Jump to content
Masuk untuk mengikuti ini  
Metrotvnews

Mendagri Mendukung Penghina DPR `Disemprit`

Recommended Posts

Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sepakat dengan DPR untuk mengesahkan UU MD3. Sebab, semua pihak yang merendahkan martabat legislator harus ditindak.
 
"Sebagai manusia, saya kalau dikritik silakan saja dan saya harus terima kritik sepedas apapun. Tapi, kalau dihina saya kira siapapun kan enggak mau dihina. Itu intinya," kata Tjahjo di kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Februari 2018.
 
Sebagai Mendagri, ia setuju apa yang diputuskan DPR terkait UU MD3. Pemerintah juga telah diwakili oleh Kemenkumham Yasonna Laoly. Yasonna juga tak menyampaikan keberatan.
 
Menurut Tjahjo sangat wajar ada fraksi yang tak sepakat dengan MD3. Sebab, dalam suatu keputusan selalu ada pihak yang tak setuju.

Baca: Pemuda Muhammadiyah Dilarang Pilih Parpol Pendukung RUU MD3  

"Saya selaku Mendagri setuju atas apa yang diputuskan DPR dan pemerintah. Ada fraksi dan partai yang enggak ikut? Sah-sah saja," kata dia.
 
Revisi Undang-Undang MD3 resmi disahkan DPR dalam sidang paripurna, Senin, 12 Februari 2018. Pengesahan revisi UU MD3 disetujui delapan fraksi. Dua fraksi memutuskan walkout yaitu NasDem dan PPP.
 
Delapan fraksi lainnya yang setuju adalah PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Hanura, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
 
Dengan disahkannya UU ini, maka DPR memiliki tiga kuasa tambahan yaitu pemanggilan paksa seseorang dalam rapat DPR, hak imunitas, dan dapat mengkriminalisasi pengkritik anggota DPR.

www.metrotvnews.com

Share this post


Link to post
Bagikan di situs lain

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang

Masuk untuk mengikuti ini  

×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi