Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
Adeus

Wah, Jackie Chan dukung hukuman mati kasus narkoba?

Recommended Posts

post-108-0-30063000-1430995732.jpg

Anak Jackie Chan dijatuhi hukuman penjara enam bulan di Cina dalam kasus narkoba.

 

Duta besar antinarkoba Singapura yang baru, aktor kung fu kenamaan Jackie Chan, mengatakan dirinya mendukung hukuman mati bagi para penyelundup dan pedagang narkoba.

 

"Untuk beberapa kasus, saya jelas mendukung hukuman mati," kata Jackie Chan.

 

"(Anak-anak muda mengatakan) tak masalah dengan narkoba, ini seperti rokok. Saya tak sependapat dengan pandangan tersebut ... (narkoba) tak boleh masuk ke keluarga saya," katanya.

 

Anak Jackie Chan, Jaycee (32 tahun), dijatuhi hukuman penjara enam bulan di Cina karena memiliki obat-obatan terlarang dan menampung beberapa pengguna narkoba yang lain.

 

Jackie Chan mengatakan sangat marah dan malu begitu mengetahui anaknya sendiri terlibat narkoba.

 

Ia mengatakan dirinya tak pernah membayangkan anggota keluarganya akan terlibat kasus narkoba.

 

Jackie Chan adalah selebriti pertama yang diangkat menjadi duta antinarkoba pemerintah Singapura, setelah kepolisian Cina mengangkatnya untuk jabatan yang sama pada 2009.

 

Baik Singapura maupun Cina menerapkan hukuman mati untuk penyelundup dan pengedar obat-obatan terlarang.

 

Negara Asia Tenggara lain yang menerapkan hukuman mati termasuk Indonesia dan Malaysia.

 

Eksekusi delapan orang yang dilakukan akhir April lalu di Nusakambangan menuai kritikan internasional.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By berita_semua
      Berbicara mengenai bahaya dari penyalahgunaan narkotika memang sangatlah mengerikan.
      Cukup banyak para mantan pecandu yang sudah berhenti menjadi pengguna menceritakan betapa mengerikan kondisi saat kecanduan narkotika.
      Bahkan, Filipina yang dipimpin oleh Rodrigo Duterte menegakkan sistem yang sangat kejam juga yaitu dengan cara menembak mati semua pengedar dan pengguna narkoba.
      Dalam satu minggu saja, terdapat lebih dari 2 ribu pengedar dan pengguna narkoba yang ditembak mati oleh aparat.
      Apa itu Flakka?
      Flakka adalah sebuah narkoba dengan jenis baru yang diketahui sangat berbahaya. Efek samping dari pengguna narkotika jenis ini terbilang sangat mengerikan serta membahayakan orang di sekitarnya.
      Narkotika jenis ini bentuknya seperti kristal dengan warna putih.
      Nama Flakka sendiri berasal dari bahasa Spanyol yaitu “La Flaca” yang punya arti “Gadis Cantik bertubuh Langsing”.
      Gejala dan Dampak Pengguna Flakka
      Salah seorang dokter di Direktur Pusat Informasi Keracunan yang berasal dari Miami, dr Jeffrey Bernstein mengatakan bahwa untuk gejala dan dampak pengguna narkoba pada jenis Flakka ini sangat berbahaya.
      Pengguna Flakka bakal menjadi seperti orang tidak waras karena efeknya yang bisa membuat orang berubah moodnya dalam sekejap saja.

      Pengguna Flakka bakal seperti orang yang tidak waras, kadang bahagia, senang, sedih, marah, dan emosinya tidak stabil.
      Emosinya bakal meledak secara tiba-tiba tanpa disadari olehnya, persis seperti orang gila atau bahkan belakangan ini para netizen menganggapnya seperti zombie di film-film.
      Efek Menggunakan Flakka
      Tak hanya sampai di disitu saja, pengguna Flakka bakal menyiksa dirinya sendiri seperti akan mencabik-cabik, mencubit, menggigit, atau tindakan lainnya untuk bisa menyakiti bagian tubuhnya sendiri.
      Salah satu mantan pengguna Flakka mengatakan bahwa rasa sakit yang didapatkan usai menyiksa diri itu bakal menambah kenikmatan pengguna obat terlarang jenis ini.
      “Semakin sakit, semakin nikmat, mirip zombie” terangnya.
      Dimana Flakka Dijual?
      Flakka sudah menyebar dengan begitu cepatnya di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, barang haram bernama Flakka ini hanya berkisar harga Rp 70 ribu saja.
      Oleh karena harganya yang sangat murah itu, tentu barang haram ini menjadi sangat cepat peredarannya.
      Pasien rumah sakit jiwa telah meningkat karena dampak dari Flakka ini.
      Flakka bisa menyebabkan Kematian
      Bukan hanya menyebabkan otak menjadi tidak waras atau kegilaan untuk para penggunanya. Flakka juga akan membuat penggunanya menjadi seperti zombie dan bahkan bisa membuat penggunanya meninggal dunia.
      Sudah cukup banyak juga kasus meninggalnya para pengguna Flakka karena overdosis.
       
    • Guest News
      By Guest News
      Komisioner Tinggi PBB untuk HAM Zeid Ra'ad Al Hussein dalam pertemuan Dewan HAM PBB di Jenewa, Februari 2016. 
      Komisioner Tinggi PBB untuk HAM mendesak pemerintah Indonesia untuk memberlakukan moratorium hukuman mati.
      Kepala urusan hak asasi manusia PBB telah mendesak pemerintah Indonesia untuk membatalkan rencana mengeksekusi belasan orang atas kejahatan narkoba.
      Komisioner Tinggi PBB untuk HAM Zeid Ra'ad Al Hussein mengatakan hari Rabu (27/7) Kantor HAM PBB "sangat prihatin" dengan kurangnya transparansi dan ketaatan akan jaminan peradilan yang adil.
      Ia mendesak pemerintah untuk memberlakukan moratorium hukuman mati.
      Keamanan telah diperketat di pulau Nusa Kambangan dalam persiapan eksekusi, yang diperkirakan akan dilakukan dalam beberapa hari ini. 
    • By Arab_kota
      Shoko Tendo (45) menghela napas saat menceritakan pengalamannya menjadi anggota Yakuza bertahun-tahun. Wanita ini bukan hanya anggota organisasi kriminal Jepang itu, dia juga putri bos besar Yakuza.
      "Tidak pernah saya berpikir kembali lagi ke dunia Yakuza," kata Shoko
      Sebagai anak petinggi Yakuza, Shoko besar di kalangan Yakuza. Dia pun mulai terlibat di dalamnya. Diakui, hal ini dilakukan atas pilihan sendiri. Tak ada saudaranya yang bergabung dengan Yakuza. Ayah Shoko pun tak ingin anaknya mengikuti jejaknya.

      Tapi Shoko memilih jalan hidupnya sendiri. Dia menjadi bagian organisasi Yakuza. Shoko pun terjerumus menjadi pecandu narkoba. Dia terlibat asmara dan seks dengan sesama anggota Yakuza. Dua hal ini pernah sangat lekat dengan dirinya.
      Wanita bertato ini juga akrab dengan kehidupan malam dan menjadi pacar gelap para anggota Yakuza.
      Hidupnya hancur-hancuran kala itu. Tapi Shoko cukup beruntung tak pernah merasakan dipenjara.
      Tugas wanita Yakuza biasanya menemani para pembesar atau jadi wanita simpanan. Mereka tak terlibat langsung dengan perang antar kelompok atau kekerasan lain. Tapi Shoko paham betul bagaimana kerasnya hidup di lingkungan Yakuza.
      Shoko juga tahu informasi A1 alias terpercaya soal penyelundupan narkoba yang dilakukan Yakuza. Narkoba itu salah satunya berasal dari Korea Utara. Rupanya sejauh itu kerja sama internasional Yakuza.
      Kini Shoko mengaku sudah tobat dan keluar dari dunia Yakuza. Shoko memilih membesarkan anaknya yang kini berusia 8 tahun seorang diri.
    • By muh_obeje3
      Gamers memang tidak mengenal usia, jenis kelamin, ataupun pekerjaanmu. Seperti kejadian lucu yang baru saja terjadi belakangan ini. Seorang Bandar Narkoba besar di negara ceko ditangkap oleh polisi bersenjata lengkap di rumahnya saat sedang bermain game Heartstone. Bahkan si bandar ini mencoba untuk menyelesaikan gamenya dulu sebelum diborgol tapi sayangnya pihak kepolisian tidak mengabulkan permintaanya tersebut.
      Hearthstone adalah game TCG dimana pemain akan beradu kartu yang dikumpulkan satu sama lain. Game ini cukup terkenal di dunia Internasional , Berbagai turnamen sudah diadakan di seluruh belahan dunia. Jadi wajar saja kalau game ini dimainkan oleh banyak kalangan. Termasuk kalangan dunia hitam, asal jangan kalangan dunia lain.
    • By Apikereta90

      Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Maneger Nasution mengingatkan pemerintah untuk berhati-hati dalam menjatuhkan hukuman mati dalam kasus peredaran narkoba.
      Komnas HAM sebagai lembaga pelindung hak asasi warga negara memandang, status darurat narkoba yang kini terjadi di Indonesia merupakan realita yang ditanggapi secara serius oleh penegak hukum. Namun, pertimbangan vonis hukuman mati harus dilakukan dengan cermat, sebab vonis hukuman mati yang sudah dieksekusi tak dapat dikoreksi.
      “Komnas HAM menyerankan untuk sangat ketat, jangan sampai salah menerapkan hukum mati. Kalau salah kan tidak ada mekanisme lagi untuk merehabilitasi,” kata Maneger saat dihubungi Okezone, Sabtu (14/11/2015).
      Di tubuh Komnas HAM sendiri, lanjut Maneger, telah dilakukan voting mengenai penghapusan hukuman mati. Hasilnya, sebanyak tujuh komisioner setuju hukuman mati dihapuskan, sementara tiga sisanya tak sepakat.
      Dengan demikian, dapat diambil kesimpulan bahwa secara kelembagaan, Komnas HAM mendukung moratorium atau penghentian hukuman mati di Indonesia.
      “Secara kelembagaan, Komnas HAM merekomendasikan untuk moratorium hukuman mati. Saya masih mengakui hukuman mati, tetapi dalam praktik peradilan yang adil,” lanjut dia.
      Sampai saat ini memang belum ada instrument hukum internasional yang memutus hukuman mati bagi tersangka kasus narkoba melanggar HAM atau tidak. Beberapa negara termasuk Amerika pun masih menerapkan hukuman mati bagi terpidana kasus narkoba.
      Tetapi, menurut Maneger, ada kecenderungan semangat moratorium hukuman mati dari dunia internasional. Paradigma hukuman pun berubah dari yang tujuannya menghukum kepada orientasi koreksi dan pemasyarakatan.
      “Semangatnya ada kecenderungan untuk moratorium karena terjadi perubahan paradigma. Selama ini menghadapi pelaku kejahatan paradigmanya kan menghukum, sekarang ini berubah dari penghukuman ke koreksi, ada memang kecenderungan ke sana. Sekali lagi bahwa dunia internasional belum (meyepakati),” ujar Maneger.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy