Jump to content
  • Our picks

    • Jangan Aktifkan Tethering di GBK Selama Asia Games 2018
      Upacara pembukaan Asian Games 2018 tengah berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Sabtu malam (18/8/2019).

      Karena venue dipadati ribuan pengunjung, Kementerian Komunikas dan Informatika (Kemkominfo) juga tak ketinggalan mengimbau bagi pengunjung untuk mematuhi peraturan yang ada di dalam venue. Imbauan berkaitan dengan penggunaan akses internet di kawasan tersebut.
      • 0 balasan baru
    • Orang yang Suka Memberi Nasihat Ternyata Haus Kekuasaan
      Di film-film, sosok yang haus kekuasaan sering digambarkan licik bak Count Olaf, jenius seperti Littlefinger, atau tampil paling sempurna ala Marisa Coulter. Siapa pula yang mau memiliki rekan kerja seperti mereka di kantor?
      • 1 balasan baru
    • Mengenal Pria Belanda yang jadi Penyebab Indonesia Dijajah
      Sejak dahulu kala, nusantara yang kala itu belum dikenal sebagai Indonesia merupakan salah satu kepulauan di belahan Timur yang terkenal menghasilkan rempah-rempah terbaik. Alhasil, orang-orang Eropa di benua barat pun merasa tertarik dan berusaha untuk mengunjunginya.
      • 0 balasan baru
    • 7 Alasan Lelaki Badboy Cenderung Digilai Para Wanita
      Badboy merupakan sebuah julukan bagi pria yang mempunyai kesan nakal dan urakan. Namun tidak semua cowok nakal itu buruk. Meskipun sebenarnya cowok dengan tipe ini lebih berpotensi untuk menjadi seorang playboy. Entah mengapa tipe pria seperti ini malah banyak yang menyukainya. Buktinya banyak dari mereka yang gampang mendapatkan hati wanita.
      • 2 balasan baru
    • Alasan Lelaki Berkumis Lebih Mudah Memikat
      Kumis merupakan sebuah anugerah yang diberikan Tuhan kepada para pria. Setiap lelaki yang beranjak remaja pasti ditumbuhi bulu halus di atas mulut atau yang biasa dikenal dengan kumis. Yah, kumis bagi sebagian lelaki bisa digunakan sebagai ciri khas dari dirinya. Sebab beda orang beda tipe kumisnya. Ada yang suka dengan kumis tebal, ada yang suka dengan kumis tipis, namun tidak sedikit pula yang tidak suka dengan kumis alias kumisnya selalu dicukur bersih.
      • 1 balasan baru
Masuk untuk mengikuti ini  
Guest Metrotvnews

Romy tak Sepakat Usulan Penundaan Proses Hukum Peserta Pilkada

Recommended Posts

Guest Metrotvnews
Jakarta: Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romy) tak sepakat dengan pernyataan Menkopolhukam Wiranto terkait permintaan penegakan hukum peserta pilkada oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Romy mengatakan penegakan hukum tidak boleh terganggu dengan kepentingan apapun. 

"Proses penegakkan hukum tidak boleh terganggu oleh apapun. Tidak boleh tersandera oleh agenda politik mana pun," kata Romy di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 13 Maret 2018.

Romy mengatakan, polemik penegakan hukum peserta pilkada ini memang dilematis. Satu sisi, ada pernyataan KPK yang dianggapnya sensasional terkait banyaknya calon peserta yang terindikasi korupsi.

"Karena secara spesifik telah disebutkan jumlah (peserta Pilkada yang terindikasi korupsi) yang sangat definitif sekali," ujarnya. 

Namun, di sisi lain, Romy juga khawatir pernyataan Wiranto bisa mengganggu proses penegakan hukum yang ada. Namun, ia juga tak mau ada peserta pilkada yang terindikasi korupsi justru menang sebagai pemimpin daerah.

"Karena itu ada baiknya ini didudukkan bersama," ujarnya. 

Romy menyarankan polemik ini diselesaikan dalam bentuk rapat koordinasi, bukan sekadar melempar pernyataan di media. Bagaimana pun, kata Romy, KPK juga bagian dari lembaga resmi negara.

"Khawatirnya tentu yang disampaikan Pak Wiranto ini justru akan menjadikan proses penegakkan hukum di Indonesia akan terganggu," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meminta KPK menunda pengumuman calon kepala daerah dalam Pilkada 2018 yang berpotensi terjerat kasus korupsi. Alasannya, agar tahapan pilkada serentak serta pencalonan kandidat tidak terganggu dengan adanya proses hukum yang harus dipenuhi calon kepala daerah.
 
Tak hanya itu, Wiranto juga yakin penetapan calon kepala daerah sebagai tersangka berdampak ke ranah politik. Menurut Wiranto KPK seharusnya mengumumkan calon kepala daerah sebagai tersangka sebelum kandidat ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Pemilu (KPU).

www.metrotvnews.com

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang
Masuk untuk mengikuti ini  

×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi