Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
BisaJadi

Fenomena Sumpah Pocong

Recommended Posts

post-17-0-89664800-1430951188.jpg

 

Sumpah pocong yang konon merupakan tradisi masyarakat pedesaan adalah sumpah yang dilakukan oleh seseorang dengan kondisi terbalut kain kafan layaknya orang yang telah meninggal.

 

Sumpah ini tak jarang dipraktekkan dengan tata cara yang berbeda, misalnya pelaku sumpah tidak dipocongi tapi hanya dikerudungi kain kafan dengan posisi duduk.

 

Sumpah pocong biasanya dilakukan oleh pemeluk agama Islam dan dilengkapi dengan saksi dan dilakukan di rumah ibadah (mesjid). Di dalam hukum Islam sebenarnya tidak ada sumpah dengan mengenakan kain kafan seperti ini. Sumpah ini merupakan tradisi lokal yang masih kental menerapkan norma-norma adat. Sumpah ini dilakukan untuk membuktikan suatu tuduhan atau kasus yang sedikit atau bahkan tidak memiliki bukti sama sekali.

 

Di dalam sistem pengadilan Indonesia, sumpah ini dikenal sebagai sumpah mimbar dan merupakan salah satu pembuktian yang dijalankan oleh pengadilan dalam memeriksa perkara-perkara perdata, walaupun bentuk sumpah pocong sendiri tidak diatur dalam peraturan Hukum Perdata dan Hukum Acara Perdata. Sumpah mimbar lahir karena adanya perselisihan antara seseorang sebagai penggugat melawan orang lain sebagai tergugat, biasanya berupa perebutan harta warisan, hak-hak tanah, utang-piutang, dan sebagainya.

 

Dalam suatu kasus perdata ada beberapa tingkatan bukti yang layak diajukan, pertama adalah bukti surat dan kedua bukti saksi. Ada kalanya kedua belah pihak sulit menyediakan bukti-bukti tersebut, misalnya soal warisan, turun-temurunnya harta, atau utang-piutang yang dilakukan antara almarhum orang tua kedua belah pihak beberapa puluh tahun yang lalu. Bila hal ini terjadi maka bukti ketiga yang diajukan adalah bukti persangkaan yaitu dengan meneliti rentetan kejadian di masa lalu. Bukti ini agak rawan dilakukan. Bila ketiga macam bukti tersebut masih belum cukup bagi hakim untuk memutuskan suatu perkara maka dimintakan bukti keempat yaitu pengakuan. Mengingat letaknya yang paling akhir, sumpah pun menjadi alat satu-satunya untuk memutuskan sengketa tersebut. Jadi sumpah tersebut memberikan dampak langsung kepada pemutusan yang dilakukan hakim.

 

Sumpah ada dua macam yaitu Sumpah Suppletoir dan Sumpah Decisoir. Sumpah Supletoir atau sumpah tambahan dilakukan apabila sudah ada bukti permulaan tapi belum bisa meyakinkan kebenaran fakta, karenanya perlu ditambah sumpah. Dalam keadaan tanpa bukti sama sekali, hakim akan memberikan sumpah decisoir atau sumpah pemutus yang sifatnya tuntas, menyelesaikan perkara. Dengan menggunakan alat sumpah decisoir, putusan hakim akan semata-mata tergantung kepada bunyi sumpah dan keberanian pengucap sumpah. Agar memperoleh kebenaran yang hakiki, karena keputusan berdasarkan semata-mata pada bunyi sumpah, maka sumpah itu dikaitkan dengan sumpah pocong . Sumpah pocong dilakukan untuk memberikan dorongan psikologis pada pengucap sumpah untuk tidak berdusta.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By BincangEdukasi

      Sumpah pocong yang konon merupakan tradisi masyarakat pedesaan adalah sumpah yang dilakukan oleh seseorang dengan kondisi terbalut kain kafan layaknya orang yang telah meninggal.
      Sumpah ini tak jarang dipraktekkan dengan tata cara yang berbeda, misalnya pelaku sumpah tidak dipocongi tapi hanya dikerudungi kain kafan dengan posisi duduk.
      Sumpah pocong biasanya dilakukan oleh pemeluk agama Islam dan dilengkapi dengan saksi dan dilakukan di rumah ibadah (mesjid). Di dalam hukum Islam sebenarnya tidak ada sumpah dengan mengenakan kain kafan seperti ini. Sumpah ini merupakan tradisi lokal yang masih kental menerapkan norma-norma adat. Sumpah ini dilakukan untuk membuktikan suatu tuduhan atau kasus yang sedikit atau bahkan tidak memiliki bukti sama sekali.
      Di dalam sistem pengadilan Indonesia, sumpah ini dikenal sebagai sumpah mimbar dan merupakan salah satu pembuktian yang dijalankan oleh pengadilan dalam memeriksa perkara-perkara perdata, walaupun bentuk sumpah pocong sendiri tidak diatur dalam peraturan Hukum Perdata dan Hukum Acara Perdata. Sumpah mimbar lahir karena adanya perselisihan antara seseorang sebagai penggugat melawan orang lain sebagai tergugat, biasanya berupa perebutan harta warisan, hak-hak tanah, utang-piutang, dan sebagainya.
      Dalam suatu kasus perdata ada beberapa tingkatan bukti yang layak diajukan, pertama adalah bukti surat dan kedua bukti saksi. Ada kalanya kedua belah pihak sulit menyediakan bukti-bukti tersebut, misalnya soal warisan, turun-temurunnya harta, atau utang-piutang yang dilakukan antara almarhum orang tua kedua belah pihak beberapa puluh tahun yang lalu. Bila hal ini terjadi maka bukti ketiga yang diajukan adalah bukti persangkaan yaitu dengan meneliti rentetan kejadian di masa lalu. Bukti ini agak rawan dilakukan. Bila ketiga macam bukti tersebut masih belum cukup bagi hakim untuk memutuskan suatu perkara maka dimintakan bukti keempat yaitu pengakuan. Mengingat letaknya yang paling akhir, sumpah pun menjadi alat satu-satunya untuk memutuskan sengketa tersebut. Jadi sumpah tersebut memberikan dampak langsung kepada pemutusan yang dilakukan hakim.
      Sumpah ada dua macam yaitu Sumpah Suppletoir dan Sumpah Decisoir. Sumpah Supletoir atau sumpah tambahan dilakukan apabila sudah ada bukti permulaan tapi belum bisa meyakinkan kebenaran fakta, karenanya perlu ditambah sumpah. Dalam keadaan tanpa bukti sama sekali, hakim akan memberikan sumpah decisoir atau sumpah pemutus yang sifatnya tuntas, menyelesaikan perkara. Dengan menggunakan alat sumpah decisoir, putusan hakim akan semata-mata tergantung kepada bunyi sumpah dan keberanian pengucap sumpah. Agar memperoleh kebenaran yang hakiki, karena keputusan berdasarkan semata-mata pada bunyi sumpah, maka sumpah itu dikaitkan dengan sumpah pocong . Sumpah pocong dilakukan untuk memberikan dorongan psikologis pada pengucap sumpah untuk tidak berdusta.
    • Guest News
      By Guest News
      Semakin banyak perempuan Arab Saudi menggunakan olahraga sebagai peluntur tradisi yang selama ini mengikis peran perempuan. Di Jedah, sejumlah pebasket wanita mengajak anak-anak serta kaum perempuan lainnya untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan di ruang publik. Simak dalam liputan berikut.
       
    • By abas
      Melalui ilmu pengetahuan, manusia berusaha mengerti dirinya sendiri dan lingkungan di sekitarnya. Namun, manusia tidak selalu mendapat jawaban dan penjelasan pada kejadian-kejadian aneh.

      Berikut 10 fenomena yang tidak bisa dijelaskan ilmu pengetahuan, seperti dilansir dari laman Live Science:
      10. Dengungan Taos
      Beberapa penduduk dan pengunjung di sebuah kota kecil di Taos, New Mexico sudah bertahun-tahun diganggu dan dibikin pusing tujuh keliling oleh dengungan frekuensi rendah yang lemah tapi misterius. Dengungan ini terdengar di padang pasir. Anehnya, hanya 2 persen penduduk Taos yang melaporkan pernah mendengar suara itu.
      Beberapa orang percaya, dengungan itu adalah suara tak wajar, ada pula yang menganggap histeria masal, bahkan ada yang menganggap sebagai sesuatu yang jahat. Tak ada satu pun yang bisa menjawab sumber atau asal dengungan ini.
      9. Bigfoot
      Selama puluhan tahun, makhluk besar berbulu bernama bigfoot ini dilaporkan beberapa warga di seluruh Amerika. Kalaupun, populasi bigfoot ini menginjak angka ribuan, tapi tak satupun tubuh makhluk ini pernah ditemukan.
      Selain itu, tak satu pun jasad bigfoot yang dibunuh pemburu, ditabrak mobil ngebut, atau bahkan mati karena sakit atau menua. Minimnya bukti nyata keberadaan makhluk ini--seperti gigi atau tulang-- membuat sebagian orang tak percaya. Meski ada beberapa saksi yang menawarkan foto yang ambigu.
      Karena secara logika bukti tak ada, ilmuwan pun tak pernah bisa membuktikan makhluk seperti bigfoot atau Loch Ness raksasa itu ada atau tidak. Mungkin makhluk misterius ini mengintai dari kejauhan.
      8. Intuisi
      Kadang-kadang kita bisa merasakan intuisi atau sering juga disebut indera keenam ini. Tentu saja, intuisi ini tidak selalu benar, tapi di lain kesempatan 'indera' ini bekerja dengan baik. Tanpa sadar, psikolog mencatat, manusia mengambil informasi dari dunia sekitar mereka. Hal ini, memimpin kita untuk merasakan atau mengetahui informasi tanpa tahu --dengan pasti-- bagaimana kita tahu informasi itu. Tapi,  kasus-kasus intuisi tetap saja sulit dibuktikan dan dipelajari.
      7. Penghilangan misterius
      Orang menghilang karena berbagai alasan, kebanyakan melarikan diri, kecelakaan, diculik lalu dibunuh, dan sebagainya. Tapi, pada akhirnya mereka ditemukan. Tapi, tidak dengan penghilangan secara misterius. Beberapa orang tampaknya menghilang tanpa jejak.
      Biasanya, orang hilang bisa ditemukan melalui penyelidikan polisi, pengakuan, atau tanpa sengaja oleh 'detektif psikis.' Tapi, ketika bukti penghilangan ini minim, polisi pun tak berkutik. Bahkan ilmu forensik pun tak dapat memecahkan kejahatan itu.
      6. Hantu
      Beberapa program televisi, film, dan lainnya menggambarkan bagaimana arwah orang mati muncul dalam peradaban dan cerita rakyat. Banyak orang yang mengaku pernah melihat penampakan bayangan orang asing atau orang terkasih, padahal sudah meninggal dunia.
      Walau bukti pasti keberadaan hantu ini masih diperdebatkan, saksi-saksi terus melaporkan penglihatan mereka. Baik pengakuan melihat, memotret, bahkan berkomunikasi dengan para hantu.
      Investigator hantu berharap suatu hari nanti arwah orang meninggal bisa berkomunikasi dengan orang hidup sehingga mengakhiri misteri ini.
      5. Deja vu
      Deja vu berasal dari bahasa Prancis yang berarti 'pernah melihat,' di mana seseorang merasa beda, bingung, dan misterius karena pernah melihat atau merasakan satu kondisi saat ini, di masa lampau.
      Misalnya, seorang wanita yang berjalan di sebuah gedung di sebuah negeri asing baginya. Tapi, si wanita ini merasa sangat akrab dan familiar dengan penataan ruangan di gedung tersebut. Beberapa orang menganggap ini sebagai atribut dari kehidupan sebelumnya. Seperti intuisi, penelitian dan psikologi sudah menawarkan penjelasan yang lebih alami, tapi tetap saja ini fenomena yang misterius, termasuk penyebabnya.
      4. UFO
      Banyak kalangan yang tak meragukan eksistensi Unidentified Flying Objects (UFO). Banyak orang yang melihat gambaran misterius di langit, mulai dari pesawat sampai meteor. Apakah salah satu diantara objek itu adalah pesawat alien, masih perdebatan juga. Mengingat posisi Bumi di tengah-tengah alam semesta, UFO belum bisa dijelaskan sains.
      3. Kehidupan Setelah Kematian
      Beberapa orang-orang yang pernah mengalami situasi di ujung kematian, melaporkan beberapa pengalaman mistik, seperti berjalan di terowongan dan melihat cahaya, Bertemu dengan orang-orang terkasih, perasaan damai, dan sebagainya. Hal ini dapat menunjukkan eksistensi setelah kematian.
      Tapi sejauh ini, belum ada bukti kuat atau informasi yang bisa verifikasi dari kehidupan setelah kematian. Para skeptis menduga pengalaman mendekati kematian itu bisa dijelaskan sebagai halusinasi alami dari trauma otak. Tapi, tetap saja fenomena ini belum terjawab. Atau orang-orang tersebut memang membawa misi khusus dari dunia kematian?
      2. Kekuatan Supranatural
      Kekuatan supranatural dan ekstra-sensorik persepsi (extra-sensory perception/ESP) termasuk deretan top fenomena misterius karena banyaknya orang yang percaya padanya, seperti juga intuisi. Banyak orang percaya bahwa intuisi adalah bentuk kekuatan batin untuk menyingkap misteri atau ilmu khusus mengenai dunia dan masa depan.
      Peneliti sudah menguji secara ilmiah orang-orang yang mengaku punya kekuatan supranatural. Hasilnya, negatif atau ambigu.Beberapa beralasan bahwa kekuatan batin ini tidak bisa diuji. Untuk beberapa argumentasi, kekuatan ini kurang dipercaya kaum skeptis dan ilmuwan. Tapi, kalaupun kekuatan ini benar ada, sains tidak akan bisa membuktikan atau menyangkal kekuatan batin ini.
      1. Hubungan Tubuh/Pikiran
      Ilmu kedokteran baru mulai memahami cara-cara di mana pikiran mempengaruhi tubuh. Efek placebo, misalnya, menunjukkan pasien bisa merasa membaik dari penyakitnya saat percaya pengobatan yang dia jalani efektif--meski sebenarnya penyakitnya membaik atau tidak sama sekali.
      Melalui proses yang kurang dimengerti, kemampuan tubuh dan menyembuhkan diri sendiri saja jauh lebih menakjubkan dari obat modern apapun yang tercipta saat ini.
    • Guest News
      By Guest News
      Belakangan blogger banyak mengangkat fenomena ‘dad bod’ alias laki-laki dengan badan tidak atletis, berbeda dengan tren laki-laki ‘metroseksual’ yang rajin ke pusat kebugaran. Ternyata, riset baru menunjukkan menjadi seorang ‘dad’ alias ayah memang membuat laki-laki cenderung kelebihan berat badan.
      VOA Indonesia: http://www.voaindonesia.com
      Ngobas: http://ngobas.com
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy