Jump to content

6 Ilmuwan Dikurung Delapan Bulan Biar Bisa Hidup Di Mars


PusatInformasi

Recommended Posts

  • Premium Account

Enam ilmuwan yang hidup di dalam ruang simulasi Mars berkubah di gunung berapi Hawaii selama delapan bulan akhirnya keluar dari masa isolasi. Para ilmuwan ini adalah bagian dari penelitian badan antariksa NASA yang memantau bagaimana mereka bekerja sama dalam suatu ruang isolasi 'Mars' itu.

astronot.thumb.jpg.c7ad65771b03808859e62

Keenan ilmuwan keluar dari ruang berkubah dan berjalan sepanjang 2,4 kilometer menuju lereng Mauna Loa untuk merasakan udara segar pada Sabtu kemarin (13/6). Ini pertama kalinya mereka berkeliaran tanpa seragam antariksa.

Selama delapan bulan, mereka telah dipantau oleh kamera pengawasan, pelacak pergerakan tubuh, dan survei elektronik. Jocelyn Dunn, salah satu anggota ilmuwan dari Purdue University, Indiana, mengatakan ia merasa senang untuk bisa merasakan sensasi angin yang menerpa kulitnya.

"Saat kami keluar dari ruang simulator, awalnya cukup menakutkan tak mengenakan seragam antariksa. Kami sudah berpura-pura berada di Mars untuk waktu yang cukup lama," tutur Dunn yang berusia 27 tahun itu, seperti dikutip dari The Guardian.

Lokasi ruang simulasi berkubah tersebut dianggap sangat sunyi dan cocok sebagai 'tiruan' atmosfer yang mirip dengan antariksa.

Menurut profesor Kim Binsted dari University of Hawaii selaku pimpinan studi ini, jika melihat dari jendela ruang simulasi itu, semua ilmuwan bisa melihat 'gudang' lava dan pegunungan.

Memantau perasaan dan performa dari seluruh kru ilmuwan selama berada di lingkungan terisolasi dinilai bisa membantu staf di Bumi nantinya ketika misi penjelajahan Mars di masa depan sudah dilakukan. Semuanya bertujuan untuk menentukan apakah awak astronaut mengalami depresi atau masalah komunikasi.

"Astronaut adalah orang-orang yang sangat tabah, berkepala dingin, dan terdapat keraguan dalam melaporkan masalah," ucap Binsted.

Ia melanjutkan, "Dari pantauan emosi dan performa inilah orang-orang di Bumi nanti bisa mendeteksi masalah tersebut."

Keenam ilmuwan menghabiskan waktu delapan bulan untuk 'mengurung diri' di ruang simulasi yang terisolasi tentu memiliki tantangan sendiri.

Masih dari situs The Guardian, mereka meredakan stres dengan cara olahraga dan yoga. Di sana mereka bisa menggunakan treadmill tenaga surya dan sepeda statis namun hanya untuk waktu siang hari.

"Saat hari sedang baik, tentu menyenangkan. Anda punya teman di sekitar Anda untuk saling berbagi. Tapi jika suasana hati Anda sedang buruk, cukup sulit. Anda tak bisa berjalan keluar. Dan apa yang Anda lakukan disaksikan oleh semua orang di dalam," cerita Dunn.

Saat keenam ilmuwan ini berhasil keluar dari ruang simulasi, mereka langsung menyantap makanan yang selama ini mereka idamkan, seperti semangka, telur rebus, buah persik, hingga croissant.

Misi pengiriman astronaut ke Mars yang digagas oleh NASA rencananya akan dijalankan pada tahun 2020 atau 2030-an, yang rencananya menggunakan pesawat Orion.
NASA telah menghabiskan dana lebih dari US$ 9 miliar untuk mengembangkan Orion yang dibangun oleh perusahaan dirgantara Lockheed Martin dan Boeing. Badan antariksa ini sudah melalukan uji coba penerbangan Orion pada 5 Desember 2014 lalu. Orion meluncur pada pukul 07.05 waktu Florida dari fasilitas peluncuran roket Cape Canaveral Air Force Station dengan roket Delta IV Heavy.

Link to comment
Share on other sites

  • 5 weeks later...

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By c0d1ng
      Produk yang mengandung antimikroba Triclosan telah digunakan sejak 1964, diklaim menjadi salah satu dari 10 pencemaran lingkungan teratas di sungai negara bagian Amerika Serikat, Nevada. Akibatnya, produk tersebut dapat mengganggu sistem endokrin margasatwa dan menyebabkan efek toksik terhadap reproduksi dan perkembangannya.
      Sebuah studi baru di University of Nevada, telah menemukan cara potensial untuk mengurangi adanya antimikroba yang juga terkait dengan masalah resistensi antibiotik.
      "Hasilnya menjanjikan bahwa kita mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana triklosan terdegradasi di lingkungan alami, dan berpotensi menemukan cara untuk menghilangkan kontaminan dari lingkungan dan dalam jangka panjang melawan masalah resistensi antibiotik," kata Yu Frank Yang, Asisten profesor teknik lingkungan di Universitas Nevada dikutip dari Eurekalert.
      Triclosan biasanya digunakan untuk hal-hal seperti pembersih tangan, deterjen, sabun dan cat, yang dapat terdegradasi lebih cepat di lingkungan melalui proses kombinasi bakteri pengurang logam dan bahan organik alami.
      Tim yang menguji matriks dari bakteri strain yang dicampur dengan bahan organik untuk mengetahui kondisi triclosan yang terdegradasi paling cepat. Para peneliti juga menemukan sebuah campuran yang mengurangi waktu penyebaran triclosan menjadi sekira 10 jam.
      Hasil keseluruhan ditentukan oleh konsentrasi bahan organik aktivitas mikroba dan kimia air. Penelitian tersebut masih memerlukan studi dan pengembangan lebih lanjut, terlebih faktor biaya yang dibutuhkan juga tak sedikit.
      Sebagai informasi, Yang dan timnya telah mempresentasikan proyek ini dan pekerjaan lainnya dalam sembilan presentasi di pertemuan musim semi American Chemical Society di San Francisco, California pada awal April.
    • Guest News
      By Guest News
      Pesawat tanpa awak (drone) telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di banyak wilayah dunia. Dengan semakin banyaknya drone yang terbang, kemungkinan tabrakan antar drone atau dengan pesawat terbang lain menjadi masalah serius, karena itu para ilmuwan mencoba mencari solusinya.
       
    • Guest News
      By Guest News
      Presiden Obama mengatakan bahwa dengan kerjasama perusahaan swasta, Amerika akan mengirimkan manusia ke planet Mars pada tahun 2030-an mendatang. 
       
    • By berita_semua
      Musk menegaskan demi biaya US$200.000 maka sistem transportasi harus bisa digunakan kembali.
      Pengusaha Elon Musk sudah menjelaskan rencananya untuk mengirim koloni manusia ke Mars, untuk orang yang mampu membayar tiket US$200.000 atau sekitar Rp2,5 miliar.
      Pendiri perusahaan ruang angkasa SpaceX ini mengungkapkannya dalam Kongres Astronautika Interansional, IAC, di Meksiko, Selasa 27 September.
      Sebuah armada kolonisasi terdiri dari seribu pesawat ruang angkasa bertenaga metan dan oksigen dari Bumi, jelasnya, akan melakukan pengisian bahan bakar ulang dengan propelan yang diproduksi oleh Planet Merah tersebut.
      "Jika kita mendapatkan perjalanan ke Mars kira-kira sama dengan harga rata-rata rumah di Amerika Serikat, yaitu sektiar US$200.000, maka saya pikir kemungkinan untuk mengembangkan peradaban yang menopang dirinya sendiri amat tinggi," jelasnya.

      Sistem transportasi SpaceX akan mengandalkan bahan bakar propelan yang diproduksi Mars.
      Miliuner ini menambahkan bahwa SpaceX sedang mengembangkan kembali sistem roketnya untuk membawa jutaan ton kargo antarplanet.
      Badan Ruang Angkasa Amerika Serikat, NASA, mendukung misi pertama SpaceX ke Mars, yang rencananya akan diluncurkan tahun 2018 mendatang.
      Penjelasannya tentang misi ke Mars mendapat perhatian besar karena SpaceX sudah berhasil mewujudkan beberapa pencapaian sebagai perusahaan ruang angkasa swasata, antara lain meluncurkan roket secara tegak.

      Roket Falcon 9 milik SpaceX meledak saat uji coba peluncuran awal September.
      Bagaimanapun pidatonya di kota Guadalajara ini dibayang-bayangi dengan meledaknya Falcon 9 -salah satu roket tanpa awak milik SpaceX- di Cape Canaveral di Florida, awal September.
      Menurut Musk, untuk mempertahankan biaya yang 'hanya' sebesar US$200.000 per orang, maka seluruh sistem transportasinya harus bisa digunakan kembali.
      Dengan menggunakan metode tradisional, menurut Musk, biaya untuk perjalanan ke Mars mencapai US$10 miliar per orang.
      Oleh karena itu dibutuhkan empat kriteria guna mewujudkan visinya dalam mengantarkan manusia ke Mars:
      Bisa digunakan kembali (pesawat ruang angkasa) Pengisian bahan bakar di orbit Produksi propelan di Mars Memilih bahan bakar yang tepat
    • By sandyiktibal
      Apa yang dirasakan manusia saat akan meninggal? Ilmuwan berupaya menjelaskan apa yang dirasakan ketika saat tersebut tiba.
      Ajal adalah sesuatu yang dialami manusia sekali seumur hidupnya dan sangat jarang kita mendengar kesaksian bagaimana saat itu tiba. Kendati begitu ilmuwan dari The American Chemical Society membuat video mengenai apa yang dirasakan saat kematian tiba.
      Menurut asosiasi tersebut, menyaksikan seseorang dikejar-kejar pembunuh yang membawa kampak dalam film horor menciptakan perasaan yang sama seperti Anda yang tengah dikejar pembunuh tersebut.
      Dalam video tersebut ilmuwan The American Chemical Society menjelaskan bagaimana perubahan kimia dalam otak beberapa saat sebelum seseorang dibunuh oleh pembunuh berkampak.
      Rasa takut - seperti dijelaskan ilmuwan - merupakan respon kognitif yang memperingatkan kita saat berada dalam bahaya. Dari berbagai sudut pandang ilmuwan medis, Anda bisa meninggal karena ketakutan.
      Rasa takut tersebut dikirimkan ke bagian otak yang disebut Thalamus dimana pesan itu menjelaskan kepada tubuh bahwa kita dalam kondisi bertarung.
      "Saat sinyal rasa takut itu mencapai otak di bagian periaqueductal, kondisi itu memerintahkan otak untuk bersiaga," papar ilmuwan.
      Lalu mengapa kita berteriak saat kita ketakutan? Ilmuwan menjelaskan bahwa perilaku tersebut merupakan respon otomatis dari tubuh. Kita akan berusaha memberitahu orang lain dengan berteriak sekaligus menyatakan apa yang tengah dirasakan dengan harapan mendapatkan bantuan.
      "Berbeda dengan saat kita berbicara biasa, suara teriakan yang diterima telinga langsung menuju daerah Amygdala dimana itu adalah pusat darurat otak. Hal itu seperti halnya seseorang yang berteriak berusaha berbagi dengan Anda bagaimana kondisi otaknya," jelas ilmuwan.
      Saat pembunuh berkampak dalam film horor tersebut berhasil menangkap korban dan membunuhnya secara brutal serta menghentikan teriakan otomatis tadi.
      Rasa sakit menurut ilmuwan merupakan perasaan yang sangat berbeda dari sentuhan dan rasa tersebut memberitahukan tubuh bahwa apa yang baru terjadi tidak boleh terulang.
      Dengan mengasumsikan tidak terjadi kerusakan otak, sesuatu yang menarik terjadi saat ajal menjelang. Ketika jantung berhenti berdenyut dan Anda tak lagi bernafas saat itulah yang disebut kematian klinis.
      Ketika itu otak masih terus bekerja dan memasuki kondisi aktivitas perseptual-neural. Langkah terakhir dari kematian adalah saat otak berhenti bekerja dan itu yang disebut kematian biologis. Ketika itu seseorang benar-benar disebut meninggal dunia.
×
×
  • Create New...