasir menjelaskan kronologi kecelakaan di Tol BSD, Jumat siang, 12 April 2019.
      Menurut data kronologi yang dikirimkan, kecelakaan itu diakibatkan oleh SB, pengemudi kendaraan Mitsubishi Outlander bernomor polisi B-378-BEL yang kurang konsentrasi. "Kronologi kejadian berdasarkan interogasi dan keterangan saksi," ujar Nasir.

      Kendaraan Mitsubishi Outlander tersebut melaju dari arah Jakarta. Sesampainya di kilometer 9+500, sekitar pukul 11.45 WIB, diduga karena pengemudi kurang konsentrasi, kendaraan tersebut menabrak pembatas jalan hingga memasuki lajur yang berlawanan.
      "Kemudian menabrak tiga kendaraan lainnya, yaitu Toyota Kijang Innova, Suzuki Ertiga, serta Toyota Rush," tutur dia.
      Adapun Toyota Kijang Innova bernomor polisi B-1014-WOU dikendarai oleh Tuheri, Toyota Rush B-1546-WFX oleh Hadi Dzikru Rohman, serta Suzuki Ertiga B-2029-BKW oleh Lia Sagita.
      Menurut Nasir, Lia Sagita sempat kritis karena terjepit kendaraannya yang ringsek dalam kecelakaan akibat tabrakan beruntun di Tol BSD itu. Namun, Lia dinyatakan meninggal dalam kecelakaan tersebut, sementara tiga korban lain luka-luka.
    • By Males
      Kotak hitam (black box) belum ditemukan, penyelidikan soal penyebab pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 juga masih jauh dari kesimpulan. Namun, data satelit yang dimuat situs pemantau lalu lintas udara, FlightRadar24 dijadikan petunjuk awal terkait insiden kapal terbang yang jatuh 13 menit setelah lepas landas itu. 
      Berdasarkan data yang diungkap FlightRadar24, sejumlah keanehan terpantau dalam pergerakan pesawat yang membawa 189 orang tersebut. 
      Salah satunya, ketika sebuah pesawat umumnya akan naik dalam beberapa menit pertama penerbangan, Lion Air JT 610 justru mengalami penurunan 726 kaki (setara 221 meter) selama 21 detik.
      Ahli penerbangan Phillip Butterworth-Hayes mengatakan bahwa data tersebut tidak biasa. Apalagi, saat lepas landas seperti itu, pilot biasanya dibantu oleh kendali otomatis pesawat.
      "Ini tidak sesuai dengan profil penerbangan otomatis," kata Butterworth-Hayes saat mempelajari data. "Kecuali, jika sistem pesawat itu memberikan koreksi untuk sejumlah alasan."
      Butterworth-Hayes mengatakan bahwa mengingat pesawat yang digunakan Lion Air JT 610 baru berusia dua bulan, alasan di balik kecelakaan tersebut "sangat tidak mungkin" berasal dari kesalahan mekanis.
      "Pesawat terbang tidak jatuh begitu saja dari langit," katanya.
      "Saya tidak bisa membayangkan masalah mekanis apa pun selain kehilangan tenaga mesin yang tiba-tiba dan tidak dapat dijelaskan, atau kegagalan listrik menyeluruh. Ini jauh lebih mungkin disebabkan faktor eksternal," lanjutnya menjelaskan.
      Dia mengatakan bahwa masalah lingkungan bisa jadi adalah penyebabnya, misalnya ledakan mikro (microburst), atau pesawat yang menabrak sesuatu seperti kawanan burung.
      "Ledakan mikro sangat sulit untuk dideteksi, bisa berubah menjadi angin kencang, seperti pusaran, dan Anda tidak bisa melihatnya. Tiba-tiba pesawat tidak berfungsi sebagaimana mestinya, pilot kemudian mulai melakukan segala macam upaya pemulihan dan kemudian sudah terlambat, pesawat jatuh," jelas Butterworth-Hayes.
      Ditambahkan olehnya bahwa pilot Boeing 737 MAX 8 meminta izin pada air traffic controller (ATC) melakukan return to base atau kembali ke bandara asal, sekitar 22 kilometer setelah lepas landas. Namun, saat itu belum terlihat pertanda kondisi darurat. 
    • By paimin
      Jembatan Babat Lamongan-Widang Tuban, yang melintang di atas sungai Bengawan Solo, pada Selasa (17/04/2018) sekitar pukul 10.50 WIB, ambrol. Tiga truk tronton yang sedang melintas di atas jembatan tersebut, turut terjatuh ke dasar sungai. Untuk sementara, seorang sopir dilaporkan meninggal dunia. 

      Kapolsek Babat Kompol Hariadi Agus Wahono SH, ketika dihubungi awak media ini melalui sambungan telepon seluler membenarkan, bahwa jembatan penghubung Babat Lamongan-Widang Tuban, yang merupakan jalur Pantura, pada Selasa (17/04/2018) sekitar pukul 10.50 WIB, ambruk. 

      “Tiga tronton turut tercebur ke dasar sungai,” jelas Kompol Agus. 
      Ketika ditanya jumlah korban jiwan, Kompol Agus menenerangkan bahwa untuk sementara ini dilaporkan 1 (satu) orang sopir tronton, dilaporkan meninggal dunia. 
      “Sementara satu orang sopir yang dilaporkan meninggal mas,” terang Kompol Agus 

      Kompol Agus menambahkan, lokasi jembatan yang ambruk tersebut sebagian masuk wilayah Babat, namun sebagian besar masuk wilayah Kecamatan Widang Tuban, atau di sisi utara sungai Bengawan Solo. 
      “Saya masih di TKP mas, petugas masih berupaya mengevakuasi korban dan melakukan olah TKP,” imbuhnya.

    • Guest News
      By Guest News
      Kecelakaan ini terjadi pada 11 Maret 2017, tempat kejadiannya di Toll Jorr dari arah BSD ke Pondok Indah pagi ini. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.
       
       
    • By berita_semua
      Tim SAR di Indonesia hari Minggu (27/11) menemukan puing-puing helikopter TNI dan menyelamatkan pilot yang luka parah, tiga hari setelah helikopter itu dinyatakan hilang di bagian barat Kalimantan. Empat orang lainnya masih hilang.
      Helikopter jenis Bell 412 EP itu membawa lima tentara, termasuk dua pilot, menuju ke Long Bawan, sebuah kota terpencil di dekat perbatasan Malaysia ketika hilang kontak dengan pangkalan di Kalimantan Utara beberapa menit setelah mengudara hari Kamis (24/11).
      Juru bicara tentara Brigadir Jendral Sabrar Fadhillah mengatakan puing-puing helikopter yang berusia tiga tahun itu terlihat di sebuah daerah di pinggiran distrik Malinau hari Minggu (27/11). Ditambahkannya, cuaca buruk menyulitkan upaya mencapai lokasi kecelakaan itu. Tim SAR hingga kini masih belum menemukan empat tentara yang hilang. “Kami berharap bisa menemukan sisa korban dalam keadaan selamat”, ujar Fadhillah. Ditambahkannya “penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan itu”.
      Helikopter itu membawa 400 kilogram pasokan untuk dikirim ke tentara di perbatasan.
      Tahun 2013 lalu sebuah helikopter tentara MI-17 yang membawa tujuh tentara dan 12 warga sipil juga mengalami kecelakaan ketika sedang dalam misi membangun pos perbatasan di Kalimantan Utara. Semua penumpang helikopter itu tewas.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy