Jump to content
congek

Lakukan 11 Cara Ini Supaya Bisa Dekat dengan Bosmu!

Recommended Posts

e79fc-5-cara-pintar-agar-dapat-bekerja-d

“Hubungan dengan bos itu juga perlu dijaga lho, nggak cuma dengan rekan kerjamu aja.”

Ketika kamu menginjakkan kaki di dunia kerja, lingkunganmu isinya nggak cuma rekan-rekan kerjamu aja. Semua orang yang terkait sama perusahaanmu itu penting dan kamu perlu jaga relasimu dengan mereka. Salah satu yang paling penting juga adalah bosmu. Tidak semua orang memiliki bos yang baik, pengertian dan super sabar seperti di film-film. Buat kamu yang merasa susah 'PDKT' dengan bosmu, mungkin bisa lakukan 11 cara ini supaya hubunganmu menjadi baik.

1. Biasakan Dirimu Bekerja dengan Giat dan Rajin

Bekerja secara giat dan rajin menunjukan etos kerjamu yang kuat. Kamu bisa menunjukan value-mu dibandingkan dengan karyawan lainnya. Alhasil, bosmu akan memberikan perhatian yang besar atas semangat kerjamu itu.

2. Jangan Suka Menunda Pekerjaan

Biasakan untuk tidak menunda pekerjaan yang seharusnya di kerjakan sekarang. Janganlah kamu menundanya karena ini bisa menjadi nilai plus di mata atasan kamu.

3. Tunjukan Sisi Ceriamu, Sapa Atasan Kamu dengan Penuh Semangat

Jika ruanganmu dan atasan berbeda, tak ada salahnya jika mampir sebentar ke ruangannya untuk sekadar menyapa atau ngajak ngopi bareng.  Tak perlu terlibat dalam percakapan panjang, tapi hal ini sudah cukup menunjukan bahwa kamu menghargai keberadaan atasanmu.

4. Berikan Pujian kepada Atasanmu

Bosmu juga manusia dan mereka perlu tahu bahwa mereka sudah bekerja keras dan memberikan kontribusi dalam memajukan perusahaan. Pujian yang sepenuh hati bisa membuat mereka senang dan membesarkan hatinya.

5. Hindari Sikap Sok Tahu

Ketika atasanmu melakukan sesuatu yang membingungkan, jangan berusaha mengintepretasikan sendiri. Tapi, tanyakan langsung apa maksud pernyataannya. Ini untuk menghindari kesalah-pahaman. Jangan langsung mendebatnya atau bahkan terlalu sok tau.

6. Jangan Bawa Masalah Pribadi ke Kantor

Membawa masalah pribadi ke kantor hanya akan membuatmu terlihat tidak profesional dan bekerja asal-asalan.

7. Patuhi Ucapan Atasanmu

Jangan pernah membantah ucapan atasanmu karena ini akan berpengaruh pada masa depan pekerjaanmu nanti. Jika kamu menurut, itu menunjukan kepada atasanmu bahwa kamu orangnya mudah diatur dan bisa diajak kerjasama dengan baik.

8. Tunjukan Inisiatifmu

Jadilah pribadi yang aktif dalam memberikan pendapat dan masukan. Tapi ingat, yang kamu tunjukan disini adalah sikap membantu, jangan sok tau!

9. Selalu Antusias dalam Segala Hal

Jangan acuh dengan kondisi sekitarmu di kantor. Meskipun ada hal yang se-simple apapun, tetaplah tunjukan kalau kamu perhatian dengan hal tersebut. Setiap atasan suka dengan karyawan yang sering antusias dan terlibat dalam hal-hal tersebut dibandingkan mereka yang selalu acuh dan tidak ada keaktifan sama sekali.

10. Terbukalah dengan Masukan atau Kritikan dari Atasanmu

Jangan mudah terprovokasi dengan kritikan atau masukan yang pedas dari bosmu. Tunjukan bahwa kamu menerima masukan dan mau berubah untuk menjadi yang lebih baik lagi.

11. Jadilah Contoh yang Positif untuk Rekan-rekan Kerjamu

Tunjukan bahwa ucapan, perilaku dan tindakan kamu bisa menjadi contoh positif dari orang-orang di lingkungan kerja. Tidak perlu muluk-muluk, mulailah dengan hal yang simple, berdoalah sebelum bekerja.

Well, boleh kamu coba dan lihat hasilnya sendiri. Kamu bakal tersenyum ketika sadar hubungan dengan bosmu membaik.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By teknotekno
      Divisi mobil self-diriving Apple dengan nama project Titan mengalami proses restrukturisasi di bawah kepemimpinan baru. Sayangnya, ini mensyaratkan adanya pemecatan lebih dari 200 karyawan minggu ini.
      Seorang juru bicara Apple bahkan telah mengonfirmasi adanya PHK dan beberapa karyawan yang sebelumnya di bawah Titan telah dipindahkan ke divisi lain.
      "Kami memiliki tim yang sangat berbakat yang bekerja pada sistem otonom dan teknologi terkait di Apple. Saat tim memfokuskan pekerjaan mereka pada beberapa bidang utama untuk 2019, beberapa kelompok sedang dipindahkan ke proyek di bagian lain perusahaan, di mana mereka akan mendukung pembelajaran mesin dan inisiatif lainnya, di seluruh Apple," jelas Apple.

      Perusahaan mengatakan, pihaknya terus percaya ada peluang besar dengan sistem otonom, bahwa Apple memiliki kemampuan unik untuk berkontribusi, dan bahwa ini adalah proyek pembelajaran mesin paling ambisius yang pernah ada.
      Sebelumnya, perusahaan yang berbasis di Cupertino itu telah merekrut mantan insinyur senior Tesla VP Doug Field pada Agustus 2018 untuk memimpin Project Titan. Tampaknya Apple memang telah merencanakan perubahan besar-besaran untuk divisi di bawah kepemimpinannya.
      Titan sudah berubah arah pada 2016, bahkan menjauh dari mengembangkan kendaraannya sendiri untuk menciptakan sistem self-driving. Juru bicara itu tidak mengklarifikasi bidang utama apa yang akan menjadi fokus tim untuk 2019, dan perampingan besar-besaran itu berarti Cupertino sedang mengurangi upaya-upayanya lagi.
    • By teknotekno
      Apple dilaporkan tengah mengurangi perekrutan karyawan baru untuk beberapa divisi produk. Hal tersebut kabarnya karena penurunan pendapatan Apple hingga 7 persen. Pada Q1 di 2019, perusahaan yang bermarkas di Cupertino tersebut mendapatkan USD84 miliar, angka ini turun dari USD89-93 miliar dari pendapatan sebelumnya.
      Meskipun demikian CEO Apple, Tim Cook masih belum yakin apakan pembekuan perekrutan tersebut menjadi tindakan yang tepat. Menurut Bloomberg, Cook telah membuat pengungkapan kepada karyawannya awal bulan ini.
      Misalnya, perusahaan tidak akan menyaksikan pembekuan perekrutan, namun beberapa divisi akan mengalami pengurangan perekrutan. Cook belum menentukan divisi mana yang akan mengurangi perekrutan, tetapi ia menyatakan bahwa tim AI Apple akan terus menambah karyawan baru.
      Dia juga mengatakan bahwa tingkat perekrutan Apple tidak menentukan pentingnya divisi itu, tetapi perusahaan belum mengomentari kapan akan mempekerjakan karyawan. Untuk informasi, penjualan iPhone XR, XS, dan XS Max dikabarkan melambat karena adanya ketegangan antara Amerika dan China. Beberapa perusahaan di China telah memerintahkan karyawannya untuk tidak menggunakan iPhone.
    • By dugelo
      Bayangkan bagaimana orang kaya hidup hari ini, ujar Hal Varian, ekonom utama di Google. Mereka punya supir sendiri. Bankirnya sendiri. Hidupnya serba dilayani dan bagaikan mimpi. Inikah pula yang kamu idamkan?
      Demikianlah, cara mudah membayangkan membayangkan masa depan menurut Varian: Di masa mendatang, pekerjaan-pekerjaan akan dituntaskan oleh robot. Rutinitas-rutinitas yang menyita waktu dan menyiksa akan diambil alih mereka sementara manusia akan memiliki semakin banyak waktu untuk dihabiskannya sendiri.
      Perjalanan mereka akan disetiri oleh kendaraan dengan kecerdasan buatan. Setiap orang akan memiliki sistem yang bekerja mengurusi tetek bengek yang menguras waktu dan tenaganya.
      Masa depan yang menyenangkan? Masa depan yang sudah tak terlalu jauh lagi, Varian percaya.
      Inovasi sudah terjadi tapi…
      Persoalannya, inovasi-inovasi teknologi serta pengorganisasian kerja sebenarnya sudah sejak lama memangkas berbagai kewajiban kerja yang kita perlukan. Sejak kapan telepon genggam kita berubah menjadi perkakas serba bisa?
      Apakah 2005 yakni sejak Blackberry serta Blackberry Messenger diperkenalkan dan memudahkan kebutuhan-kebutuhan komunikasi Anda? Apakah sejak iOS, Android diperkenalkan dan segala ragam aplikasi pengatur hidup tersedia dalam genggaman tangan?
      Yang pasti, berkatnya Anda kini tidak perlu lagi merepotkan diri mengirim dokumen-dokumen lewat pos.Anda tidak harus lagi mendatangi orang dan bergelut dengan kemacetan ketika detail pekerjaan dapat diterangkan melalui surel, pesan WhatsApp, atau panggilan video.
      Dan setiap saat, aplikasi-aplikasi, sistem operasi memutakhirkan diri sehingga kebutuhan-kebutuhan kecil—mengunggah foto atau dokumen, katakanlah—semakin tidak perlu Anda pikirkan.
      Apakah pekerjaan berkomunikasi Anda semakin sedikit, pertanyaannya? Apakah waktu luang Anda semakin banyak? Saya jamin, tidak. Bagi kebanyakan dari kita, tidak. Apa yang terjadi adalah Anda masih mesti menanggapi surel dari atasan atau klien pada pukul tiga dini hari. Boleh jadi, Anda bahkan masih harus bergelut dengan rapat melalui panggilan video pada hari raya Lebaran.
      Anda seorang desainer? Anda, boleh jadi, pernah bergelut merevisi pekerjaan Anda puluhan kali—menyambangi semua yang diinginkan klien dan bos Anda hanya untuk kembali ke desain pertama yang Anda ajukan. Semua berkat kemudahan berkomunikasi.
      Potret kerja media daring
      Bagaimana awalnya kepelikan ini terjadi? Keinginan. Ia, saya rasa, berawal dari keinginan manusia yang bukan saja tak tuntas-tuntas melainkan juga mengada-ada. Pekerjaan, toh, tak pernah sekadar melayani kebutuhan-kebutuhan bertahan hidup belaka sebuah masyarakat.
      Saya tak tahu bagaimana menerangkannya dengan kalkulasi ekonometri yang teliti. Tetapi, saya dapat menceritakan awal mula wartawan di Indonesia diharuskan menulis lima belas berita per harinya.
      Awalnya adalah kesuksesan Detik.com yang mengantarkannya menjadi media daring terbesar hingga hari ini. Pada waktu itu, media daring adalah wahana yang benar-benar baru. Belum ada yang benar-benar tahu strategi agar pengunjung secara konsisten terpikat mendatanginya.
      Detik.com, lantas, mencoba menayangkan sebanyak-banyaknya berita di portalnya. Lebih banyak selalu lebih baik. Lagi pula, berbeda dengan media cetak, media daring sanggup menayangkan berita sebanyak apa pun. Strategi ini berhasil meraup pembaca. Dan, memang, perhitungannya masuk akal. Dengan menayangkan lebih banyak berita, peluang berita mereka dibaca, disebarkan, dan dibicarakan dengan sendirinya akan lebih besar.
      Akan tetapi, apa yang terjadi selepas standar Detik.com menjadi mantra semua media daring yang ada? Media disesaki pengulangan-pengulangan tak berbobot. Satu cerita yang sama dapat didedah menjadi tiga-empat berita. Berita-berita merupakan jiplakan mentah dari siaran pers. Tentu saja, dengan cara apa lagi seorang awak media dapat menulis lima belas berita dalam sehari kecuali dengan taktik-taktik semacam ini?
      Keinginan siapa yang dipuaskan dengan berita-berita daring yang demikian? Keinginan pembaca, boleh jadi. Tetapi, bukankah keinginan mereka seharusnya dapat dipuaskan dengan berita secukupnya yang mengena dan merangkum semua informasi yang dibutuhkan? Dan bukankah kalau media daring tak menciptakan sendiri rasa penasaran tidak sehat pembaca dengan berita-berita sepotong dan umpan klik, wartawan tidak harus bekerja bak mesin atau bahkan menulis berita yang lebih bernas?
      Tak hanya media
      Saya kira, kepelikan ini kini tak sekadar mencekik para pekerja media. Beberapa editor media daring menetapkan standar wartawannya harus dapat dikontak 24 jam penuh. Bayangkan, 24 JAM PENUH!
      Peraturan menyesakkan serupa, kendati tak pernah disampaikan secara terbuka, juga menjadi norma yang sebenarnya dipaksakan kepada banyak pekerja di ranah-ranah lainnya.
      Staf Humas Elon Musk bercerita ia dapat dipanggil bosnya itu pukul tiga pagi hanya karena Sang Bos menemukan kritik sepele terhadap dirinya. Kondisi ini, saya yakin, bukan kondisi yang sulit dipahami pekerja-pekerja di Indonesia.
      Mereka mesti sudi dikontak atasannya dini hari lantaran Sang Atasan tersulut emosinya oleh satu dan lain hal. Mereka perlu menanggapi dengan ramah, manis, dan menguras kesabaran keluhan-keluhan klien atau penyandang dana ketika baru bangun tidur.
      Dan, lagi-lagi, sebagaimana kerja para wartawan media daring, kerja yang paling menguras waktu bukanlah kerja yang konkret. Ia adalah kerja-kerja menyusui keinginan yang tak ada habisnya bila seseorang tidak mengeremnya. Teknologi membuka ruang selebar-lebarnya, selentur-lenturnya untuk menagih kerja orang lain kapan pun dan di mana pun, dan relasi kerja yang timpang menyebabkan mereka tidak mungkin menolaknya. "Belum tipes, belum loyal,” katanya.
      Relasi kerja timpang
      Hal Varian, dengan demikian, boleh saja memimpikan orang-orang kian dimanjakan seiring tak terelakkannya perkembangan teknologi. Namun, dengan lemahnya posisi pekerja di Indonesia—dan sebenarnya juga di banyak negara lain—ia rentan menjadi mimpi muluk-muluk belaka bagi kebanyakan orang. Inovasi teknologi alih-alih memangkas kerja malah menciptakan kerja, dan alih-alih menghemat waktu kerja malah menyebabkan kerja menjajah waktu senggang kita hingga jengkal terakhirnya.
      Dengan tersedianya laptop, yang katanya memudahkan hidup banyak orang, toh, apa yang terjadi kalau bukan pekerjaan kini dianggap dapat dituntaskan di mana pun?
      Dan dengan tersedianya angkutan daring, apa yang terjadi kalau bukan manajemen tidak lagi mempermasalahkan jam pulang pekerjanya?
      Apa yang bisa kita antisipasi dari perkembangan teknologi menghebohkan selanjutnya, karenanya, kalau bukan ia semakin menyempurnakan eksploitasi pekerja?
      Mungkin, dengan demikian, teknologi tidak seharusnya semata berkembang dan melangkah maju. Ia juga tidak bisa melaju dengan kacamata kuda. Ia tidak seyogianya terjatuh ke tangan yang salah.
    • By abditrass
      Salam Kenal dari ABDITRASS BOGOR
      Salam Kenal dari Bogor

      kami adalah Abditrass Aplikator :
      -Bajaringan -Teralis
      -kanopi -Pagar
      -Las - Gerbang
      -Alumunium -Plafon
      -bangunan dll

      Bagi kawan yang mau Bergabung dengan Tim Marketing Kami,Baik Marketing Lapangan dan Online bisa hub Kami :
      whatsapp ...082112672826


      Link kami:

      https://abditrass.blogspot.com
      https://abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanabditrass.wordpress.com https://kanopibajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://bogorbaja.blogspot.co.id/ https://bajaringanabditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringantasikmalayamurah.blogspot.co.id/ https://bajaringanbogor-berkualitas.blogspot.co.id/ https://bajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://abditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringan-kanopi-tralis-bogor.blogspot.co.id/ https://bengkellasbogorsentulcity.blogspot.co.id/ https://canopybajaringanbogor.blogspot.co.id/ https://bajaringan-bogor-ciluar-abditrass.blogspot.co.id/ https://jasapemasangankanopibogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanbogormurah.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-google.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-bajaringan.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-google.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanmodern.blogspot.co.id/ https://kanopi-minimalis-bogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringan-bogor-cibinong.blogspot.co.id/ https://kusenalumuniumbogorcibinong.blogspot.co.id/ https://kusen-alumuniumbogor.blogspot.co.id/ https://plafonbogor.blogspot.co.id/ https://teralisbesibogor.blogspot.co.id/ https://kanopibajaringanbogor.wordpress.com https://kanopibogorbajaringanbogor.wordpress.com https://bajaringanabditrass.wordpress.com https://kanopibogorcibinong.wordpress.com https://plafon-gypsum-abditrass.blogspot.co.id/ https://plafon-gypsum-abditrass.blogspot.co.id/ https://kusen-alumunium-abditrass.blogspot.co.id/ https://kanopi-bajaringan-bogor-abditrass.blogspot.co.id/ https://bajaringan-abditrass.blogspot.co.id/
       

    • By BincangEdukasi
      Migrain memang bisa datang kapan saja. Bahkan seringkali datang tiba-tiba di saat yang tidak terduga. Lebih menyebalkannya lagi, tak jarang migrain kumat saat kita sedang berada di kantor. Padahal, pekerjaan sedang banyak-banyaknya! Apakah kamu pernah mengalaminya? Ternyata, ada sejumlah alasan yang menyebabkan migrain timbul saat kamu sedang berada di kantor. Ini dia penyebabnya.
      Kondisi Lalu Lintas
      Banyak orang yang harus melalui perjalanan panjang dari rumah untuk tiba di kantor. Berbagai kendala di perjalanan bisa menjadi pemicu migrain dan sakit kepala. Misalnya kemacetan di perjalanan, mabuk perjalanan, hingga perubahan pola cahaya yang diterima oleh matamu selama perjalanan. Coba saja menyetir ke arah matahari terbit atau terbenam, cahaya yang menusuk matamu dapat memicu migrain.
      Pencahayaan buruk
      Nggak semua kantor memerhatikan pencahayaan ruang kerja dengan baik. Cahaya yang terlalu terang atau gelap akan membuatmu mudah mengalami migrain saat sedang bekerja. Apalagi jika pekerjaanmu mengharuskan kamu terus menerus menatap layar komputer di dalam ruangan dengan pencahayaan buruk.
      Stres tingkat tinggi
      Omelan si Bos, deadline pekerjaan, tuntutan untuk mencapai target, atau mempersiapkan presentasi, adalah kecemasan yang wajar dan sering terjadi. Namun bagi orang yang tidak bisa mengendalikan kecemasannya, maka bisa memengaruhi kondisi fisiknya juga. Migrain adalah salah satu penyakit yang bisa muncul karena stress.
      Ketegangan mata
      Terlalu lama menatap layar komputer bisa menyebabkan ketegangan saraf-saraf mata dan akhirnya kamu jadi mengalami migrain. Untuk memastikannya, coba cek ke dokter mata apakah migrain yang kamu alami berasal dari mata. Biasanya dokter akan menyarankan kamu menggunakan kacamata khusus sebagai terapi untuk mata. Mata yang kering juga bisa membutmu pusing. Jadi pastikan untuk berkedip setiap beberapa detik agar matamu tetap lembap dan berpalinglah dari layar komputer setiap 20 menit.
      Posisi duduk salah
      Perhatikan posisi dudukmu. Pastikan kursimu memiliki bantalan yang bisa menunjang tulang belakang (punggung), jika tidak ada, kamu bisa menambahkan bantalan tersendiri. Saat mengetik, posisikan tanganmu di bagian penyangga lengan kursi. Jika kamu sering menerima telepon, lebih baik gunakan headset agar tulang lehermu tidak terasa pegal dan lakukan stretching ringan setiap beberapa jam sekali.
      Bau yang kuat
      Entah itu bau asap rokok, parfume, ataupun cairan pembersih ruangan, jika bau tersebut terlalu kuat, maka bisa menimbulkan migrain. Hati-hati ya!
      Suara berisik
      Rekan kerja menyetel musik atau berbincang terlalu keras, bisa membuatmu terganggu dan sakit kepala. Sebab, kamu harus berkonsentrasi sementarab suasana di sekitarmu sangat berisik. Jika hal ini membuatmu terganggu, lebih baik gunakan headset dan nyalakan musik yang tenang untuk menetralisir kebisingan.
      Hidup teratur
      Aturlah rutinitas hidup Anda. Misalnya, usahakan makan di jam-jam yang sama. Tidak terlalu cepat atau terlambat. Jika kamu tipe orang yang bekerja di pagi hari, maka usahkan tidur malam tepat waktu dan tiba di kantor pada jam yang sama setiap hari. Hindari bekerja lembur karena akan ‘merusak’ jam biologismu. Jika migrain sudah tak terhindarkan, redakan dengan bodrex Migra. Kandungan paracetamol, propifenazon, dan kofein di dalam bodrex Migra dapat redakan sakit kepala berdenyut-denyut dengan segera.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy