Jump to content
peter_hutomo

Ada Emoji Jari Tengah di Windows 10, Kenapa?

Recommended Posts

post-6-0-61256100-1430954714.jpg

 

Windows 10 menjadi sistem operasi pertama yang memasukkan jari tengah dalam koleksi emoji untuk mendukung percakapan pengguna. Mengapa sejauh ini hanya Windows 10 yang memakainya?

 

Sistem operasi Apple iOS, Mac OS X, maupun Android dari Google, sejauh ini tidak mengadopsi emoji ini. Padahal, sebenarnya, emoji jari tengah telah disetujui sebagai bagian dari Unicode versi 7 pada pertengahan 2014.

 

Unicode merupakan standar komputasi terbuka yang menentukan sistem penayangan teks atau simbol dalam berbagai bahasa pemrograman komputer di dunia. Ada banyak bahasa pemrograman. Dua kode pemrograman dapat menggunakan nomor yang sama untuk dua karakter yang berbeda atau menggunakan nomor yang berbeda untuk sebuah karakter yang sama.

 

Agar tidak terjadi kebingungan untuk menampilkan teks dan simbol, standar Unicode hadir sebagai solusi dengan memberikan nomor unik untuk setiap karakter tanpa memandang platform, program, dan bahasanya.

 

Standar yang dibuat Unicode juga mengatur soal metodologi, pengkodean, dan kumpulan standar penyandian teks dan simbol. Bahkan mereka mengatur soal sifat karakter seperti huruf besar dan kecil, atau warna karakter.

 

"The Unicode Standard telah diadopsi oleh para pemimpin industri seperti Apple, HP, IBM, JustSystems, Microsoft, Oracle, SAP, Sun, Sybase, Unisys dan banyak lainnya," demikian tertulis di situs web resmi Unicode.org.

 

Sejatinya, simbol mengangkat jari tengah merupakan isyarat kasar atau menghina di budaya Barat.

 

Hingga kini tidak diketahui mengapa Apple dan Google tidak mengadopsi emoji jari tengah ini, padahal sudah tersedia lama dan sudah distandarisasi.

 

Emoji jari tengah di Windows 10 tersedia dalam enam pilihan warna. Terdapat lima warna yang didasarkan pada ras, mulai dari warna putih hingga hitam. Ada tambahan warna abu-abu sebagai standar untuk tidak menggambarkan warna kulit apapun.

 

Hal ini sejalan dengan rekomendasi Unicode yang mengimbau warna emoji bawaan (default) tidak menggambarkan warna kulit manusia. Sementara Google dan Apple, membut emoji default mereka dengan warna kuning cerah yang kemudian menuai kritik dari banyak pihak.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By BisaJadi
      Setelah sempat "tak sengaja" membocorkan tampilan Start Menu terbarunya pada akhir 2019 lalu, kali ini Microsoft mulai percaya diri memamerkan rancangan Start Menu baru di Windows 10 lewat sebuah klip animasi yang diunggah di Twitter.
      Namun, tampilan Start Menu itu tampak berbeda dengan bocoran yang sempat beredar beberapa waktu lalu.
      Microft tidak menghilangkan gaya "Live Tiles" berupa deretan ikon aplikasi berbentuk persegi, tapi mengubah desainnya sehingga tampak lebih rapi dan bisa menampilkan teks pendek, misalnya untuk preview e-mail.
      "Dibuat oleh tim desain @Windows, klip animasi ini menggambarkan sepotong evolusi #UX dan modernisasi pengalaman Windows," kicau Microsoft dalam twitnya, dikutip KompasTekno Jumat (10/4/2020).
      Dalam twit tersebut Microsoft memamerkan rancangan Start Menu Windows 10 dengan sangat jelas. Ada dua mode tampilan yang ditunjukkan, yakni dengan latar belakang warna cerah dan warna gelap.
      Tim pengembangan Windows tampaknya lebih berfokus untuk menciptakan sebuah tampilan Start Menu yang lebih simple dengan gayanya yang tidak terlalu berubah.
      Belum jelas kapan rancangan Start Menu di atas akan benar-benar diimplementasikan ke Windows 10. Boleh jadi, Microsoft menyiapkan Start Menu baru ini untuk perangkat-perangkat foldable dengan dua layar yang akan menjalankan OS Windows 10X.
      Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Wccftech, Selasa (14/4/2020), Windows 10X kemungkinan akan dirilis tahun ini, namun bisa saja tertunda lantaran pandemi Covid-19 yang masih merebak di berbagai belahan dunia.
    • By c0d1ng
      Ditengah kabar negatif seputar Windows 10 Mobile, hari ini muncul laporan bahwa Samsung tengah menguji Galaxy S8 versi Windows 10 Mobile. Microsoft dan Samsung tampaknya akan membawa kerjasama mereka ke level yang lebih tinggi. Tentunya setelah kerjasama mereka meluncurkan Galaxy Book dan Galaxy S8 Microsoft Edition.

      Bila dilihat dari screenshot yang beredar S8 versi Windows 10 Mobile akan memiliki konfigurasi yang sama seperti versi China dan Korsel, yaitu dengan RAM 6GB. Sebagai tambahan sumber dari ITHome mengabarkan bahwa ada kemungkinan meluncur di acara 2 Mei mendatang.
      Namun hal itu kecil kemungkinannya. Mengingat acara 2 Mei mendatang berfokus penuh pada pendidikan, bukan berfokus untuk peluncuran hardware baru. Samsung sendiri juga senang untuk bereksperimen dengan hal baru seperti adanya prototype S8 dengan Dual Camera, tapi tidak diluncurkan untuk publik tentunya.
      Mari kita tunggu saja kabar selanjutnya menjelang akhir tahun nanti. Tentu saja hal yang bagus bila S8 nanti hadir dalam versi Windows 10 on ARM disamping Elite x3 versi baru. Tentunya karena S8 dan mungkin Elite x3 versi baru sudah menggunakan Snapdragon 835. Mengingat Surface phone kemungkinan akan meluncur tahun 2018 mendatang.
    • By c0d1ng
      Windows 10 Creators Update sejatinya belum resmi dirilis oleh Microsoft. Microsoft berencana untuk menggelar update besar ke-2 dari Windows 10 yang dijuluki “Windows 10 Creators Update” ini mulai bulan depan.
      Ya, sekali lagi, Windows 10 Creators Update sejatinya belum resmi dirilis. Tapi sejak pekan lalu Tool untuk update yaitu Upgrade Assistant untuk Windows 10 Creators Update sudah bocor dan beredar secara online.
      Melalui Upgrade Assistant ini terungkap bahwa Windows 10 Build 15063 adalah versi final untuk Windows 10 Creators Update, atau disebut juga dengan versi 1703.
      Hal ini diperkuat dengan bukti akhir-akhir ini yang menunjukkan bahwa Windows 10 build15063 adalah build ‘RTM’ untuk Creators Update. Build 15063 adalah build yang sekarang tersedia untuk PC dan Mobile Fast Ring, PC Slow Ring, dan bagi member Program Insider Xbox; dan SDK serta Mobile Emulator yang semuanya muncul secara online pekan lalu.
      Dan sekarang kami bisa mengkonfirmasi bahwa Microsoft telah mulai meluncurkan Windows 10 Creators Update untuk PC dan Tablet melalui Upgrade Assistant yang bocor ini.
      Windows 10 Upgrade Assistant adalah sebuah tool yang sama persis seperti yang Microsoft rilis tahun lalu untuk Anniversary Update. Cuma bedanya sekarang tool ini akan berfungsi untuk men-download Creators Update build terbaru, bukan Anniversary Update.
      Windows 10 Creators Update telah memiliki banyak fitur baru dan peningkatan selama buildterakhir build pratinjau (yang sudah dirasakan oleh Insider).
      HARAP DICATAT!!! Kamu tidak akan melihat apa-apa jika kamu pergi ke Settings > Update & security > Windows Update dan memeriksa update, karena update belum dirilis resmi dan nantinya akan bergulir secara bertahap.
      Beberapa jam setelah beredarnya link download Upgrade Assistant, Microsoft rupanya mengendusnya, Microsoft pun langsung memblokir link tersebut. Ya, Microsoft langsung cepat bertindak sebelum kebocoran ini meluas.
      Kini file Windows 10 Update Assistant yang bocoran link-nya beredar tersebut sudah dihapus dari server Microsoft. Bahkan meskipun kamu sudah memilikinya kamu tidak akan bisa lagi menginstall Windows 10 Creators Update.
      Nah, bagi kamu yang terlambat mendapatkan Windows 10 Creators Update melalui cara ini, perilisan resminya yang kabarnya sudah hadir pada 11 April 2017.
      Menurut kami, menunggu perilisan resminya adalah opsi yang terbaik, toh momen tersebut akan datang beberapa hari lagi.
    • By vyrous
      Microsoft mengonfirmasi bahwa pembaruan besar Anniversary Update bakal diumumkan pekan depan. Namun, tidak untuk update Windows 10 yang dikatakan bergulir tahun ini alias ditunda.
      Informasi tersebut diketahui melalui postingan perusahaan yang mengungkapkan, pembaruan Windows 10 akan mendarat tahun depan atau 2017.
      Berdasarkan laporan organisasi OS Windows 10 akan menjadi fitur update terakhir di 2016.
      "Kami akan menyajikan dua pembaruan fitur tambahan terbaru pada sistem pengoperasian Windows 10, dan berharap semuanya akan selesai pada 2017," ungkapnya.
      Penundaan itu lantaran perusahaan sedang fokus pengerjaan instruktur ilmu dasar dari arsitektur OS, sehingga terlambat untuk merilis pembaruan fitur baru. Pengerjaan Windows 10 pun tengah berlangsung, dan fokus utama Microsoft adalah update periodik untuk OS desktop dan Windows sebagai layanannya.
×
×
  • Create New...